Di sebuah ruangan yang megah Tepat di kursi kebesarannya, ada sosok pria tampan Nan maskullin sedang berkutat dengan leptop yang ada dihadapannya.
TOK.
TOK.
TOK.
"Permisi Tuan, ini berkas yang harus di tanda tangani. '' Ujar sang skertaris yang bernama Dayana, yang memakai baju kekurangan bahan.
Bastian menoleh dan tersenyum. " Taruh saja di situ, jam barapa kita meeting dengan Tuan Darrel. '' Tanya Bastian.
" Jam 10:30 Tuan.'' jawab Dayana yang di angguki oleh Bastian, lalu ia berkutat kembali dan memeriksa berkas-berkasnya.
Bukannya pergi, sang sekertaris malah berdiri memandangi sang Bos. ''Tuhan, Lihatlah kenapa kau ciptakan mahluk yang hampir sempura ini.'' Gumam skertaris Dayana dengan mulut terbuka, jika di lihat dari mata batin. Air liur sang skertaris sudah menetes banyak ke bawah, namun hanya orang indihome saja yang bisa melihatnya. heheh:)
"Kenapa kau masih diam di situ Dayana.? Tanya Bastian dengan senyum yang mengoda, Bastian tau kalau bawahannya itu dari tadi memandanginya dengan tatapan lapar.
Dayana pun merasa malu karna sudah kepergok memandangi sang atasan dengan minat, lantas dia pamit undur diri dan keluar dari ruangan itu.
Bastian tersenyum karna melihat tingkah Skertaris barunya itu, Ia hanya menggelengkan kepala. '' Uh__ Aku memang tampan. '' Bastian ber gumam dengan penuh percaya diri.
.
Sedangkan di sisi lain.#
.
"Siapa nama mu." Tanya Alea.
"Sunny Kak. '' Jawabnya.
"Bangunlah dan obati luka mu. '' ucap Alea dingin lalu ia melangkah pergi.
"Tunggu Kak, terima kasih sudah membantu ku. '' Ucap Sunny dengan senyum tulusnya.
Alea hanya menggangguk. "Jangan lemah dan takut kepada mereka yang menindasmu Sunny, belajarlah menjadi tangguh agar orang lain tidak menganggap mu lemah. '' Tegas Alea berlalu pergi.
Sunny pun mengangguk sambil melihat kepergian Alea, lalu Sunny tersenyum menatap ke atas langit dan bergumam. " Tuhan, terima kasih sudah memberikan dewi penolong untuk ku.'' Sunny pun pergi dengan langkah ceria walau banyak memar di wajah cantiknya, tapi ia tetap semangat untuk belajar.
...........
Alea berjalan sambil menelpon seseorang, melangkah keluar dari area kampus.
"Kau sudah di mana. '' Tanyanya kepada seseorang di ujung telpon yang sudah tersambung.
"Aku sudah di depan kampus Lea. '' jawabnya
Alea pun menutup sambungannya secara sepihak, namun ia tidak sengaja menubruk seseorang.
Brruukk__
Aaaww__
Seorang Pria tidak sengaja menubruk Alea karna terburu-buru. Sementara Alea tak bergeming, ia masih berdiri kokoh walau di tubruk oleh seorang pria. Namun lain halnya dengan pria yang menabraknya ia sedang mengelus pantat nya karna sakit mencium lantai..
"Apa kau tidak punya mata HAH..'' Bentak Alea berucap dengan nada dingin, lantas pergi meninggalkan pria yang sedikit terkejut dengan suara wanita yang menabraknya.
" Kenapa? aku kan tidak sengaja.'' Tanya nya kepada dirinya sendiri. ''Sudah lah, Lebih baik aku pergi nanti jika aku bertemu dia kembali Aku akan meminta maaf.'' ucapnya.
.
Braaakk__
Alea masuk ke dalam mobil, ''Ada apa denganmu Lea.? Tanya wanita yang sedang mengemudi itu.
"Tak ada.'' jawabnya singkat.
"Apa kau sudah menemukan dalang di balik rencana pembunuhan Kakek.? Tanyanya kepada wanita di sebelahnya
"Belum, tapi aku mencurigai Cullen yang menyuruhnya..
"Bajing*n tengik itu terus saja berulah, dia beserta keluarganya tidak jera sama sekali. Aku harus menghabisi mereka semua '' ucap Alea menahan emosinya agar tidak meledak. '' Kau tau apa yang harus kau lakukan Shakira..
Ia hanya mengangguk " Baik. '' Ucapnya
Ya, Wanita yang sedang mengemudi itu adalah Shakira, tanggan kanan Alea sekaligus sahabatnya.
"Kita mau kemana hm.? Tanya Shakira yang bingung akan kemana.
"Aku ingin membeli motor, aku tidak suka berada di mobil. '' jawab Alea yang di angguki oleh Shakira.
" Baiklah.''
Mobil mereka pun melaju Dengan kecepatan sedang ke arah yang mereka tuju.
.
Ditempat lain..
.
BRAAAAKKK..
Seseorang menggebrak meja dengan amarah yang menggebu gebu, karna anak buah yang dia suruh telah gagal Menjalankan tugas nya.
"BODOH.'' teriak pria paruh baya itu sambil menunjuk sang bawahan. ''Apa kalian tidak becus menangkap seorang gadis. Hah.!!
Sang bawahan menunduk takut dengan amukan Tuannya." Maaf boss gadis itu bukan gadis biasa, dia bahkan lebih kuat dan tangguh. '' ucap salah satu bawahannya.
" Wajah dan perawakannya saja terlihat rapuh bos, namun__ dia seperti___.. ia tak melanjutkan omongannya.
" Seperti apa.? tanyanya dengan tidak sabaran.
" Dia seperti iblis yang sedang mengamuk Boss. '' Ucap pria yang satunya lagi menimpali, ia begidik ngeri saat beberapa waktu lalu mengingat perkelahian nya dengan wanita itu.
'' Sialan.. '' teriaknya.
Di saat tengah memaki dan mengamuk, datanglah seseorang lalu membisikan sesuatu yang membuat dia tersenyum penuh makna. Ia pun menoleh dan mengangguk. ''bagus, cepat kirim kan anak buah mu untuk membasmi seluruh keluarganya.'' Titahnya
"CEPAT ATAU LAMBAT, KELUARGA WIRA HARUS MATI DI TANGANKU.,
.
.
...Like Like Like LIKE.KOMEN.VOTE ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 146 Episodes
Comments
Erni Nofiyanti
suka novel nya
2023-02-13
0
Berlian Anggrainy 💜
playboy cap alligator 😆
2022-12-10
0
Tionar Linda
kepedean Bastian tingkat dewa 😅😅😝
2021-07-08
8