Hay ini novel mengisahkan anak-anak Reymond Wijaya , Liondra Wijaya, Ryan Wijaya dan Al Kahfi Wijaya yang akan jatuh cinta kepada anak SMA.
Bagaimana kisah nya, Abang sultan ZAFIERZA Wijaya, Mahendra Rey Ferdinand, Sonia Natalia Wijaya dan Josua Haiden Rose.
yuk nikmatin kisah cinta Abang Abang tampan keluarga Wijaya. kita update tiap hari yah.
Selamat membaca, bagi yang julid ga usah mampir ga papa🤣 membuat suatu karya yang baik itu memerlukan khayalan tingkat tinggi.
Kalau ga percaya cobain dehg
Happy reading my love reader 🥰😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aira comel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Air mata penyesalan
Sonia dan Nesya berlari ke UGD dan menunggu hasil pemeriksaan sahabatnya Khalifa Nurin.
Isak tangis mewarnai ruang UGD itu. Dokter Richard masuk dan langsung menangani pasien yang gawat itu.
Dokter Richard keluar dan meminta tanda tangan Keluarga pasien, jika ia akan menjalani operasi besar untuk menyelamatkan nyawa nya.
Sonia dan Nesya bingung harus bagaimana! orang tua Khai saat ini lagi di Amerika serikat.
Maaf dok', apakah saya bisa meminta izin Keluarga nya dulu, saya akan memandangi nya ucap Sonia yang di kenal sebagai cucu mendiang pemilik rumah sakit itu.
Dokter Richard mengizinkan, dan Sonia menelpon orang tua Khai.
Papa Khai tuan Govardan dan nyonya Dena sangat terkejut mendengar anak nya kecelakaan maut.
Silahkan nak Sonia, om dan aunty akan terbang malam ini juga, ucap papa Khai.
Sonia menandatangani surat pernyataan untuk melakukan operasi besar.
Sonia menelpon kak sultan, dan memberitahu jika khai kecelakaan dan sedang berjuang melawan maut di kamar operasi.
Mendengar itu, sultan dan Josua menuju rumah sakit Mahendra hospital.
Sementara Mahen telah mendapatkan telpon dari Josua langsung ke rumah sakit.
Sesampai di sana, ketiga lelaki Wijaya itu tertunduk lemas. Bagaimana ini terjadi? tanya Mahen kepada Sonia dan Nesya.
Jika sampai nyawa sahabat ku tak tertolong, kakak yang akan menanggung beban dosa seumur hidup mu, ucap Sonia.
Tangis Mahen pecah, mendengar adik nya berkata kasar begitu.
Jika kakak tidak mencintai nya, katakan dari awal, sehingga hari-hari nya tak selalu menyebut nama mu kak, sebegitu besar ia mencintai mu, tapi mata mu tertutup dengan cinta Alisia Rininta yang palsu.
Sonia menangis memeluk Nesya, Nesya pun ikut menangis karena nyawa sahabat nya dalam ruangan itu bisa saja melayang.
Sultan memeluk erat adiknya. Sudah ya Nia, ada kakak dan uncle Jo. Kita akan menjaga Khalifa, ucap kedua orang tampan itu.
Nesya berlari memeluk Jo, kak Jo jika kau juga akan mengkhianati omongan mu, katakan saja, aku akan menerima nya ucap sayu Nesya, membuat hati Jo sakit.
Aku tak akan mengkhianati janji ku Sya! belajar yang giat, setelah lulus kita akan bicarakan kembali ucap Josua kepada Nesya.
Mahen menangis tertunduk mengingat kebaikan hati Khalifa. Wanita muda, pandai dan pintar, dengan seluruh hati mencintai nya.
Bodohnya aku, menyia-nyiakan gadis sebaik Khalifa, ucap Mahen menangis.
Sonia hanya diam melihat penyesalan di mata kakak sepupunya itu.
Om Lio akan marah jika tau anaknya tak bertanggung jawab, dan momy Zahwa kaan malu melahirkan mu kak, ucap Sonia.
Lalu sultan membentak Sonia, cukup Nia! dia kakak mu, kau boleh kecewa, tapi kata-kata mu itu menggambarkan kau tak sekolah! kau lihat air mata penyesalan itu, lihat ucap sultan yang jarang marah itu, membuat Sonia melemah. Kau sakiti hati sahabat ku kak, lihat dia berjuang kak, sakit aku melihat sahabat baik ku hancur karena kakak ku sendiri, ucap Sonia.
Mahen yang merasa sakit berkata" jika Khalifa sehat, aku akan menikahinya" saat itu juga, ucap Mahen. Itulah janji ku sebagai laki-laki sejati, kecuali maut yang membuat janji itu tak tertepati, ucap Mahen membuat Sonia memeluk kakak nya itu
Maafkan Nia kak, Nia sayang Kaka Mahen, tapi Nia tak bisa melihat sahabat Nia hancur karena mencintai kakak, dan kakak tak mencintai nya, ucap Nia menangis.
Semua bernafas lega operasi berhasil dan Khalifa lepas dari maut.
Mr dingin suamiku jangan lupa baca y kak keren loh
mampir juga yuk ke ceritaku "Kau Hancurkan Surga Kita"