The story of the alchemist..
Kisah sang ahli kimia..
___________________________________
*Jing xia yu adalah wanita dewasa dari abad 21 dia adalah seorang dokter ahli dalam bidang ilmiah Dari meracik obat atau pun racun. Dia juga seorang atlit beladiri saat usia nya masih muda.
Dia di khianati oleh kekasih dan temannya sendiri sampai kematian menjemputnya. setelah kematiannya di dunia moderen ternyata dia terlahir kembali sebagai permaisuri dari kekaisaran xing.
Permaisuri itu bernama XIA WEI NUAN dia menikah dengan salah satu raja dari kerajaan xing anak kelima dari kaisar jiazhen, xia wei menikah karena jebakan dari selir yenny yaitu ibu tirinya. xia wei menjalani kehidupan seperti di neraka dia selalu di fitnah dan mendapatkan hukuman dari suaminya karena perbuatan dari mantan kekasihnya sampai kematian menjemputnya.
xia yu terlahir kembali dan menempati raga xia wei yang telah meninggal akibat hukuman yang sudah melampaui batas kesanggupannya, xia yu bertekad untuk balas dendam..
novel ini terinspirasi dari satu novel dan komik yang aku baca.. Jika kalian pernah baca, pasti kalian tahu novel dan komik yang aku maksud.. maaf
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cuiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
2. Kematian Abad 21
"Kau!" Bentak Xian ruy seraya menunjuk wajah lawan bicaranya dengan telunjuk. "Kenapa kau selalu berada di depanku hah?!" Hardiknya dengan nada yang penuh dengan kebencian.
Yang dibentak malah tersenyum remeh seolah mengejeknya, dia pun menjawab singkat sambil mengedikkan kedua bahunya. "Karena aku selalu berusaha dan bekerja keras untuk berada didepanmu. Xian ruy.."
Xian ruy tidak habis pikir kenapa gadis itu masih bersikap angkuh padahal dirinya telah memberikan luka yang begitu dalam padanya. "Aku bahkan telah merebut kekasihmu tapi kenapa kau bisa melepaskannya begitu saja? Sebenarnya terbuat dari apa hatimu itu sampai-sampai tidak merasakan sakit hati karena dikhianati oleh kekasihmu sendiri?" Wajahnya terlihat bingung mendapatkan respon yang berbeda dari perkiraannya.
"Oh, kau ingin aku menangis dan menjerit melihat kekasihku berselingkuh denganmu, begitu?" Tebak Xia yu, dia semakin meremehkan mantan sahabatnya itu.
"Ya seharusnya kau menangis, menjerit, bahkan melukai dirimu sendiri tapi kau malah acuh seperti ini." Xian ruy prustasi dan semakin membenci gadis dihadapannya, dia tidak menyangka jika Xia yu akan bersikap seperti itu setelah dia sakiti bertubi-tubi.
"Kau ingin tahu mengapa aku bisa terlihat biasa saja setelah mengetahui kebusukan kalian?" Melihat kebencian Xian ruy membuat Xia yu tersenyum licik, dia tidak akan memberikan respon yang diinginkan oleh wanita hina itu.
"Kau begitu mencintainya bahkan akan menikahinya, lalu mengapa kau tidak menangis hah?!" Geram Xian ruy dia muak sekali.
Xia yu terkekeh sepersekian detik sebelum dia menjawab dengan nada yang semakin menghina. "Kau pikir aku ini seorang gadis remaja, yang benar saja. Asal kau tahu kenapa aku tak bersikap sesuai ekspektasi mu, alasannya karena satu hal aku tidak perlu menaruh semua hatiku ketika tidak ada ikatan pernikahan. Aku tidak seperti mu yang selalu gonta ganti pasangan untuk mencapai tujuanmu, sama seperti sekarang tapi kau memilih lawan yang salah karena hatiku sekeras batu tidak mudah di hancurkan dengan hal menjijikan seperti ulahmu." Jelas Xia yu dengan nada yang mencemooh, menatap jijik dan rendah pola pikir Xian ruy.
Tidak menerima perkataan mantan sahabatnya munculah niatan jahat dihati Xian ruy. Dia memicingkan mata, niat membunuh yang begitu kuat menguasai pikirannya. Bibirnya menyeringai setelah mendapatkan kata-kata yang berputar diotaknya. 'BUNUH DIA, LENYAPKAN XIA YU!' Lalu tanpa berpikir panjang dia pun mendorong Xia yu dengan sekuat tenaga ke arah jendela yang terlihat sedikit retak dibelakang tubuh sahabatnya itu.
"MATILAH KAUUU!" Teriaknya dengan penuh emosi.
Xia yu terdorong hebat kearah jendela, dirinya tidak menyadari niatan Xian ruy hanya bisa terkejut dan refleks mundur mengikuti dorongan dari sahabatnya. Tubuhnya menabrak kaca jendela yang berukuran tiga meter dengan begitu kuat. Suara pecahan kaca yang begitu keras mengejutkan semua orang, bahkan Darrel yang berada sedikit jauh dari mereka berdua menyaksikan pertikaian dan tindakan Xian ruy. Lelaki itu seolah tersadar ketika melihat dengan jelas bagaimana tubuh Xia yu menabrak dinding kaca.
Darrel sempat berlari kearah jendela namun terlambat, dirinya hanya bisa menyaksikan bagaimana naasnya tubuh kekasihnya itu terhempas dan terjatuh dari ketinggian kurang lebih dua puluh meter. Dia ingin menggapai uluran tangan Xia yu yang sempat menyadari kedatangannya, seolah meminta pertolongan terakhir tapi sayang sekali langkah kakinya kurang cepat untuk meraih dan merengkuh tubuh kekasihnya.
Kejadian itu begitu cepat dan tak bisa dihindari, runtuh harapan Xia yu untuk bahagia setelah sibuk belajar. Happy ending yang diinginkannya berubah menjadi Sad Ending. Pengkhianatan, kebohongan, dan tragedi pembunuhan menjadi akhir dari kisah hidupnya. Didetik terakhirnya Xia yu hanya bisa menatap kedua orang yang telah menyakitinya dengan perasaan yang sangat kecewa. Senyuman puas dari Xian ruy sangat terlihat jelas olehnya, dan tatapan panik Darel juga tak luput dari sorot matanya.
"Xia Yuuu.." Secara spontan Darel berteriak memanggil gadis yang pernah mengisi hatinya, apa yang baru saja dia lihat dengan kedua matanya sangat tidak diduga. Walaupun perasaan yang dia berikan untuk Xia yu sudah terkikis namun nyatanya perasaan itu tetap ada meskipun sedikit.
"Aku benci kalian.." Lirih Xia yu saat terjatuh, tatapan kebencian yang begitu besar dia berikan pada pasangan hina itu. Matanya tertutup merasakan hembusan angin memeluk tubuhnya untuk terakhir kali sebelum menyentuh panas dan kerasnya aspal parkiran.
"BRUGHH.." Dentuman keras terdengar begitu nyaring, ditengah keramaian orang-orang yang sedang beraktivitas. Mereka dapat melihat bagaiman suara pecahan kaca disusul dengan suara dentuman dari tubuh yang mendarat diatas aspal. Kejadian yang begitu cepat dan tragis mereka saksikan di siang hari.
Dalam kesadaran yang hanya tinggal beberapa persen saja, Xia yu merasakan kepala dan tubuhnya begitu sakit bahkan berkali-kali lipat rasa sakitnya. Aliran darah dari balik kepalanya mulai keluar dengan perlahan membasahi aspal dengan warna merah gelap. Hidung dan mulutnya pun mengeluarkan darah segar. Dia tidak menyangka jika hari dimana dia ingin memberikan hadiah kepada kekasihnya malah menjadi hari kematian yang tragis baginya.
Orang-orang mulai berhamburan keluar dan mendekati tubuh Xia yu, bukannya menolong mereka malah mengabadikan peristiwa itu dengan ponsel yang mereka genggam. Kegaduhan dan berbagai prasangka mulai memenuhi pikiran mereka, keramaian pun memenuhi lapangan parkir saat itu juga.
Sedangkan dilantai empat apartemen, Darel menatap tajam gadis yang baru saja dia setubuhi, lelaki itu menarik kasar lengan Xian ruy dan bertanya dengan nada tinggi. "Apa yang kau lakukan?"
"A,,a,,aku tidak melakukan apa-apa, Xia yu terjatuh sendiri." Elak Xian ruy dengan suara yang tergagap karena ketakukan, sadar jika saat ini dia kemungkinan telah membunuh seseorang.
'Plak!'
Darel menampar dan membentak Xian ruy dengan emosi. "Kau pikir aku bodoh hah?! Kau mendorongnya Xian ruy!"
Tanpa pikir panjang setelah mendorong tubuh Xian ruy kearah pintu apartemennya. Dia pun tak menghiraukan gadis itu lagi, kakinya mulai melangkah lebar dan menekan tombol sebuah tombol yang memiliki simbol panah kearah bawah, dua pintu tak kunjung terbuka dia pun mengambil inisiatif untuk berlari kearah pintu yang terdapat tulisan exit diatasnya.
Berlari tanpa alas kaki mulai menuruni anak tangga. 'Kumohon selamatkanlah dia tuhan.' Batin Darel, Perasaannya bercampur aduk, ketakutan, kesedihan, kepanikan dan rasa bersalah menggerogoti hatinya. Air matanya mulai membasahi wajah, bercampur dengan keringat yang sebelumnya tak dibersihkan.
Di lantai empat tubuh Xian ruy merosot kebawah, Darel melihat dirinya mendorong Xia yu. "Tidak. Aku tidak mendorongnya aku tidak membunuhnya kan?" Dirinya menolak fakta bahwa dia telah membunuh Xia yu. Xian ruy sadar bahwa dia telah melakukan tindakan yang akan membuatnya mendekam dipenjara.
Sesampainya ditempat terjatuhnya Xia yu, Darel shock berat. Dia melihat bagaimana gadis yang pernah bersamanya itu telah terkapar tak berdaya. Tubuhnya mengeluarkan darah yang begitu banyak sampai menggenang dibagian kepalanya. Perasaan sedih dan penyesalan mulai memenuhi hati dan pikirannya, rasa bersalah yang begitu besar dia rasakan saat ini.
Darel menghampiri Xia yu dengan wajah yang mengeluarkan banyak darah dia sangat sedih bagaimana pun gadis itu pernah mengisi kekosongan dihatinya. Xia yu yang selalu ada untuknyya ketika sedih senang susah walau pun tak banyak waktu bersama tapi mereka menjalani hubungan yang terbilang cukup lama untuk pasangan yang belum menikah.
Saat itu kesadaran Xia yu masih ada, dia tahu jika saat ini kemungkinan dirinya selamat sangat nihil. Bagaimanapun dia adalah seorang dokter, tidak merasakan tubuh setelah rasa sakit yang begitu hebat kemungkinan untuk selamat adalah satu persen. Secara perlahan dia membuka matanya meskipun berat dengan niat hati ingin melihat dunia untuk terakhir kalinya, namun sialnya yang dia lihat adalah langkah kaki dari laki-laki yang telah menyianyiakan perasaan tulus dan waktunya.
Darel mendekat dengan tergopoh-gopoh, dia bersimpuh dihadapan tubuh yang sudah tak berdaya. "Xia yu, Xia yu bangun.." Panggilnya mencoba berintraksi dengan Xia yu yang sedang sekarat saat itu.
"Sayang maafkan aku, tolong bangun bertahanlah." Darel tak kuasa menahan tangis saat itu juga wajahnya telah basah dengan air mata yang mengalir deras. Kesedihan dan ketakutan serta rasa bersalah sedang menyelimuti hatinya.
Xia yu tidak menjawab dia sedang berusaha membuka matanya untuk menatap wajah Darel dengan tatapan yang hangat seperti biasanya, dia tahu tahu dirinya tidak akan selamat.
"Xia yu, maafkan aku karena berselingkuh darimu, aku tahu aku salah aku minta maaf tolong bertahanlah...hiks...hiks.." Dia begitu menyesal telah menghianati Xia yu. Dirinya memang sangat mencitai Xia yu tapi karena ulah hasutan Xian ruy dia mulai membenci kekasihnya itu.
Dengan kesadaran yang semakin menipis Xia yu berusaha membuka matanya dan berhasil, saat itu dia tahu jika kekasihnya itu telah meminta maaf secara tulus dan dia bisa merasakan perasaan cinta untuknya masih ada. Dia berusaha membuka mulutnya untuk berbicara. Sebenarnya dia ingin memeluk dan membelai wajahnya yang sedang histeris, namun apadaya tenaga untuk mengangkat tangannya saja tidak ada.
Xia yu tersenyum dan mulai berkata dengan suara yang dipaksakan. "Aku pernah mencintaimu ..aak.." Ucapan itu terpotong karena dia mengeluarkan darah dari mulutnya, tak lama dia kembali berkata dengan lemah tapi masih terdengar. "Aku belum sempat memberi kebahagiaan untukmu, maafkan aku tidak bisa bertahan lagi semoga k..kkamu mendapatkan perem..puan yang lebih ba..ik dariikuuu.."
Hembusan napas terakhirnya begitu terasa diwajah Darel, bahkan kata-katanya terus terulang ditelinganya. Dia melihat mata yang sempat terbuka itu kembali tertutup dengan sangat lemah. Darel menggelengkan kepalanya, menolak kemungkinan pikiran yang ada dikepalanya.
"Tidak! Tidak mungkin." Tegasnya. Dengan sigap dia menggenggam tangan Xia yu dan menepuk pelan wajahnya bahkan dia berusaha memberikan CPR namun gadis itu tidak membuka matanya sama sekali. Beberapa warga disana menghampiri Darel dan Xia yu, salah seorang warga mengecek nadi dan nafas Xia yu dan mendapati bahwa gadis itu sudah tidak berdenyut dan bernafas.
"Tuan, dia sudah meninggal." Kalimat itu seolah menghantam dada Darel.
Mendapati kenyataan yang menyakitkan Darel menangis sejadi-jadinya, dia menolak kematian Xia yu. "Tidak, Xia yu kamu tidak boleh mati, kamu harus hidup. KAMU HARUS HIDUP!"
Darel berteriak dengan frustasi, dia mengguncang tubuh Xia yu. "PANGGILKAN AMBULAN XIA YU KU HARUS HIDUP!"
Warga disana mengerti kesedihan laki-laki itu dan menatap kasihan pda gadis yang telah meninggal. Namun beberapa mereka ada juga mulai berasumsi tentang kejadian disana, mereka menerka kejadian disana murni kecelakaan, bu*uh diri atau pembu*uhan yang disengaja. Ketika Darel mendengar perkataan mereka semua dia tiba-tiba ingat dengan Xian ruy.
Dengan cepat dia berteriak dan menunjuk kearah dimana jendela tempat Xia yu terjatuh. "Pembunuhnya ada diapatermen saya, dia dilantai empat cepat tangkap dia."
"Tolong kalian pangilkan ambulan dan polisi pembunuhnya masih berada diatas." Darel kembali berteriak menyuruh orang-orang yang berada disana untuk melakukan panggilan itu, dan mereka pun melakukannya.
Darel kembali memeluk Xia yu dia mencurahkan penyesalannya yang terlambat. "Maafkan aku Xia yu aku tidak bisa menjagamu dan malah menghianatimu, seharusnya aku setia dengan mu tidak tergoda dengan wanita kotor itu maafkan aku yang telah bodoh melepaskan mu demi hawa nafsuku dan tidak mengejarmu lebih dulu aku menyesal..aku menyesal..hiks ..hiks"
Tidak berapa lama mobil ambulan dan polisi tiba di tempat itu, tubuh Xia yu dibawa kedalam mobil ambulan lalu menuju rumah sakit. Darel selalu dekat bersama tubuh Xia yu dia tidak berhenti menangis dia juga melaporkan Xian ruy dan Darel juga harus mengakui perselingkuhannya karena dia juga terkait meskipun dia tidak mencelakai langsung Xia yu secara langsung. Darel meminta polisi untuk menghukum dirinya didalam penjara.
Sedangkan keluarga Xia yu, saat mereka mendapatkan kabar kecelakaan dan kematian dari kantor polisi mereka kaget bukan main. Kehilangan putri kebanggaan keluarga orang tua mana yang tidak akan sedih dan sakit hati jika putri mereka mati karena dicelakai orang, bahkan meninggal dengan cara yang sangat tragis. Orang tua Xia yu juga sangat kaget dengan perselingkuhan Darel mereka berpikir karena ulah darel mereka kehilangan anaknya, sampai kapan pun pasangan menjijikan itu tidak akan mendapat maaf dari keluarga Xia yu.
****tbc**
yg detail dong sesuai daya hayalmu...😍
AQ KIRA THOR NYA LAKI2...
LEBIH BANYAK KOMENTAR dr pd CERITANYA
ternyata masih "tergantung" ...
cerita sebelumnya juga dah lupa🤭🙏
masih nunggu lanjutnya
skrg dithn 2025 balik lagiiiiiii nunggu bgt lanjutannyaaaa
tapi kenapa masih ga ada lanjutannyaaaaa
hiks hiks sedih deh
padahal favorite bgttttttt
author ke manaaaaaa😫😫😭😭😭😭
email dan fb ku pun username xia yue krn suka bgttttttt sma novel ini terutama dgn karakter xia yue ......