NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Sang CEO

Istri Rahasia Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa / Pernikahan Kilat
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Muliana95

Violet Evania, ia merupakan seorang gadis yang mempunyai pandangan berbeda tentang pernikahan. Baginya, menikah berarti neraka.

Bukan tanpa alasan dia berpikir demikian. Karena semua itu, di pelajari, dari pernikahann orang tuanya. Sang ayah yang ringan tangan, dan mulut setajam silet, mampu merubah pandangannya.

Disisi lain, Ryhs Sinclair, seorang CEO di perusahaan Developer Perumahan ternama, ia malah beranggapan jika menikah artinya mengikat. Sedangkan ia butuh kebebasan seperti burung-burung yang berterbangan liar di langit sana.

Bagaimana jika dua orang dengan tujuan yang sama, malah disatukan dalam ikatan pernikahan?

Yuk, ikuti kisahnya di novel ini ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muliana95, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Orang Di Masa Lalu

"I-itu ... Itukan, hanya masa lalu," dalih Rysh seraya mengalihkan padangannya. Kemana aja, yang penting tak menatap Violet.

"Emang cowok itu munafik ya ... Kalo nikah, cari istri yang baik, kesucian terjaga. Padahal dia sendiri—" Violet menggantung ucapannya.

Seketika muka Rysh memerah. Akibat menahan emosi, entah karena malu atau karena harga dirinya jatuh di depan Violet.

"Apa maksud mu?"

"Anda bukan orang bodoh, pak Rysh ..."

Kemudian, Violet memilih untuk merebahkan tubuhnya. Dia membiarkan Rysh yang menatapnya dengan mata yang mungkin bisa membuatnya menjadi abu, seketika.

🍇🍇🍇

Di luar kamar, Dania yang sejak tadi menguping memilih melapor pada sahabatnya.

Sejak pernikahan sang putri, hampir setiap malam Dania menguping, berharap bisa mendengar suara terlarang dari sana.

Akan tetapi, harapannya dengan sahabatnya sia-sia.

"Aku punya rencana ..." balas Ghea di seberang sana.

Keesokan harinya, setelah Rysh dan Violet berangkat kerja. Dania datang menjemput sahabatnya.

Dan disini lah, mereka. Di villa keluarga Dania, yang memang di datangi untuk mengurangi stres saja.

"Apa rencana mu?" Dania langsung bertanya, sembari menyesap jus pukat yang disajikan oleh art.

Kadang Dania juga heran, villa yang gak di tempati aja harus mempekerjakan art.

"Campurkan ini ke minuman mereka?" Ghea menyerahkan sebuah botol ke Dania.

"Ta-tapi, ini apa?"

"Obat perangsang," tutur Ghea tersenyum licik.

"Dosa Ghea," tapi Dania tetap mengambilnya.

"Dosa kalo kamu yang meminumnya Nia," kekeh Ghea.

"Bagaimana kabar suamimu?" tanya Ghea, sembari menyicipi suguhan yang telah di persiapkan.

"Terakhir aku dengar dari Ryhs, dia telah di ringkus oleh pihak yang berwajib,"

"Syukurlah ... Sekarang kamu aman,"

"Iya ... Ryhs itu bukan hanya menantu, tapi penyelamat untuk aku dan Violet," puji Dania, bangga.

"Semoga kedepannya, Rysh dan Violet bisa menjadi pasangan seutuhnya," harap Ghea, namun di aminkan oleh Dania.

Di sebuah restoran hotel, setelah melakukan kesepakatan dengan klien, Rysh kembali mendengarkan beberapa poin penting yang kembali di jabarkan oleh Violet.

Namun, sesaat tepukan di bahu Rysh membuat Violet terdiam.

"Rysh ..."

Seketika Rysh menoleh.

"Oo Tuhan, ini beneran kamu?" wanita dengan balutan dress berwarna hitam menutup mulutnya tak percaya.

"Carina?" Rysh mengernyit.

"Bagaimana wanita ini, bisa ada disini?" batin Rysh.

"Yes baby ..." Carina langsung memeluk dan mencium pipi Rysh.

"Boleh aku gabung?" tanya Carina, tapi langsung menarik kursi, sebelum Rysh atau Violet setuju.

"Pak Rysh, kita harus rapat satu, jam lagi," Violet menatap tajam kearah Rysh.

Rysh melirik Violet, dia menangkap perubahan raut wajah dari istrinya.

Dan Rysh tahu, jika Violet gak mungkin cemburu karena rasa cinta. Tapi, Violet bisa saja cemburu karena suaminya terlihat akrab dengan perempuan lain.

"Batalkan ..."

Dan lagi-lagi Rysh menangkap kekesalan di sana.

Carina tersenyum puas, melihat keputusan Rysh. Kemudian dia melirik sinis ke arah Violet.

"Kamu ini?" Carina menatap Violet dengan tatapan meremehkan. Seolah menegaskan, bagi Rysh akulah pusat dunianya.

"A-aku," Violet menatap Rysh, berharap lelaki itu mengatakan statusnya.

Tapi, Rysh malah menaik-turunkan alisnya. Membiarkan Violet menyelesaikan kalimatnya.

"Kamu pasti sekertarisnya kan?" tanya Carina.

Mau tak mau, Violet mengangguk.

Benar sih, Violet sekertaris Rysh. Tapi, yang Violet inginkan, Rysh mengakuinya sebagai istri.

"Kalo begitu, bisa tinggalkan kami?" sambung Carina lagi.

"Jangan, biarkan dia tetap disini," larang Rysh, menatap Carina tajam.

Violet memutar mata malas, melihat pasangan di depannya.

"Baiklah— karena mungkin kedepannya, kita akan sering bertemu," balas Carina, terlihat sangat amat, terpaksa.

"Sering bertemu?"

"Iya, karena kedepannya Rysh akan sangat membutuhkan aku," balas Carina bangga.

"Kamu salah paham Carin. Sekarang Violet lah, partnerku," ungkap Rysh, membuat Carina membelalakkan matanya.

"Dia ..." Carina kembali menatap remeh ke arah Violet.

"Iya, dia bahkan lebih ganas dan panas di bandingkan kamu," sambung Rysh, membuat Violet menyemburkan minumannya.

"Iya kan? Belahan jiwaku," ujar Rysh menekan kata belahan jiwaku. Dan Rysh menaik-turunkan alisnya.

"Rysh, tapi aku udah menyerahkan segalanya untukmu. Bukan kah, aku yang pertama untukmu?" Carina menatap Rysh dengan luka.

Jujur, selain karena ingin menjadi mengurus perusahaan. Carina kembali karena masih mendambakan Rysh.

Sejak dulu, tepatnya sejak masih duduk di bangku SMA, Carina telah mengagumi Rysh. Dan, maka dari itu, dia rela memberikan segalanya untuk Rysh. Termasuk keperawanannya walaupun tanpa ikatan hubungan.

Iya, Carina memang yang pertama bagi Rysh. Namun, saat itu, keduanya hanya berstatus sebagai teman saja.

"Kamu jahat Rysh," mata Carina berkaca-kaca.

"Di bagian mana, aku yang jahat Carin ... Kita melakukannya suka sama suka," terang Rysh.

Melihat itu, Violet merasa gak nyaman. Akhirnya, dia memilih untuk meninggalkan Rysh dan Carina.

Bukan apa, Violet hanya ingin memberi wadah untuk kedua insan itu menyelesaikan masalah mereka.

"Lihatlah, aku Rysh ... Bahkan aku lebih seksi dibandingkan dia," Carina masih tak percaya.

"Kamu memang seksi, tapi dia lebih menggoda. Mungkin kamu gak tahu, dibalik bajunya yang kebesaran, dia menyembunyikan harta karun terindah," ujar Rysh menatap Violet dengan penuh gairah.

Wajah Carina memerah, ucapan Rysh seperti racun yang berbisa.

"Rysh, bisakah kamu memikirkan aku?"

"Kamu terlambat Carina,"

Saat Rysh dan Carina masih mengobrol, di seberang meja yang di duduki Violet, seseorang sedang menatapnya.

Lelaki itu, berulang kali mengernyit dahinya. Seolah memastikan jika orang yang di lihatnya tak salah.

"Vio ..." sapa lelaki itu, akhirnya.

"Ya ..." balas Vio, menatap lelaki itu, sembari mengernyit.

"Oo Tuhan, aku pikir mataku salah," ujar lelaki yang kulitnya terlihat lebih putih dibandingkan Violet.

"Kamu?"

"Iya, aku Zafran," ujar lelaki itu dengan semangat empat lima.

"Aku udah lama, mencari-cari kamu Vio," sambungnya.

"Zafran? Bukannya kamu?"

"Iya, aku berubah Vio ... Karena mu," ungkap lelaki itu.

Zafran, seangkatan Violet, semasa kuliah dulu.

Dulu, Zafran berpenampilan seperti layaknya perempuan.

Dan karena itu, Zafran mempunyai banyak teman cewek. Tapi, Violet satu-satunya perempuan yang risih akan penampilannya.

Violet selalu menatapnya beda. Dia bahkan terasa gak nyaman kala mereka pernah beberapa kali duduk berdekatan.

Dan, tepat di hari wisuda. Zafran menanyakan tentang kenapa Violet selalu risih terhadapnya. Dan jawaban dari Violet, langsung menyadarkannya.

"Aku? Kita gak seakrab itu Zafran," ungkap Violet, jujur.

"Kita memang gak akrab, tapi ucapan mu di hari wisuda, menamparku Vio. Dan aku mencarimu, untuk berterima kasih, langsung," jelas Zafran.

"Aku lupa Zafran," papar Violet.

"Kamu di lahirkan sebagai lelaki. Dan seharusnya kamu bangga akan itu. Karena kamu sebagai lelaki, seharusnya kamu menjadi makhluk yang kuat. Bisa jadi sandaran untuk Ibumu, ketika ayahmu tiada. Istrimu, ketika kamu berumah tangga. Dan anakmu, ketika nanti kamu ada yang panggil ayah. Dan sekarang?Kenapa kamu menyalahkan Tuhanmu, dengan mengubah kodratmu itu!" ulang Zafran, berharap Violet tahu, alasan kenapa dia berubah.

"Dan aku baru sadar setelah kamu tiada Vio. Tenyata, aku nyaman jadi perempuan hanya karena mencari aman, dari masalah yang di timbulkan di sekelilingku," sambung Zafran.

Di seberang sana, mata Rysh memerah. Apalagi, melihat senyum tulus dari Violet, untuk lelaki di sampingnya itu.

1
Xlyzy
Si Rysh jadi guru cinta nih sembari mengejar vio
Xlyzy
nah gitu dong pernikahan itu bukan mainan jadi kalau bisa dalam hidup cukup sekali menikah kecuali pasangan kalian meninggal muda
Three Flowers
gak minta maaf malah aman kayaknya
Three Flowers
ternyata nggak tidur beneran ya😅
Three Flowers
lebih baik kamu cari yang lain, Carina... karena Rysh sudah beristri
Three Flowers
masih tetap gak percaya... masuk akal, sih
Three Flowers
ya jangan gitu juga, Rysh😅
Miu.Nuha
aduhayy siapa lagi nih 😖
Miu.Nuha
jangan coba2 carina, nanti kamu kena karma 👊
Miu.Nuha
emang rysh gk curiga kok 2 tahun gk hamil-hamill?? 🤭🤔
Filan
Rysh aja ga bilang cinta kok
Filan
lah... alasan yang aneh 😅
Filan
iyalah. ngapain dirahasiakan terus
Cimol krispy
hahahaha yg ini beda lagi traumanya sama perempuan🤭🤭 malah terkesan lucu
Cimol krispy
ternyata bukan cuma ayahnya penyebab traumanya pada lelaki
Cimol krispy
traumanya pada sang ayah membuatnya membenci laki²
Xlyzy
ni orang tingkat ke PD an nya tinggi juga dah
Xlyzy
astaga rysh makin berani dia🤣🤭
Three Flowers
untung saja ada CCTV di sana, jadi kesalahpahaman tidak berlanjut, malah berubah menjadi kepercayaan
Aquarius97 🕊️
huahahahahh, susu soda gembira .. sampe tumpeh2 wehhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!