NovelToon NovelToon
Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil

Di Jodohkan Dengan Sahabat Kecil

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Faijha.asr

Hay... Guys cerita ini adalah kelanjutan cerita sebelumnya judulnya "Putri Kecilku Tanpa Daddy"

*****

"Kaka akan kembali lagi" kata-kata itu masi teringat di pikiran Ambar.

21 Tahun sudah, Ambar selalu menunggu sahabat masa kecilnya, Ambar berharap sahabatnya itu datang menemuinya.

Tapi tampa di sangka oleh Ambar, kedua orang tuanya sudah merencanakan perjodohannya bersama anak dari sahabat daddy nya, yang baru kembali dari Luar Negri.

Akankah Ambar menerima perjodohan itu, dan melupakan sahabat kecilnya yang sudah menjadi cinta pertamanya.

Penasaran sama alur ceritanya? Langsung baca yuk.

IG : @faijha.asr

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Faijha.asr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Harus Mencari Kemana

Gilang saat ini sudah siap dengan pakaian santai nya, karena hari ini adalah hari weekend pria tampan itu ingin pergi berkunjung ke rumah sahabat kecilnya. Ia sangat merindukan gadis kecilnya itu, Gilang keluar dari kamarnya menuju lantai bawa.

Gilang melihat mommy dan daddy-nya sedang menonton TV di ruang keluarga, Gilang melangkah mendekati ke dua orang tuanya.

"Mom, dad" panggil Gilang.

"Sayang, kamu mau kemana udah rapi gitu" tanya Sinta melihat putranya seperti mau keluar.

"Aku mau keluar sebentar myy, mau ketemu teman" jawab Gilang.

"Kamu hati-hati ya boy.." ucap Reza pada putranya.

"Siap dad, aku pamit dulu ya" ucap Gilang yang mendapat anggukan kepala dari ke orang tuanya.

Setelah menyalami ke dua tangan orang tuanya, Gilang berjalan keluar menuju mobil sport miliknya yang terparkir di dalam garasi, sebelum ke rumah gadisnya, Gilang akan mampir terlebih dahulu untuk membeli Bungan yang akan ia berikan pada gadisnya itu.

Gilang mengendarai mobil sport miliknya keluar dari pintu gerbang besar itu, ini adalah pertama kalinya ia akan bertemu dengan gadis nya setelah sekian lama. Seulas senyum tak pernah pudar dari bibir pria tampan itu.

Tak lama kemudian, mobil milik Gilang berhenti di depan sebuah tokoh bunga, dari luar saja Gilang suda melihat banyaknya bunga-bunga yang ada di dalam toko itu, Gilang melangkah masuk ke dalam tokoh bunga itu dengan gaya cool nya.

"Apa yang bisa saya bantu mas" ucap sorang karyawan toko bunga.

"Saya mau beli bunga..." ucapan Gilang terhenti dia gak tau bunga apa yang di sukai oleh gadisnya itu.

Tapi pandangan Gilang tertuju pada bunga yang sangat indah di selah-selah mawar merah. Bunga itu seperti menyihir Gilang untuk mendekat.

"Saya mau bunga yang ini" ucap Gilang menunjuk bunga itu.

"Baik mas, sebentar saya siapkan dulu" ucap karyawan tokoh bunga.

"Tolong buketnya di bikin sebagus mungkin ya" pinta Gilang.

"Ok mas siap" jawab karyawan tokoh.

Tak lama kemudian karyawan toko h kembali dengan membawa 1 buket bunga yang sangat indah, seperti yang di minta oleh Gilang.

"Ini mas, bunganya" ucap karyawan tokoh.

Gilang mengambil buket bunga itu, lalu pergi ke kasir untuk membayarnya, kemudian Gilang keluar dari tokoh bunga itu, Gilang kembali menjalankan mobilnya menuju rumah gadisnya.

"Semoga aja kamu masih ingat kaka" ucap Gilang dalam hatinya.

Mobil Gilang berhenti di seberang jalan, tepatnya di depan rumah kontrakan yang sederhana itu, tidak ada yang berubah selama ia tinggal bertahun-tahun.

Gilang mengambil buket bunga yang ia Taru di kursi depan yang kosong, sebelum itu ia mencium bunganya terlebih dahulu kemudian ia keluar dari dalam mobil, sebelum melangkah ke rumah kontrakan itu, Gilang melihat penampilannya terlebih dahulu di depan kaca mobilnya di rasa sudah ok Gilang melangkah sambil membawa sebuket bunga di tangannya.

Tookk...

Tookk...

Cleekk....

"Maaf cari siapa yah" ucap seorang pria paru baya umurnya kira-kira berkisaran seperti umur daddy nya.

Gilang terdiam cukup lama, pikirannya berkelana ke masa kecilnya dulu, seingat dia di keluarga gadis kecilnya gak ada seorang laki-laki, cuma ada gadis kecilnya, ibunya sama eyangnya, lamunan Gilang buyar kala pria paru baya itu kembali bertanya.

"Maaf mas, mas cari siapa" tanya pria paru baya lagi.

"Em, saya cari Ambar pak, apa dia ada" ucap Gilang, Gilang berpikir mungkin pria itu adalah bapaknya gadis kecilnya.

"Di sini gak ada yang namanya Ambar mas, kalau Astrid ada anak saya" ucap pria paru baya itu.

"Bukan Astrid pak, saya nyari Ambar, dulu dia tinggal di sini" ucap Gilang.

"Oh mungkin saja sudah pindah mas, saya orang ke 5 yang ngontrak di sini mas" ucap pria paru baya itu.

"Assalamualaikum.. Bapa" ucap seorang gadis yang kira-kira masi duduk di bangku SMP.

"Waalaikumsalam,," ucap Gilang dan pria paru baya itu.

"Ini anak saya Astrid mas" ucap pria itu.

"Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu pak" ucap Gilang lalu kembali melangkah masuk ke dalam mobilnya.

Gilang meletakan kembali buket bunganya di kursi kosong yang ada di sampingnya, lalu ia menjalankan mobilnya kembali, pikiran Gilang keluh tidak tau dia harus mencari kemana gadis kecilnya itu.

Mobil Gilang menepi di jalan dekat taman yang dulunya ia dan gadis kecilnya itu bermain, Gilang melihat suasana taman dari dalam mobil, tak ada yang berubah semua masi sama seperti dulu.

"Kaka, harus cari kamu kemana lagi" ucap Gilang menundukkan kepalanya di stir mobil, ia sedih karena tidak bertemu dengan gadis kecilnya.

Gilang mengangkat kepala nya, dan pandangan Gilang tertuju ke salah satu bangku yang dulu ia duduki bersama gadis kecilnya, tapi yang membuat ia melihat ke situ bukan melihat bangkunya, tapi seorang wanita yang menabraknya di bandara.

Lagi-lagi jantung Gilang berdetak tak karuan, hanya dengan melihat gadis yang memiliki nama yang sama dengan gadis kecilnya itu.

"Kenapa lagi si sama jantung gue" ucap Gilang dalam hatinya

Ya gadis yang duduk di bangku itu adalah Ambar, di setiap hari weekend Ambar selalu datang ke taman itu, untuk menanti teman kecilnya itu datang menemuinya sesuai janjinya dulu.

Gilang terus mengamati gadis yang duduk di bangku itu, tapi ia engan mau keluar ia berdiam diri di dalam mobil saja.

Tak lama kemudian, sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan mobil Gilang. Lalu keluarlah seorang laki-laki tampan dari dalam mobil itu, laki-laki itu berjalan mendekati bangku yang sedang di duduki oleh sang kaka yang tenga melamun.

"Kak,.." panggil Brian.

"Dek, kamu udah dateng" ucap Ambar melihat pada Adiknya.

Ambar memang meminta Brian untuk datang menjemputnya, karena Brian juga baru pulan dari rumah sepupunya Marvel jadi sekalian ia mampir menjemput kaka nya.

"Ayok kak pulang" ajak Brian mengulurkan tangannya dan Ambar pun membalas uluran tangan adiknya, ke duanya bergandengan tangan seperti pasangan kekasih pada umumnya.

Hal itu tak luput dari pandangan Gilang dari dalam mobilnya, sampai Brian membukakan pintu untuk kaka nya pun Gilang terus melihatnya. Gilang berpikir pria itu adalah kekasih gadis itu, yang datang menjemputnya dan karena mereka juga terlihat sangat romantis dan serasi, Gilang terus melihat sampai mobil itu berjalan menjauh hilang dari pandangannya.

Gilang memutuskan untuk pulang ke rumah, ia akan meminta bantuan sahabatnya Jovian untuk mencari keberadaan gadis kecilnya itu, Gilang kembali menjalankan mobilnya di tengah-tengah jalan raya yang sedikit sepi itu.

Next....

Guys, jangan lupa Like, Komen sama Vote dan bintang 5 ya, biar aku makin semangat UP nya. Terimakasih 😊🙏🙏

1
pretty girl's
luar biasa
Erna M Jen
main nyosor aja gilang..
Hartati
Luar biasa
Hasunah Setiadi
❤️
Hasunah Setiadi
bagus
Hasunah Setiadi
bagus
Asiki melania
good
Sri Wulandari
pegang hp coba lah telfon suami nya kek...
피롷
thor ini novel udh end kn? nah disela2 nulis novel yg lain yg ini coba diperbaiki deh ada kata yg. seharusnya berakhiran h tpi h nya dihilangkan seperti bawah jdi bawa itu bikin bingung thor antara dibawa (barang dll) sama dibawa(h) (lantai sekian).....bahasa inggris jga tuh bab berapa aku lupa tuh steik klo ga salah itu hrusnya steak nah klo yg dibab ini bat up, bat(kelelawar) sedangkan bath(mandi),,,mommy tpi panggil my agak gimna gtu thor biasanya klo manggil mommy itu mom klo mami bisa pke mi....lbh diperhatikan aja dlm penulisan kata bahasa inggris sama review lg klo ada typo kekeliruan nama
yonahaku
kedua mata istrinya bukannya mata kedua istrinya kesannya seperti melihat dua istri yang sedang menangid
yonahaku
gawat vita sepertinya akan dikerjain sama si cowok bule deh
yonahaku
sudah thor lamar kedua gadis tersebut terus nikahkan jadi biar bareng takut dosa jangan sampai seperti daddy dan mommy nya ambar
yonahaku
kan putra mu dari kecil bilang sheila pacarnya, cantik dia tidak pernah mengijinkan sohib cowok nya pegang pegang si gadis kecilnya, dia milik ku sudah terang terangan tuh bapak makanya leo stress mikirin anaknya sudah di hak i sama putra boss dari kecil tidak berubah
yonahaku
eh belum nikah jo belum halal sabar dulu dong entar hamidun terus nyesel deh
yonahaku
pasangan masa kecilmu sudah datang bahkan kalian berdua sedang dijodohkan loh
Fiona Rupilu De Fretes-New
Pasti Rendii
Rania Rania
ehh ada iklannya toh 😉
Dee
ehh dikira ada sangkut pautnya sama tiara trnyata karna pacaran sama dila😂😂
Rania Rania
sama Marvel, Tio, Raffa sekalian Thor
Rania Rania
Pertanyaan Maura kayak udah lama nggak ketemu aja, padal kuliahnya juga samaan hanya beda jurusan....
PEACE ✌️😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!