NovelToon NovelToon
My Savage Wife: Mafia Juga Takut Istri!

My Savage Wife: Mafia Juga Takut Istri!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Dokter Genius
Popularitas:34.4k
Nilai: 5
Nama Author: dhya_cha7

Gara-gara difitnah "impoten" oleh mantan istri, Kenzo sang CEO Mafia terpaksa menikahi Zia, dokter spesialis sekaligus pengacara yang mulutnya sepedas cabai.

‎Sialnya, Zia juga punya hobi latah yang bikin harga diri Kenzo jatuh di depan anak buahnya!

‎"EH COPOT-COPOT, MAFIA GANTENG PISTOLNYA KARATAN!"

‎Mantan istri? Kena mental lewat jalur medis dan hukum! Tapi bagi Kenzo, menghadapi musuh lebih mudah daripada menghadapi satu istri latah ini!


Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dhya_cha7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11: Pijat Darurat di Tengah Hujan Peluru

Suara alarm markas terus meraung-raung, memekakkan telinga layaknya knalpot racing yang membelah keheningan malam.

Markas yang tadinya damai, dalam sekejap berubah menjadi mencekam.

Di gerbang depan, suasananya sudah seperti medan perang. Dua buah mobil jip hitam menabrak pagar besi markas hingga roboh dengan dentuman keras.

Brakk... Brakk!

Sesosok pria tinggi besar dengan bekas luka memanjang di pipi turun dari mobil sambil memegang senapan mesin.

Itu Marco. Pemimpin mafia rival yang terkenal kejam, dingin, dan tidak punya hati.

"Ratakan tempat ini! Jangan sisakan satu pun tikus-tikus peliharaan si Kenzo!" teriak Marco menggelegar.

Anak buah Kenzo yang berjaga di lobi depan berusaha memberikan perlawanan sengit terhadap musuh.

Duar! Duar! Duar!

Adu tembak tak terelakkan di lorong utama markas. Marco berjalan santai tapi penuh wibawa di tengah hujan peluru, layaknya kucing yang nyawanya ada sembilan.

Ia menangkap salah satu anak buah Kenzo yang sedang terluka dan mencengkeram lehernya kuat.

"Hei, di mana bos letoy kalian itu? Apa dia sedang bersembunyi di balik ketiak ibunya, hah?" tanya Marco dengan senyum meremehkan.

Bukannya menjawab, anak buah Kenzo justru meludah ke arah Marco.

"Kau terlalu percaya diri, Bajingan. Aku yakin Bos... tidak akan... membiarkanmu hidup lebih lama! Haha... haha!"

Marco tertawa sinis, lalu menghempaskan pria itu ke dinding hingga pingsan.

"Kalian cari ke lantai atas! Aku ingin melihat wajah sok tampannya itu sebelum aku kirim dia ke neraka!" perintah Marco pada pasukannya.

"Siap, Bos!" sahut anak buah Marco serempak sambil mulai berlarian menaiki tangga.

Sementara itu, di dalam kamar lantai atas, Kenzo berusaha sekuat tenaga untuk bangkit.

Tapi tangan Zia yang terlihat mungil namun bertenaga kuli itu menekan punggungnya kuat agar tetap menempel di kasur.

"Zia, lepas! Apa kamu tidak dengar suara tembakan yang semakin dekat itu? Marco sudah di dalam!" bentak Kenzo dengan urat leher menonjol.

"Eits! Jangan marah dong, Mas Letoy. Denger ya, musuh kalau datang itu bisa dihadapi dengan apa pun termasuk pistol," sahut Zia ketus.

"Tapi kalau saraf kejepit Mas ini makin parah, wah bisa bahaya! Jangankan untuk menembak, mau lari ke toilet saja Mas bakal ngerangkak! Percaya deh sama saya."

Zia mulai mengoleskan balsem dengan gerakan memutar yang sangat kuat di pinggang Kenzo.

"AKH! Panas, Zia! Kamu itu ngasih balsem atau aspal cair di pinggang saya?!" teriak Kenzo saat merasakan sensasi terbakar.

"Halah, lebay! Ini namanya balsem setan, Mas. Panasnya itu bisa membakar dosa-dosa Mas yang suka nyulik tante-tante di perempatan!"

Tiba-tiba, pintu kamar didobrak dengan keras.

BRAKK!

Rico masuk dengan napas terengah-engah seperti orang kehabisan bensin. Senapan mesin sudah siap di tangannya.

"Bos, gawat Bos! Marco sudah sampai di koridor depan! Kita harus... eh, Bos lagi apa?" tanya Rico cengo melihat posisi Kenzo.

"Eh, ada Mas Royco! Sini cepat, jangan malah bengong kayak ikan mas koki!" teriak Zia sambil melambai-lambaikan tangannya.

"Ayo cepat bantu saya geser Mas Letoy ke bawah kolong meja. Ini bahaya banget loh kalau nanti ada peluru nyasar kena aset berharga saya! Bisa rugi bandar tahu!"

Rico bingung. Tapi karena perintah Zia sangat meyakinkan, ia langsung turun tangan membantu menggeser tubuh Kenzo yang kaku ke bawah kolong.

"Zia, apa-apaan kamu ini! Saya ini bos mafia, bukan hantaran jajan pengantin yang disembunyikan di kolong!" protes Kenzo.

"Diam deh, Mas. Ini namanya taktik perang ala Dokter Zia yang paling cantik sejagat raya. Namanya taktik 'Umpet Belulang'," sahut Zia ikut tiarap.

Suara langkah kaki berat mulai terdengar mendekat ke arah koridor lantai atas.

Duar! Duar!

Suara tembakan yang menggelegar di depan pintu kamar membuat Zia kaget setengah mati.

"Eh ya ampun... ada buaya buntung mencari mangsa! Eh, mencari mangsa! Masako mampus! Masako mampus!" latah Zia spontan sambil menutup telinga.

Kenzo mengernyit bingung di tengah rasa panas balsemnya. "Masako? Siapa lagi itu?"

"Oh, Mas Kenzo kepo ya! Nih aku kasih tahu, Masako itu ya si Marco! Namanya kan mirip bumbu penyedap, mending saya panggil Masako aja biar selevel sama Mas Royco!" bisik Zia serius.

Pintu kamar jati yang kokoh itu akhirnya hancur diterjang tendangan hebat dari luar. Seorang pria tinggi besar dengan wajah sangar masuk ke dalam.

Itu Marco. Ia masuk dengan wajah haus darah dan membawa pistol kembar.

"Kenzo bangsat, keluar kamu pengecut! Mana bos mafia yang katanya paling ditakuti itu?" teriak Marco sambil menembaki lemari pakaian.

Zia yang ada di bawah kolong tempat tidur itu mulai gemetar takut.

Tapi mulutnya tidak bisa direm, ia masih ingin berkomentar.

"Sstt, Mas Letoy. Si Masako... Masako itu suaranya cempreng ya kalau lagi marah? Kayak kaleng kerupuk jatuh," bisik Zia.

Kenzo hanya bisa pasrah. Tangannya sudah memegang pistol cadangan di balik pinggangnya yang masih panas.

"Zia, kalau dia mendekat, kamu tetap di sini. Jangan bersuara, mengerti?" perintah Kenzo rendah.

"Benar Nona, Anda di sini saja agar tetap aman," jawab Rico.

Sialnya, bau balsem 'setan' yang dipakai Zia tadi sangat menyengat hingga memenuhi seisi kamar.

Marco berhenti melangkah tepat di depan tempat tidur. Ia mengendus udara dengan hidung besarnya.

"Aneh. Bau apa ini? Kenapa kamar ini baunya kayak warung pijat urut?" gumam Marco dengan dahi berkerut.

Zia yang panik mulai merasa kalau bau itu berasal dari tangannya yang habis mengoles balsem ke Kenzo.

Tanpa pikir panjang, Zia merogoh tasnya dan mengeluarkan botol cairan pembersih luka yang baunya sangat tajam.

"Rasakan ini, Masako!" teriak Zia sambil muncul dari kolong dan menyemprotkan cairan itu ke kaki Marco.

Marco tersentak kaget. Ia refleks mundur beberapa langkah karena bau menyengat itu menusuk hidungnya.

"Siapa kamu?!" bentak Marco mengarahkan pistol ke arah Zia.

"Saya Dokter Zia Xaviera, spesialis urologi dan penyakit membandel luar biasa kayak kamu, Masako!" balas Zia lantang meski kakinya gemetaran.

Kenzo yang melihat kesempatan itu langsung berguling keluar dari kolong sambil menarik pelatuk pistolnya.

Dor!

1
Muft Smoker
puncaak konflik udh d mulai
Acep Agan
cerita nya seru menarik dan tidak membosankan thor
Acep Agan
👍👍👍👍💪💪💪
Muft Smoker
wah trnyata ayh angkat Zia bukan org sembarangan ,,
saat ni perjalanan menuju konflik sebenarny udh di mulai ,,
tentu saja di bumbui dg sifat dokter reog yg takk terduga ,,
Muft Smoker
aaaa penasaran kak ,,
knp ad barang2 Dari mafia Marco Dan kenzoo ,, siapa sebenarny ayah angkat Zia ini ,,
ayooo dtggu kelanjutan ny ,,
Jumi Saddah
penasaran🤔🤔🤔🤔🤔 double thor,,🤭🤭🤭
Muft Smoker
waaaah masiih ad rahasia besar niih ,,
lanjuuut kak ,,

penasaran banget
Muft Smoker
skraaang mereka bnr2 mafia yx ,, tegas , kaku , dingiin tp tetap penuh hormat ,,,
tp yaaaa gx tau klo pas sarapan nnti ,, wibawa mafia ny msh ad gx🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Muft Smoker
dsni qta bisa belajar yx ,,
sx pun mereka mafia,, tp sikap solidaritas , sikap kerja sama Dan sikap persaudaraan mereka patut di acungi jempol ,,
krn bagaimana pun mereka ttap manusia yg memiliki hatii ,,
meski di beberapa waktu mereka bisa menghabisi musuh tanpa belas kasihan ,,
Muft Smoker
astgaaaaa/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ ,,
Muft Smoker
Zia kayak mak2 kos2an yg lgi kasih makan ank kos ny ,,
si kenzzo Dan jajaran ny udh kehilangan wibawa mafiany gara2 masakan dokter reog ,, 🤭🤭🤭😂😂😂😂
Muft Smoker
aduuuuuh kak ,, sumpah ni bab paling absurd yg prnh aq baca ,,
dmna mafia gx da harga diri ny di depan zia klo udh ngereog 🤭🤭🤭🤭🤭
Muft Smoker
naah si Rico lngsung cosplay jd patung pancoran 😂😂😂😂😂😂
Muft Smoker
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Muft Smoker
ni kayakny si Marco mantan teman arisan ibu RT tetangga aq deh ,,
cosplay jd mafia ,, 🤭🤭🤭😂😂😂😂
Muft Smoker
jdii tahu donk zi suami mu ,, 🤭🤭🤭😂😂
Muft Smoker
😂😂😂😂😂😂😂😂😂 ,,
makhluk bodoh katanya ,,
gaby
Kecewa sm reaksi Kenzo setiap ada jalang yg mendekat. Dr mulai mantan istri, pramugari gatel, & skrg gadis desa gila. Kenzo ga menanggapi tp ga pernah menolak di goda para jalang itu. Slalu Zia yg pasang badan, kayanya kalo ga ada Zia, di perkosa jalang pun Kenzo cm diem aja. Bahkan anak buah Kenzo pun pada diam aja tiap Zia di hina jalangnya Kenzo, dr Clarisa, pramugari, & skrg Intan. Trus buat apa Zia pny suami yg katanya Kaya raya, pny anak buah 1pengawal 1batalyon, tp tiap di hina jalang cuma jadi penonton. Kesannya cm Zia yg berjuang demi rmh tangganya, Kenzo cm diem aja kaya patung pancoran. Cuek tp ga menolak, kaya ngasih peluang wanita lain masuk ke rmh tangganya. Mending Zia cari suami lg deh, percuma pny suami kaya tp lemah syahwat & lemah godaan jalang
Muft Smoker: sabar kak ,, sabar ,,
mungkin kenzoo gx mau menanggapi hal2 yg menurut ny gx pntiing ,, pdahal cukup riskan tuk rumah tangga mereka ,,
dn mungkin kenzoo merasa Zia msh mampu menghadapi para hama di sekitar mereka ,,
🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Pa Muhsid
kalau pun yang datang uget uget tenang aja soal nya mas Masako bentar lagi datang
Muft Smoker
lanjuuuut kakak ,,
makiin seruuuu cerita ny ,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!