NovelToon NovelToon
Sistem Dewa Matahari

Sistem Dewa Matahari

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Aditya Pratama, pemuda yatim piatu yang dihina keluarga angkatnya, bekerja sebagai cleaning service di perusahaan konglomerat Pradipa Group. Hidupnya jungkir balik ketika secara tak sengaja menemukan liontin kuno di ruang rahasia sang pemilik perusahaan—yang ternyata adalah pusaka terakhir dari era dewa-dewa. Liontin itu mengaktifkan "Sistem Dewa Matahari", memberinya kemampuan melampaui nalar manusia. Dengan sistem ini, Aditya bertekad membalaskan dendam keluarganya, menaklukkan panggung dunia, dan menyingkap misteri di balik hilangnya para dewa 10.000 tahun yang lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Penemuan di Balik Dinding

Aditya Pratama menyeka keringat di dahinya dengan lengan baju seragam abu-abu yang sudah luntur. Bau karbol dan pembersih lantai memenuhi koridor lantai 47 gedung Pradipa Tower—menara kaca setinggi 60 lantai yang menjadi simbol kejayaan keluarga terkaya di kota ini.

Tepat pukul 23.00. Shift malam baru saja dimulai.

"Pratama! Toilet direksi masih bau pesing. Sana bersihin lagi. Jangan malas-malasan!"

Suara Pak Burhan, kepala cleaning service, menggema dari ujung koridor. Pria botak berperut buncit itu menunjuk ke arah toilet dengan tatapan jijik—seolah Aditya adalah sampah yang kebetulan bisa bernapas.

Aditya hanya mengangguk. Tangannya mencengkeram gagang pel lebih erat.

Sabar.

Sepuluh tahun hidup sebagai yatim piatu. Sepuluh tahun diinjak-injak keluarga angkatnya sendiri. Dibandingkan dengan hinaan bibi dan sepupu-sepupunya yang selalu menyebutnya "anak pungut sialan", kata-kata Pak Burhan hanyalah angin lalu.

Ia mendorong pintu toilet direksi dan mulai bekerja.

Namun sesuatu berbeda malam ini.

Saat mengepel sudut toilet pria, matanya menangkap keanehan pada salah satu ubin marmer di dinding. Polanya tidak sejajar. Samar, nyaris tak terlihat, tapi Aditya sudah membersihkan toilet ini tiga ratus kali. Ia hafal setiap retakan.

Tangannya meraba permukaan marmer itu. Dingin. Lalu jarinya menemukan celah tipis—seperti tombol tersembunyi.

Klik.

Dinding di hadapannya bergerak, membuka ruangan rahasia selebar dua meter.

Aditya menelan ludah. Jantungnya berdebar kencang. Ruang rahasia di kantor konglomerat? Ini bisa menjadi masalah besar baginya. Tapi rasa penasaran mengalahkan ketakutan.

Ia masuk.

Ruangan itu minim cahaya, hanya diterangi lampu LED biru dari etalase kaca di tengahnya. Di dalam etalase itu, di atas bantalan beludru merah yang sudah pudar, tergeletak sebuah liontin.

Liontin itu berbentuk matahari dengan tujuh sinar. Bahan logamnya tidak seperti emas atau perak—warnanya seperti perunggu yang berpendar. Di tengahnya, sebuah batu merah darah berdenyut pelan.

Berdetak?

Aditya menggosok matanya.

Batu itu benar-benar berdetak. Seperti jantung.

Tanpa sadar tangannya terulur, menyentuh liontin itu.

"SISTEM DEWA MATAHARI TERAKTIVASI."

Suara mekanis menggema di dalam kepalanya. Aditya tersentak, hampir menjatuhkan liontin itu. Ia menoleh ke sekeliling—tidak ada siapa-siapa.

"Host terkonfirmasi: Aditya Pratama."

"Garis keturunan: Terkunci."

"Potensi kultivasi: Tingkat SSS (Legendaris)."

"Misi pertama: Selamatkan Nyonya Alesha Putri Pradipa dalam 24 jam. Hadiah: Pil Pemurnian Tubuh Level 1, 100 Koin Sistem. Penalti: Kematian."

"Apa-apaan ini?!"

"Sistem telah mengunduh paket bahasa Indonesia. Mohon tenang, Host. Integrasi kesadaran dimulai dalam 3...2...1..."

Sakit kepala yang luar biasa menyerang Aditya. Ia jatuh berlutut, kedua tangan mencengkeram kepalanya. Seolah ada besi panas yang menusuk ke dalam otaknya. Gambar-gambar asing berkelebat: pertempuran di langit, pedang raksasa membelah samudera, sebuah istana emas yang terbakar, dan sesosok pria dengan mahkota matahari yang ditusuk dari belakang oleh tujuh bayangan gelap.

Air matanya mengalir tanpa bisa ditahan.

Dan saat rasa sakit itu memuncak...

Hening.

Aditya membuka matanya. Liontin itu kini menempel di dadanya, rantainya melingkar di leher. Batu merahnya sudah tenang, hanya bersinar lembut.

Depan matanya, sebuah panel holografik berwarna emas muncul:

STATUS HOST

· Nama: Aditya Pratama

· Level Kultivasi: 0 (Manusia Biasa)

· Kekuatan: 5

· Kecepatan: 6

· Stamina: 7

· Kecerdasan: 18 (Jenius Tersembunyi)

· Charm: 4 (Efek Terlantar)

Skill Terbuka:

· All-Seeing Eye (Level 1): Melihat informasi dasar target. Syarat: Kontak mata 3 detik.

Aditya menatap angka-angka itu dengan campuran takjub dan ngeri.

Jenius tersembunyi? Efek terlantar? Apa-apaan sistem ini?

Tapi sebelum ia bisa berpikir lebih jauh, suara alarm berbunyi dari lantai atas.

Whooop! Whooop!

"Ini lantai 48!" gumamnya. Lantai kantor Alesha Putri Pradipa—sang Presiden Direktur, wanita yang bahkan belum pernah melihat wajahnya.

Misi pertama.

Selamatkan sang CEO dalam 24 jam.

Aditya mengepalkan tinjunya. Ia masih setengah percaya dengan semua ini. Sistem, liontin, misi—semuanya seperti mimpi. Tapi rasa dingin di dadanya dan panel status yang melayang di depannya terlalu nyata.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Aditya merasakan sesuatu yang asing.

Harapan.

Ia melangkah keluar dari ruang rahasia. Dinding otomatis tertutup di belakangnya. Kini ia bukan lagi Aditya si cleaning service yang tak punya masa depan.

Ia adalah Host Sistem Dewa Matahari.

Dan entah apa pun risikonya, ia akan menyelesaikan misi ini.

"Tunggu, Nyonya Alesha," bisiknya sambil mulai berlari menuju tangga darurat. "Aku datang."

Dari kejauhan, suara alarm masih melolong. Dan di lantai 48, jeritan samar mulai terdengar.

1
Sebut Saja Chikal
hmmm dipikir" ada yg ilang. hadiah terima tawaran si alesha ko ga dapet. 500 koin + pil
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨
Kak, Bisa Follow kembali, ada hal penting🙏
alexander
bagus ceritqnya
Davide David
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!