NovelToon NovelToon
Istri Rasa Simpanan

Istri Rasa Simpanan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: sendi andriyani

Novel ini mengandung bawang🤧 siapkan tissu terlebih dahulu.

"Pernikahan kita terjadi karena kesalahan, jadi jangan berharap aku akan mencintaimu!" Dimas Fahrian.

"Aku memang bukan istri Dimas, tapi akulah yang selalu Dimas prioritaskan!" Sila Derkain.

"Akulah istri rasa simpanan." Renata Lusiana.

"Dan aku yang akan meratukan mu, Renata!" Reza Argantara.

Pernikahan yang terjadi karena kesalahan satu malam yang mengharuskan Dimas menikahi Renata tanpa rasa cinta, karena hati nya telah berpaut pada wanita lain.

Apakah Renata bisa mempertahankan rumah tangga nya bersama Dimas atau memilih pergi dan membangun hidup baru dengan orang baru?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sendi andriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 IRS

Secara kebetulan, Reza datang ke rumah Renata untuk mengajak nya belajar bersama, sesuai kesepakatan tadi siang kalau mereka akan belajar bersama di rumahnya. Seperti biasa, jika berkunjung ke rumah gadis itu, Reza tak pernah datang dengan tangan kosong, dia selalu membawa makanan atau sekedar cemilan yang membuat mood gadis itu membaik. 

"Sepi amat nih, Rere kemana ya?" Reza menggumam sendirian di depan pintu rumah kost Renata. Suasana nya sepi, bahkan lampu teras pun mati, padahal hari sudah petang, sebentar lagi pasti akan berubah malam. 

"Re.." Panggil Reza sambil mengetuk pintu, namun tak ada jawaban sama sekali.

"Lu di dalem gak?" Tanya Reza sambil terus mengetuk pintu, rasanya tak mungkin kalau Rere tak ada di rumah, karena sendal nya ada dan pintu nya tidak di gembok.

"Rere.." Untuk ke sekian kali nya pria itu memanggil Renata, tapi lagi-lagi tak ada jawaban sama sekali. 

Reza merasa tak enak hati, dia memutuskan untuk membuka paksa pintu rumah itu, dia masuk dan melihat rumah dalam keadaan rapi, seperti biasa nya jika dia bertamu. 

"Re.." Reza melangkahkan kaki nya ke kamar yang biasa di tempati Renata. Dia terkejut saat mendapati keadaan Renata yang tergeletak tak sadarkan diri di lantai. 

"Astaga, Rere!" Pekik Reza, dia panik bukan main. Pria itu langsung mendekat dan meletakan kepala Renata di pangkuan nya, menepuk-nepuk pipi nya tapi nihil. Gadis itu tak kunjung sadarkan diri juga. 

"Re, Lo kenapa Re? Kok bisa kek gini sih?" Reza menangkap sesuatu yang basah di ujung mata Renata, bisa di pastikan gadis itu habis menangis. Terlihat dari raut wajah nya yang sendu. 

'Siapa yang udah bikin Lo nangis, Re? Dimas?' Reza membatin. Dia mengangkat tubuh Renata dan membaringkan nya di kasur. 

Dia duduk di sisi ranjang, tangan nya menggenggam erat sebelah tangan Renata, dia menatap gadis itu dengan nanar. Rasa sakit seperti apa kah yang tengah dia alami hingga membuatnya menangis dan tak sadarkan diri seperti ini?

Reza mengambil minyak kayu putih dari nakas dan mengoleskan nya di dekat hidung Renata, hingga gadis itu mengerjakan kedua mata nya perlahan. 

"Rere.." 

"Eza, kok Lu disini?" Tanya Renata. 

"Kan mau belajar bareng, tapi pas sampe di depan sepi bener, gue panggil-panggil Lo tapi gak ada jawaban, yaudah gue terobos aja." 

"Ohh iya, gue lupa Za. Tapi keknya gak jadi deh, kepala gue pusing banget." Ucap Renata. 

"Iya gue tahu kok, gapapa. Lo kenapa?" Tanya Reza, dia menatap wajah Renata intens hingga membuat Gadis itu memalingkan wajah nya karena tak ingin membuat pria itu khawatir saat melihat mata sembab nya. 

"Mata Lo sembab, Lo nangis? Nangisin apa, Re? Cerita sama gue!" 

"Gue baik-baik aja kok, gak usah khawatir." Ucap Renata sambil tersenyum, tapi senyuman yang di paksakan. 

"Gak usah senyum palsu di depan gue, gak suka!"

Renata menatap wajah Reza, dan sedetik kemudian air mata nya luruh. Dia menghambur memeluk pria itu cukup erat, tentu saja Reza terkejut. Andai saja perempuan itu memeluk nya dengan senyuman, mungkin dia akan bahagia, tapi ini malah sebaliknya.

Reza mengusap pundak Renata yang bergetar menahan isakan. Hatinya terasa ngilu melihat gadis yang dia cintai menangis tergugu di pelukan nya. 

"Lu boleh nangis, Re. Tumpahin semuanya di pelukan gue." Ucap Reza sambil terus mengusap pundak Renata, beberapa kali juga dia melayangkan kecupan-kecupan hangat di puncak kepala Renata. 

Setelah tangis nya sedikit mereda, Renata melerai pelukan nya, dia mendongak menatap wajah tampan Reza yang tersaji nyata di depan matanya. 

"Kenapa, hmm? Hati Lu sakit, bilang sama gue." Reza menangkup wajah Renata, mengusap ujung mata perempuan itu dengan ibu jari nya. 

"Puncak rasa sakit gue ada di Dimas, Za." 

"Dimas lagi, Re? Kenapa sih tuh laki terus aja nyakitin Lo? Gua sakit liat Lo gini, Renata!" Bentak Reza emosi, kenapa harus Dimas sih yang Renata cinta? Kenapa bukan dia?

"M-maaf Za." 

"Lupain dia Re, dia udah nyakitin Lo berapa kali hah? Sering Renata! Kapan Lo sadarnya sih hah?" 

Renata menunduk, dia kembali menangis. Dia sendiri kenapa hati nya harus jatuh pada pria itu, bahkan setelah berbagai macam rasa sakit yang pria itu berikan, Renata tetap saja bertahan dengan perasaan nya. 

Reza meraih Renata ke dalam pelukan nya lagi, memeluk tubuh mungil itu dalam dekapan hangat nya. Tanpa gadis itu sadari, kedua mata Reza berkaca-kaca. Dia juga sakit saat melihat gadis nya tersakiti. 

"Gue dah bilang kalo Lo cinta perjuangin, tapi kalo perjuangan Lo gak dia anggap, udah Re, jangan membodohi diri sendiri dengan menunjukan pelangi pada orang buta warna." 

"Sila tega banget ya Za, dia tahu gue suka, gue cinta sama Dimas. Tapi dia malah jadian sama Dimas, sakit banget Za." Reza tak menunjukkan ekspresi apapun, dia sudah menduga hal ini akan terjadi. Apalagi saat melihat kedekatan kedua nya, pasti siapapun akan tahu kalau mereka punya hubungan lain selain teman. 

"Sekarang Lu tahu apa maksud ucapan Mami Erika kan?" Tanya Reza, Renata menganggukan kepala nya. 

Renata memang pernah menceritakan tentang ucapan Mami Erika pada Reza, dia juga bertanya kira-kira apa maksud ucapan Mami Erika itu, dan tak lama terjadilah hal ini. Benar, firasat seorang ibu tak pernah salah, apalagi yang berkaitan dengan anak nya sendiri. 

"Udah, jangan di tangisin terus. Laki semacam Dimas gak pantes Lu tangisin, Lu cewek baik-baik, pasti dapet laki yang baik juga Re." 

"Gue butuh waktu buat semua ini, Za." 

"Okey, gue ngerti. Sekarang Lu tenangin diri aja dulu, mau gue temenin?" Tawar Reza dan Renata mengangguk. Disaat seperti ini dia memang membutuhkan sosok yang mampu membuat hati nya tenang, dan Reza adalah pria yang tepat. 

Selain bisa menjadi teman, Reza juga bisa menjadi pendengar yang baik, dan mampu memberikan solusi yang terbaik. 

"Gue bawa seblak tadi, di makan gih keburu dingin." 

"Pedes gak, Za?" Tanya Renata, kalau urusan makan saja cepat. 

"Pedes dong, seperti yang biasa Lu beli." 

"Makasih Za, Lu emang yang paling ngerti. Disaat gini, gue emang butuh makanan pedes." 

"Makan pedes boleh, tapi jangan kebanyakan entar yang ada perut Lo mules!" Nasehat Reza. 

"Ishh iya Reza ganteng." Ucap Renata, tanpa sadar Reza tersenyum, dalam hati dia bersorak penuh suka cita, Renata mengatakan dia ganteng? Wahh suatu kebahagiaan yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata, versi lebay nya. 

Renata berjalan mendahului Reza dan memindahkan seblak ke dalam mangkuk, lalu memakan nya dengan lahap.

Reza tersenyum sambil memerhatikan Renata yang sedang makan, alangkah bahagia nya dia kalau Renata membalas perasaan nya. Hanya laki-laki bodohh yang menyia-nyiakan gadis sebaik Renata. 

…..

Visual versi author☺️

Dimas Fahrian.

Renata Lusiana.

Reza Argantara.

Sila Derkain.

semoga suka☺️

1
🧟‍♂️🧟‍♂️
gk masuk di akall
🧟‍♂️🧟‍♂️
lagian udah bunting, malah sibuk kelonan mulu kek orang kalainan
Mmh Alfatih
kapan gol nya Thor ko belom ada manis manis nya sih
Mmh Alfatih
ngiler thoooor klw lihat yg bening kinclong amat tuh eza
Mmh Alfatih
pingin ikutan ngehajar di padimas sama sipancasila Thor ..ikutan ngebejek
Mmh Alfatih
horeeee Eza datang ....plong aku seneng deh thor
Mmh Alfatih
ya ampuun itu ulat pucuk uget uget mana berbulu lagi malah dtng ke kontrakan ..itu di padimas malah diem Bae ..kenapa ga di ulek re dua dua nya di cobek
Mmh Alfatih
siken nya juga tolok kaya ga ada cewek lain aja ..lobang udah longgar masih aja demen
Mmh Alfatih
mampus loh mamam tuh sambel goreng kentang sampai mencreert/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Mmh Alfatih
dasar maniak turun nya si bima saksena sama kaya bapanya kan hayper sek
Mmh Alfatih
pingin ngebejek aku sama si bolu padimas itu ih
Istrinya Jungkook🌻: tapi visualnya Mingyuuu😭
total 1 replies
Mmh Alfatih
dasar padimas kupret..dpt karma mampus loh kena HIV Thor dasar biaya darat ga ckup apem sama lobang satu
Mmh Alfatih
sakit hatiku Thor lihat Reza ..ga adil author mah ah. nangis saya Thor buat Eza /Sob//Sob//Sob/
Mmh Alfatih
aku ga rela Thor klw si padi mas dikasih keperawanan Rere ..kasih ke Reza aja dong ..kasih su padi mas bekasan aja ..ga adil Thor ..sioadibmas .ah cocok nya sama barang bekas
Mmh Alfatih
keturunan bima ..bima kan hayper sek ..jadi nurun sama anaknya ..klw Renata kan turunan ibunya
Mmh Alfatih
jangan sampai Rena nikah sama si padimas thot
Mmh Alfatih
gantengan Reza lah droada padimas
Mmh Alfatih
hadir lagi Thor dikaryamu yg ke lima yg aku baca ..pokonya mantap semua ceritanya ..suka banget deh ...lanjuuut Thor
Noerlina Akbar
Biasa
Noerlina Akbar
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!