Menurutku kisah cintaku hanyalah hayalan saja, karena wajahku yang jelek dipenuhi jerawat yang banyak. Eh ternyata, kisah cintaku lebih dari Drakor Korea yang selalu ku lihat dilayar laptop ku. Seperti mantan SMA ku ternyata menjadi sang penolong dihari pernikahan ku, dia bersedia menjadi suamiku.
Saat dewasa ayah ku dan ibu tiri ku bersaingan karena ingin menjodohkan ku. Dan ternyata lelaki yang dijodohkan oleh ibu tiri ku ternyata adalah kekasih ku. Saat aku dewasa aku tidak tahu bahwa ibu yang ku anggap sebagai ibu kandung ku ternyata adalah ibu tiri ku.
Dulu, aku pernah dijodohkan oleh ayah ku dengan Syauqi. Tapi kami berdua menyiapkan rencana dengan perjodohan ini. (Oke yang mau dijodohin sama orang tuanya pakai cara jitu dari cerita ku dan Syauqi😂). Dan akhirnya aku dan Syauqi tidak jadi di jodohkan, tak lama kemudian aku menikah dengan kekasihku. Tapi pernikahan ku hancur karena ibu tiri ku yang mengaku kalau dia adalah ibu kandung ku. Ternyata kekasih ku adalah selingkuhan nya. Betapa hancurnya hati ku dan ayahku saat itu karena melihat kekasih ku dan situasi saat itu.
Kekasihku memalukan ku dihadapan semua orang. Dan akhirnya ada seorang penyelamat yang bersedia untuk manjadi suami ku.
Menurut kalian gimana sih tentang kisah cintaku bersama Syauqi setelah menikah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon s*y*a, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mimpi yang membangongkan
"Rifki......???? kau dapat nomor ku dari mana???" ucap ku kepada nya.
"Tadi aku minta nomor mu dari sepupu ku...!" ucap Rifki kepada ku.
Saat itu entah kenapa aku tersenyum sendiri saat mendengar ucapan Rifki.
"Oya, besok kamu sibuk ya???" ucap Rifki kepada ku.
"Hmmmmm..... seperti nya tidak..! emang nya kenapa??" ucap ku kepada Rifki.
"Sebenar nya aku ingin membawa mu pergi jalan jalan.!, kamu mau kan pergi sama aku??? dan sekalian kita kerumah ku..!!" ucap Rifki kepada ku.
"Hmmm...... oke deh, tapi kita udahan dulu ya soalnya aku masih banyak pekerjaan yang lain" ucap ku kepada Rifki.
"Oke... kalau begitu selamat malam..!" ucap Rifki kepada ku.
"Selamat malam" ucap ku kepada Rifki sambil mematikan telefon dari nya.
"Huffffff.......... mimpi apa aku semalam..?, tiba tiba saja ada lelaki tampan yang mendekati ku, biasanya tidak ada lelaki yang ingin menelfon ku atau pun mengajak ku jalan jalan dan mampir ke rumah nya...!" ucap ku dalam hati.
"Tapi..... Syauqi bagai mana ya keadaan nya saat ini????" ucap ku dalam hati sambil menatap android ku.
"Kenapa aku memikirkan Syauqi..!, ingat Vika kalau Syauqi itu adalah musuh bebuyutan mu. Sampai kapan pun aku ga bakalan baikan sama kucing garong itu..!!! ucap ku di dalam hati.
Aku pun memejamkan mata ku.
#Bermimpi.
Tak lama kemudian aku berada di kebun bunga yang sangat indah dengan menggunakan gaun yang sangat cantik seperti seorang putri, saat itu aku melihat Rifki yang memakai pakaian seperti seorang pangeran yang memegang setangkai bunga sambil memanggil ku.
"Rifki...!" ucap ku kepada Rifki.
Rifki langsung memberikan setangkai bunga kepada ku sambil bergumam kepada ku.
"Apa kau ingin menjadi pacar ku..???, kalau kau mau, ambillah setangkai bunga yang ku berikan ini...!!!!!" ucap nya kepada ku.
"Apa..????" ucap ku terkejut.
"Ayo jawablah..!" ucap Rifki kepada ku sambil tersenyum.
Saat itu aku ingin mengambil bunga itu,tapi entah kenapa saat itu, tiba tiba saja Syauqi datang kepada ku dan berbicara kepada ku.
"Walau pun kau ambil bunga itu,tetapi kau tetap saja milik ku...!" ucap nya sambi tersenyum kepada ku.
Saat itu aku langsung menoleh kepada Syauqi. Saat itu aku melihat Syauqi memakai pakaian seperti pangeran sambil menarik tangan ku.
Dan tiba tiba saja Rifki juga menarik tangan ku, sambil mengatakan kalau aku milik nya. Saat itu aku sangat stres melihat mereka berdua yang merebutkan ku. Aku tidak tahu apa yang ingin ku ucap kan.
"Dia milik ku..!!" ucap Rifki kepada Syauqi.
"Tidak,dia adalah milikku..!" ucap Syauqi kepada Rifki sambil menarik tangan ku.
Perrrrrrr................. bunyi saat aku terjatuh dari tempat tidur ku. Saat itu aku mendengar Melati yang sedang membangunkan ku.
"Kak Vika...!!!" ucap Melati.
"Berhenti..........!!" ucap ku berteriak.
"Kak Vika...! kau kenapa????" ucap Melati.
"Itu tadi........ huffffff... ternyata dari tadi aku bermimpi..!" ucap ku kepada Melati.
"Oya, kenapa kau buru buru pergi sekolah???" ucap ku sambil menguap.
"Hari sudah pagi kak...!!" ucap Melati.
"Apa????, kenapa tidak dari tadi kau bangun kan aku????" ucap ku sambil berlari ke kamar mandi.
"Sudah beberapa kali aku membangunkan mu tapi kau masih belum bangun, dan lagian kau mengunci pintu kamar mu, dan terpaksa lah aku masuk melalui jendela kamar mu...!" ucap Melati kepada ku.