NovelToon NovelToon
MELATI PUTIH

MELATI PUTIH

Status: tamat
Genre:CEO / Cintapertama / Tamat
Popularitas:496.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Pa'tam

Melati seorang gadis remaja yang bercita-cita ingin menjadi orang sukses. Karena cita cita nya dia bertekad untuk pergi ke ibukota. Dengan berbekal kan tekad dan nekad dan bermodal kan uang 20juta dia merantau ke ibukota. Bagaimana kah Melati menjalani hidup di ibukota?
Penasaran? ikuti yuk.

CERITA INI HANYA LAH FIKTIF BELAKA. BILA ADA TEMPAT DAN KEJADIAN YANG SAMA HANYA LAH KEBETULAN SEMATA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11

" Siapa yang utus kalian untuk membunuh kami?" tanya Melati.

" Kau tidak perlu tau nona cantik, kami hanya di utus untuk menghabisi kau dengan wanita itu, " jawab bos penjahat itu.

" Langkah dulu mayat ku. " Alfian.

" Ah banyak bacot kalian, serang. "

Para penjahat maju secara serentak. Alfian menoleh pada istrinya.

" Tenang, aku bukan wanita lemah." Rania menjawab arti tatapan suaminya. Keempat nya berpencar untuk menghadapi lawan mereka masing-masing. pertarungan pun tak dapat di hindari.

Melati melawan 10 orang, Rania juga melawan 10 orang. Alfian dan Rain masing-masing 5 orang. Melati menotok aliran darah para penjahat itu, sehingga tidak dapat bergerak seperti patung. dalam sekejap 10 orang itu tidak dapat bergerak sama sekali. Rania melakukan hal yang sama, membuat musuh nya tidak mampu bergerak. Kemudian ibu dan anak itu membantu Rain dan Alfian yang sedang bertarung melawan musuhnya.

BUGG....

BUGG....

BUGG....

Pukulan dan tendangan mendarat tepat pada musuh, dalam sekejap musuh sudah terkapar. Sudah di pastikan mereka akan patah tulang, sebab terdengar bunyi retakan pada tulang mereka. 20 orang yang sudah di totok tidak mendapatkan pukulan sama sekali. Rain pun menghubungi polisi setempat. Sebelum polisi datang ketempat kejadian, keempat orang itu sudah pergi dari tempat tersebut. Pak supir yang masih syok harus di gantikan oleh Rain untuk menyetir. mereka takut pak supir tidak dapat konsentrasi saat menyetir.

" Kamu hebat sayang, kok aku baru tahu kalau istriku ini jago berkelahi."

" Dulu aku memilih kabur karena ada nyawa di rahim ku yang harus aku selamat kan, aku gak mau calon anak ku kenapa kenapa."

" Terima kasih sayang, telah menyelamatkan calon anak kita."

" Gak perlu berterima kasih suamiku, itu memang sudah menjadi tugas ku menjaga buah cinta kita," mereka pun berpelukan tanpa tahu tempat. Melati memalingkan wajahnya ke arah kaca. Sedangkan Rain pura pura tidak melihat kemesraan calon mertua nya itu.

Akhirnya mereka pun sampai ke tempat Melati tinggal. sebuah rumah minimalis modern namun sangat indah bila di pandang.

Terdapat kebun bunga beraneka ragam dan warna menambah keindahan rumah itu.

Mereka pun turun dari mobil taksi, Dan Melati menyerah kan seratus ribuan sebanyak sepuluh lembar.

" Ini kebanyakan neng."

" Gak apa apa pak, itu rezeki bapak gak boleh di tolak."

" Terima kasih neng, terimakasih banyak."

Setelah mengucapkan terima kasih pak supir itu pun pulang.

" Selamat datang kerumah Amel, ayah Bunda."

Sebuah rumah minimalis modern yang terlihat indah, di tambah dengan taman bunga beraneka ragam menambah keindahan tempat itu. Rania memandang sekeliling halaman rumah minimalis itu dengan seksama. mereka melangkah masuk dan di wanita paruh baya pelayan di rumah itu. Bik kenalkan ini ayah dan Bunda ku.

" Selamat datang tuan dan nyonya, mari saya antar ke kamar, " sapa bik Sum. Namanya Sumiati biasa di panggil bik Sum. pertemuan nya dengan Melati membawa perubahan dalam hidup nya. Korban kekerasan dalam rumah tangga, dan di paksa melayani pria lain bila suaminya kalah judi. Akan di pukul kalau tidak mau. Karena sudah tidak tahan dengan perlakuan suaminya ia mencoba kabur. Saat dalam pelarian nya dia tertangkap oleh suaminya dan di siksa kembali. Melati yang kebetulan lewat tak tega melihat kejadian itu lalu menolongnya dan membawa nya kerumahnya. Sedangkan suaminya harus mendekam di penjara dengan laporan tindak kekerasan. Suaminya tidak dapat mengelak karena bukti sudah ada. Sejak saat itu Sumiati bekerja di rumah Melati sebagai pembantu rumah tangga.

Rain duduk di sofa ruang tamu, di temani Melati.

" Kenapa dari tadi diam?" tanya Melati.

" Aku gak tau mau ngomong apa?"

Lebih baik Abang istirahat dulu, ada kamar kosong tuh."

DEG.....

Jantung Rain berdegup mendengar panggilan abang dari Melati. Terasa hati nya berbunga-bunga saking senangnya.

" Aku maunya sama kamu," Melati melotot kan matanya kearah Rain. Bukan nya takut, Rain malah gemes.

" Bibir nya jangan gitu, nanti abang cium loh, " spontan Melati menutup mulut nya.

BUGG..... Melati memukul bahu Rain.

" Dasar mesum."

" Mesum sama istri sendiri gak apa apa dong."

" Istri dari mana? Ingat kita belum ada lebel halal jangan macam macam."

" Tapi calon istri, kan?"

" Baru calon belum resmi."

" kalau sudah resmi boleh dong, " Melati tersipu, wajah nya memerah.

" Sudah istirahat sana.."

Kini Rain sudah berada di kantor nya. Ia berkutat dengan berkas yang menumpuk selama di tinggal pergi satu Minggu. meskipun ada Andre sang asisten, tapi untuk tanda tangan berkas tidak bisa di wakil kan. Rain begitu sibuk dengan pekerjaan nya. Selama ia mengganti kan posisi papa nya, perusahaan nya meningkat pesat. Berbeda dengan Rain berbeda pula dengan Melati.

Kini Melati tengah berada di perusahaan nya MP kosmetik. Melati mengumpulkan seluruh karyawan nya untuk mengumumkan orang yang akan menggantikan posisi nya.

Melati memperkenalkan ayah kandung nya kepada seluruh karyawan dan juga sebagai bos mereka. seluruh karyawan menyambut baik bos baru mereka. Melati menyerah kan perusahaan MP kosmetik kepada ayahnya, sementara dia akan fokus pada restoran nya saja. Karena Melati akan melanjutkan kuliah S2 nya yang sempat tertunda. Sebenarnya bisa saja dia kuliah, tapi karena dia mau fokus pada pekerjaan nya jadi kuliah nya terpaksa di tunda.

Sementara perusahaan Al group telah telah Alfian kembali kan kepada Al Fatih sang papa. Asisten pribadi Alfian pun mengundurkan diri, karena Alfian tidak lagi mengurus Al group.

Ryan akan pergi ke Indonesia demi menyusul Alfian dan bekerja dengan nya. Ryan dan Alfian adalah teman sejak kecil. Walaupun usia Ryan sudah menginjak kepala 4 tapi sampai sekarang masih belum menikah. alasannya tidak ada yang cocok. Ryan sebenarnya pernah menjalin hubungan dengan seorang gadis, selama 5 tahun berhubungan Ryan tidak pernah menyentuh kekasihnya. karena Ryan punya prinsip sebelum menikah ia tidak akan menyentuh kekasihnya. Tapi setiap kali Ryan mengajak kekasih nya menikah sang kekasih selalu menolak dengan alasan ingin mengejar karir.

Sampai suatu hari tiba tiba kekasih nya mengajak nya menikah. Ryan yang memang ingin menikah dengan kekasihnya tentu saja bahagia. persiapan pernikahan pun berjalan sesuai rencana. Namun sehari sebelum ijab qobul di laksanakan, bagai di sambar petir di siang bolong saat Ryan mengetahui bahwa kekasih yang ingin di nikahi nya ternyata sedang hamil dengan pria lain. sejak saat itu Ryan tidak lagi menjalin hubungan dengan wanita manapun.

Rain masih sibuk dengan berkas berkas nya hingga lupa makan.

Tok

Tok

Tok

pintu ruangan kerja Rain di ketuk. seorang sekuriti masuk dan menyerah kan kotak makanan.

" Tuan ini ada titipan," Rain menoleh.

" Terima kasih pak, letakkan di situ." setelah itu sekuriti pun undur diri.

Rain melihat kotak makanan berlogo MP restaurant. ia pun tersenyum. Lalu membuka nya, ada kertas kecil di dalam kotak itu.

" Selamat makan Abang sayang, Amel tau pasti Abang lupa makan, ". Rain tersenyum lalu dengan lahap menyantap makanan tersebut.

1
Anita Juwita
/Good/
Sativa Kyu
👍👍
Qaisaa Nazarudin
Wali.band..👏👏👍👍
Qaisaa Nazarudin
Lagi mikirin adek..🤣🤣,Kelu Rain di gombalin adek Amel 😜😜
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Nah mungkin JODOH nya ada di indo ya 🤲🤲🤲😄😄
Qaisaa Nazarudin
KU PIKIR ORTU NYA SUDAH INSYAF DENGAN APA YG ANAK MEREKA ALFIAN LALUI SELAMA 18 TAHUN INI,CKK TERNYATA MASIH AJA EGOIS..HERAN DEH..🙄🙄🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Maaf ya thor nanyak,Apa masih di anggap PASUTRI SELEPAS 3 TAHUN TANPA KABAR,TANPA NAFKAH LAHIR DAN BHATIN? apa gak seharusnya kalo mereka itu Nikah ulang aja? 🙏🙏
Pa'tam: Dari yang aku tahu, selama tidak ada kata talak dari suami pasangan suami istri masih di anggap sah. yang memutuskan hubungan suami istri itu adalah talak atau perceraian.
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Kalo emang JODOH gak akan kemana,Kehujung dunia sekalipun tetap aja ketemu..
Qaisaa Nazarudin
Alfian bapaknya Melati
Qaisaa Nazarudin
Dengan kelakuan agresif nya cewek kayak gitu,semua orang juga bisa menebak,Mana ada cewek baik2 dan lugu berani peluk2 cowok kayak gitu,pegangan tangan aja malu dan risih..
Qaisaa Nazarudin
waahh hebat kulitnya Rain bisa tau cewek itu masih virgin apa gak...🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
OGEB,GAK KENAL WAJAH,GAK TAU ALAMAT,MALAH SOK SOAN LANGSUNG MENCARI,SAMPAI KUCING BERTANDUK JUGA KAMU GAK BAKALAN KETEMU MP WALAUPUN ORANGNYA ADA DIDEPAN KAMU..HADEUUHHH 🤦🤦🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kebetulan sekali lelaki yg diselamatkan Amel adalah Alexander Lemos,bapaknya Rain...
Qaisaa Nazarudin
Lho emangnya sempat kenal dan datang kerumahnya Amel setelah diselamatkan oleh Amel waktu itu?? 🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Waahhj CINTA PERTAMA JUGA CINTA TERAKHIR.. Tapi jangan kayak novel sebelah ya,Katanya CINTA MATI dengan gadis kecilnya,Takkan TERGANTI,Eh Ternyata dia malah gonta ganti cewek,Nidurin cewek sana sini,Dirinya diobral sama JALANG,tapi saat tau CINTA PERTAMANYA deket sama COWOK lain dia marah-marah,,Heran deh...
Qaisaa Nazarudin
Melati sudah BERHASIL hidup dikota,apa kabar dengan emaknya,Apa melati gak mau ngajak emaknya ikut pindah bantuin dia dikota..
Qaisaa Nazarudin
Lama banget udah keburu peot juga..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Ortu selalu aja Egois?? Tidak semua Perjodohan itu berakhir bahagia, Kebahagiaan anak2 lah yg lebih penting..
Qaisaa Nazarudin
Oh ku pikir ayahnya Amel juga sama2 indo dengan Rania, Ternyata orang luar negeri tho..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!