NovelToon NovelToon
MATA BATIN (Keyla Arka)

MATA BATIN (Keyla Arka)

Status: tamat
Genre:Horor / Romantis / Balas Dendam / Bullying dan Balas Dendam / Teen School/College / Fantasi / Misteri / Tamat
Popularitas:76.3k
Nilai: 5
Nama Author: Tatatu

JANGAB LUPA IKUTU AKUN AUTHOR DAN LIKE KOMEN CERITA INI, MAKASIH💙✨

Keyla Azalea Adhitama dan Arka Arion Adhitama. Kedua remaja itu merupakan saudara sepupu, memiliki kemampuan di luar nalar, yaitu bisa melihat sosok tak kasat mata. Tidak jarang sosok-sosok itu akan menampakan wujudnya yang mengerikan di hadapan Arka dan Keyla, bukan tanpa alasan sosok-sosok itu menampakan wujudnya, namun ada tujuan lain kenapa mereka mendatangi Keyla dan Arka.

Yuk, ikuti ceritanya sampai tamat. Bagaimana perjalanan dua remaja yang menghadapi arwah penasaran yang kerap kali mendatangi mereka, untuk minta bantuan menyelesaikan urusannya di dunia. Dan bukan hanya itu, di cerita ini juga ada kisah percintaan anak sekolah yang manis, dan anak geng motor yang di ketua oleh Arka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tatatu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pohon tumbang

"Yaudah kaka berangkat ya, kalian baik-baik di rumah." Pamit Abizar sambil mengelus lembut kepala Keyla dan beralih mengacak rambut Arka.

Abizar begitu menyayangi kedua adiknya ini walaupun Arka hanya sepupu, tapi Abizar sudah menganggapnya seperti adik.

"Iya, kaka hati-hati di jalan." Ucap keduanya.

"Nanti kabari Key ya kalau udah sampe rumah sakit."

Abizar tersenyum sambil mengangguk.

"Iya nanti Kaka kabari."

Setelah itu Abizar berjalan menuju pintu utama. Sebenarnya Abizar merasa berat meninggalkan mereka, tapi dirinya tidak bisa abai dengan tugasnya sebagai seorang dokter.

Ketika sedang beristirahat, tiba-tiba ada panggilan darurat dari rumah sakit, menyuruhnya untuk segera datang ke rumah sakit.

Abizar tau bagaimana watak kedua adiknya itu selalu bertingkah bar-bar melakukan segala hal tanpa berfikir dulu, selain itu Abizar juga mengetahui kemampuan keduanya. Tapi tidak pernah mengetahui tentang sosok-sosok yang selalu minta pertolongan kepada Arka dan Keyla.

'Syukurlah kak Abi pergi, jadi gue bisa keluar menghirup udara malam yang segar.' Batin Arka tersenyum miring sambil menyugar rambutnya.

Sebenarnya ini momen yang Arka tunggu-tunggu. Bisa keluar rumah berkumpul dengan teman-temannya di markas.

Keyla menyadari raut wajah Arka sepertinya sedang merencanakan sesuatu. Keyla melipat tangan di depan dada.

"Awas aja kalau lu keluar rumah."

Peringat Keyla menatap Arka penuh selidik.

Arka menaikan sebelah alis. "Gue emang mau keluar. Kenapa? Lu mau ngadu sama kak Abi? Silahkan gue nggak perduli. Daripada suntuk di rumah lebih baik gue kumpul sama teman-teman."

Arka tidak perduli, sungguh rasanya bosa sekali jika terus berada di rumah.

Sebenarnya Arka paling malas menginap di rumah Abizar. Kenapa? Karena kaka sepupunya itu selalu mengatur.

Arka bisa saja tinggal di rumahnya atau di rumah temannya, tapi papahnya menyuruh menginap di rumah Abizar jadi cowok itu hanya bisa menurut, tentu saja terpaksa. Papahnya mengancam tidak akan memberinya uang jajan bahkan akan memblokir kartu kreditnya.

"Yaudah, tapi sebelum kak Abi pulang lu harus ada di rumah, kalau nggak motor lu akan kak Abi sita."

Memang benar apa kata Keyla, Abizar seperti papahnya suka mengancam.

Arka menghela nafas panjang di hembuskannya secara kasar, tidak menanggapi ucapan Keyla cowok itu berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya untuk bersiap-siap.

Keyla mengerucutkan bibir kesal.

Sebenarnya Keyla juga merasa bosan ingin berkumpul bersama teman-temannya, tapi karena di luar hujan, jadi Keyla malas untuk keluar rumah.

...........

Saat ini Abizar berada di perjalanan menuju rumah sakit, membutuhkan waktu 20 menit untuk sampai ke rumah sakit.

Pria itu menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang. Hujan masih turun tapi tidak se deras tadi.

Abizar menghela nafas berat, wajahnya terlihat lesu. Entah mengapa Abizar merasa gelisah perasaannya tidak enak seperti ada yang mengganjal di hatinya namun entah apa Abizar tidak tau.

Rasanya baru kali ini dirinya mengalami kegelisahan tanpa sebab.

Kening Abizar mengerut matanya sedikit memicing menatap ke depan sana.

"Ada apa?" Gunan pria tampan itu.

Di depan sana banyak kendaraan berhenti, bahkan mobil yang melaju di depannya pun ikut berhenti.

Dengan segera Abizar menghentikan mobilnya.

Niu niu.

Terdengar bunyi sirene dari mobil polisi dan juga mobil ambulans.

Juga terpasang tanda polisi. Selain itu banyak orang berseragam Oren atau petugas pemadam kebakaran, polisi juga tidak kalah banyak.

"Pohon tumbang?" Gumam Abizar saat melihat ada sebuah pohon besar yang tumbang menghalangi jalan.

Mungkin itu alasannya mengapa banyak kendaraan yang berhenti.

Tok tok.

Deg.

Abizar sedikit terkejut ketika tiba-tiba pintu mobilnya di ketuk dari luar. Segera melihat siapa yang mengetuk kaca mobil, ternyata seorang polisi.

Pria itu segera menurunkan kaca mobil.

"Selamat malam pak."

Abizar mengangguk. "Iya pak selamat malam"

"Maaf pak kami hentikan kendaraannya karena di depan sana ada kecelakaan. Bapak harus menunggu beberapa saat untuk bisa melewati jalan karena pohon tumbang menghalangi jalan" jelas polisi.

Abizar langsung terdiam. Jika begitu bagaimana dirinya bisa segera sampai ke rumah sakit?.

"Kira-kira berapa lama pak?"

"Semoga saja tidak lama pak, karena petugas sudah menyingkirkan beberapa batang pohon yang menghalangi jalan"

Abizar mengangguk, berharap tidak akan menunggu lama.

"Kalau begitu saya permisi"

"Iya pak, terimakasih"

Polisi kembali pergi ke depan sana.

Setelah di perhatikan ternyata ada beberapa kendaraan roda empat yang tertimpa batang pohon.

Dengan perasaan masih gelisah Abizar menyenderkan kepalanya, memejamkan mata mendengarkan suara rintikan-rintik hujan.

Tiba-tiba bayangan seseorang terlintas di benak pria itu segera membuka matanya.

"Natasha" Gumam Abizar sambil tersenyum hangat.

Mengangkat tangannya menatap sebuah cincin yang terpasang indah di jari manis. Mengelus lembut cincin itu.

Itu adalah cincin tunangannya dengan seorang gadis cantik. Dan gadis itu sendiri yang memilih cincinnya, di cincin itu ada inisial kecil A&N yang berarti Abizar and Natasha.

Abizar kembali merasa gelisah bahkan rindu yang teramat dalam untuk tunangannya.

Pria itu tersenyum tipis. "Kenapa aku merindukanmu? Padahal tadi siang kita bertemu."

Mereka bertunangan sudah cukup lama, sekitar satu tahun.

Sebenarnya dari awal Abizar tidak ingin bertunangan, hanya ingin segera menikah tanpa ada pertunangan.

Tapi Natasha tidak ingin menikah dulu sebelum lulus kuliah S1 jadi mereka memutuskan untuk bertunangan saja.

Abizar merogok saku celana panjangnya, mengeluarkan benda pipih miliknya.

Mengutak-atik sebentar lalu di tempelkan ke telinga.

"Angkat sayang."

Abizar dan Natasha memang tidak sering bertemu karena kesibukan masing-masing. Abizar sibuk dengan pekerjaannya sementara Natasha sibuk dengan kuliahnya.

Nut nut.

Kening Abizar mengerut, menjauhkan ponselnya dari telinga menatap layar ponsel.

"Kenapa nggak aktif?" Herannya.

Nomor Natasha tidak aktif, kembali menelponnya

Menghela nafas kasar, masih sama seperti tadi nomornya masih tidak aktif.

'Atau mungkin sudah tidur, dan ponselnya mati daya?' Batin Abizar mungkin saja kekasihnya itu sudah tidur.

"Yasudah, besok kita bisa bertemu lagi."

Besok adalah rencana mereka untuk bertemu kembali.

..........

Sementara itu di dalam sebuah mobil yang rusak parah karena tertimpa dahan pohon besar, ada seorang perempuan terjepit tidak sadarkan diri. Tubuhnya di penuhi oleh luka dan darah.

Bunyi sirene mobil polis dan ambulan saling bersahutan. Polisi dan pemadam kebakaran berusaha menyingkirkan dahan pohon yang menindih mobil itu.

"Hati-hati, kita harus segera mengeluarkan orangnya"

Suara orang saling bersahutan terdengar panik dan khawatir.

"Pintunya tidak bisa di buka"

"Kita tarik yang kuat sampai pintunya terbuka."

"Di dalam ada dua orang, supir laki-laki dan penumpang perempuan."

"Astaga orangnya sudah tidak sadarkan diri"

Mereka semua semakin panik karena pintu mobil terkunci tidak bisa di buka.

Walaupun begitu mereka tidak menyerah terus berusaha, mengarahkan alat-alat yang bisa membantu untuk membuka pintu mobil.

Setelah berusaha keras akhirnya pintu mobil terbuka juga.

"CEPAT KELUARKAN ORANGNYA!!"

"SIAPKAN AMBULAN, KORBAN TERLUKA PARAH."

"SI SOPIR SUDAH TIDAK BERNYAWA."

.....

JANGAN LUPA Like, Komen Dan Vote ya guys. Makasih!!!

1
Endang Ferdi
lhah kok end sj thor
yg end kan br kasus burhan thor
keyla arka sdri blm happy end
lanjut lg thor end utk smua,bkn cuma kasus burhan
ga perlu pjg2,tp ya bwt smua
judulnya sj arka jg,masa arka ga ada sm skl,msh ditipu jg lg
ga perlu pjg2 thor tp detail
IG:tatatuu_my
Bantu komen, like dan vote karyaku yang baru ya guyss, makskih
Qaisaa Nazarudin
Kok Keyla?? Gaby kali...Ceritanya bagus,Tapi typo bertebaran..
Qaisaa Nazarudin
Waah pakpol suka daun muda nih..😂😂😜
Qaisaa Nazarudin
LHA OGEB,DI TUNJUKIN BUKTI MALAH MARAH,BUKANNYA MAKASIH GITU..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Pasti Livia pengen membongkar perselingkuhan Syasya nih..👏👏👏
Qaisaa Nazarudin
Apa Farrel pdkt dengan Keyla kah? Kalo ia aku dukung paling depan..💪💪💪
Qaisaa Nazarudin
Orang kalo udah tukang selingkuh, Sesempurna apapun pasangannya tetap aja Selingkuh,Gak pernah cukup,Dan gak pernah bersyukur dengan yg ada..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa gak di rakam atau di vedio lebih akuratnya..
Qaisaa Nazarudin
Walaupun SEDIKIT curiga,Harusnya kamu selidiki,Jangan BODOH mau percaya gitu aja..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk ternyata Syasya gak jauh bedandengan Gio,Tukang selingkuh..
Qaisaa Nazarudin
MANTAN SEMASA SMP,UDAH BERTAHUN2 JUGA,NGAPAIN BARU NONGOL SEKARANG 🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Kalo udah di rebutin cowok,PASTI ceweknya Cantik banget ya..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwwkkw Kecoa punya hal,Arka jadi salah paham..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Dasar JALANG kecil,Masih SMA aja kelakuan kek gitu..memalukan..Gio juga udah sejauh itu kah hubungannya? Katanya gak cinta..ckk
Qaisaa Nazarudin
Udah tau susah dapatinnya,Kenapa loe Selungkuhin..Bego sok soan mau selingkuh..
Qaisaa Nazarudin
Dan sekarang MAMPOS lo.. Mentang2 Arka gak tau,Loe naik kepala,dulu2 loe bisa terlepas, Sekarang rasakan..
Qaisaa Nazarudin
Pasti si Jalang udah ngasih tubuhnya ke Gio,Makanya Gio sanggup selingkuh dibelakang Key..
Qaisaa Nazarudin
Mending dikeluarin aja Gio dari Genk Arka,Kalo masih keras kepala,gak tau aturan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!