NovelToon NovelToon
NADZAR 17 Tahun

NADZAR 17 Tahun

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:541k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nisrina Ulya

Ini HIDUPKU dan yah ini KISAHKU.
Kisah yang diawali oleh ucapan ku sendiri, ucapan bukan sembarang ucapan melainkan sebuah ucapan yang mengikat janji pada diriku sendiri.

"Hanya karena cintai bukan berarti lu bisa jadi brengsek Dav..."

Nadzar (janji) yang berisikan tentang keputusan untuk sendiri dalam jangka umur 17tahun dan berakhir dengan perjodohan, hahaha... setelah menyelesaikan satu Nadzar harus menyelesaikan satu Nadzar yang lain.

Itulah hidupku yang dipenuhi dengan perjodohan Nadzar, hingga suamiku pun terikat oleh janji menjaga anak gadis orang lain.

~DEVIRA SINDI ALICIA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisrina Ulya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

itu dahi bukan bibir

Hari demi hari, Minggu demi Minggu, bulan demi bulan berlalu, Sindi dan Chika sudah memasuki perkuliahan, mereka kuliah di kampus yang sama dengan Jordi, Sinta dia ikut ayahnya ke luar kota yang kebetulan sama dengan kota dimana Hendra menimba ilmu, sedangkan Dava? Entah dimana keberadaannya sekarang.

Tepat hari ini Sindi dan Chika memulai aktivitas di kampus sebagai maba, serangkaian acara pembukaan telah mereka lalui hingga saatnya mereka menerima materi tentang seluk beluk universitas.

"Langsung saja silahkan kalian berkumpul dengan kelompok yang sudah di tentukan dan pakai atribut yang sudah kalian bawa" ucap kak Bayu, ketua mos kali ini.

Semua peserta mos langsung menuju kamar mandi untuk mengganti baju mereka yang awalnya hem putih menjadi kaos putih.

"Gawat, gawat, gawat..." Sindi heboh sendiri mendudah tasnya.

"Kenapa lu?" Tanya Chika melihat kepanikan sahabatnya.

"Kaos gue ketinggalan..." Sindi panik.

"Kebiasaan, tu di mobil ada kaos putih cadangan, ayo gue anter ambil." Sindi dan Chika keluarga dari kamar mandi menuju parkiran.

"Mau kemana kalian? Itu kenapa nggak ganti bajunya?" Tanya salah satu senior yang menghalangi jalan Sindi dan Chika.

"Ketinggalan di mobil kak." Jawab Sindi berusaha setenang mungkin padahal dirinya panik.

"ketinggalan? enak aja Lu bilang ketinggalan, sekarang cepat lari naik turun tangga sebanyak 5 kali" menunjuk tangga, karena mereka sekarang di depan tangan.

"Lah kok gitu kak." Protes Chika.

"Ngga usah ikut campur apa lu juga mau di hukum? Udah cepet 5 kali atau 10 kali."

"Ngga bisa gitu dong kak, jaman sekarang masih ada ginian ini juga mau ngambil bajunya." Sindi mengangkat suara.

"5 apa 10!." Ucap senior itu tegas.

"Aisss.. iya iya" Sindi pun berlari naik turun tangga.

"satu...

dua...

tiga... buruan masih kurang 2" hitung senior itu.

"sabar elah, Lu enak tinggal ngitung, dasar senior songong, nyebelin, sok soan." Sindi menggerutu kesal, keseimbangannya mulai memburuk karena kelelahan.

"Gue denger ya, salah siapa lu ceroboh, makanya kalo punya barang itu d_"

Bruakkkkkkk

secara tidak sengaja Sindi terpeleset dan jatuh menimpa seniornya, bibir senior itu menempel tepat di keningnya, tanpa jarak sedikitpun sontak Sindi reflek teriak dan menampar senior itu.

"aaaaaa..." plakkkk, semua mata mengarah ke Sindi.

"whattt..." pekik Chika kaget.

"Lu... berani beraninya nampar gue, udah gue bantu kaga terimakasih malah nampar, sakit tau" senior itu mengelus pipinya.

"siapa suruh lu nolongin gue? Nggak ada yang nyuruh ya! Huaaa first kiss gue..." Sindi memegang dahinya.

"Eh apaan, itu dahi woy bukan bibir, dimana mana first kiss itu di bibir." Sewot senior.

"First artinya pertama, kiss artinya cium, nggak ada kata bibir jadi bisa dimana aja, Huaaa mama... dahi anakmu nggak suci lagi..."

"ada apa ini?" Bayu datang.

"Ini ni bocah songong udah di bantuin malah gue di gampar, dasar nggak tau terimakasih." Senior itu menatap tajam Sindi dan pastinya Sindi membalas tatapan tajam itu.

"Farel udah, nama kamu siapa dek?" Tanya Bayu ke Sindi.

"Sindi kak"

"Sindi kenapa nggak pakek kaos?" Bayu mengamati Sindi yang masih memakai kemeja putih.

"ketinggalan di mobil kak"

" ya udah ambil sana acaranya mau dimulai."

"Lu kok biarin dia pergi... hukumannya belum selesai" proses senior itu yang diketahui namanya Farel.

"udah lah Rel."

"Nggak bisa gitu dong dia harus tanggung jawab." senior itu tetep ngotot.

"Ribet amat dah, tadi gue kurang 2 kan" Sindipun melanjutkan hukumannya.

"udah Sin nggak papa kamu ambil sana bajumu." Farel hanya senyum senyum gak jelas.

"Nggak papa kak biar puas tu perkedel."

"Heh nama gue Farel bukan perkedel, enak aja lu ganti ganti perkedel." Farel melotot.

"Gampangan perkedel, udah, sekarang gue mau pergi dan gue harap nggak akan ketemu Lu lagi... makasih ya kak Bayu" Sindi pergi menyeret Chika yang sedari tadi menahan tawanya.

"lagian siapa yang mau ketemu Lu lagi dasar songong, perempuan nggak ada anggun anggunnya." Maki Farel.

"Perkedel diem." Saut Sindi masih melanjutkan jalannya.

"Awas lu ya."

"udah udah, perkedel sabar." Bayu ikut ikutan menggoda Farel.

"Apasih Yu, lagi kesel ini gue, kesel!." Farel pergi meninggalkan Bayu yang tengah tertawa.

Sindi menggerutu di sepanjang jalan.

"Dasar cowo rese, nggak punya hati, cari kesempatan dalam kesempitan, huaaaa... gue kesel... semua first kiss yang ada di muka gue cuma buat suami gue, tapi udah ilang satu..." Sindi menghentak hentakan kakinya.

"Calon suami lu kali." cetus Chika asal.

"Kaga, astagfirullah... ngawur lu." Sindi menggetok kepalanya sendiri.

"Kalo jodoh nggak kemana, udah cepet ganti baju, 10 menit mulaini acaranya." Chika menyodorkan kaos.

"Jangan sampai gue jodoh ama tu perkedel, jangan..."

"Hahaha perkedel, parah lu Ci." Sindi menerima kaos itu dan masuk menuju toilet yang tidak jauh dari mobilnya.

Setelah mengganti baju dan cuci muka Sindi keluar menghampiri Chika yang setia menunggunya di mobil.

Brukk.

"Astagfirullah..." tubuh Sindi di tubruk dari belakang.

"Sorry." Ucap orang itu dan melanjutkan larinya.

Sindi menatap bingung ke arah Farel, ya orang yang menabraknya adalah Farel si perkedel, wajahnya tampak memerah, tergambar kecemasan di sana.

"Jangan deket deket Farel, awas lu ganjen." Sindi kembali di kagetkan oleh seseorang yang menyenggol bahunya dan pergi begitu jasa.

"Dih nggak jelas."

"Ci kenapa lagi?" Tanya Chika sedikit teriak, Sindi membalas dengan mengedihkan bahunya acuh.

{\_/}

( •.•)

/>❤

1
Bagoes Soeryawan
ceritanya loncat2 jadi gak faham
Nina: Halo Kakak
maaf Kak, loncat² bagaimana ya Kak? apakah chapternya tidak urut?
terima kasih telah membaca cerita ini Kak🙏
total 1 replies
niaa
Telat dua tahun, dongT_T Gapapa ya mbak thor, tetep menyerah, jangan semangat!🙏🏻
Nina: kalo bisa nyerah kenapa semangat
total 1 replies
Frida ZahwaFatih
koq Tamat Thor🥺🥺
Nina: iya Kak tamat 🙏
terima kasih telah membaca cerita ini
total 1 replies
Frida ZahwaFatih
woow Sindi hamil y thor
Rindi Almeera Hastu
lanjut
Nurul Kalqsyah
Thor kok gk nambung?? Crita ny dng eps sblum ny ???
Nina: akan nyambung dengan episode yang akan up Kak
total 1 replies
Reni_R
aq hrus bca ulang dr atas lho ka nina, biar g lpa alur ny.. 😁😁🤭.

smga up ny g lama..
jga kshtan dan smngat nulis ny...
Nina: hehehe saking lama baru up jadi lupa ya Kak.

semangat
total 1 replies
𝚢𝚊𝚝𝚒 𝚚𝚞𝚛𝚛𝚘𝚝𝚞 𝚊𝚚𝚢𝚞𝚗
lanjut Thor,up-nya jangan lama lama dong.....
Qonita Fithriya Ahmad
akhirnya...
Dea Ananda
aku gak rela cia dia apa apain sma tuh penjahat
Ayunda Rahma
Jadi nostalgia ke jaman putih biru, jaman di mana ke-alay-an merajalela😭
Reni_R
akhrnya up jg.. 😁🤭

smngat ka nina,, d tunggu kelanjutn ny. 🤗
Reni_R: setelah sekian purnama bertapa d goa,
akrnya kluar y..
semoga dpt inspirasi dlm pertapaan.. 😂🤭

aq tunggu klnjutan ny.. 🤗
total 2 replies
Zusanakey
kapan up lg author..
cerita nya bagus
Siti Mariyam
lama bingit thor nunggunya
DWN
lanjut thor
Daratullaila🍒
Hai author! Aku mampir nih😁 semangat terus nulisnya🤗 ditunggu feedbacknya🤗 5 like dan 5 rate sudah mendaraattt

Numpang promo ya, mampir juga ke novel pertamaku
Salam dari Calon Istri CEO
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
R.F
semangat up. like. jangan lupa feedback ya
Meymey Yonggi
akhirnya up juga ,,Jan lama" dong kak up nya ,,,di tunggu part selanjutnya, semangat
Aprillia Aprillia
ditunggu lnjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!