Semua masuk ke dalam rumah. '' Ayah bagaimana perjalanmu.? Sandra bertanya..
''Tidak ada yang istimewa, semuanya lancar. '' jawab Wira
Mereka berbincang bincang melepas rindu satu sama lain, jangan lupa Keyla yang menempel di lengan sang Kakek karna ia rindu dan sudah cukup lama tidak berjumpa dan saling menatap mata..
Sedangkan Alea yang peka terhadap sekiranya merasa jika dirinya sedang di perhatikan, ia mengedarkan pandangannya ke setiap sudut dan mencari sosok yang mengamati dirinya..
Metra matanya melihat tiga pasang mata yang melihatnya tanpa berkedip. Alea hanya mendecih sebal melihat tiga pria aneh di sebelah kirinya.
''Apa mereka tidak pernah melihat wanita, sampai-sampai air liur mereka bertiga menetes ke bawah.'' gumam Alea dalam hati, lalu membuang muka dan memutuskan kontak mata dengan ke tiga pria di sudut kursi.
Alea memang sudah di latihan menjadi petarung dan membunuh, sebab itu ia peka terhadap sekitar dan merasakan jika ada orang yang sedang memperhatikanya. Alea pun dapat mendengar suara orang yang sedang berisik sekali pun, karna pendengarannya yang sangat tajam dan jernih.
" Cantik.''
Itulah kata yang keluar dari mulut Doni dengan suara pelan, namun masih terdengar oleh kedua sahabatnya itu.
Bastian yang sejak awal tertarik oleh wanita datar tanpa ekpresi namun begitu cantik, menatap Doni dengan tajam karna sudah memuji Alea di depannya.
Ia pun kembali memandangi Alea yang mempunyai garis wajah yang sempurna, dengan hidung mancung, bulu mata lentik dengan Bibir mungil merah Alami. Dengan fikiran mesumnya dia membayangkan Alea ada di bawah rengkuhannya. '' Ouh bukankah itu luar biasa, jangan lupa dengan suara merdunya. '' gumam Bastian sambil senyum-senyun sendiri membuat Doni menoleh dan begidik ngeri, pasalnya dia tau apa yang ada di pikiran sahabatnya itu.
PLaakkk..
"Hey kampret Elu yaa, apa yang Elu pikiran bego. Gak usah macam-macam deh Elu.'' sentak Doni menjitak kepala Bastian dengan suara pelan.
"Uhh sakit njing '' Bastian mengiris dan mendelik tak suka sambil mengusap kepalanya.
Mike yang sedang memandangi Alea merasa terganggu dengan kelakuan kedua temannya itu. " Kalian tuh bisa diem gak sih, ada pemandangan indah di depan kalian malah bertengkar. '' Mike dengan melotot Horor.
Alea yang mendengarkan bisik-bisik dari para trio unfaedah itu hanya menghela nafas malas, Ia begitu jengah dengan sekitar dan akhirnya Alea berdiri tegak membuat semua orang diam dan melihat ke arahnya.
"Kakek aku ingin istirahat." Ucap Alea.
Sandra yang mengerti Alea butuh istirahat, ia pun memanggil kepala maid. '' Pak Joshep tolong antarkan Alea ke kamarnya." ujar Sandra
Kepala pelayan pun mengangguk dan berkata. "Mari saya antar Nona."
Alea pun membungkuk dan berkata." Selamat sore semua. ''
Alea pun lansung pergi ke kamarnya, sedangkan Bastian yang mendengar suara merdu keluar dari bibir seksi Alea membuat jantungnya tak karuan.
Deg..
Deg..
Bastian memegangi dadanya. ''Oh jantung, kenapa kau memberontak ingin keluar hum.'' gumam Bastian sambil mengelus dada yang berdetak sangat kencang.
Wiratmaja melihat cucu laki-lakinya menatap Alea tanpa berkedip lalu ia tersenyum penuh arti.
"Dia gadis berhati batu, dingin kepada siapapun. Belum ada yang bisa mencairkan hatinya Ia juga tak tersentuh oleh siapapun. Kalian jangan tersinggung dengan sifatnya yang irit berbicara karna sebenarnya ia baik.. '' tutur Wiratmaja
''Kakek, apa kak Alea mau beteman denganku Kakek.? tanya Keyla
Sang Kakek terkekeh dan mengelus pucuk kepala sang cucu. " Sayang, dia bukan tipe gadis periang sepertimu dan jangan buat dia marah karna dia bisa lepas kendali. '' ujar sang Kakek yang di angguki oleh Keyla.
''Ah baiklah Kek.
Wira pun melihat ke arah Bastian. " Bastian kapan kau akan menikah. '' tanya Wira sedangkan Bastian hanya tersenyum kaku, lalu menggaruk kepalanya yang tak gatal.
''Aku belum menemukan wanita idamanku Kek.'' Bastian menjawab dan tersenyum. ''Ummmm namun aku sudah menemukan belahan jiwaku Kek..! Ujar Bastian dengan semangat empat lima.
''Siapa..? tanya Wira.
Bastian pun tersenyum dan berkata. ''Setelah aku menaklukan hatinya akan aku beri tahu Kek.'' Jawan Bastian
Wiratmaja mengangguk dan tersenyum penuh arti, entah senyuman apa yang dia perlihatkan. Namun senyuman itu menandakan semua tidak akan baik-baik saja..
.........
...Jangan lupa tinggalkan jejak Like ...
...LIKE.KOMEN.VOTE ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 146 Episodes
Comments
Sandisalbiah
iyuuhh.. si Babas mah.. cowok murahan.. pisang tanduknya bahkan sering di obral..
2024-08-19
0
Qaisaa Nazarudin
Semoga saja kamu berhasil,Tapi sebelumnya kamu haris bisa berhenti terlebih dahulu bermain ranjang,, Jadi selamat BERJUANG utk mu Bastian..😜😜😜
2023-04-26
0
Qaisaa Nazarudin
Iddioihh jangan dong kek,Kasihan Alea dapet barang bekas,Aku gak rela..
2023-04-26
0