NovelToon NovelToon
Dendam Aqila

Dendam Aqila

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Pelakor / Tamat
Popularitas:146.8k
Nilai: 5
Nama Author: saputri90

Aqila Mahendra, seorang gadis cantik berusia 21 tahun. Dia merupakan seorang mahasiswi disebuah universitas swasta di kota Jakarta. Ia bisa dibilang sebagai mahasiswi yang berprestasi di kampusnya, hal ini bisa di buktikan dengan beasiswa yang ia dapatkan dari tahun ke tahun hingga ia sampai di semester akhirnya.

Kemulusan hidupnya di dunia pendidikan tak sama dengan kemulusan hidupnya di dunia nyata. Hidup menjadi korban broken home bukanlah keinginannya, namun takdir sudah menuliskan kisah hidupnya sebagai seorang korban dari keegoisan sepasang suami istri yang sudah tak lagi sejalan, apalagi ada orang ketiga yang hadir di pernikahan mereka.

Selepas perceraian sang ayah dengan bundanya, Aqila tinggal bersama sang bunda dan keluarga barunya. Disaat tinggal bersama sang bunda malapetaka pun terjadi di dalam hidup Aqila.

Mau tau malapetaka apa yang terjadi di hidup Aqila?
Yuk simak ceritanya sampai selesai ya. Happy reading guys..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saputri90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Cepat sekali waktu berjalan, cepat sekali waktu berlalu. Kemana suamiku yang selalu bersikap manis padaku, mencintaiku setulus hatinya? Dulu akulah teman hidupmu satu-satunya. Orang yang paling kau cintai setelah melahirkan buah hati kita. Tapi sekarang akulah orang satu-satunya yang paling kau benci. Entah apa yang ia tanamkan di pikiran mu, hingga membuat mu berubah. Cella.

"Mas, sebenci itukah kau pada ku, hingga ingin aku mati?" Tanya Cella dengan mata yang berkaca-kaca.

Perempuan mana yang tak sakit, jika suami yang ia cintai menginginkan kematiannya.

"Ya, memang sebenci ini, aku membenci mu, Cella. Bangkai yang selama ini kau tutupi dengan Ayah mu, sudah aku ketahui." Jawab Dito yang melangkahkan kakinya mendekati Cella yang masih terbaring lemah di ranjang rumah sakit.

Ia menatap nanar wajah garang suami yang mengikis jarak di antara mereka.

"Apa kau pikir, aku sudi menunggumu yang sakit seperti ini di kamar yang begitu sempit, sesak dan berbau obat seperti ini? Tidak Cella. Aku menunggumu di sini hanya ingin memastikan dirimu menyusul keberadaan ibu mu." Sambung Dito lagi yang makin membuat hatinya teriris-iris.

"MAS!!" Panggil Cella dengan suara yng sedikit meninggi. Ia berusaha mengeluarkan suara paling tingginya dalam kondisi tubuhnya yang lemah.

"Heh. Kau mau marah pada ku Cella? Apa kau punya hak untuk itu? Tidak. Kau tidak punya hak untuk marah pada ku." Tukas Dito yang malah mencengkaram wajah Cella dengan satu tangannya.

"Mas, lepaskan!" Pinta Cella yang kembali merasakan sakit pada rahangnya.

"Selama ini aku selalu bersabar pada mu, ku kira dengan hadirnya Tita di rumah tangga kita, akan membuka lembaran baru hidup kita Cella, ternyata salah. Kau terlalu sibuk dengan dunia mu. Mulut mu yang pandai berbicara ini, sangat pandai membodohi kedua orang tuaku. Mereka selalu mengira kau ini adalah menantu terbaik mereka padahal kau mengabaikan aku dan Tita." Ucap Dito dengan mata yang berapi-api.

"Maafkan aku Mas, aku sudah berusaha memperbaikinya. Mari kita mulai lagi dari awal, Mas." Balas Cella dengan air mata yang terjun dengan derasnya.

Ia masih berharap Dito mau memaafkannya dan memulai memperbaiki kembali rumah tangganya yang telah hancur berkeping-keping.

"Terlambat Cella. Terlambat!! Aku sudah mengetahui semua keburukan mu, bahkan kejahatan mu yang tega membuat adik tirimu diperkosa oleh adik kandung mu sendiri." Cetus Dito yang membuat nafas Cella tercekal karena terkejut.

"Mas, itu tidak benar. Apa yang dikatakan Qilla itu tidak benar? Aku tak ada sangkut pautnya dalam kehadian itu Mas. Dia yang menggoda adikku dimalam sebelum pernikahan adikku bersama istrinya, bukan karena adikku memperkosanya." Kilah Cella yang malah menuduh Aqilla yang menggoda adiknya.

"Kau pikir aku tahu masalah ini dari Qilla? Tidak Cella, aku mengetahui masalah ini dari orang lain, bahkan dari sumber yang sangat terpercaya. Kau tahu, meskipun aku tahu, jika aku hanya dijadikan alat pelampiasan balas dendamnya. Tapi aku begitu menikmati dijadikan alat balas dendamnya. Karena kau tahu, dia selalu memberikan ku kepuasan di atas ranjang. Tidak seperti dirimu yang selalu ingin dilayani dan dipuaskan oleh diriku." Sahut Dito yang malah menceritakan dan membandingkan masalah ranjangnya dengan Aqilla.

"Sudah cukup Mas, aku tak ingin mendengar mu memuji dirinya lagi dihadapanku! Hati ku sakit Mas, sakit. Kau berbicara itu tanpa hati pada ku. " Pekik Cella yang menangis dan mengumpulkan tenaganya untuk melepaskan cemgkraman Dito di wajahnya.

"Hahahahaha..... sakit kau bilang? Jika kau sakit apa aku harus peduli? Sepertinya tidak Cella. Bagaimana rasanya tidak dipedulikan? Menyenangkan bukan? Inilah yang Tita rasakan, tidak diperdulikan oleh mu. Ibu kandungnya yang hanya memikirkan dunia sosialitanya dan harta, tapi tidak pernah sedikit pun memekirkan bagaimana perasaannya sebagai seorang anak yang butuh kasih sayang seorang ibu." Balas Dito dengan tawanya yang menggelegar.

Dito sama sekali tak perduli dengan Cella yang memalingkan wajahnya dan menangis tersedu-sedu disana. Mendengar perkataan suaminya tentang putri kecil mereka yang bernama Tita. Hati Cella makin terasa sakit, bayang rasa bersalah hadir di dalam hati dan pikirannya.

Memang benar adanya, jika selama ini dia mengabaikan putrinya demi pergaulannya bersama-sama teman-teman sosialitanya.

"Tita," cicit Cella yang memanggil nama putrinya.

Dito yang mendengar Cella memanggil nama putrinya, malah tersenyum sinis dan menimpali Cella. "Dia tak akan sedih melihat keadaanmu seperti ini Cella, baginya dirimu telah tiada. Dia hanya mengenal pengasuhnya sebagai ibunya, bukan dirimu." Ucap Dito yang memang benar adanya.

Sejak kecil Tita hanya di rawat oleh seorang pengasuh bernama Risa, gadis cantik berusia sembilan belas tahun, ketika ia datang menjadi pengasuh Tita. Sekarang sudah lima tahun lamanya Risa bekerja dengan Dito dan Cella menjadi pengasuh Tita.

Dito membiarkan Tita memanggil Risa dengan sebutan Bunbun yang artinya Bunda. Karena melihat kedekatan dan kebahagian Tita saat bersama dengan Risa yang Tita anggap sebagai ibunya bukan sebagai pengasuh. Karena Cella tak sedikit pun mendekatkan dirinya pada Tita, putrinya.

"Aku akan segera memecat Risa!" Ucap Cella dengan suara lirihnya.

"Silahkan! Kau memang wanita perusak kebahagian orang lain Cella!"

"Orang lain? Tita itu anak ku, putri yang aku lahirkan ke dunia ini."

"Ya, kau mememang melahirkannya ke dunia ini. Tapi kau tak merawatnya. Lagi pula kau melahirkannya ke dunia ini supaya aku tak menceraikan mu bukan. Kau takut aku kembali pada mantan kekasih ku bukan? Asal kau tahu saja. Orang yang menyelamatkan hidupmu semalam adalah Angel, mantan kekasih ku. Entah terbuat dari apa hatinya masih mau menangani mu. Mungkin jika aku jadi dirinya. Sudah ku buat kau menyusul ibumu di alam baka." Balas Dito yang membuat Cella melirik tajam dirinya.

Hatinya mulai panas saat nama Angel kembali di sebut oleh Dito,setelah sekian lama nama itu tenggelam di telinganya.

"Kau tahu, andai saja aku tak tergila-gila dengan tubuh adik tirimu, pasti aku akan kembali ke dalam pelukannya dengan membawa Tita. Aku yakin dia akan menerima darah dagingku, karena dia memiliki hati yang begitu baik tidak seperti dirimu." Tutur Dito yang kembali mendapatkan tatapan tajam dari Cella yang sudah menitikan air matanya.

Dito terus saja bicara yang membuat hati Cella sakit. Tak hanya sakit tapi hancur.

"Kau tega Mas, tega menyakiti perasaan ku. Apa kesalahan ku tak bisa kau maafkan, hingga kau terus saja melukai ku? Padahal kau yang lebih bersalah dalam masalah rumah tangga kita. Kau berselingkuh dengan adik tiriku. Sedang aku, tak pernah berselingkuh di belakang mu. Aku berkumpul dengan teman-teman ku, hanya untuk mengimbangi mu." Cella mulai membela dirinya.

Namun Dito malah tersenyum kecut mendengar pembelaan diri Cella padanya.

"Mengimbangi? Apa yang kau imbangi? Aku tak pernah meminta mu untuk mengimbangi ku? Apa mendiang ibu mu tak pernah mengajarkan mu, apa itu kewajiba seorang istri? Apakah kewajiban seorang istri itu mengabaikan anak dan suaminya hanya demi pergaulannya di luar rumah?" Cecar Dito yang tak menerima pembelaan diri Cella.

Pembicaraan sengit antara suami istri ini terhenti, ketika ibu tiri Cella datang menjenguk Cella bersama dengan Tita, putri Cella dan Dito.

"Sayang kenapa datang kesini, hum?" Tanya Dito pada Tita putrinya yang datang menghampiri dirinya.

"Omma ajak aku jenguk Mami," jawab Tita dengan wajah cemberutnya.

"Tita gak mau ke sini?" Tanya Dito yang di jawB anggukan kepala oleh Tita.

"Ok. Ayo ikut Papi, di sini ada tente cantik yang baik hati, namanya Tante Angel. Tita mau kenal sama Tante Angel?" Tawar Dito yang sengaja memanas-manasi hati Cella. Ia senang bisa menyakiti hati istri yang selama ini telah menyakiti dan mengabaikan perasaan dia dan. juga putrinya.

Tanpa kata-kata, Dito keluar membawa putrinya pergi entah kemana. Ia sama sekali tak menganggap keberadaan ibu mertuanya yang merupakan ibu kandung dari patner ranjangnya, Aqilla.

1
Mama Gezkara
aku suka ceritanya kaaakkk
Orang Pinggiran
ceritanya bagus terus gimana kalau mau lanjut ngebacanya?🙏🙏
Ricka Monika
kisahnya drama banget 👍
Ricka Monika
wah Dito kayaknya mau bundir nih
Ricka Monika
apa yg di bilang td sm Bram,hellooo perbuatan mu itu salah tau salah besar😡
Ricka Monika
lah gak sadar diri,cermin mana cermin🪞
Ricka Monika
beh egois cinta tp menelantarkan istridi saat badai menghantam nya kalo gak ada Dito udah KO istrimua
Ricka Monika
jelaslah kau saja TDK mau menyelamatkan istrimu dr ortu mu yg gila itu, wajar dia melupakanmu bercerminlah🤧😡
Ricka Monika
istri orang hanya status tapi TDK di nafkahi sm Bram berarti sudah bisa dibilang bercerai Krn TDK di beri nafka lahir dan batin,
Ricka Monika
dendam Aqila terbayar sudah,tapi kenapa Dito tau ya Aqila melakukan balas dendam terhadap keluarganya 🤔dan anehnya si Dito Mala menyetujui tindakan Aqila hanya gara" puas dngn pelayanan Aqila di ranjang 🙄😏🤨
Ristieriswanharti
bener² nyesek
Ristieriswanharti
sebenarnya dito sudah mencintai qila
tp dia sadar hanya Bram yg di cintai qila
Ristieriswanharti
ini sebenarnya alurnya mau di bawa ke mana thor
kok kaya aneh gitu ya aq bacanya
Ristieriswanharti
sebenarnya aku ga mudeng blas alur ceritanya tapi udah terlanjur baca sampai disini nanggung kalo ga di terusin
Ristieriswanharti
owalah dasar qila goblok
bram kaya gitu masih mau saja
diminta untuk ninggalin wanitanya aja Masih pikir² ee masih mau aja sama bram
Ristieriswanharti
ini sebenarnya gimana si qila
Ristieriswanharti
cerita muter ga karuan
Ristieriswanharti
aq kok sebal dengan si Bram laki² gak punya ketegasan bisanya menangis menangis dan menangis serta meratap
egois ingin memiliki tanpa mau berusaha dengan cara yg benar
Ristieriswanharti
cerita ini kebanyakan pemeran jadi kadang pemeran lain sampai hilang gitu aja
Ristieriswanharti
ngeri yaa
mungkinkah dunia para bangsawan seperti itu di dunia nyata
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!