NovelToon NovelToon
Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Balas Dendam / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:24.2M
Nilai: 4.5
Nama Author: nophie

Season 1.

Kecelakaan mengakibatkan Valendra hilang ingatan membuat ia tidak tahu siapa dirinya maupun keluarganya. Terlunta dijalan dan akhirnya bertemu dengan kakek Arka sebagai sang penolong. Entah ini berita bahagia atau tidak , ketertarikan Valendra pada Anindiya, cucu pertama kakek Arka bersambut. Kakek Arka menjodohkan Valen dengan Anin, walau keluarga yang lain tidak setuju. Sepeninggalnya kakek, hinaan demi hinaan harus ditelan oleh Valen, walau istrinya tetap berusaha menguatkan suaminya itu. Tak dinyana, identitas asli Valen menampar semua orang yang dulu menginjak injak Valen. Bahkan mereka harus bertekuk lutut pada Valen. Siapakah Valen sebenarnya?

Season 2.

Dendam berlanjut? Wilhelmina Chalyondra Weston, anak perempuan satu satunya dari Valendra Weston dan Anindya Bagaskara akan dinikahi oleh Gustav Alexandro Dimitri anak dari Billy Weston dan Tiara Dimitri, apakah karena ingin membalas dendam ? Sesuatu terkuak, silahkan nantikan kelanjutannya!Happy reading!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nophie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RSMM 12.

“Siapa anak tuan Willy Weston?” tanya Andrew ingin  meyakinkan diri.

“Tuan muda Valendra Weston.”

“Valendra maksudmu yang baru saja masuk bersama dengan

istrinya itu?” tanya Andrew meyakinkan.

“Benar itu adalah tuan muda kami, Tuan Valendra Weston,

anak pemilik Resort ini. Bahkan kabarnya dia yang akan menjadi pewaris tunggal

Weston grup.” Kata Afgan masih dengan nada hormat.

Ini sungguh menjadi tamparan yang sangat keras untuk

Andrew, yang tadinya menghina Valen sedemikian rupa, tiba tiba Ia juga takut

kalau karena dendam Valen akan membalas dirinya melalui perusahaan keluarganya.

Karena bukannya dia tidak tahu kalau Weston grup sangat mampu untuk melakukan

itu semua, karena sebagian besar dari rumah sakit yang dimiliki keluarganya

investasinya dimiliki oleh Weston grup.

“Kamu tidak mengada ada kan?” tanya Andrew takut kalau

ternyata apa yang ia dengar hanya kabar burung saja.

“Sayangnya tidak tuan. Kemarin malam tuan Willy sendiri

yang mengatakan itu semua, memang ini masih di sembunyikan keberadaannya. Belum

ada seorang pun yang tahu, tapi tentunya akan ada harga yang harus dibayar

kalau sampai ada orang yang berani melawan atau melakukan penghinaan kepada

tuan muda. Dan itu sudah diinstruksikan oleh tuan Willy sendiri kalau barang

siapa yang melakukan pembullyan kepada anaknya akan berurusan dengannya. Apa

yang anda alami adalah bagian dari kata kata tuan Willy.” Kata Afgan

menjelaskan.

“Baiklah kalau begitu saya akan masuk untuk meminta maaf

secara langsung kepada tuan muda anda.” Kata Andrew dengan nada lirih, tidak

bisa se sombong tadi.

“Maaf, kalau hari ini tuan muda ada acara yang tidak bisa

di tinggalkan.” Kata Afgan lagi, karena ia tahu persis, Valen sedang ada acara

penting bersama dengan istrinya dan ia pasti tidak akan mau di ganggu.

“Lalu kapan saya bisa bertemu?” tanya Andrew dengan

sabar.

”Saya akan memberikan info itu kepada anda besok.” Kata

Afgan memberikan solusi.

“Baiklah kalau begitu saya akan pulang!”

“Maafkan atas ketidak nyamanannya.”

“Saya tahu, dia memiliki hal untuk menolak saya, karena

ini semua kan miliknya.” Kata Andrew dengan nada lirih, ia tidak menyangka

kalau ini bakal terjadi padanya, tadinya ia  ingin menunjukan pada Anin kalau dirinya lebih berharga daripada Valen

tapi pada kenyataannya dia malah yang dipermalukan. Tapi ia bukan orang yang tidak tahu tata cara di dalam dunia bisnis, siapa yang kuat akan menguasai yang lemah, dan ia tahu diri saat ini ia ada jauh di bawah Valen, ia harus meminta maaf sebelum semua yang ia miliki dihancurkan keluarga Weston.

***

Sementara itu di dalam ruangan yang di pakai oleh Valen,

Anin merasa canggung dengan kemewahan yang disajikan disana untuk sekedar makan

malam bersama suaminya itu.

“Mas, emang kamu itu dapet uang berapa sih? Kok kamu

sampai mau mengajak makan malam bersama semewah ini.” Tanya Anin dengan nada

cemas, ia takut kalau Valen tidak bisa membayar.

“Tenang aja, mas pasti bisa bayar kok, lagian ini semua

sudah mas bayar, jadi kamu tidak usah cemas.” Kata Valen bisa membaca kecemasan

istrinya.

Sekalipun Anindiya terlahir dari keluarga yang

berkecukupan, tapi sejak kakeknya meninggal, nenek Arka menghentikan bantuannya

dan lebih mementingkan dirinya sendiri dan juga cucu kesayangannya yaitu There.

“ Mas, kamu dapet uang dari mana sih? Ini kan mahal

banget loh!” kata Anin sambil berbisik lirih, takut didengar oleh pramusaji

yang sedang menghidangkan makanan.

“Sssttt, kita nikmati dulu saja ya makanannya.” Kata Valen

sambil memakaikan serbet ke tubuh Anin pertanda ia ingin menikmati makan malam romantis

dengan diiringi musik yang sengaja di sewa untuk membangun suasana.

“ Maas, makanannya enak, makasih ya!” kata Anin saat ia sudah selesai menikmati makanannya, ia ingin

menghargai suaminya. Dan Valen hanya mengangguk saja, ia grogi bagaimana ia

akan memulai acara lamarannya.

“Nin! Ehm mas mau kasih kamu sesuatu.” Katanya dengan sedikit

gugup

“Aduh mas, kamu gak usah  beliin macam macam.” Kata Anin tidak enak hati, dia sudah cukup senang

saat suaminya itu tidak lagi dingin dan mengajaknya melakukan hal hal yang romantis

seperti ini.

“Maaf kalau selama ini mas belum pernah mengajak kamu

seperti ini dan juga belum pernah memberi kamu  perhatian yang seperti ini, maukah kamu

menerima yang mas kasih dan menjadi istri mas yang sesungguhnya?” tanya Valen

dengan cepat, untuk menghilangkan kegugupan yang ia rasakan.

“Mas, apa ini?” tanya Anin ketika Valen menyodorkan

sebuah cincin permata yang sudah ia beli kemarin untuk melamar kembali

istrinya.

“Itu tanda aku melamar kamu kembali dan menjadi suami

kamu yang sebenarnya. Dulu aku melamar kamu dengan cincin yang diberikan kakek,

kalau sekarang aku melamar dengan apa yang aku miliki.” Kata Valen yang membuat  Anin terharu, cuman ia belum mengira kalau cincin itu benar benar asli, Anin hanya berpikir kalau itu cincin emas dengan batu permata yang palsu.

“Cincinnya bagus banget mas, makasih ya! Aku sangat suka

dengan pilihan kamu ini mas.” kata Anin sambil menatap cincin yang diberikan

oleh suaminya, membuat Valen langsung memakaikan cincin mahal itu ke jari

tangan Anin yang lentik. Anin melihat cincin yang sudah melingkar di jarinya

dengan perasaan bahagia.

“Aku kan sudah jadi istri kamu yang sah, mestinya kamu

tidak usah memberikan cincin yang cantik seperti ini, dan melamarku lagi.” Kata

Anin dengan sendu, ia terharu dengan apa yang dilakukan oleh suaminya itu.

“Makasih ya Nin kalau selama ini kamu mau membelaku. Dan selalu mau berada di sisiku.” Kata

Valen sambil mengecup tangan Anin yang dihiasi oleh cincin permata yang mahal

itu, ini adalah skinship terintim yang pernah Valen lakukan kepadanya selama

setahun pernikahan mereka, membuat ada perasaan aneh di hati Anin yang

membuatnya merona malu.

“Tentu mas! Kamu kan suami aku, dan aku juga

berterimakasih kamu mau susah susah membuat acara romantis seperti ini. Gak

akan pernah aku lupakan.” Kata Anin dengan nada malu malu, membuat Valen merasa

apa yang ia sudah lakukan tidak sia sia.

Sampai kemudian mereka pulang ke rumah, Valen dan Anin

tidak melepaskan genggaman tangannya, karena Anin merasakan kenyamanan yang

lebih saat bersama dengan Valen, begitu pula sebaliknya.

***

Keesokan harinya, Anin kembali harus berkutat dengan persiapan

Pesta Perayaan kemenangan Bagaskara mendapatkan tender. Dan lagi lagi Anin

diminta oleh nenek Arka untuk memastikan kedatangan bu Susan dan CEO baru

mahkota Horeka.

“Nin kau sudah cek semua undangan yang ada?” tanya nenek

dengan nada tegas.

“Sudah nek! Semua kolega bisnis dan juga para wartawan

sudah juga diundang untuk meliput acara kita ini.” Kata Anin sambil menyerahkan

berkas berkas yang ada.

“Ya sudah kamu pastikan kedatangan dua tamu kehormatan

kita, jangan sampai mereka tidak datang!” kata nenek sambil mengibaskan tangannya,

karena ia sedang tidak ingin diganggu, dan Anin pun segera pergi meninggalkan

ruangan nenek Arka, karena pada dasarnya tadi ia hanya ingin menyerahkan berkas

berkas yang harus ia tanda tangani oleh nenek.

Tiba tiba tanpa ketukan dan pemberitahuan, ada seseorang

yang kemudian masuk ke ruangan nenek Arka, membuat nenek Arka kesal.

“Kamu itu apa tidak pernah di ajarkan sopan santun? Masuk

ke ruangan nenek tanpa mengetuk pintu.” Kata nenek dengan nada sarkas.

“ Aduh nek!! Biasanya nenek tidak pernah memperhitungkan

hal itu. Apakah ini karena nenek mau mengangkat Anin menjadi direktur

pelaksana, menggantikan aku?” tanya There dengan nada marah, ia mendengar kabar

kalau ia bakal diturunkan jabatannya digantikan oleh anak sialan itu.

Nenek tercekat, bagaimana cucunya ini tahu tentang

rencananya? Tapi sebenarnya itu adil dan sah saja, karena Anin lah yang

berhasil mendapatkan tender kontrak dengan Mahkota Horeka kan?

.

.

.

TBC

hai readers, thor akan coba up 1 episod lagi hari ini, ditunggu ya!! Jangan lupa like dan favoritkan cerita ini yaa.Happy reading!!

1
Agus Soejono
penasaran ah
Agus Soejono
jadi gak lancar urusannya
Agus Soejono
gas gas
Agus Soejono
ramai seru mulai naik alur ceritanya
Agus Soejono
jadi dong namanya juga taruhan yg kalah hrs suportif
Agus Soejono
bangkrutin dikit dikit
Agus Soejono
Tampar tampar Three = BUZZER MULYONO
Agus Soejono
up up up apa isinya penasaran
Agus Soejono
jangan dibuka dulu ben sport jantung si nenek dan three kena parkinson
Agus Soejono
setan = buzzer itu tdk pernah berhenti menggoda
Agus Soejono
menegangkan akan ada perampasan hak disini
Agus Soejono
makin seru dah mau ketauan
Agus Soejono
menghibur dimasa gelap ini
Agus Soejono
semangat selalu membawa berkah
Agus Soejono
permata itu blm diasah
Agus Soejono
keren makin ramai
Agus Soejono
tks you
Agus Soejono
oke keren
Yusup Rahman
opening yang bagus
Wisnu Mahendra
setiap nyebut kontrak, pasti nyebut 1 milyar, bukankah lebih baik kalo disebutkan kontrak kerjasama? lagian 1 milyar kok kayaknya wahhh banget? bagi perusahaan besar, uang segitu mah seiprit
💘Emerald💘: Walaupun komentar kamu enggak enak dibaca, aku setuju sama pendapat kamu.

Kontrak kerja sama antar perusahaan besar itu bisa sampai puluhan atau ratusan miliar bahkan bisa sampai triliunan.

Apalagi kalau perusahaan itu perusahaan internasional, nilai kontraknya bisa lebih tinggi lagi.

Nilai kontrak satu miliar itu rata-rata cuma untuk perusahaan kelas menengah kebawah🙏🏻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!