NovelToon NovelToon
Labuhan Cinta

Labuhan Cinta

Status: tamat
Genre:Cinta Murni / Tamat
Popularitas:83.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yenita wati

Ini adalah spin off dari Novel Pengantin yang Ditukar. Selamat membaca

Resya dan Dean. Sepasang nama yang sudah tersemat di buku nikah dan cerita cinta yang indah. Namun, apakah itu cukup?

Hubungan yang terjalin cukup lama mulai menemui titik jenuh hingga pertengkaran kecil sering terjadi karena keduanya belum sepenuhnya mengetahui satu sama lain.

Hingga, seseorang masuk ke dalam hidup mereka dan membuat Resya mulai berpikir jika Dean menikahinya bukan karena cinta, melainkan tanggung jawab.

Bagaimanakah kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenita wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana

Dean sedang mengobrol bersama temannya di sebuah restoran malam ini. Sebenarnya meeting dengan wanita itu tidak ada. Itu hanyalah omong kosong karena dia ingin melihat Resya cemburu. Namun ternyata, susah payah dia berbohong, Resya tak juga menunjukkan kecemburuan.

"Hai, Dean, kenapa wajahmu terlihat sangat kusut?" tanya Satria pada teman sekaligus rekan bisnisnya itu.

"Tidak apa-apa, aku hanya lelah saja."

"Kau tidak makan malam di rumah?"

"Tidak, toh, bukan istriku yang memasak." Dean memalingkan sedikit wajahnya. Seperti merasa kesal ketika mengingat momen itu. Resya tidak mau memasak untuknya karena hanya ingin fokus pada pertumbuhan Mike saja. Dia hanya mau memasak makanan untuk Mike dan tak begitu mempedulikan makanan Dean.

"Ah, jadi karena istri? Kau merasa kecewa pada istrimu?" tanya Satria dengan tatapan penuh pengertian.

"Tidak, sebenarnya aku tidak perlu kecewa karena dia lebih memperioritaskan anak kami." Dean berusaha menolak prasangka yang masuk ke dalam pikirannya.

"Kalau begitu, untuk apa kau uring-uringan seperti ini? Harusnya kau senang karena istrimu sangat perhatian pada anak kalian. Wajar saja jika perhatiannya terhadapmu mulai berkurang."

Drrrrttt…

Ponsel Satria pun bergetar dan terlihat bahwa yang memanggil adalah istrinya.

"Sebentar ya, Dean." Dia pun mengangkat panggilan itu dan tersenyum seolah merasa sangat senang.

"Sayang, kenapa?"

[Sayang, kau dimana?]

"Kan sudah aku bilang kalau aku akan pulang malam karena ingin makan dengan Dean."

[Apa aku bisa mempercayai ucapanmu?]

"Benar, Sayang, kalau tidak percaya, tanya saja sendiri." Satria menyerahkan ponselnya pada Dean agar pria itu mau berbicara dengan sang istri untuk menjelaskan bahwa mereka benar-benar sedang bersama.

"Ya, halo, Olivia, aku dan suamimu memang sedang makan malam bersama. Tidak apa-apa kan aku mengambil waktunya sebentar?"

[Ah, ternyata benar. Ya sudah, tidak apa-apa. Aku tidak akan meragukan suamiku jika dia sedang bersamamu. Bersenang-senanglah, jangan lupa untuk pulang.]

Dean memberikan ponsel yang panggilannya sudah mati. Ada sedikit rasa iri di hatinya karena istri Satria begitu memperhatikan suaminya dan terkesan cemburu.

"Olivia sangat perhatian sekali, ya," ucap Dean dengan tatapan sendu.

"Ya, begitulah dia. Setiap hari selalu cemburu padaku. Terkadang aku bosan karena seperti sedang diteror. Dalam sehari dia bisa menelepon beberapa kali."

Dean beralih ke ponselnya dan melihat riwayat panggilan terakhirnya bersama sang istri. Seminggu yang lalu. Resya menelponnya karena bertanya dimana buku nikah mereka karena ingin disimpan. Itupun karena Dean tak kunjung membuka pesan. Lagi-lagi Dean menghembuskan nafas pasrah saat mengingat peristiwa itu.

"Seharusnya kau senang karena ada yang perhatian padamu."

"Ya, sebenarnya aku senang karena Olivia begitu perhatian padaku. Tapi, sedikit banyaknya Aku juga merasa jenuh karena seperti seorang buronan yang selalu dicari-cari olehnya. Tapi, tetap saja, aku bersyukur memiliki istri seperti dia." Satria tersenyum sambil meletakkan ponselnya. Di wallpaper ponselnya ada fotonya bersama sang istri dan juga dua anak mereka.

"Kau memang harus bersyukur." Dean mulai menyuap makanan ke mulutnya ketika pramusaji membawa makanan ke meja mereka.

"Dean, bagaimana kalau Minggu depan kita main golf dan menginap di villa milikku. Aku akan ajak beberapa teman kita."

"Minggu depan?" Dean tampak berpikir. Bukankah Minggu depan adalah ulang tahun pernikahannya dengan Resya yang ke lima tahun? Bagaimana kalau mereka harus merayakannya?

"Iya, Minggu depan. Itu jadwal yang cocok untuk kita."

'Tapi setiap tahun tidak ada perayaan, bukan? Bahkan dua tahun belakangan, Resya lupa. Pasti tahun ini tidak ada perayaan lagi. Lebih baik aku pergi daripada kecewa karena dia tidak mengingatnya,' batin Dean sambil menghela nafas panjang.

"Baik, aku akan ikut," ujarnya tanpa menunda lagi.

Sementara itu…..

"Halo, aku mau pesan sebuah kamar hotel yang dihiasi banyak bunga dan ucapan anniversary yang ke lima tahun. Aku pesan untuk Minggu depan."

[Baik, Nyonya. Kami menyediakan kue ulang tahun gratis. Nama siapa yang ingin ditulis? Dan untuk pembayaran ingin lima puluh persen dimuka atau full?]

"Benarkah? Wah, terima kasih. Buat saja namanya Resya dan Dean. Pembayarannya full dimuka saja."

[Baik, untuk pemesanannya sudah kami terima. Terima kasih.]

Resya mematikan ponselnya dan tersenyum senang. Akhirnya dia bisa memiliki kesempatan untuk berdua dengan Dean. Dia pun segera menghubungi orang tuanya untuk memberitahu jika Minggu depan, dia akan menitipkan Mike kepada orang tuanya. Dengan begitu, dia dan Dean bisa menikmati waktu berdua saja.

"Semoga saja setelah ini hubungan kami kembali lagi seperti dulu. Tapi, tidak kejutan namanya jika aku menunjukkan perubahan sikap manisku padanya. Biar saja aku berpura-pura cuek agar nanti dia semakin terkejut." Resya berdecak senang. Dia sudah bisa membayangkan bagaimana indahnya malah itu jika dia dan Dean merayakan anniversary yang ke lima tahun hanya berdua saja. Dengan suasana romantis yang selama ini tidak lagi tercipta karena kesenjangan di antara mereka. Hitung-hitung sebagai penebus kesalahannya dua tahun lalu yang lupa akan ulang tahun pernikahan mereka karena beberapa hal yang tak terduga.

1
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nah ini contoh sdm rendah, orang ga beliin dia barang di katain sombong, bocah gemblung emang, kalo emang mau ya minta aja sm orang tua masing2, kenapa jd minta ke orang lain 👊😒
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
untung mereka seserver kalo beda kayak gua bakalan bingung habis isya tu jam brp 😂
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
hahaha selamat di nikmati ya mokondo nya mbak maudy, cantik2 kok obral sama mokondo lagi bujan rugi lagi tp sial 🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
gua kalo jd almida udah rekam adegan mantap2 nya trus sebarin di sekolah biar malu wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
idih mulut ibuk2 yg habis makan seblak level 100, pedes amat omongannya 🌶️
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Olivia ni kayak perempuan korban KDRT dah
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
ish si tolol 😌😤😮‍💨
Dessy Widya Dellyar
mampir
Yuli maelany
makasih kak d kisah ini banyak banget pelajaran yang bisa kita ambil,dan emang setiap karya mu selalu menyelipkan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari yang nyata....


dan aku masih nungguin lanjutan kisah nya shiren dong kak🤭🤭🤭🤭🤭
Yuli maelany
andai para perempuan lemah itu sempat d bantu dan d sadarkan kalo bunuh diri bukan akhir dari penderitaan nya,sangat sedih juga miris sekarang ini banyak sekali perempuan lemah d sana yang memilih bunuh diri sebagai penyelesaian masalahnya 🥺🥺🥺🥺🥺🥺
Yuli maelany
yaa paling entar Roy kena penyakit , biarin ajalah hasil dari pekerjaan yang hanya membutuhkan kesenangan dunia demi uang dan harta dunia.....
Yuli maelany
itulah manusia serakah tapi malas taunya menipu dengan bermodalkan mulut manis yang mengandung racun...


sekarang kamu malah jadi lebih belangsak dari Almira,dan Roy selamat bersenang-senang untuk sementara, karena sejatinya uang sebanyak apapun tanpa d kelola pasti akan habis dalam hitungan waktu.....
Yuli maelany
nah kan,baru sadar sekarang kalo yang kamu ambil bahkan rebut itu seongok benalu parasit yang tak berguna dan malah membuat penyakit.....
Yuli maelany
hah syukurlah....😔andai d kehidupan nyata pun semudah ini untuk mengungkap kasus dan membebaskan orang yang benar benar tak bersalah...
Yuli maelany
ternyata Syam sangat sibuk dan banting tulang karena untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup istri juga anaknya,dan lyra juga foya foya hanya untuk menuruti perintah kakaknya......
Yuli maelany
aku jadi ingin tau kenapa tuh Tante bisa jadi janda,dan sejak kapan....
Yuli maelany
aku juga sependapat sama kamu Al,gak ada angin gak ada hujan Tante mu seolah orang yang patah hati dan cinta diam diam yang tak terbalaskan....


orang yang terlihat sayang bisa saja malah menusuk d belakang....
Yuli maelany
iyalah Maudy hanya akan memberikan ide dan nasehat yang akan selalu menguntungkan dirinya....
Yuli maelany
bener Roy sangat .... sangat....sangat.... SETIA ( Setiap Ingin Ada) 🙄dan bodoh nya Maudy percaya ucapan manis racunnya si Roy itu ...
Putry Arnindya
Alhamdulillah tamat kak.
tolong shiren dilanjutkan lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!