NovelToon NovelToon
Om Duda, Nikah Yuk?

Om Duda, Nikah Yuk?

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: ummi asya

Usianya baru menginjak 20 tahun, dia masih kuliah semester empat. Kania Gabriela, gadis yang ceria dan manja itu bersahabat dengan Bella Anastasya yang memiliki seorang paman bernama Axel Niel Pradita Winata.

Laki-laki blesteran Jerman Jawa itu adalah seorang duda beranak satu. Kania mengenal Axel dari sahabatnya Bella yang juga blesteran Jerman Jawa dari mamanya.

Karena iseng sering mengobrol dengan Axel om dari sahabatnya, Kania justru mengajak laki-laki itu menikah.

"Om, nikah yuk?"

"Eh, bocah. Kuliah yang benar, jangan mikir nikah."

Begitulah ketengilan Kania pada

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummi asya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Surat Cerai

Axel merapikan kembali baju-bajunya dan di masukkan ke dalam kopernya, semua barang miliknya yang menurutnya penting dia bawa.

Emely melihat Axel beres-beres barangnya hanya bisa menatapnya, dia sedikit merasa bersalah dengan sikapnya. Namun begitu, rencananya untuk bercerai dengan Axel tetap dia lakukan.

"Kamu akan pulang ke negaramu?" tanya Emely.

"Untuk apa aku di sini kalau kamu sendiri minta berpisah denganku," jawab Axel menutup kopernya setelah baju-bajunya sudah di masukkan semua.

"Restoranmu di sini, apakah kamu tinggalkan?"

"Aku akan datang satu bulan sekali, sekalian menjenguk Billie. Kuharap Danish-mu itu akan selalu menyayangi Billie," kata Axel menatap Emely, tangannya menenteng koper.

Emely menunduk, menarik napas panjang dan berdiri menghadap Axel.

"Danish, akan selalu menyayangi Billie. Kamu tenang saja," kata Emely.

"Baguslah, jika tidak dia lakukan. Maka aku akan menjemputnya pulang ke negaramu," kaya Axel sedikit mengancam Emely.

Emely sedikit terkejut, tangannya yang tadi bersedekap kini di lepas kemudian berbalik dan melangkah meninggalkan Axel.

"Oh ya, aku sudah mengajukan gugatan perceraian di kantor catatan sipil. Mungkin nanti akan datang ke tempatmu tinggal, aku juga sudah ajukan tak meminta harta darimu meski pengacaraku menyarankannya meminta padamu." kata Emely ketika dia berhenti dan berbalik pada Axel.

"Secepat itu?" tanya Axel.

"Untuk apa menunggu lagi, aku sudah mengatakan apa adanya padamu. Kenapa harus di tunda? Bukankah lebih cepat lebih baik?"

"Ya itu benar, baiklah terserah kamu." ucap Axel pasrah.

"Kamu akan tinggal di mana? Surat perceraiannya mungkin keluar dalam satu Minggu, aku sudah mengajukan minta di percepat," kata Emely lagi.

"Kirimi saja ke hotel tempatku menginap, aku akan menunggu sampai surat cerai itu datang."

Axel menoleh ke arah meja kecil di mana ponselnya berada, dia melangkah hendak mengambil benda pipih itu. Emely memperhatikan Axel, menatap laki-laki itu tampak kasihan. Namun dia tidak mencintai Axel lagi, Axel menatap balik Emely sembari menarik napas berat.

"Tadinya aku membeli apartemen baru untuk Billie jika kelak dia dewasa. Namun kupikir..."

Emely langsung berbalik dan berjalan mendekati Axel.

"Apakah kamu tidak mau meninggalkan hartamu untuk anakmu?" tanya Emely.

Axel menunduk lalu menghela napas panjang, menatap kembali Emely.

"Aku akan pertimbangkan," jawab Axel.

Emely mengangguk, perempuan berambut pirang itu berjalan keluar kamarnya. Axel menyeret dua kopernya itu, dia harus berpamitan pada Billie anaknya. Karena sering di tinggal pulang ke Indonesia, tentu Billie tidak akan terlalu kaget jika Axel kembali ke Indonesia dalam waktu yang lama atau mungkin selamanya.

_

Axel masih berada di hotel di mana dia menginap selama dua Minggu, meski memang mengeluarkan banyak uang untuk hotel tempatnya menginap. Tapi itu tidak masalah, meski pun ada apartemen yang baru dia beli. Tapi dia tidak mau menggunakan apartemen milik anaknya.

Turut...

Ponsel berbunyi, Axel melangkah menuju ranjangnya dan tangannya mengambil ponsel yang tergeletak di kasur.

Tampak di layar tertera nama kakak perempuannya di Indonesia. Tangannya menggeser warna hijau untuk menyambungkan sambungan telepon dengan kakaknya di Indonesia.

"Halo mbak," ucap Axel.

"Axel, bagaimana jadinya? Apa kalian jadi cerai?"

Axel pun menceritakan bagaimana awalnya dia mau sabar dan memaafkan Emely, namun ternyata istrinya sendiri yang mau berpisah. Dia juga tidak memaksa kehendaknya sendiri, dan akhirnya Axel pun menyetujui untuk berpisah secara baik-baik

"Oh, jadi awalnya kamu mau memaafkannya?"

"Iya mbak, kupikir demi Billie. Tapi Emely tetap ingin berpisah, dia mengakui kalau sudah tidak mencintaiku lagi dan ingin menikah dengan pacarnya," kata Axel.

"Hmm, padahal kalian pacaran cukup lama. Dan menikah juga sudah lama, kenapa harus berpisah."

"Dia mengatakan jujur padaku tentang perasaannya, lalu untuk apa aku mempertahankannya."

"Ya, itu memang benar. Aku hanya berharap kamu mengambil keputusan yang benar, Axel. Namun Emely memilih berpisah denganmu, mbak pikir itu adalah jawaban dari kegundahanmu itu Axel. Mungkin itu yang terbaik."

"Iya mbak, aku sudah menerimanya kok. mbak jangan khawatir."

"Baiklah, mbak doakan kamu mendapatkan kebahagiaan yang sempurna. Atau kamu mau mencari gadis Indonesia setelah cerai?"

"Aku belum memikirkan gadis lain mbak, aku hanya ingin memikirkan anakku baik-baik saja setelah perceraian ini."

"Hahah, baiklah. Kupikir setelah kamu sudah move on dengan perceraian itu, memikirkan gadis Indonesia yang cantik-cantik. Misalnya Kaaa... Mama!!"

Axel kaget mendengar teriakan di seberang sana, itu pasti keponakannya Bella.

Saat sedang menunggu kalimat selanjutnya, Axel mendengar pintu di ketuk dari luar.

"Mbak, sudah dulu ya. Ada yang datang." kata Axel.

"Oke Axel. Salam buat Billie ya, semoga dia tidak merasakan kesedihan akan perpisahan kalian."

"Iya mbak, semoga. By."

Klik!

Axel menutup sambungan telepon lalu kembali melempar ponselnya di kasur, segera membuka pintu. Tampak petugas hotel berdiri sambil memegang amplop cokelat.

"Tuan, ini ada paket untuk anda," kata petugas hotel.

Axel menerima paket itu dan mengangguk dengan mengucapkan terima kasih. Tampak amplop cokelat di tangannya, tertera tulisan Jerman dengan kalimat yang dia mengerti.

"Tidak terpikirkan olehku, aku mendapatkan surat ini."

_

_

*****

1
Aditya hp/ bunda Lia
nah om Axel ajah suka kenapa kalian yang pada repot ...
Aditya hp/ bunda Lia
Thor bisa gak kalo Kania dibuat ngilang dulu gitu biar si bela ngerasa bersalah nyesel dan klimpungan nyari sama karyawan kafe juga yang gak suka sama Kania biar di marahin sama om Axel ... gemes aku emang Kania centil, genit kesannya gak tau malu tapi ya wajarlah yah yang dia kejar juga bukan suami orang. .
Aditya hp/ bunda Lia: 🫰🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Aditya hp/ bunda Lia
magang ikut magang kalo sampe Kania berjodoh sama Axel terus nikah kamu mau ikut nikah juga bela?
💗 AR Althafunisa 💗
Lanjut ka 🥰
Aditya hp/ bunda Lia
yang satu kekeh mau jadi Tante nya bela si bela kekeh gak mau ... terus gimana denganom Axel nya....
Aditya hp/ bunda Lia
ditilang pak pol .... lagian si bela emang gak suka banget yah kalo Kania suka sama Axel ke apa yah ... ? 🤔
Aditya hp/ bunda Lia
kepikiran omongan om nya tuh si bela makanya ngajak Kania
Aditya hp/ bunda Lia
ini si bela mati2an banget yang gak suka kalo Kania Deket sama om nya itu kenapa? cemburu atau apa?
Aditya hp/ bunda Lia
masih terus berjuang untuk dapet restu dari mamah mu yah .... mohon dulu sama othor ntar si mamah dibikin luluh 😁
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa juga bela Kania Deket sam.om mu udah duda juga ....jangan sensi gitu
Yanti Gunawan
nyebelin amat sie km bell sumpah ...
Aditya hp/ bunda Lia
👍👍👍
Aditya hp/ bunda Lia
eleeh .. eleeeh ternyata cuma mimpi 😂😂
Aditya hp/ bunda Lia
Hayo .. debat terus 😂
Yanti Gunawan
jgn lebay deh mah...yg seumuran jg blm tentu baik
Aditya hp/ bunda Lia
ya elah ... ganggu ajah siapa sih ... jangan bilang itu si bela 😂
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa dia jodoh mu ...
Aditya hp/ bunda Lia
dan aku berharap si Danish pria berengsek yang cuma mau harta emely ...
Aditya hp/ bunda Lia
Kaniaaaa ... duda is coming 😂😂
mama yogi
salah juga sih si kania ini,,,atau si bella naksir om nya juga,mungkin bukan om kandung 🤠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!