NovelToon NovelToon
Di Buang Karena Jelek Datang Kembali Untuk Membalas

Di Buang Karena Jelek Datang Kembali Untuk Membalas

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Memiliki tubuh obesitas ternyata membuat Amanda dibenci orang-orang di sekeliling, keluarga yang selama ini dia percaya. Di saat usianya berusia 10 tahun ibunya pergi meninggalkannya membuatnya hidup bersama sang ayah.
Hidupnya sejak kecil begitu sempurna nyaris tidak pernah merasakan kesulitan, ketika sang ayah menikah dengan teman masa SMA- ya yang sudah memiliki dua Putri. Amanda justru mendapatkan kasih sayang dari ibu tirinya.

Tetapi siapa sangka Amanda menyadari semua itu hanyalah sandiwara ketika dia sudah dewasa. Tubuhnya yang gendut dengan wajah yang jelek, cupu membuat keluarganya jijik kepadanya, kematian ayahnya membuat penderitaan hidupnya semakin bertambah.
Pria yang dia nikahi baru 1 bulan ternyata memiliki hubungan dengan saudara tirinya, dikhianati oleh keluarganya sendiri membuat Amanda nyaris ingin mengakhiri hidup.

Tetapi semangatnya kembali dalam bentuk pembalasan ketika semua berlalu dia datang dengan penampilan yang sempurna bahkan nyaris Tidak dikenali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1 Ejekan

Amanda gadis 21 tahun yang saat ini berada di dalam kamarnya, dengan berdiri di depan cermin yang baru saja selesai memakai terus berwarna pink.

Gadis dengan berat badan 70 kg itu terlihat memutarkan tubuhnya, memakai kaca mata dengan pipi yang tembam, senyumnya tampak manis dengan lesung pipit di wajahnya.

"Dressnya sangat cantik!" pujinya tampak menyukai baju baru yang baru saja dia berangkat.

"Memang sangat cantik...." tiba-tiba terdengar suara wanita dari depan pintu kamar membuat Amanda membalikkan tubuh.

Wanita berambut panjang dengan tinggi 170 cm, memiliki tubuh langsing, seperti model profesional tampak tersenyum dengan meletakkan kedua tangannya di dada.

"Kak Maudy," ucap Amanda membuat Maudy berjalan menghampirinya.

"Dressnya sangat cantik, tetapi sayang sekali tidak cocok ditubuh kamu, kamu terlalu gendut Amanda, dress mahal dan secantik apapun itu sudah pasti tidak cocok," ucap Maudy terus terus terang mengomentari fisik Amanda.

Senyum di wajah cantik itu seketika menghilang, terasa percaya dirinya menurun.

"Bercanda...." sahut Maudy di tiba-tiba tersenyum dengan mengusap lengan Amanda.

"Kamu cocok memakai dressnya, aku suka melihatnya," ucapnya membuat senyum Amanda kembali terukir tipis.

"Ayo Amanda kita langsung saja ke meja makan, kita harus menikmati makan malam," ajak Maudy membuat Amanda menganggukkan kepala.

Amanda bersama dengan Maudy akhirnya menuruni anak tangga. Di meja makan sudah terlihat seorang wanita sekitar berusia 40 tahun ke atas dan terlihat seorang wanita berusia 21 tahun, dan ada juga seorang pria.

Maudy menarik kursi dan kemudian duduk, disusul oleh Amanda yang juga mengambil tempat duduknya.

Amanda mulai mengambil makanannya, orang-orang yang ada di meja makan fokusnya hilang ketika Amanda memasukan makanan itu sangat banyak ke dalam piringnya.

"Amanda kamu jangan makan banyak-banyak dong, lama-lama kamu 100 kilo," tegur Maya wanita memiliki wajah pegas dan culas tersebut.

"Ini hanya sedikit saja," jawabnya dengan terkekeh.

Tawanya membuat orang-orang yang ada di meja makan itu terlihat jijik.

"Mas Reno kapan kembali dari Bandung?" tanya Amanda.

Pria yang duduk di hadapannya itu sejak tadi tampak cuek tak lain adalah suaminya, pria yang dia nikahi 1 bulan yang lalu.

"Kamu, ini bagaimana sih, sudah menjadi istri tetapi tidak tahu kabar suami," celetuk Sisil dengan mengunyah makanannya tampak sinis.

"Aku sudah mengabari. Mas Reno, tetapi sepertinya sangat sibuk sampai tidak bisa mengangkat teleponku," jawab Amanda.

"Benar, aku sibuk dengan banyaknya pekerjaan, memang kamu yang tidak memiliki pekerjaan, jadi jika aku berada di Luar Kota sebaiknya jangan menghubungiku dan artinya aku sedang kerja dan jika aku sudah berada di rumah ini yang artinya pekerjaanku sudah selesai dan tidak perlu mempertanyakan kapan aku pulang," ucap Reno terdengar begitu cuek saat berbicara pada istrinya membuat Amanda tersenyum mendengarnya.

"Padahal aku hanya bertanya saja, tetapi kenapa Mas Reno marah kepadaku dan berbicara seperti itu? memang ada yang salah denganku," batin Amanda dengan perasaannya yang mulai tidak enak.

"Amanda kamu makanlah, sayang sekali makanan sebanyak itu tidak kamu sentuh," tegur Maudy membuat Amanda mengganggukan kepala.

Amanda mulai menikmati makanannya, ketika makan Amanda terlihat begitu sangat lahap dan bahkan lupa dengan perasaannya yang sempat tersinggung atas perkataan suaminya.

"Hah!" Reno sepertinya terganggu dengan suasana di meja makan dengan istrinya yang makan seperti orang kelaparan membuatnya menghentikan makannya dan pergi begitu saja.

"Mas mau kemana?" tanyanya dengan makanan yang penuh di mulutnya.

"Bagaimana suami kamu tidak pergi, kamu saja makan seperti orang yang tidak makan 1 bulan, sangat jorok dan menjijikan!" ejek Sisil ikut berdiri dari tempat duduknya dan juga meninggalkan meja makan.

"Kurangi berat badan kamu, lama-lama melangkah saja kamu tidak akan bisa," Maya wanita tegas yang tak lain ibu tirinya juga menegurnya dan kemudian berdiri dari tempat duduknya meninggalkan meja makan.

"Amanda lanjutkan makan kamu ya. Kakak mau ke kamar sebentar," Maudy juga meninggalkan meja makan dan hanya saja Maudy tidak mengeluarkan ejekannya kepada Amanda.

Amanda tampak sedih melihat orang-orang di sekitarnya meninggalkan dirinya di meja makan dan hanya karena makannya terlalu banyak membuat Amanda seketika menghentikan makannya dan bahkan suaminya sendiri juga mengomentari fisiknya.

Padahal rumah itu adalah miliknya, milik ayahnya yang meninggal 1 bulan yang lalu. Sejak kecil Amanda sudah bersama ibu tirinya dengan memiliki dua anak yang itu Maudy dan juga Sisil, tidak ada masalah dalam keluarga tersebut.

Semuanya berjalan biasa saja meski terkadang ibu tirinya tampak cuek kepadanya, tetapi tidak seperti di sinetron adanya perlakuan fisik yang dia dapatkan sejak kecil, entahlah apakah Amanda mengerti bahwa keluarga itu tidak menyukainya atau memang dia tidak peduli.

Amanda akhirnya memutuskan menikah dengan Reno pria yang dia sukai tak lain adalah sahabatnya sejak kecil, tetapi siapa sangka sebulan pernikahan pria itu tampak biasa saja, terlihat cuek dan bahkan tidak menjalankan tugasnya sebagai suami dan pernikahan itu seolah-olah hanya sebagai formalitas saja.

****

Amanda menuruni anak tangga, menghentikan langkahnya di ruang tamu ketika melihat Sisil duduk bersandar pada dinding sofa dengan kakinya yang di pijit salah satu pelayan yang memiliki keahlian dalam membersihkan kuku.

Sisil tampak tenang yang melihat ponselnya dengan menganggap bahwa dirinya berada di salon.

"Sisil!" mendengar Amanda memanggilnya membuatnya menoleh.

"Ada apa?" tanyanya terdengar begitu sinis.

"Hmmmm, kamu ke Luar Kota bersama dengan mas Reno?" tanyanya tampak ragu.

"Iya, kenapa?" Sisil menjawab dengan santai.

"Apakah itu pantas. Mas Reno ipar kamu, jadi menurutku tidak pantas kamu berdua-duaan dengan Mas Reno," ucap Amanda.

"Hey Amanda. Aku bersama dengan Reno itu karena urusan pekerjaan, lagi pula kamu itu heboh sekali hanya karena aku dan Reno pergi keluar kota bersama. Meski Reno dan kamu sudah menikah dan bukan berarti aku tidak bisa dekat dengannya lagi pula kami juga berteman sejak kecil," Sisil menjawab dengan ketus dan tidak mau disalahkan Amanda.

"Tetapi tetap saja aku merasa bahwa itu berlebihan," sahut Amanda.

"Kalau kamu merasa itu berlebihan ya sudah, kamu saja yang mengatakan kepada Reno agar tidak mengajak untuk bekerja ke Luar Kota lagi," ucap Sisil membuat Amanda terdiam.

"Sudahlah kamu sebaiknya sana, jangan menggangguku," ucap Sisil tidak peduli.

Amanda menghela nafas, dan perlahan membalikkan tubuhnya.

"Lagi pula mana mungkin Reno mengajak wanita gendut sepertinya," Amanda ternyata dapat mendengar perkataan Sisil yang mengejek fisiknya.

Amanda sudah pasti sedih, tetapi apa yang bisa dia lakukan dan mungkin memang kenyataan bahwa tubuhnya sangat gendut dan siapa juga yang tertarik padanya, entahlah mengapa Reno juga pada akhirnya ingin menikah dengannya. Sisil melanjutkan langkahnya dengan penuh kesedihan.

Sisil kembali memasuki kamar dan berjalan menuju cermin, melihat cermin, melihat dirinya yang nyata seperti apa yang dikatakan orang-orang, sejak kecil Amanda memang memiliki tubuh gemoy dan jika waktu kecil sudah pasti orang-orang menyukai tubuh gemoy seperti dirinya yang pasti sangat lucu, tetapi tidak sekarang.

Keluarganya sendiri bahkan mengejek dirinya dan semenjak kepergian ayahnya, banyak sekali perubahan dan sikap keluarganya kepada yang berbicara terus terang dengan menyakiti hatinya dan mungkin hanya mau di saja yang tidak terlalu terlihat mengejeknya

Bersambung....

...Hay para pembaca setiaku, hari ini aku kembali mengajak kalian untuk mengikuti cerita terbaruku, semoga cerita ini menarik dan disukai banyak orang, Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman semua yang sudah mendukung karya saya dan jangan lupa untuk terus mengikuti karya terbaru Saya dari bab 1 sampai bab akhir....

...Sedikit banyaknya yang kalian berikan kepada saya menjadikan motivasi untuk saya terus berkarya, selamat menikmati dan membaca karya saya terima kasih untuk semuanya.......

...Salam cinta dari saya author.......

1
Alia Chans
Satu like = satu bentuk apresiasi. Semangat thor ✍️👈😉
Ma Em
Semangat Amanda kamu pasti bisa mengambil hak kamu perusahaan yg sdh dikuasai pelakor dan anak2 nya , semoga dimudahkan dan dilancarkan usaha Amanda untuk mengambil kembali perusahaan nya dan bisa menyingkirkan mereka semua .
Ma Em
Amanda mungkin lelaki yg sering kamu temui itu adalah lelaki yg akan menjadi pasangan hdp mu Amanda , ternyata rumah tangga Reno dgn Sisil sepertinya tdk bahagia bahkan sering bertengkar , ternyata Reno menikah dgn Sisil sering bertengkar dikira setelah melepaskan Amanda Reno akan bahagia dgn Sisil wanita pilihan Reno , mungkin itu balasan Sisil karena sdh menyakiti Amanda sehingga rumah tangganya juga tdk bahagia .
Ma Em
Semoga Amanda segera mengetahui perselingkuhan Reno dgn Sisil .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!