Setiap orang punya kemampuan yang berbeda-beda, ada yang berbakat di olahraga, ada yang berbakat di ilmu pengetahuan, ada juga yang berbakat di seni. Kayla seorang siswa yang membuktikan bahwa setiap orang bisa berubah asal punya kemauan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Geb Lentey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 1
Hai nama aku Kayla Azzura, kalau kalian pikir aku selalu dapat juara 1 itu salah banget. Waktu SD aku selalu juara 9 dari 12 siswa, menyakitkan sih tapi semua berubah ketika aku masuk SMP.
Oh iya aku 3 bersaudara loh, kakak pertama aku perempuan dan cantik banget kayak mama namanya Nadya Aurelia dan kakak kedua aku itu laki-laki namanya Naufal. Nama mama adalah Wulandari seperti namanya, mama sangat cantik dengan rambut pendek dan kulit kuning langsung dan mata coklatnya, papa juga gak kalah ganteng dengan kulit sawo matangnya juga mata yang tegas bagaikan elang.
Waktu aku TK aku iri banget liat teman-temanku yang sudah pindah ke SD. Iya mereka udah lulus dan masuk sekolah dasar. Melihat mereka semua aku jadi pengen SD juga, tapi sayangnya kata mama umur aku belum cukup untuk masuk SD karena umurku masih 4 tahun.
"Huaaa... ayolah ma, Kayla juga pengen pindah ke SD"
Aku menangis sekencang mungkin agar mama mendengar permintaan aku dan akhirnya mama izinin aku untuk masuk sekolah dasar. Terlihat muka mama yang tidak bisa menolak permintaan anaknya. Kemudian ku dengar mama bergumam.
"Apa aku sekolahkan saja yah dia? bilang saja murid titipan ke sekolah. Toh pasti setelah beberapa hari dia akan bosan dan kembali ke TK"
Akhirnya mama izinin aku masuk ke sekolah dasar.
"Ya sudah, kamu mau masuk ke sekolah mana?"
Tanya mama dengan lembut.
"Sekolah yang sama dengan aku aja tante"
Seorang anak perempuan yang juga adalah sepupuku dan tetanggaku. Kesya Anastasya biasa dipanggil caca, Dia dua tahun lebih tua dari aku kami adalah teman bermain. Caca memiliki rambut ikal, kulit sawo matang dan mata bulat.
"Kalau Kayla sekolah di sekolah ku, aku janji untuk menjaga Kayla."
Caca mencoba meyakinkan mama supaya aku bisa bersekolah bersama dia. Yah walaupun sebenarnya itu adalah akal-akalan dia supaya gak jauh-jauh dari aku dan bisa main bareng terus.
Dengan sedikit bujukan dari Caca, mama pun menyetujui aku sekolah di sekolah yang sama dengan Caca. Kalau di hitung-hitung jarak sekolah dari rumah tidak jauh hanya sekitar 1 km doang, bahkan sambil jalan kaki pun gak bakal terasa untuk anak-anak yang aktif.
Mama pun mendaftarkan ku ke sekolah yang sama dengan Caca, aku memperkenalkan diriku di depan kelas.
"Hallo semuanya, nama saya Kayla Azzura"
Banyak mata tertuju padaku membuat hatiku terasa gugup. Bu guru pun menyuruh ku untuk duduk, segera aku ke tempat yang kosong.
tak tak tak...
Suara langkah kaki ku dengan gembiranya menuju tempat duduk yang sudah disediakan. Guru langsung mulai dengan mata pelajaran pertama.
Rasanya masuk sekolah dasar tidak begitu berat bagi aku yang baru pertama kali duduk di bangku kelas.
Teng teng teng...
Bunyi lonceng pulang sekolah yang menandakan kelas 1 dan kelas 2 sudah boleh pulang, sedangkan kelas 3 sampai kelas 6 masih harus lanjut belajar.
Na na na...
Senandung lagu yang ku keluarkan menyatakan hatiku sedang bergembira. Ku berjalan dengan sangat gembira pulang ke rumah yang jaraknya tidak jauh itu.
"MAMA... KAYLA PULANG"
Teriakan ku membuat seisi rumah bahkan tetangga pun bisa mengetahui bahwa aku sudah pulang sekolah.
......Bersambung......
...****************...