Rasya gadis 20 tahun bekerja di perusahaan CEO tampan yang membuat hati rasya itu bergetar sejak awal pertemuan.
Abian Pratama adalah nama dari CEO perusahaan itu dia adalah anak dari fadhil Pratama. Dia penerus dari perusahaan itu karena papahnya sudah meninggal dunia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cillomillo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Makan siang bersama
Sampai lah Abian dan Rasya di suatu tempat makan yang mewah dan megah.
Terlihat dari para tamu yang berkunjung di Restoran itu.
"Pak Abian apakah kita tidak salah berada di tempat makan ini?." Panik Rasya.
"Tidak Rasya, Saya memang ingin mengajak kamu makan siang di sini?, Apakah kamu keberatan Rasya?." Tanya Abian.
" 😂 Tidak kok pak, hanya saja mungkin saya tidak Akan makan 😌.
"Why Rasya?, kamu kan lapar apalagi kamu tidak bawa bekal." Ucap Abian.
"Tapi Pak... Rasya..." Ragu Rasya.
"Tenang Rasya Saya yang akan bayar semua,Ambil dan pilih lah makanan kesukaan mu." Ucap Abian Sambil memilih menu.
Setelah selesai memilih menu, Abian pun memanggil pelayanan lalu tidak lama kemudian pelayanan mengantarkan makanan kemeja mereka tersebut.
"Wah,, Pasti makanan ini mahal yah Pak 😂. " Kata Rasya.
"😄Bisa aja kamu Rasya, Tidak ko Ini makanan yang pas. " Balas Abian.
"Kok pas Pak?. " Bingung Rasya.
"Iya Pas rasanya, harganya dan tempatnya 😂." Canda Abian.
"😆 Pak Abian bisa aja.. Aku makan yah Pak ini makanannya." ucap Rasya.
" Iya silahkan silahkan di makan dan di habiskan yah." balas Abian.
Mereka pun menikmati santapan makan siang itu sambil saling berbicara sesekali.
Hampir 15 sampai 20 menit Rasya dan Abian menghabiskan makanan.
"Terimakasih banyak yah Pak Abian." Ucap Rasya.
"Sama-sama Rasya, Hanya makan siang saja." Balas Abian.
"Oh iya pak, bapak anak dari berapa saudara?. " Tanya Rasya.
"Saya anak tunggal Rasya, Kalau kamu?." Tanya balik Abian.
"Wah sama pak, Saya juga Anak tunggal." Balas Rasya.
"Emang iya berarti tandanya kita.. " Kata Abian.
"Tandanya kenapa pak? " balas Rasya.
"Haha tidak Rasya. " canda Abian.
Mereka saling berbicara dan menanyakan soal Orang tua mereka yang kini sedang sakit tidak untuk Abian yang kini hanya tinggal bersama Mamah nya saja.
Mamah Abian pun kini Mengalami penyakit Jantung kadang keadaan Mamahnya Abian yang suka kumat Dan membuat khawatir Abian. Mamahnya yang Tinggal dengan Bibi nya di rumah Dan di jaga oleh 3 Bodyguard agar ketika ada apa apa bisa langsung menghubungi Abian.
"Berarti Mamah kita Sama-sama Sedang Sakit yah Pak?. "Ucap Rasya.
"Iya Rasya, yang saya saat ini belum bisa turutin kemauan Mamah itu hanya satu." Ucap Abian yang mimik mukanya berubah menjadi sedih.
"Apa itu Pak, bukannya Pak Abian bisa turutin semua yang Bapak mau. maaf pak kalau pertanyaan saya lancang." Tanya Rasya.
"iya Rasya tidak Apa-apa. Jadi gini Rasya, Jadi mamah saya itu suka kambuh penyakitnya, Beliau selalu meminta sama Saya agar Saya cari jodoh dan memiliki istri agar Saya tidak kesepian lagi." Bingung Abian.
Rasya yang tidak dapat bicara karena mengetahui bahwa laki-laki tampan itu ternyata belum mempunyai pasangan atau pacar sekalipun.
perasaan Rasya saat itu lega Tetapi ada ke khawatiran atas dirinya, khawatir apabila Abian suruh cepat cepat menikah dan cewek nya bukan Rasya sendiri.
"Hey Rasya??.., Kamu kenapa?." Tanya Abian.
" Eh Pak maaf saya tidak apa apa kok, Jadi sekarang Pak Abian sedang mencari pacar dong yah." Tanya malu Rasya.
"Sebenarnya sih iya Tapi saya Masih bingung. " Ucap Abian.
"Bingung kenapa Pak?, bapak kan baik dan tampan banyak loh yang suka sama bapa.. (termasuk saya Pak)." ucap hati Rasya.
"Bukan itu yang saya pikirkan, Tetapi perasaan yang sesungguhnya dan yang ingin menerima saya apa adanya. " Jawab Abian.
Rasya yang yang takjub atas jawaban sederhana Abian itu semakin membuat Rasya harus bisa memiliki seseorang yang berada di depannya itu Karena selain tampan dan baik, Dia juga tidak sombong atas apa yang Dia miliki.
"Saya juga memang memikirkan hati sih Pak, karena harta bisa dicari jadi Kalau kita kaya kalau hati tidak nyaman untuk apa yah kan Pak?. "Sambung Rasya.
Kali ini Abian yang tersenyum mendengar perkataan dari Rasya itu yang sama sama memiliki prinsip yang sama dan pemikiran yang sama.
"(Apakah Rasya akan menerima ku apabila aku mencintai dan menjadikan dia sebagai Seorang istri)." Tersenyum memandang Rasya.
Rasya yang tiba-tiba malu karena dilihat Abian. Rasya Langsung memperhatikan dan melihat jam ditangan nya agar menggantikan topik pembicaraan.
" Pak Jam sudah menunjukkan Jam segini apakah kita sebaiknya kembali ke kantor?." Panik Rasya.
"(Apakah ucapan aku tadi tidak terlalu dewasa yah). "Hati Rasya.
" Baiklah sebaiknya kita kembali ke kantor Rasya karena karyawan Pasti telah bekerja kembali, Saya hanya kasian sama kamu pasti sekarang file nya sudah berada di laptop kamu. " Ucap Abian.
"😄 Iya Pak, tapi tidak apa apa karena saya kan menemani bapak sebagai ucapan terimakasih atas semuanya." Balas Rasya.
mereka saling tersenyum dan tidak lama Abian menaruh uang di kertas tagihan makanan mereka itu lalu beranjak pergi dan meninggal kan Restoran itu.
Menaikan mobil Abian, pintu untuk Rasya sudah di buka duluan oleh Abian.
Sudah seperti istri CEO.
Jujur hati Rasya sangat lah malu dan merasa Tidak enak atas perilaku yang diberikan oleh Abian. Abian pun sosok cowok yang tidak pernah memegang Tangan cewek termasuk Rasya sendiri.
mereka sama sama-sama saling menjaga atas semuanya terhadap dirinya sendiri.
"Kalau septi dan Danil tanya Rasya dari mana nanti Rasya mau jawab apa yah?. "Bingung Rasya.
" Rasya.. kamu kenapa?, sepertinya ada yang kamu pikirkan?. "Tanya Abian.
"Saya hanya takut Septi dan Danil memikirkan saya yang tidak tidak terhadap Bapak." jawab Ragu Rasya.
"😂Ya ampun Rasya Tenang saja nanti saya buatkan Alasan penting untuk kamu jadi kamu tidak usah panik yah. Terimakasih banyak ya kamu sudah menemani saya.makan siang, saya seneng banget hari ini bisa makan bareng kamu. "Ucapan Abian yang kini membuat Rasya bengong sambil melihat ke luar kaca.
"(Apa Abian tidak salah??, Seneng banget makan siang sama aku??,, Apakah aku mimpi)?," Hati Rasya bertanya tanya.
"Pak Abian harusnya saya yang berterimakasih atas semua yang Bapak kasih. Dan saya janji akan berusaha membayar kebaikan Pak Abian." Balas Rasya.
Mereka pun kembali ke kantor Dan melihat bahwa kantor sudah sepi ternyata Abian sudah suruh karyawan untuk pulang cepat Hari ini agar teman Dan karyawan lain tidak menanyakan Soal Rasya.
Menurut Abian sih tidak apa apa apabila mereka mencurigai tetapi Abian masih memikirkan Rasya yang takut risi ditanya oleh banyak karyawan.
"Saya sudah menyuruh Asisten saya untuk karyawan pulang cepat. Jadi kamu boleh pulang juga hari ini." Ucap Abian yang kini mereka sedang di lift.
"Baiklah Pak terimakasih banyak, Oh iya salam yah Pak untuk mamah Pak Abian." kata Rasya sambil keluar dari pintu lift.
" Baiklah Rasya,, salam juga untuk tante Amelia." Balas Rasya yang kini Setengah tertutup pintu lift.
Akhirnya Rasya ke ruangan nya lalu membawa tas dan kembali ke luar untuk pulang dan menaiki motornya.
Ternyata Asisten Pak Abian sudah memberi info bahwa kerjaannya Hari ini dibawa kerumah Agar mereka menyelesaikan kerjaannya dengan sambil santai dirumahnya.
jadwal yang renggang membuat kerjaannya tidak terlalu dibutuhkan atau hanya perlu persiapan rapat saja sesuai jadwal.
Bersambung...
mari saling mendukung 😊
mari sling mendkung.
sebelumnya terimakasih banyak sudah mampir