NovelToon NovelToon
Ascending The Goddess Peak

Ascending The Goddess Peak

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Timur / Kultivasi / Fantasi
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: nona cacha

[ Karya pertama di NovelToon ]
[ Semua visual di dalam didapat dari apk pinterest ]

----------

Yu Lingxi adalah Nona Muda Sekte Naga Giok. Ia dipuja-puja sebagai dewi karena memiliki kemampuan diatas rata-rata para kultivator wanita luar. Namun, ada suatu masa Sekte Naga Giok runtuh, disebabkan oleh Sekte Iblis Guntur yang secara terang-terangan mendeklarasikan peperangan dadakan. Dan diakhir hanya menyisakan nyawa Yu Lingxi dan Kakek Naga—Yu Tianlong. Peristiwa itu mengakibatkan mereka terpaksa meninggalkan sekte demi keberlangsungan hidup.

Tapi, tanpa Sekte Iblis Guntur ketahui, akan ada masanya Yu Lingxi membalaskan ketidakadilan dan dosa besar yang sudah mereka lakukan terhadap Sekte Naga Giok. Yu Lingxi, akan segera datang. Tunggu saja ...

----------

[ Hasil ketik tangan sendiri ]
[ Segi dunia, kultivasi, profesi, tingkatan, kekuatan, dan lain sebagainya adalah sebuah rekayasa dari ide author sendiri. Jika ada kesalahan kalimat/typo, mohon beritahu author ]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nona cacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bahaya? #02

Semilir angin tampak menerpa dedaunan rindang di sisi kanan dan kiri. Para kawanan burung merpati mengepakkan sayap lebar-lebar, terbang bebas mengikuti langkah kaki kecil seorang gadis yang sekarang tampak berjalan berjingkrak ke sana kemari.

Cuaca pada hari itu sungguh terang benderang, sama halnya seperti perasaan seorang gadis yang baru saja berhasil meracik pil tingkat menengah untuk pertama kali seumur hidupnya. Lingxi berjalan di depan dengan langkah yang ceria. Gaun sutranya berkibar tertiup angin gunung, dan suara high heels kristalnya yang mengetuk tanah terdengar jelas.

Sementara itu, di belakang punggung gadis tersebut, seorang laki-laki muda ikut mengekorinya sejak tadi dengan langkah tertatih-tatih. Untuk sampai ke Kediaman Ketenangan milik Shen Zhengtian, di Puncak Gunung Kembar—Puncak Shuangfeng itu sendiri memerlukan waktu yang cukup lama.

Dengan menjadikan perpustakaan terbengkalai di reruntuhan Desa Roh, tepatnya berada di lereng gunung—mereka harus kembali mendaki untuk sampai ke puncak Kediaman Ketenangan Shen Zhengtian. Walau mustahil untuk dapat menempuh selama sehari.

"Pil yang begitu memukau!" sanjung Lingxi dengan tatapan mata berkilauan.

"Itu hanya pil tingkat menengah. Apa yang harus Anda banggakan, Nona Yu?" Shen Zhengtian bertanya dengan alis terangkat satu.

Langkah Lingxi tiba-tiba terhenti. Bahunya menegang. Hening sejenak menyelimuti jalan setapak itu. "Apa kau bilang ...?"

Lingxi memutar tubuhnya dengan cepat. Rambut panjangnya terayun lembut. Matanya berkilat marah, menatap tajam ke arah Shen Zhengtian yang langsung menghentikan langkahnya dengan wajah bingung. Tanpa memberikan kesempatan bagi Shen Zhengtian, Lingxi melangkah maju dengan cepat. Jarak mereka terkikis habis dalam sekejap.

"Eh? Tunggu, kenapa wajah Anda seper—"

TAKKKK!!

Ujung hak tinggi Lingxi menghantam tepat di bagian atas sepatu bot kulit milik Shen Zhengtian. Tidak sekadar menginjak, Lingxi memberikan tekanan tambahan dengan seluruh berat badannya.

"AAAAAAARRRGHHH!!!" Jeritan Shen Zhengtian bergema, bahkan membuat burung-burung di hutan pinus terbang berhamburan.

Ia langsung berjingkat dengan satu kaki, wajahnya berubah merah padam menahan rasa sakit yang menusuk hingga ke sumsum tulang.

Lingxi sama sekali tidak menunjukkan rasa bersalah. Ia hanya mendengus sombong sambil mengangkat dagunya tinggi-tinggi. Setelah itu, Lingxi memutar tubuhnya kembali ke arah puncak gunung.

"Jangan menyamakanku denganmu yang sudah mencapai gelar Alkemis Langit," timpal Lingxi dengan tatapan sinis. "Untuk seseorang yang baru saja masuk ke dunia alkimia, mendapat pil tingkat menengah itu adalah suatu pencapaian besar."

Lingxi berjalan pergi dengan angkuh, meninggalkan Shen Zhengtian yang masih sibuk memegangi kakinya sambil mengutuk pelan di tengah kabut gunung. Sedangkan Shen Zhengtian, hanya mendapatkan nasib yang malang. Sudah menghabiskan cukup banyak tenaga untuk membantu Lingxi dalam proses memurnikan sebuah pil. Lalu, harus menanjak gunung agar bisa kembali ke Kediaman Ketenangan. Kini, kakinya ikut merasakan betapa tak adil dunia kepadanya.

"Gadis yang merepotkan."

...✦•┈๑⋅⋯ ࿔‧ ֶָ֢˚˖𐦍˖˚ֶָ֢ ‧࿔ ⋯⋅๑┈•✦...

Angin berhenti berhembus, dan kabut tebal menyelimuti jarak pandang. Dari balik pepohonan tua di sisi kiri jalan setapak, sebuah raungan rendah yang menggetarkan tanah terdengar—suara Monster Roh!

ROAAAAARRRR!!!

Gelombang suara itu menyapu dedaunan kering hingga terbang berputar-putar. Mendengar ancaman tersebut, amarah Lingxi menguap seketika, digantikan oleh instingnya yang tajam.

Lingxi mengangkat tangannya ke udara. Dengan gerakan jari yang cepat, ia menciptakan pusaran kecil cahaya di telapak tangannya. Pil putih yang tadi ia pegang terhisap masuk ke dalam Cincin Ruang di jarinya, menghilang dalam kerlip cahaya perak.

Ia langsung merendahkan tubuhnya, memasang kuda-kuda tempur. Kedua bola matanya menatap tajam mengawasi semak-semak yang bergerak liar.

"Zhengtian, bersiaplah! Energi ini ... ini setidaknya Monster Roh Liar berumur hampir seribu tahun!" Lingxi memberi peringatan kepada Shen Zhengtian.

Namun, bukannya jawaban gagah yang ia terima, Lingxi justru merasakan beban berat menghantam punggungnya.

BRUKKK!

Tubuh Shen Zhengtian jatuh menubruknya dari belakang, membuat keseimbangan Lingxi goyah hingga ia hampir tersungkur ke depan. Hal seperti ini tentu membuat Lingxi dongkol.

"Shen Zhengtian! Ini bukan waktunya bercanda! Jangan karena aku menginjak kakimu, kau jadi sep—"

Lingxi memutar tubuhnya dengan emosi yang meluap, siap memberikan teguran keras. Namun, kalimatnya terhenti di tenggorokan. Wajah Shen Zhengtian pucat pasi, lebih putih daripada kabut yang mengelilingi mereka. Matanya terpejam rapat, dan keringat dingin mengucur deras dari pelipisnya. Tubuhnya meluncur lemas dari bahu Lingxi dan jatuh tak berdaya di atas permukaan tanah.

"Zhengtian? Shen Zhengtian!" Lingxi segera berlutut, menyangga kepala pemuda itu di pangkuannya.

Ia memeriksa nadi di pergelangan tangan Shen Zhengtian. Denyutnya lemah dan kacau, seolah-olah ada kekuatan besar yang baru saja menguras habis energi intinya. "Tidak ... ini tidak mungkin. Tadi kau baik-baik saja! Kenapa Qi mu menghilang secepat ini?!" pekik Lingxi keheranan.

Ia menoleh ke arah hutan, di mana raungan monster itu terdengar semakin dekat. Suara dahan patah dan langkah kaki berat mendekat dengan cepat.

...✦•┈๑⋅⋯ ࿔‧ ֶָ֢˚˖𐦍˖˚ֶָ֢ ‧࿔ ⋯⋅๑┈•✦...

Lingxi meletakkan tubuh tak berdaya Shen Zhengtian di atas permukaan tanah yang dingin. Wajahnya yang semula panik kini mengeras menjadi kejengkelan.

Lingxi mencondongkan sedikit tubuhnya ke telinga Shen Zhengtian. "Kau berutang nyawa padaku untuk ini. Jangan berani-beraninya mati sebelum aku membalas hinaanmu tadi." Lingxi berbisik halus.

Sekarang, Lingxi berdiri tegak—menyilangkan kedua lengannya di depan dada sebelum menghentakkan kakinya ke bumi. Seketika, aliran Qi berwarna biru safir meledak dari tubuhnya, membentuk pusaran energi yang dahsyat.

"Teknik Keempat, Perisai Absolut Naga Keabadian!"

Di udara, partikel cahaya mulai memadat membentuk bayangan naga transparan yang melingkar. Lingxi mengarahkan telapak tangannya ke bawah. Dengan kontrol energi yang luar biasa, ia menyalurkan segel perisai tersebut langsung ke permukaan tanah.

Kubah cahaya berbentuk sisik naga mengurung tubuh Shen Zhengtian secara sempurna. Setelah segelnya terkunci ke tanah, Lingxi melepaskan koneksi fisiknya dari perisai tersebut. Kini, Shen Zhengtian aman di dalam isolasi ruang yang tak tertembus.

Lingxi berputar, melangkah menjauh dari kubah pelindung. Ia memasang kuda-kuda, tangan kanan dan kirinya mengepal kuat, siap melayangkan pukulan.

Kabut di depannya tiba-tiba terbelah. Pepohonan pinus tumbang seperti ranting patah saat sesosok bayangan raksasa muncul. Itu adalah Serigala Arwah Bertanduk Api, Monster Roh Liar yang aura kehadirannya menandakan usia hampir seribu tahun. Mata monster itu merah menyala, memancarkan niat membunuh yang pekat.

Lingxi menatap dingin ke arah monster tersebut. "Jadi, kau yang berani mengganggu perjalanan kami?"

Monster roh mengeluarkan geraman rendah yang membuat udara bergetar, uap panas mulai keluar dari taringnya. Dan cakaran di tangan mulai memanjang seiring berjalannya waktu.

Melihat itu, Lingxi tersenyum sinis, meski keringat dingin mulai menetes. "Hampir seribu tahun kultivasi, sayang sekali kau harus berakhir di tanganku hari ini," ucapnya dengan penuh percaya diri.

"Majulah, makhluk bodoh! Akan kupastikan kau tidak akan bisa menyentuh perisai di belakangku meski hanya satu inci!"

...✦•┈๑⋅⋯ ࿔‧ ֶָ֢˚˖𐦍˖˚ֶָ֢ ‧࿔ ⋯⋅๑┈•✦...

...…To Be Continued…...

1
T28J
banyak kali monsternya kak, gak terlalu OP apa tuh
T28J
semangat kak ✍️
Noona
Semangat berkarya thor /Curse//Curse//Curse/
Manusia Ikan 🫪
kasiaaan
Elsa Sefia
semangat kak 😊
钙Chaa: thankyouu udh mampirrr kakaa~ /Smile//Smile/ kakaaa jg semangatt yyaaa /Kiss//Rose/
total 1 replies
Dinorawr
Sejauh ini ceritanya lumayan menarik dengan nyelipin bumbu romance + action. But harapan aku kedepannya adegan fight diperbanyak ya kak/bang
钙Chaa: thank you for ur 5 stars, maniss. aku usahain ceritanya bagus yya, nantikan aja chapter selanjutnya /Smirk//Coffee/
total 1 replies
Fitri Zee
/Sob/
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
hadir thor
钙Chaa: thankyou udh mampirrr /Smile/
total 1 replies
zoedrazit212
mantap banget ceritanya👍, suka banget ini
钙Chaa: thankyouuu udh mampirrr~ /Smile//Rose/
total 1 replies
Chen Wuji
kak mau nanya buat art novelnya dimana yak?😁😄
Manusia Ikan 🫪: kalau mau bagus coba pake APK "PixAI" tapi harus di pelajari dulu sih makenya
total 1 replies
cloudia
aw cantik banget 😍😍
钙Chaa: tentuu ajaa hruss tampil cntiii and mempesonaa sisss biar ditaksirr /Chuckle/
total 1 replies
Manusia Ikan 🫪
bro ingin, baru bab 1 udah tragis banget ya/Hammer/
钙Chaa: wajibbbb, biar kuattt /Tongue/
total 1 replies
Manusia Ikan 🫪
muka nya
Marie
Visualnya mantep banget!/Drool//Good/
Nggak sia-sia bacanya, harap-harap alurnya juga semantep visualnya/Kiss//Rose/
钙Chaa: hayyieee kakkk, thankyou udh mampirr and meninggalkan 5 bintang nya /Smile//Smile/
total 1 replies
Marie
Next dong kakak, minimal sehari up 5 chapter lah /Tongue/
钙Chaa: otakkk authorr nda mampuu kakaaa /Sweat/
total 1 replies
Marie
Wkwk yang sabar ya neng Lingxi /Sweat//Sweat/
Marie
MAKAN RIBUAN ORANG? ITU BANYAK LOH, JAHAD BANGET 😭
Manusia Ikan 🫪: 🧐lebih tepatnya dua ribu dua ratus empat puluh delapan
total 1 replies
Marie
Baru juga awal udah disuguhkan kematian dua karakter 😭
钙Chaa: derita jdi mc di tangankuu yya gni takdirnya /Sneer/
total 1 replies
Marie
Detail banget mendeskripsikan fisik karakternya, bakal betah banget sih bacanya 🤭🤭
钙Chaa: aww thankyouuu bebbb~ harap' ceritanya pas di kamu yyaaa /Smile/
total 1 replies
Anone
makin di panasin ma si Xingluo /Sweat/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!