Sakura adalah anak dari selir yang sejak lahir dianggap tidak memiliki kekuatan. Karena itu ia sering dibully dan diremehkan oleh keluarga bangsawan tempatnya tinggal.
Hidupnya semakin tragis ketika ia terus-menerus diracuni secara perlahan, membuat tubuhnya lemah dan sakit. Di tengah penderitaannya, satu-satunya orang yang melindunginya adalah ibunya. Namun sang ibu akhirnya dibunuh oleh pihak yang berkuasa di dalam keluarga itu.
Setelah kehilangan segalanya, Sakura yang tersisa dalam keputusasaan tanpa sadar mulai membangkitkan kekuatan besar yang tersegel di dalam dirinya. Kekuatan itu selama ini tersembunyi, dan kini perlahan mulai bangkit, mengubahnya dari gadis yang dianggap lemah menjadi sosok yang berpotensi mengguncang dunia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 1 — Dunia dan Kekuasaan
Dunia ini terbagi menjadi empat kerajaan besar yang berdiri dengan kekuatan dan ras masing-masing.
Kerajaan Averion berada di pusat dan dipimpin oleh manusia. Kerajaan ini dikenal sebagai yang paling kuat dibandingkan yang lain. Di wilayah hutan yang luas terdapat Kerajaan Sylvaris, tempat tinggal ras Elarin/Elf, Di bagian timur yang dipenuhi sungai dan lautan berdiri Kerajaan Nerethis, wilayah ras Aquarian. Sementara di daerah tandus dan panas terdapat Kerajaan Vulcarion, rumah bagi ras Draveth yang sering disebut sebagai ras iblis.
Keempat kerajaan itu sudah lama hidup berdampingan, tapi bukan berarti mereka benar-benar damai.
Manusia dari Averion menganggap diri mereka paling unggul. Mereka percaya bahwa kekuatan mereka lebih murni dibanding ras lain, terutama karena mereka memiliki elemen Cahaya yang jarang dimiliki.
Ras lain sering dipandang rendah.
Elarin dianggap terlalu lemah karena lebih memilih hidup selaras dengan alam. Aquarian dianggap tidak cocok untuk pertempuran darat. Sementara Draveth lebih sering disebut sebagai ancaman daripada sebagai ras.
Hubungan antar kerajaan dijaga hanya karena keseimbangan kekuatan. Jika satu pihak memulai perang, semuanya bisa ikut terlibat.
Selain perbedaan ras, hal yang paling menentukan kedudukan seseorang adalah elemen sihir yang mereka miliki.
Ada lima elemen utama yang diakui di dunia ini: api, air, angin,tanah dan Cahaya.
Setiap elemen memiliki ciri warna masing-masing saat diuji menggunakan Bola Wahyu.
Api berwarna merah.
Air berwarna biru.
Angin tampak hijau
Tanah berwarna coklat.
Dan Cahaya berwarna emas terang.
Elemen Cahaya termasuk yang paling langka dan biasanya hanya muncul di kalangan bangsawan tinggi, terutama di kerajaan Averion.
Setiap orang pada umumnya hanya memiliki satu elemen sejak lahir. Namun dalam kasus yang sangat jarang, ada yang memiliki dua elemen sekaligus. Orang seperti itu biasanya dianggap istimewa dan memiliki posisi penting.
Salah satu contohnya adalah Raja Averion.
Untuk mengetahui elemen seseorang, digunakan sebuah alat yang disebut Bola Wahyu.
Bola itu digunakan sejak bayi lahir. Saat disentuhkan, bola akan mengeluarkan warna sesuai elemen yang dimiliki.
Tingkat sihir dibagi menjadi beberapa tahap: Faint, Low, Mid, High, Grand, dan Crown.
Orang dengan tingkat Faint biasanya tidak dianggap penting. Mereka hanya menjalani kehidupan biasa tanpa pengaruh besar. Sedangkan mereka yang mencapai tingkat tinggi bisa menjadi prajurit, penyihir kerajaan, atau bahkan bagian dari keluarga bangsawan.
Karena itu, hasil dari Bola Wahyu sangat menentukan masa depan seseorang.
Di dalam istana Averion, alat itu dijaga dengan sangat ketat dan hanya digunakan untuk keluarga kerajaan serta bangsawan penting.
Bagi mereka, menjaga garis keturunan dengan kekuatan tinggi adalah hal utama.
Di aula utama istana, para bangsawan sering berkumpul untuk membahas urusan kerajaan. Mereka berbicara tentang kekuatan, aliansi, dan juga tentang ras lain.
Sebagian besar dari mereka tidak benar-benar menghormati kerajaan lain.
Bagi mereka, ras selain manusia hanya pelengkap dunia.
Di antara keramaian itu, ada satu orang yang tidak banyak bicara.
Seorang pria bernama Isamu.
Ia adalah penasihat kerajaan yang sudah lama berada di istana. Berbeda dengan bangsawan lain, ia lebih sering mengamati daripada ikut berbicara.
Pengetahuannya tentang sihir jauh lebih dalam dibandingkan kebanyakan orang.
Ia tahu bahwa sistem yang digunakan dunia saat ini tidak sepenuhnya sempurna.
Ada hal-hal yang tidak tercatat.
Hal-hal yang tidak diajarkan secara terbuka.
Termasuk tentang sesuatu yang tidak memiliki warna yang jelas dalam Bola Wahyu.
Sesuatu yang tidak termasuk dalam lima elemen.
Dan tidak memiliki tingkat kekuatan.
Isamu tidak pernah membicarakannya secara langsung.
Namun ia tahu, jika hal itu benar-benar muncul kembali, keseimbangan dunia yang sekarang bisa saja berubah.
Ia tetap berdiri di tempatnya, memperhatikan aula yang dipenuhi cahaya dan kemewahan.
Dari luar, semuanya terlihat teratur.
Namun tidak semua hal di dunia ini bisa dijelaskan oleh sistem yang ada.
---------
Hai semua
mimin mau bilang maaf dulu nih jika cerita kurang menarik atau ceritanya hampir sama dengan novel mimin sebelumnya yang masih tentang balas dendam.
Jangan terlalu berharap ya
Mimin baru mencoba membuat Novel kembali setelah beberapa lama off.
Terima kasih🥰🥰🥰