NovelToon NovelToon
JODOH! KAPAN KITA AKAN BERJUMPA?

JODOH! KAPAN KITA AKAN BERJUMPA?

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:287.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: $MONEY

Kenapa, Tuhan begitu kejam? Tuhan telah merenggut seseorang yang membuatku merasakan hidup ini memiliki arti. Kenapa Tuhan merenggut seseorang yang membuatku merasakan kasih sayang dengan tulus yang tidak ku temukan di dalam keluargaku sendiri? Aku ingin membenci Tuhan, tapi mengapa tidak bisa kulakukan? Kenapa hatiku menjerit meminta tolong Pada-Mu lagi oh Tuhan. Semuanya kenapa harus berakhir dengan pertanyaan yang tidak akan ku mengerti jawabannya, aku tidak ingin berandai-andai, tapi mengapa aku harus merasakan sakit dari seseorang yang tidak pernah kucintai.



KARENA CERITA INI UDAH TAMAT, MARI KITA PINDAH KE CHANNEL LAIN. DI SEBELAH ADA SATU NOVEL LAGI YANG JUDULNYA...

'KEPONAKAN GRAND DUKE'

SEMOGA KALIAN SUKA😉

CERITA INI HANYA IMAJINASI PENGARANG!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon $MONEY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejadian Aneh Lagi

sekarang jam telah menunjukkan pukul 11 lewat, saatnya mandi dan bersiap-siap untuk memasak. Aku segera mengambil handuk di kamar dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh yang udah berbau ini. Saat menyalakan kran air, yang pertama kali kulihat adalah warna merah pucat yang mengalir di sana, hanya sekilas. setelah meletakkan handuk di gantungannya, tiba-tiba aku merasa ada yang sedang menatapku tapi tidak tahu dari arah mana. Aku berusaha menepis perasaan buruk yang menghantui diriku saat ini.

"Ya Allah... kok jadi ngeri gini!!" gumamku pelan sambil mengambil gayung di dalam bak air

Bunyi air kran yang menimpa air di dalam bak memenuhi ruangan, mungkin karena sendirian makanya efek seram lebih kentara terasa. Di luar jelas-jelas masih siang tapi entah kenapa rumah ini terasa begitu menyeramkan, tidak seperti biasanya. Dengan mengucap Bismillah aku mengguyurkan air ke tubuhku dengan semua Indra waspada.

Selang beberapa lama, saat aku sedang asik memainkan bisa sampo di kepala. tiba-tiba...

"prankkk... bugh..." suara benda jatuh di sertai debug jatuh terdengar jelas di telingaku

"Eh... jangan bercanda! ini masih siang loh... kagak lucu tau!!" teriakku kesal dan segera membilas rambut

Aku mempercepat ritual mandi, karena penasaran dengan benda yang jatuh barusan. Tiba-tiba lagi, saat aku sedang melilitkan handuk di tubuh, terdengar suara langkah kaki kecil berlari-lari di lantai kayu di dapur. Aku segera mematikan kran air untuk mempertajam pendengaran, tapi tidak terdengar suara apapun lagi. Suasana udah mencekam banget nih, sampai-sampai aku merasa kakiku kaku ketakutan.

Dengan keberanian yang di beberanikan aku membuka pintu kamar mandi dengan harapan tidak akan menemukan hal yang mengejutkan saat pintu terbuka.

"Alhamdulillah..." gumamku lirih saat tidak mendapati kejutan apa-apa

Dengan langkah ringan yang masih di sertai sedikit ketakutan di hati, aku melangkah menuju kamar. Di hati aku masih beristighfar, berharap tidak ada kejadian bunyi benda jatuh lagi. Karena, saat aku liat di dapur tidak ada satupun benda yang jatuh ke lantai, padahal suara jatuh terdengar jelas. Dan tumben-tumbenan tidak terlihat satupun cicak di dinding rumah ini, biasanya juga ada banyak.

Tapi kejadian ini bukan yang pertama kalinya, karena yang lain juga pernah ngalamin hal kayak gini saat sendirian di kos. Bahkan dari cerita mereka hal-hal mistis yang sedang kualami sekarang tidak ada apa-apanya dibanding dengan kejadian yang terjadi dengan mereka. Bahkan Dewi dan Sierra pernah mengalami kejadian yang sangat mengerikan saat malam hari.

Saat itu aku dan Vina sedang nyari makan di luar, sedangkan Dewi dan Sierra sedang mengerjakan tugas kampus. Malam itu kata mereka terasa begitu gerah dan aneh, karena hanya ada keheningan. Hanya terdengar suara detik jam di ruang tengah serta suara keyboard laptop mereka masing-masing. Di detik mereka menyadari keanehan yang sedang terjadi, tiba-tiba kamar mereka masing-masing terasa berguncang hebat tapi anehnya tidak ada satupun benda yang jatuh dari tempatnya.

Dan anehnya lagi, mereka tidak mendengar suara selain teriakan diri mereka masing-masing. Sierra yang bisa ngeliat makhluk halus, pada malam itu merasakan kedatangan makhluk dari luar dengan aura yang berbeda dari makhluk pada umumnya di kosan ini. Namun aneh nya Sierra tidak melihat sosok apapun selain bocil yang juga sedang meringkuk ketakutan di bawah lemari pakaian Sierra. Anehnya itu, masa ada setan takut sama setan.

"Malam itu... adalah malam terakhir gue liat bocil ada di sini... bocil menghilang seperti makhluk lainnya! so sekarang di kosan ini kagak ada lagi yang namanya makhluk halus atau setan apalah itu..." kata Sierra pada siang harinya setelah kejadian yang dialaminya malam itu

kejadian yang dialami Sierra dan Dewi bertepatan setelah sembilan hari kepulangan kami dari gunung halau-halau. Sepertinya ada makhluk yang lebih kuat lagi dari mereka semua yang sedang mengintai kehidupan kami. Tapi aku berharap makhluk kali ini bukan makhluk yang mesum.

"Trangkkk..." tiba-tiba ada benda jatuh lagi

"Astaghfirullah... apaan lagi sih jatuh! kita nggak miara kucing juga... kalo bener tu setan yang nyari gara-gara awas aja!" kesalku yang kaget mendengar suara jatuh dari kamar Dewi

Setelah memakai baju rumah aku segera keluar kamar untuk memeriksa benda apakah yang jatuh di kamar Dewi tadi. Saat membuka pintu aku melihat sekelebat bayangan seperti biasanya, bayangan itu seakan-akan tidak berbentuk seperti yang lain.

"Lah pakai di kunci lagi!" kesalku saat mencoba membuka pintu kamar Dewi

Aku yang mulai merasakan ketakutan segera berlari keluar rumah setelah mengambil kerudung di kamar. Lebih baik di luar menunggu kali aja ada cogan lewat, ketimbang merasa ketakutan di hantui setan. Aku memilih duduk di kursi depan kosan yang menghadap jalan sambil memperhatikan aktivitas ibu-ibu komplek di siang hari.

"Gedubrakkk..." tiba-tiba aku dikejutkan lagi dengan suara jatuh dari dalam

"Ya Allah... kok jadi seram gini! kan masih siang terik gini!" gumamku sambil mengintip ke dalam yang terlihat tenang

Aku mengalihkan perhatian, kepada dua capung yang sedang sibuk mengisap sari bunga di depan pagar sana. Mereka saling berkejaran, terlihat bahagia hingga membuatku sedikit terhibur dan sempat melupakan kejadian menyeramkan beberapa menit yang lalu. Sepertinya aku melupakan sesuatu yang sempat ingin ku kerjakan, tapi apa? aku benar-benar lupa.

1
Fuziie_aN
Lumayan
Sri Winarti
da lanjutanya lgi GK lgi seru nich
R. Yani aja
si blacky suka martabak telor juga... 😅
R. Yani aja
aku mampu kk
Anni Zakiyani
wanita cukup ganti itu maksudnya wanita yg bagaimana ya
AwanMendung26: Halo, kak. Jika berkenan mampir di cerita aku juga, yuk! Judulnya Jodoh Untuk Syakayla. 🌻

Terima kasih. 🌻
total 3 replies
Nurma
ceritanya seru ih. suka❤️
Nurma
seiman tapi tidak senasib🤣
Nurma
teman-teman luknat, kagak bisa liat teman punya banyak porsi makan, bawaannya pengen di jahilin Mulu🤣
Nurma
kok serem sih
aku suka sekali
kocak, kocak, kocak
Darah Biru (Bangsawan)
👍👍
Hum@yRa Nasution
terpaksa menikahi kepsek kejam hadir memberi dukungan kak 🙏🙏🙏
Hum@yRa Nasution
suamiku berubah karena mantan hadir memberi dukungan kak 👍🙏💪👍
Hum@yRa Nasution
cinta sejati yang tak berujung hadir memberi dukungan kak 🙏🙏
Hum@yRa Nasution
terjebak antara dua Cinta hadir memberi dukungan kak 🙏🙏🙏
Hum@yRa Nasution
CINTA dalam luka hadir memberi dukungan kak 🙏🙏🙏
ngeri-ngeri asem😅
Darah Biru (Bangsawan)
semangat thor
Darah Biru (Bangsawan)
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!