(SEDANG DI REVISI ULANG)
"Ibnu Atmajaya" Adalah seorang pengusaha yang sukses. Ia sudah menjabat sebagai seorang CEO di perusahan yang ia lanjutkan dari sang papa sejak usia nya menginjak 26 tahun. Dan kini usianya sudah menginjak yang ke 36 tahun. Dia terkenal sebagai orang yang sangat datar dan dingin. Apalagi dengan orang yang baru dikenalnya. Dia sudah berstatus sebagai suami dari seorang wanita yang bernama Renata Fadilla. Seorang dosen di fakultas XXXXX.
"Laras Safitri" Adalah salah satu mahasiswa dimana Renata mengajar. ia orang yang sangat pendiam.
Suatu hari, dia sedang tertimpa masalah. Mamanya masuk rumah sakit dan harus segera dioperasi. Dia sangat kebingungan harus mencari biaya operasi untuk operasi mamanya. Karna berasal dari keluarga yang tidak mampu, membuat ia kesulitan mendapatkan uang.
Tapi dia akan melakukan apapun saat seorang dosen bersedia membantunya namun dosen itu mengajukan syarat ke pada nya.
Ya... syarat nya adalah...
Dia harus menikah dengan suaminya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khalisa maisara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 01
Seorang gadis cantik berusia 20 tahun tampak sedang duduk di ruang kelas yang hanya memandang kosong melihat buku pelajaran yang hanya ia bolak balik sedari tadi.
Ia terlihat sangat tidak fokus pada pelajaran yang sedang di terangkan oleh dosen yang sejak tadi memperhatikan nya.
"Laras" sapa dosen cantik yang bernama Renata itu
"eh... i...iya.. Bu..." jawab nya terbata.
"kamu kenapa sedari tadi saya menjelaskan, kamu hanya melamun" tanya Bu Renata
"emm... sa.. saya..."
"Ada apa, apa ada masalah.?"
tanya Bu dosen dengan lembut.
"Maaf Bu..." keluh nya sambil menunduk.
"Kamu... saya perhatikan berapa hari ini sangat tidak fokus dengan pelajaran saya" Ujar Renata lagi
Laras hanya menundukkan kepala nya tidak berani menatap sang dosen.
"Keluar kamu dari kelas saya" Ujar Bu Renata.
"Maaf kan saya buk" ucap Laras lalu bangkit dari kursi dan keluar dari kelas nya Bu Renata.
"Hiks...hiks...hiks...
Apa yang harus aku lakukan"
Laras berjalan dengan gontai menuju taman kampus.
Ia duduk di kursi taman, air matanya sudah mengalir membasahi pipi mulus nya begitu saja tanpa bisa ia tahan lagi..
"Hiks...hiks...hiks...dari mana aku bisa mendapatkan uang sebanyak 200 juta untuk operasi mama" Gumam perempuan itu.
Cukup lama Laras menangis di sana, hingga tanpa Laras sadari, ada seorang wanita dibelakang nya yang mendengar semua keluh kesah nya barusan. Dengan hati hati ia menyentuh pundak Laras dan memanggil..
"Laras...."
Laras tersentak dan buru buru menghapus air matanya, dan melihat ke arah belakang.
"Bu..Bu..Renata..."
"Boleh saya duduk.?"
"iya silahkan Bu..." Ucapnya sambil menggeser tubuhnya memberi tempat duduk untuk Renata.
Renata menanggapinya dengan senyum manis yang ia sungging kan dari bibir nya.
"Terimakasih...." Ucap Renata.
"Laras.. saya ..."
"Ada apa Bu.. apa yang membuat ibu kemari ?" tanya Laras.
"Laras, saya tau kamu sedang ada masalah, dan maaf tadi saya mendengar semuanya. emm.. apa kamu tidak fokus belajar karena memikirkan ibu mu yang sedang sakit? Tanya Renata
"I..iya.. bu, maaf..."
Renata tersenyum tipis dan mengangkat tangan nya mengusap rambut panjang Laras yang terurai.
"Saya seperti tidak mengenal mu hari ini, Laras yang saya kenal, dia adalah mahasiswa ku yang paling tegar, dan paling tidak pernah terpuruk seperti ini. Memang nya mama mu sakit apa ?" Renata kembali bertanya.
"Mama sakit jantung Bu.. dan harus segera di operasi.. saya tidak tau harus mencari uang dimana untuk membiayai operasi mama.. saya takut kehilangan mama, karena hanya mama satu satu nya yang saya miliki saat ini." Jawab Laras dengar deraian air mata yang sudah membasahi pipi nya
Renata menarik tubuh Laras kedalam pelukan nya dan mengusap lembut rambutnya.
"Laras... tenang lah... saya akan membantu kamu" lalu ia meregang kan pelukan nya dan menatap Laras dengan sendu.
Laras menatap Renata dengan mata yang berkaca-kaca. "Benar kah, Ibu akan membantu saya ?" Ujar Laras tak percaya
"emm.. tentu..." Jawab Renata sambil tersenyum yang sama sekali tidak bisa di artikan oleh Laras.
"Saya akan membantu kamu membiayai operasi mama kamu sampai mama kamu sembuh, tapi....." Renata menahan bicara nya, yang membuat Laras penasaran.
"Tapi apa Bu.."
"Tapi apa saya juga boleh meminta tolong sesuatu dengan kamu, ya.. semacam dengan syarat." Ucap Renata yang membuat Laras mengernyit kebingungan
"Syarat.. ??" Laras mengulangi nya
"Iya Syarat, apa kau mau"
"Memangnya apa syarat nya Bu..?" Tanya Laras.
"Menikah dengan suami ibu laras."
"Apa..... !!" Laras sangat terkejut dan membelalakkan matanya menatap Bu Renata
"Maksud ibu...??"
"Iya... menikah lah dengan suami ibu Laras.." Ujar Renata mantab
"Ta..tapi.. "Laras masih tidak percaya dengan syarat yang di ajukan oleh dosennya itu.
..._____...
"selamat membaca ya gengs...
dan maaf ya ini novel pertama aku😀😀😀
aduhhh aku tuh gatel banget pengen punya cerita juga...hahaha🤣🤣🤣
aku pengen menyalurkan imajinasi ku yang sudah sangat lama terpendam...wkwkwk
jangan lupa dukung cerita aku ya... biar semakin tinggi imajinasi ku hahahaha🤣🤣
like komen vote pake poin ya gengs....
maaciiihhh.....
yg harusnya cerai tu renata krn dia yg g bs ksh anak