Sinar mentari pagi menyambut kedua insan yang masih bergelut dengan selimut, kamar yang berantakan, baju yang bertebaran di mana² bayangkan saja kamar ini seperti kapal pecah Saking dahsyatnya pertarungan yang menggairahkan oleh kedua insan ini. Mereka tidur pagi dini hari etah brapa ronde, hanya mereka dan author yang tau :) hehe...
.
.
Perlahan mata Alea terbuka mengedipkan matanya beberapa kali dan mengumpulkan nyawanya, Dia belum sadar apa yang telah terjadi dengan dirinya. Bastian merasakan ada pergerakan di sisinya Ia terbangun dan membuka mata..
'' Kau sudah bangun.?
Sontak saja mendengar suara berat yang ada di sampingnya membuat Alea melotot tajam melihat ke arah samping '' Bastian apa yang kau lakukan Hah..!! bentak Alea yang langsung bangun menendang tubuh Bastian hingga terjatuh ke lantai.
'' Brruuukk..
'' Aw, sakit. kenapa kau menendangku.? Bastian terkapar di lantai sambil mengelus badannya.
Alea berdiri dan memungut baju sembarangan lalu memakainya, tapi yang ia pakai malah kemeja Bastian. '' Ka__uu.. Berani sekali menyentuhku? apa kau ingin mati. '' Tunjuknya ke arah Bastian
Bastian terduduk dan menghela nafas, '' Aku tidak berdaya kau yang menyerangku duluan apa kau tidak ingat.?
'' Itu tidak mungkin. '' bentak Alea lalu menghampiri Bastian dann___.
Bugh..
Bugh..
Bugh..
Dengan brutal Alea menghajar laki laki yang sudah merenggut kesuciannya, Bastian yang mendapatkan serangan yang bertubi² tak bisa mengelak Ia terkapar lemas di lantai. Setelah puas Alea pergi ke kamar mandi dan menutup pintu dengan kencang..
Brraaaakkk...
Bastian yang malang menatap langit² kamarnya, ia tak menyangka akan ada waktu di mana dia di hajar sangat brutal oleh seorang gadis. Ia pikir di saat ia terbangun nanti Alea akan menangis dan meminta pertanggung jawabanya lalu ia akan menikahinya namun apa yang ia dapat.? Malah sebaliknya.
'' Ahh seharusnya aku sadar bahwa dia berbeda dengan gadis lain nya, sekarang lihatlah wajahku yang tampan ini harus memar akibat pukulan dari gadis berhati dingin tak punya perasaan. Tapi aku menyukainya!! Teriak Bastian prustasi.
Di dalam kamar mandi, Alea sedang termerung memikirkan apa yang terjadi kepadanya semalam.? cukup lama ia berfikir sekelebat ingatan tentang semalam hadir, Alea ingat apa yang terjadi kepadanya Ia mengepalkan tangannya geramm.
'' Aku lengah, kenapa aku bisa lengah. Semua ini sudah terjadi, siapa orang yang berani mengusik ku berani sekali dia. lihat saja Aku akan mencari siapa orang yang menjebak ku, ucap Alea marah
Alea yang melihat dirinya di cermin melihat tanda merah di sekujur tubuhnya, Ia merasa jijik apa lagi ia ingat suara² itu, Begitu menggema di pendengaran nya.
'' Ahhkk sialan..
Alea memukul kepalan tangganya ke cermin. Braakkk..
Bastian yang sedang melamun ia kaget dengan suara pecahan kaca dan Langsung berlari mengetuk pintu..
Tok..
Tok..
Tok..
'' Alea apa kau tidak apa apa.? Dengar maafkan aku, aku akan bertanggung jawab dengan apa yang sudah kita lakukan. '' ucap Bastian di luar pintu
Alea yang mendengar suara Bastian di balik pintu, Ia memejamkan matanya dan membuang nafas secara perlahan. Ia sangat risih dengan keberadaan Bastian.
Bastian terus saja mengoceh di balik pintu, Bastian merasa heran karna tak ada sautan apapun dari dalam kamar mandi. Bastian membulatkan tekad untuk mendobrak pintu itu.
Di saat Bastian mengambil ancang² untuk menubruk pintu toilet..
Clek..
Pintu terbuka lebar keluarlah sosok gadis cantik yang sudah berpakaian rapih, Bastian bernafas lega melihat Alea keluar dari kamar mandi. tapi dia begitu kaget melihat pergelangan tanggan Alea yang bercucuran darah.
'' Apa yang kau lakukan lihatlah tanggan mu terluka.'' Bastian yang Akan meraih tanggan Alea, namun belum sempat Bastian memegang tangannya Ia sudah menepisnya
'' Menyingkirlah '' sentak Alea dengan ketus
'' Biar aku obati luka mu. '' Bastian mengejar Alea yang sudah keluar kamar dan mengekori Alea dari belakang..
Langkah Alea berhenti di tengah² tangga, melototkan matanya tak percaya dengan apa yang ia lihat di depannya.
'' Kakek..
Alea begitu shock melihat Wiratmaja yang ada dihadapannya bersama ayah Anggara berada di kursi dan menatapnya dengan tajam,
Bastian yang tidak tau kalau Alea akan berhenti tiba² Dadanya menubruk punggung Alea.
Dugh..
'' Aduh itu punggung atau apa sih, kokoh banget ..? Ucap Bastian sambil mengelus dadanya Dan di saat Ia melihat ke depan Bastian tak kalah shock malahan saking shocknya mata Bastian ingin meloncat keluar dari tempatnya..
'' A_yah, Kakek. '' ucap Bastian dengan gagap
'' APA YANG KALIAN BERDUA LAKUKAN HAH.!! bentak Wira dengan suara yang menggelegar di ruang tamu, begitu mengagetkan siapa saja yang mendengarnya terutama untuk para pengawal yang sedang menunduk.
Bastian dan Alea menghampiri meraka, Alea hanya membuang pandanganya karna tak ingin melihat raut kecewa dari sang Kakek. Bastian menghampiri sang Kakek dan berlutut.
'' Maafkan aku Kakek, ini terjadi begitu saja tapi aku akan bertanggung jawab dengan apa yang aku lakukan. '' tegasnya
Alea hanya terdiam tak menimpali atau pun berlutut,
Wiratmaja memejamkan matanya, '' Baiklah, Karna kalian sadar dengan apa yang kalian lakukan dan kau akan bertanggung jawab maka segeralah MENIKAH..
'' Baik kek, jawab Bastian penuh semangat namun tidak untuk Alea, Kata² sakral itu membuat Alea marah Ia memejamkan matanya untuk mengontrol emosi di hatinya.
Alea berdiri dan pergi tanpa berpamitan lalu dan menutup pintu dengan kencang, '' Brraakk...
Bastian melihat Alea yang pergi akan menyusulnya, namun Wiratmaja menghentikannya. '' Biarkan dia menenangkan hatinya dia butuh waktu barkan dia sendiri.
Bastian hanya meng'anggukan kepalanya dengan patuh.
.
.
..._____♤♤♤♤♤_____...
...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG...
...LIKE.KOMEN.VOTE KASIH AUTHOR DUKUNGAN KALIN......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 146 Episodes
Comments
Susi Andriani
bisa jadi nnti setelah menikah jadi suami takut istri
2024-12-10
0
Yohan68
Halah drama
2022-10-23
0
Yohan68
sukurrrr
2022-10-23
0