NovelToon NovelToon
Si Kembar Cantik

Si Kembar Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romansa Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:244
Nilai: 5
Nama Author: Nafras

Mengisahkan 3 anak kembar yaitu Farah, Gabriella, dan Galu dengan kisah cintanya masing-masing dan hubungan mereka dengan keluarganya
akankah hubungan mereka harmonis?
ikuti terus kelanjutan ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi

" Kalian bertiga ingin pergi ke mana sampai merapikan begitu banyak koper?" tanya pria paruh baya itu.

" Kami bertiga telah memutuskan untuk pergi kuliah di luar kota." ucap Farah

" Kalian tidak boleh meninggalkan kami, kalian harus tetap tinggal di sini bersama dengan kami."

" Aku tidak bisa dan juga tidak sanggup jika harus tinggal di rumah seperti neraka ini." ucap Gabriella

" Maafkan kami yang telah membuat kalian menjadi trauma, Tapi tolong jangan pergi tinggalkan kami dan kami akan sangat khawatir jika kalian sendiri yang di luar sana."

" Kalian tidak usah memperdulikan kami, yang harus kalian perdulikan hanya ibu kalian masing-masing saja." ucap Galuh

" Baiklah kami akan berusaha untuk memperbaiki diri, tapi kami tidak akan mungkin bisa bersatu kembali anak-anak. Tolong jangan pergi tinggalkan kami."

 " Tidak ada gunanya kalian berkomentar mengenai kami, lebih baik kalian pikirkan mengenai kehidupan kalian saja. Dan biarkan kami hidup dengan keinginan kami masing-masing, agar kami tidak merepotkan kalian." ucap Farah

" Baiklah kami akan mengizinkan kalian untuk kuliah di luar kota, Tapi tolong sebelumnya beritahu kami kalian ingin berkuliah di kota mana?" ucapnya yang akhirnya mengalah dan berharap putrinya itu mau memberitahu Di mana keberadaan mereka nantinya.

" Apakah kita harus memberitahu mereka?" katanya Gabriela dengan menatap ke arah kedua saudara kembarnya itu, dan setelah mendapat anggukan Ia pun akhirnya membuka suara. " Aku memilih berkuliah di Surabaya, kemudian Galuh memilih berkuliah di Jogja, dan Kak Farah memilih berkuliah di Jakarta." ucapnya yang tentu saja membuat pasangan paruh baya itu sangat terkejut karena ketiga putrinya di memilih daerah yang berbeda-beda.

" Tidak bisakah kalian bertiga menetap di satu kota yang sama saja?"

" Tidak ada bantahan, dan kami juga sudah mengurus semuanya." jelas Galu

" Ini semua juga karena kayak goresan kalian berdua, lebih baik kami mengurus kehidupan kami masing-masing. Lagian selama beberapa tahun belakangan ini kami juga kuliah sambil kerja, ya mungkin kalian berdua tidak mengetahuinya. Tapi kuliah sambil bekerja adalah hal ternyaman yang kami miliki, dan sekarang kami tidak ingin ada yang mengganggu kami karena waktu yang kami luangkan untuk menyatukan kalian tidak bermanfaat." ucap Farah yang kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.

Kedua paruh baya yaitu masih sangat terkejut dengan penuturan putrinya itu, keduanya sama sekali tidak menyadari kalau ketiga putrinya itu selama ini kuliah sambil bekerja. Dan mereka sangat terkejut karena sekarang mereka baru mengetahuinya, dan mereka juga tidak bisa berkata apa-apa. Keduanya hanya menatap ketiga putrinya yang mulai pergi meninggalkan mereka dengan koper-koper nya, tentunya mereka mengikuti hingga ke depan mansion.

Keduanya menatap suara mobil yang sudah menjemput ketika putrinya itu, mereka sangat tidak menyangka kalau ada orang yang sudah menjemput ketiga putrinya itu. Mereka kini tidak bisa berkata apa-apa, Mereka pun hanya bisa melihat mobil yang membawa ketiga putrinya itu mulai pergi meninggalkan mention. Mereka pun akhirnya memutuskan untuk mengurus perceraiannya, dan setelah itu baru memikirkan tentang ketiga putrinya lagi.

Ketiganya saat ini sudah tiba di bandara, ketiganya langsung berpelukan karena sebentar lagi mereka akan berangkat ke kota masing-masing. Mereka mungkin tidak akan bertemu setelah ini, dan mereka juga tidak tahu kapan mereka akan dipertemukan kembali. Mereka hanya bisa berharap kehidupannya di Kotabaru sendirian nanti akan baik-baik saja, karena tidak ada siapa-siapa yang bisa mereka minta tolong nantinya dan mereka pun hanya bisa berkomunikasi lewat telepon genggam.

...🌙🌙🌙...

Saat ini Farah sudah tiba di Jakarta, Iya pun langsung pergi ke gedung apartemen yang memang sudah ia beli sebelumnya. Ia memang sudah menduga kalau orang tuanya pasti tidak akan mau bersatu kembali, dan karena itu Ia memutuskan untuk membeli apartemen sebelumnya agar mempermudahnya untuk pindahan.

" Untungnya sebelumnya aku sudah mempersiapkan apartemen ini, awalnya aku masih memiliki harapan kalau kedua orang tuaku bisa kembali bersama lagi. Tapi sayangnya saat ini aku sudah tidak memiliki harapan tersebut, dan aku hanya berharap kalau mereka tidak akan menghancurkan kehidupan kami ke depannya." ucapnya

Farah memutuskan untuk merapikan pakaiannya ke dalam lemari, dan kemudian membersihkan beberapa sudut apartemennya. Karena hari ini memang adalah hari pertamanya masuk apartemen tersebut, yang di mana ada beberapa sudut yang tanpa kotor karena belum pernah ditinggali. Sebelumnya Ia memang meminta seorang teman untuk mencarikan unit apartemen tersebut, jadi dia memang sudah tahu letak apartemen itu.

Di saat ia sibuk sedang membersihkan beberapa sudut apartemennya itu, tiba-tiba saja ia mendengar suara bel dari pintu. Ia pun meyakini kalau itu pasti adalah temannya, karena sebelumnya Ia memang menyampaikan kalau hari ini ia tiba di Jakarta. Dan temannya itu mengatakan selepas bekerja Ia akan langsung datang ke apartemennya, karena itu ia meyakini kalau itu adalah temannya.

Farah akhirnya membuka pintu unit apartemennya itu, dan ia pun melihat seorang gadis dengan kulit yang putih ada di depan apartemennya itu. Gadis itu tersenyum dengan sangat lebar ke arahnya, dan dia sangat bahagia kemudian langsung membawa gadis tersebut.

" Ayo masuk dulu Uswatun, aku sangat bahagia bisa bertemu denganmu lagi." ucap Farah dan mereka pun langsung masuk ke dalam apartemen itu.

" Gimana unit apartemennya, menurutmu bagus atau enggak?"

" Menurutku unitnya bagus tidak terlalu luas dan juga tidak terlalu sempit, ini sangat pas untuk aku yang hanya tinggal seorang diri."

" Syukurlah kalau kau memang menyukainya Farah, jujur aku sangat terkejut ketika kau mengatakan kalau kau akan pindah ke Jakarta."

" Awalnya aku tidak yakin untuk pindah ke Jakarta, tapi setelah tragedi sebelumnya aku semakin yakin untuk pindah ke sini."

" Orang tuamu masih suka bertengkar dan tidak memperdulikan kalian bertiga lagi?"

" Mereka bukan hanya tidak memperdulikan kami bertiga Uswatun, tapi mereka memutuskan untuk berpisah tapi tidak menanyakan pendapat kami terlebih dahulu."

" Aku ikut sedih mendengar ceritamu itu Farah, lalu jika kau pergi ke sini bagaimana dengan kedua adikmu?"

" Mereka juga memutuskan untuk pergi meninggalkan orang tua kami, dan kami hidup di kota asing sendirian."

" Gabriella dan juga Galuh ikut pergi, lalu mereka pergi ke mana?"

" Gabriella memutuskan untuk pergi ke Surabaya, sedangkan Galuh memutuskan untuk pergi ke Jogja."

" Aku sangat tidak menyangka kalian bertiga yang dulunya selalu bersama, sekarang kalian bertiga memutuskan untuk hidup masing-masing."

" Mau bagaimana lagi Uswatun, aku memutuskan untuk pergi ke Jakarta adalah untuk menenangkan diri. Aku sudah muak dengan pertengkaran kedua orang tuaku itu, dan setelah aku menceritakan hal itu kepada mereka berdua. Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk pergi juga, karena mereka berdua juga sudah tidak tahan dengan pertengkaran kedua orang tua kami."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!