Imelda Putri Anggraini ( 20 ) Baru lulus sekolah menengah atas (SMA ) Dia hidup bersama kedua orang tua angkatnya di mana sejak usia 7 tahun dia sudah di tinggal kedua orangtuanya hingga di asuh oleh Bibinya adik dari ibunya .
Demi membalas budi pada kedua orang tuanya angkat nya ,Imelda menyetujui saran dari sang bibi untuk menggantikannya bekerja jadi pelayan karena Bibi nya sudah terlalu tua .
Gani Bagaskara Mateo ( 27 ) Seorang dokter sekaligus direktur rumah sakit, Dia seorang pria yang humoris tapi karena kejadian beberapa tahun yang lalu membuat dirinya berubah 180°,Dingin dan kasar hanya karena penghianat yang di lakukan sang kekasih di belakang nya .
Mampu kah Imelda menggantikan posisi sang bibi mengurus anak majikannya ??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tua sebelum waktunya
Kini semuanya sudah berkumpul di meja makan , Imelda langsung menyiapkan sarapan untuk Gani sebelum pria itu memintanya .
" Buatkan Jus semangka " Titah Gani .
" Baik Den " Jawab Imelda yang sudah berdiri di belakang Gani .
"Itukan sudah ada jusnya Kak " Ujar Ela menatap gelas yang ada didepan Gani .
" Bosan " Jawab Gani seadanya .
" Kalau begitu kakak list tiap pagi mau di buatkan jus apa " Ujar Salwa memberikan pendapat .
" Tidak bisa ,kan tiap hari beda " Jawab Gani .
" Sudah² ayo sarapan pagi ini Oma sama Opa mau ke rumah Eyang " Ujar Nabilla lembut .
" Mau ngapain " Tanya Salwa .
" Tidak ada hanya berkunjung " Jawab Nabilla .
" Ibu juga " Ela mengaguk " Ibu merindukan mami dan papi " Jawabnya dramatis .
" Tidak cocok " Cibir Salwa membuat Ela tertawa kecil .
Tidak berselang lama Imelda datang membawa segelas jus semangka untuk Gani .
" Permisi " Gani menatap jus yang ada di depannya " Kau membuat nya dengan benar kan " Tanya Gani menetap gelas jusnya .
" Benar Den " Gani mengambil gelas jusnya tapi baru ujungnya saja dia sudah meletakan kembali gelas itu dengan kasar .
" Kau memakai gula " Tanya Gani .
" I....ya Tuan " Jawab Imelda gugup .
" Apa bibi tidak mengajari mu Hah " Bentak Gani membuat Imelda menunduk meremas kedua tangan nya.
" Kakak " Tegur Davin .
" Suruh chef membuatkan yang baru " Titah Gani kesal .
"Ba....ik Den " Jawab Imelda lalu meninggalkan meja makan itu .
Sepeninggal Imelda ,Salwa mengambil gelas jus yang di buat Imelda .
Uhuk ....Uhuk ...
Salwa langsung terbatuk saat merasakan jus buatan Imelda .
" Kenapa Nak " Tanya Alister.
" Manis sekali ayah , seperti nya Imel memasukan gulanya sekilo " Ujar Salwa .
" Jangan terlalu keras Son dia baru, beri tahu dengan pelan ! Bibi sama Imelda jelas berbeda karena Bibi sudah lama di sini sedangkan dia baru jadi semua perlu belajar dan memerlukan waktu jangan terus membentaknya itu akan membuat nya tertekan " Ujar Alister serius .
" Hebm " Jawab Gani seadanya .
Tidak berselang lama Imelda kembali dengan jus yang baru .
" Per....misi Tu ...Den " Ujar Imelda gugup dan segera membernarkan ucapan nya .
Gani mengambil gelas yang ada di depannya lalu meneguk jus semangka buatan chef .
" Belajarlah dengan benar " Ujar Gani dingin .
" I....ya Den " Jawab Imelda yang ada di belakang Gani .
" Imel " panggil Salwa lembut .
" Iya Non " Jawab Imelda .
" Ini bawa ke dapur saja ,jangan minum nanti kamu sakit perut !! Kamu juga pasti belum sarapan " Ujar Salwa .
" Pergi saja ,kakak tidak akan kembali memintamu melayani nya " Lanjutnya saat Imelda enggan pergi .
" Jangan lupa bersihkan kamar ku,kamar mandi, ruangan ganti " Ujar Alister tegas.
" Iya Den " Jawab Imelda .
" Jangan minum jusnya Paham " Imelda mengaguk lalu mengambil gelas jus itu meninggal kan ruangan makan .
Sesampainya di dapur Imelda langsung terduduk di kursi yang ada di situ sambil meletakan gelas jusnya .
" Di marahi lagi " Imelda mengaguk tersenyum " Iya kak " Jawabannya .
" Kali ini apa kesalahan mu " Imelda menatap jus yang ada di depannya,dengan perlahan Nadia mengambil gelas itu lalu meminum nya .
Uhuk ....Uhuk ....Uhuk ...
Nadia langsung meletakan gelas itu dengan kasar lalu berdiri mengambil air minum .
" Berapa kilo kamu masukan gula dalam jus itu, manis sekali Mel " Ujar Nadia .
" Masa sih kak ,padahal Imel buatnya sama dengan buat di kampung bahkan tadi gulanya imel tambahkan juga karena belum manis " Nadia menghela napas panjang.
" Mel selera kamu sama Den gani beda ,mereka itu kalau menginginkan jus tidak ada campur apa pun bukan hanya Den Gani tapi semua nya ,satu lagi saat kamu membuat papa pun untuk mereka jangan pernah merasakan lebih dulu itu sama saja kamu memberikan mereka sisa mu sekalipun beda tempat " Jawab Nadia menjelaskan .
" Iya kak terimakasih "Jawab Imelda
" jadi hanya air saja ,tidak pakai susu atau gula " Nadia menghela napasnya panjang .
" Imelda yang cantik blender kita yang di kampung sama blender orang kaya beda ,bahkan blender mereka itu ampas dan airnya berbeda jadi kamu hanya memasukkan buah itu nanti akan terpisah sendiri nya paham " Imelda menggeleng cepat " Sarapan dulu setelah itu kita selesaikan pekerjaan " Ujar Nadia menyerah .
" Iya ,Den Gani juga memintaku belajar membuat Jus "Nadia hanya mengaguk sebagai jawabannya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pagi ini Gani lebih dulu ke rumah sakit karena ada jadwal operasi nya sesampainya d sana sang asisten sudah menunggunya di depan ruangan Gani .
" Pagi Dok " Sapa nya dengan sopan .
" Pagi " Jawab Gani langsung masuk dalam ruangan nya .
" Satu saja kan pasien operasi " Tanya Gani sambil membuka jasnya dan menggantikan dengan jas Dokternya .
" Ada dua Dok ,tapi satunya sore jam 4 " Jawab nya .
" Pasien baru " Tanya Gani .
" Iya Dok, semalam " Jawabnya ,Gani mengaguk saja sebagai jawabannya lalu meminta laporan paginya karena sebelum itu mereka aka memeriksa pasien lebih dulu .
" Selamat pagi Dok " Gani menetap ke sumber suara .
" Pagi " Jawab Gani seadanya .
" Sudah sarapan dok " Tanya nya dengan lembut dan manja .
"Pergilah " Usir Gani ketus membuat wanita itu terdiam tapi tidak dengan asistennya yang harus menahan senyumnya sambil mengikuti langkah Gani
" Sabar² menjadi nyonya Gani harus banyak bersabar apa lagi bukan hanya nama Bagaskara tapi Mateo pun akan melekat di belakang namamu ' Ujarnya sambil tersenyum .
🪵
🪵
🪵
Masion Bagaskara
Setelah menyelesaikan sarapan paginya ,Imelda langsung ke kamar Gani .
Seperti yang di ajarkan ibunya jika pria itu hanya memakai sekali sprei nya ,maka Imelda langsung membuka sprei dan selimut nya.
Padahal menurutnya masih sangat bersih dan hanya malam hari di pakainya .
" Orang kaya memang beda " Gumam Imelda membawa sprei,sarung bantal serta selimut tembal milik Gani .
" Syukur aku tidak di minta untuk mencuci ,jika iya mungkin pinggang ku akan patah ,ini pasti sangat berat belum lagi jemur dan gosok nya " Ujar imelda menatap selimut tebal yang sudah di letakan di keranjang kotor .
Lalu dia melanjutkan pekerjaan nya yang lain dia belum memasang Seprei dan karena kata ibunya nanti debunya akan menempel di tempat tidur sehingga tempat tidur bagian terakhir untuk di bersihkan .
Padahal menurut Imelda itu tidak akan mungkin mengingat setiap hari ibunya akan membersihkan kamar Tuan mudanya itu apa masih ada debu juga ?
Entahlah !! Dia hanya akan melanjutkan pekerjaan nya seperti yang di ajarkan ibunya sebelum dia kembali di semprot dengan bentakan .
Imelda lebih dulu membersihkan kamar mandi yang luas itu bahkan bisa di bilang dua kali lipat dari kamarnya yang di kampung ,lalu berganti ke ruangan ganti yang super luas dia harus mengeluarkan setiap pakaian yang ada di situ ke lemari lain lalu membersihkan nya karena seminggu sekali lemari itu harus di bersihkan baru setelah itu kamar dan yang lainnya bahkan dia juga harus mengganti gorden yang ada di kamar itu .
Huh
Imelda selesai dengan pekerjaan nya setelah pukul 11 siang dia ke luar dari kamar itu sambil membawa keranjang kotor .
Tak
Nadia menatap ke arah belakang nya di mana Imelda baru saja meletakan keranjang kotor dengan wajah lelahnya .
" Kenapa " Tanya Nadia tersenyum .
" Cape kak " Aduh nya pada Nadia .
"Apa ibu selalu seperti ini " Lanjutnya menatap Nadia .
" Iya ,itu kenapa Mbok hanya mengurus Den Gani " Jawab Nadia .
" istirahat dulu ,baru susun pakai yang sudah di gosok " Imelda menatap pakaian yang di tunjuk Nadia .
" Apa tidak bisa besok saja " Tanya Imelda memanyunkan bibirnya.
" Harus selesai ,biar kamu tidak kena marah lagi " Imelda menghela napas panjang " Aku akan tua sebelum waktunya " Gumamnya lalu berdiri mendekati pakaian yang sudah rapi itu .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Gani dan Imelda menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘
Cepet TUA looo😂😂😂
semangat kak💪😁