NovelToon NovelToon
AKU DI USIR SUAMIKU

AKU DI USIR SUAMIKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Patahhati / Poligami / Single Mom / Cerai / Tamat
Popularitas:6.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: ridwan jujun

fatimah azzahra yang kerap di panggil fafa atau patimah oleh teman dekat maupun orang lain. fatimah sudah 3 tahun nikah bersama Hengki Affandi.dari pernikahan itu belum juga mendapatkan seorang pun anak sampai ia di usir oleh suaminya.

beberapa tahun hengki dan fatimah berpisah dan gak pernah ketemu,di suatu hari hengki bertemu dengan fatimah dan kedua anak kembar fatimah dari pernikahan mereka.


apa kelanjutannya baca ajah yah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ridwan jujun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

prolog

Fatimah Azzahra yang kerap kali dipanggil Fafa atau Fatimah oleh teman dekat maupun orang lain. Fatimah sudah 3 tahun membina rumah tangga bersama Hengki Affandi. Dari pernikahan itu mereka belum juga dikarunia seorang anak.

Hengki maupun Fatimah sudah pergi ke dokter untuk memeriksa kesuburan tubuh mereka. Dari sana mereka tau jika kesehatan mereka tak ada masalah sedikit pun. Saat itu mereka bahagia, karena di antara mereka tak ada yang mengalami sakit.

Hari demi hari sudah mereka lewati, tapi tak juga hadir nyawa dalam rahim Fatimah. Itu membuat Hengki meragukan tentang kesuburan Fatimah yang dibilang dokter beberapa bulan yang lalu. Hengki merasa Fatimah bukanlah wanita sempurna.

Hengki menginginkan tangisan seorang anak menghiasi rumah bak istana itu. Tapi apa? Hingga sekarang tidak juga ada. Ia muak dengan istrinya yang sudah ia perkirakan mandul itu. Rasa cinta yang dari dulu berkembang terus juga semakin memudar hanya karna belum juga mendapatkan anak dari istrinya.

"Bang, kamu nggak ke kantor?" tanya Fatimh lembut sambil mengelus tangan kekar Hangki.

Hengki tak menjawab pertanyaan Fatimah. Ia tetap diam di atas sofa kamar mereka. Jangankan untuk menjawab, melihat saja tidak dia kepada Fatimah.

"Kok nggak dijawab Bang?" Fatimah kembali melontarkan pertanyaan yang sama kepada Hengki. Namun Hengki tetap diam tanpa ada rasa ingin menjawab.

"Kenapa diam saja, Bang?" Lagi-lagi Fatimah bertanya.

"KAMU BERISIK SEKALI! NGGAK TAU APA INI GENDANG TELINGA SAYA SUDAH MAU PECAH?!" marah Hengki dengan meninggikan nada suaranya.

Fatimah terkejut dengan ucapan Suaminya. Tak pernah terfikir olehnya suaminya akan berkata sekeras itu dan juga suaminya bahkan menyebutnya dengan kata saya bukan aku lagi. Kenapa? Kenapa suaminya berubah juga? Tidak cukupkah sikap mertuanya saja yang berubah? Kenapa rasanya semakin sakit? Apa salahnya?

"M--mas kenapa kamu marah?" lirih Fatimah dengan suara tercekat.

Hengki menoleh sempurna kepada Fatimah. "Kamu tau? Aku benci sama wanita seperti kamu! Aku benci sama wanita yang tak bisa memberikanku keturunan! Aku benci!!" marah Hengki menggebu-gebu.

"Ta-tapi ap,"

"Lebih baik kita cerai saja! Aku nggak mau lagi bertahan sama kamu, kamu itu wanita mandul!! Wanita yang tidak akan bisa memberikanku seorang pewaris!! Hari ini juga kamu aku TALAK, dan pergi dari rumahku sekarang juga!!" hina Hengki sambil menunjuk pintu keluar dengan satu jari telunjuknya.

Baiklah, mungkin ini akhir dari hubungan rumah tangga mereka. Rumah tangga yang dulunya mereka impikan sirna seketika. Padahal masih ada waktu untuk mereka memiliki seorang anak di tengah-tengah mereka. Tapi ini apa? Orang yang Fatimah cintai sedari dulu malah mengusirnya dan mentalak dirinya. Sadis sekali nasib dirinya.

Fatimah bergegas ke arah lemari mengambil semua pakaiannya serta perhiasan yang pernah diberi Hengki selama mereka menikah. Tidak masalah bukan ia mengambil haknya sendiri.

Fatimah melangkah ke arah nakas lalu membuka laci itu dan meletakkan cincin pernikahannya disana. Setelahnya Fatimah melangkah ke arah Hengki sambil membendung air matanya.

"Bang, semoga kamu bahagia setelah ini. Maaf jika selama ini aku selalu membuatmu tertekan. Maaf selama ini aku membuatku menderita. Aku pergi Bang, selamat tinggal Bang," pamit Fatimah sambil menahan air matanya yang sedari tadi minta keluar.

Hengki tak menjawab, ia hanya diam. Sedangkan Fatimah terus melangkah menuju pintu keluar. Sebelum itu Fatimah kembali membalikkan tubuhnya menghadap Hengki.

'Bang, aku janji setelah ini aku nggak akan pernah nemuin kamu lagi, bagaimanapun keadaannya nanti. Aku janji aku nggak akan pernah kembali kepada kamu, Bang, meski kamu memintanya,' Janji Fatimah dalam hati, lalu kembali melanjutkan jalannya.

Bersambung

1
Fansuri
aku Mala kepo kalo di lanjuti ..sayangnya Uda the end
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya indah nya
walaupun singkat tapi mantap sekali 👍👍
teruslah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa
tamat yang cukup baik..
makasih banyak kak thor 😘❤️
Yunerty Blessa
moga Fatimah dan Ali hidup bahagia
Yunerty Blessa
penyesalan mu Hengki dah tak berguna....
Yunerty Blessa
apa memang enak Hengki..anak sendiri tidak ada yang mau mengaku
Yunerty Blessa
Hengki pasti menyesal telah menceraikan Fatimah setelah tahu ada anaknya
Yunerty Blessa
kenapa tidak jujur saja Hengki
Yunerty Blessa
pasti akan ketemu
Yunerty Blessa
padahal cuma anak angkat..ngak sadar diri Kevin nih
Yunerty Blessa
pasti mantan mertua nya heran
Yunerty Blessa
tahniah buat kelahiran baby boys nya
Yunerty Blessa
entah seperti apa perasaan Hengki bila berjumpa dengan Fatimah..yang sedang hamil.... sekarang Hengki tidak dapat memiliki anak lagi..
Yunerty Blessa
Hengki menyesal kalo dapat tau Fatimah hamil
Yunerty Blessa
apa jangan² Hengki sudah punya perempuan lain makanya dia ceraikan Fatimah
Yunerty Blessa
benar apa yang dikatakan oleh Reza... suatu masa Hengki akan menyesal
Yunerty Blessa
moga Hengki tidak menyesal dengan keputusan nya tu
dian hr
lawanlah jangan diem aja,mereka berdua kevin cuma sendiri,masa gak berani
Mei Mei
Luar biasa
AR Althafunisa
nah bagus ketemu udah...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!