NovelToon NovelToon
Suci Dalam Noda

Suci Dalam Noda

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:12.5M
Nilai: 5
Nama Author: Senjahari_ID24

Karena nila setitik rusak susu sebelanga, itulah perumpamaan yang terjadi dalam kehidupan Khalisa Suci Kirani. Jejak noda yang tersemat padanya membawa lara. Cemoohan sudah akrab menyapa yang selalu ditanggapi Khalisa dengan senyuman. Bahkan secara tak terduga, orang-orang yang dianggapnya keluarga termasuk sang suami, bermain madu dan racun di balik punggungnya sebab jejak noda tersebut.

Namun, saat poros hidup yang menjadi kekuatannya terenggut dari sisinya, mampukah Khalisa tetap tersenyum kala noda itu menyeretnya hingga ke dasar nestapa?

Yudhistira Lazuardi, si pengacara muda yang memutuskan mandiri dan menjauh dari keluarganya demi meredam kisruh di dalamnya, alih-alih mendapat ketenangan, hidupnya mendadak tak lagi sama saat membiarkan sosok Khalisa yang dipenuhi problema masuk ke dalamnya.

"Dua ratus juta!"

"Dua ratus juta di muka sekarang juga, untuk dia!" Yudhistira mengarahkan telunjuknya tepat pada Khalisa. Dengan rahang mengetat dan sorot mata tajam tak terbaca.

Akankah Khalisa tetap suci semurni arti namanya? Atau justru tergerus noda yang tak pernah diinginkannya.

Ikuti kisahnya.

Jangan plagiat! Ingat Azab

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senjahari_ID24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pria Bawel

Bab 11. Pria Bawel

“Astaghfirullahalazim! K-kamu manusia atau kuntilanak!” seru si pria berjas biru spontan setengah berteriak.

Bagaimana tidak si pria tersebut mengira demikian, Khalisa yang wajahnya sepucat kertas berdiri di bawah rindangnya pohon dalam pencahayaan yang minim, memang tak salah dikira dedemit.

“Saya manusia, Pak!” serunya tak lagi tergagap. Merasa tak terima disebut kuntilanak, ia bergerak ke tempat yang lebih terang. “Bapak lihat baik-baik. Kaki saya ini napak tanah!” Khalisa mengentakkan kakinya kencang beberapa kali.

Si pria berbaju polisi maupun yang berjas biru, sama-sama menurunkan pandangan ke arah kaki Khalisa. Bersamaan dengan dua orang polisi lain yang datang. Membekuk, menyeret pergi dua preman meresahkan itu.

“Sedang apa Mbak malam-malam keluyuran di tempat sepi begini? Tidak aman buat perempuan. Rawan,” tanya si pria berjas biru.

“I-iya memang tidak aman, saya juga sempat diganggu dua preman tadi. Tapi saya bukan lagi keluyuran,” sanggah Khalisa cepat.

“Nah, itu tahu tidak aman. Lantas kenapa masih nekat berkeliaran di waktu larut? Bawa anak pula, tidak kasihan nanti anaknya masuk angin?” Si pria berjas biru itu kini menghampiri, mencecar Khalisa lebih mirip mengomel.

Khalisa yang baru saja sedikit mereda dari rasa panik, merengut sebal dengan cerocosan si pria berjas biru padanya.

“Saya habis main di alun-alun dengan anak saya, Pak. Anak saya asyik main, tidak mau pulang dan saya di sini lagi nyegat angkot jurusan ke Buah Batu, bukan keluyuran,” jelas Khalisa, meski dongkol sebab di saat ketakutan dirinya malah diomeli, ia tetap menjelaskan situasi sebenarnya. “Cuma sudah setengah jam berlalu, angkotnya tidak kunjung melintas.”

“Mbak tidak up to date informasi seputar Kota Bandung? Salah satunya melalui tayangan berita di televisi,” cecar si pria berjas biru lagi, sedangkan yang berbaju polisi sedang sibuk bertukar info melalui handy talkie.

“Saya tidak pernah nonton berita, Pak. Televisinya dipakai nonton kartun Upin dan Ipin oleh anak saya juga dipakai menonton acara gosip oleh ibu mertua saya,” jawab Khalisa apa adanya, karena memang begitulah kenyataannya.

“Tapi, mengakses berita juga bisa melaui situs media di ponsel juga laman aplikasi terkini. Banyak berita penting yang harus diketahui, minimal seputar kejadian penting hari ini. Pasti Mbak keasyikan berjoget membuat konten sampai tak punya waktu membaca informasi penting.”

Khalisa terperangah, kenapa pria ganteng perlente ini bawel sekali padanya. Dari perawakannya, ia yakin pria ini salah satu anggota polisi juga, sama seperti temannya, hanya saja sedang tidak memakai seragam. Bukannya bertanya tentang kondisinya sebagai warga sipil yang sedang kebingungan juga ketakutan, tetapi malah terus mencecarnya dengan pertanyaan.

“Ponsel saya cuma bisa kirim chat, Pak.”

“Benarkah?" ujarnya tak percaya. "Menurut survey, para ibu muda zaman sekarang lebih banyak mendominasi sebagai pengguna aplikasi media sosial dibanding para anak gadis. Terutama akun Face book. Hanya saja kebanyakan tidak jeli dan peduli dengan informasi penting, padahal di sana juga banyak informasi harian seputar berita tiap-tiap kota yang dimuat.”

“Tapi saya tidak punya akun Face book,” sahut Khalisa lagi, membuat si pria yang bertanya terlihat heran.

“Bagaimana dengan Inst4gram?”

“Saya juga tidak punya.”

“Tw1tter?”

Khalisa menggeleng.

“TikT0k?” tukasnya semakin penasaran.

“Saya tidak punya semuanya, Pak. Ini lihat saja ponsel saya!” kesal, Khalisa mengeluarkan ponsel jaringan 2G usang yang sekarang ini hanya bisa digunakan untuk menelepon dan mengirim pesan saja, mengingat jaringan selular semuanya sudah terkonversi ke akses 4G menuju 5G.

“Jadi, di era milenial, Mbak yang masih muda ini benar-benar sama sekali tidak main sosial media?” tanya si pria berjas biru yang tadi dipanggil Yudhis itu, tercengang.

"Kalau iya kenapa?"

“Mbak ini manusia langka,” celetuknya lugas, seakan baru saja bertemu spesies baru.

“Memangnya apa hubungan pertanyaan Anda dengan angkot yang saya tunggu?” imbuh Khalisa tak paham.

“Angkutan Kota jurusan Buah Batu, sudah dua hari ini berhenti beroperasi dimulai dari jam enam sore. Mereka sedang berdemo, terkait kenaikan harga BBM. Dan berita ini sudah banyak tersebar di semua media elektronik sejak beberapa hari lalu. Angkot yang Mbak maksud baru akan beroperasi lagi pukul enam pagi besok. Jadi ke depannya, saya sarankan untuk rajin-rajin menggali informasi, terutama sebelum bepergian."

Bersambung.

Maafkan baru bisa update kembali ya. Badannya sedang merajuk, meminta perhatian lebih. Jangan lupa selalu jaga kesehatan ya, semua 🤗. Terima kasih sudah sabar menanti 💜.

1
Icha Arlita
keren pokok nya
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Icha Arlita
ga pernah banyak komen pokok nya cerita yg amat sangat menarik 👍👍
Icha Arlita
di bacanya ada kesel nya ada seneng ada terharu nya paket komplit, tp banyak greget ny
Icha Arlita
tolol tolol 🤦
Mini Amora
🩷🩷🩷
Mini Amora
Terima kasih tuk karya indahmu thor🩷
Mini Amora
abang Yudhis... pas bgttt kan momentnya tuk nikahin khalisa🤭
Mini Amora
masyaAlloh... papi Barata bijak bgttt.
Mini Amora
ouhhhhh... ternyata akhirnya Maharani hamil toh.. syukurlah jadi Barata punya 2 jagoan... yudhistira & erlangga
Mini Amora
erlangga anak kandung Barata??

apa Barata nikah lagi yaa thor?
kan Maharani mandul...
Ida Setiarti
lope lope sekebon bunga 🥀🥀🥀🌹🌹🌹🌹🌹🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Nur Inayah
aku jadi kangen baca lagi kisah Brama dan Selena🤭🤭
Lyana: bacanya dimana kak?
total 1 replies
Nur Inayah
aku udah baca ini entah yg keberapa kali, tetep aja candu dan gak pernah bosan, semua karya kak senja emang secandu itu🥰🥰
citra marwah
Aku udh baca yg kedua kali nya....tapi masih kurang huhuhuhu suka bgt dengan sikap dan sifat yudistira....senang juga dengan Khalisa yg skrg,kasihan dengan yg dlu...
citra marwah
hahahhahahahhaha pengen jdi khalisa yg sekarang bukan yg dulu😁
citra marwah
Cah gemblung gawe kaget ....syafa syafa
citra marwah
hahhahaha geli sendiri ya khal klo ingat itu pria nyuci cd😹
Hari Saktiawan
lope lope bang Yudis
Andy Mauliana
mengsedih
Andy Mauliana
Hanya ada nopel2 ya ges
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!