KE ESOKKAN PAGI•
...•°•°•°•°•°•...
•
Gadis cantik melihat keluar jendela pesawat Jet pribadi sang Kakek menuju ke Indonesia, hatinya sangat berat meninggalkan negara yang sudah membesarkan dirinya. Namun apalah daya demi keinginan sang Kakek yang ingin tinggal dengan anak cucunya membuat ia menurut dan ikut saja.
Wiratmaja memandang Alea dengan tatapan yang rumit lalu tersenyum. "Alea, apakah kamu tidak senang kita pulang ke Indonesia. '' tanya sang Kakek.
Alea menoleh ''Tidak, tentu aku senang Kek. '' Jawab Alea memaksakan sedikit senyuman di bibirnya.
Wiratmaja tersenyum. " Kau tau, di sana ada Sandra yang bisa kau anggap Ibu mu sendiri dan ada Anggara yang bisa kau anggap Ayahmu, uummm juga ada kedua cucuku Bastian dan Keyla. ''
Alea menggaguk dan tersenyum. '' Aku tau Kek. '' jawab gadis berwajah datar tanpa ekpresi namun cantik dan pintar..
•°•
•°•
On another place• (Kediaman Anggara)
Sandra adalah menatu Wiratmaja, hari ini dia sedang sibuk menyiapkan kepulangan ayah mertuanya. " Miraa cepatlah, apa kau sudah menyelesaikan pekerjaanmu?'' tanya Sandra.
"Sudah nyonya Sandra. '' jawab pelayan Mira dengan nafas yang tak beratur karna berlari mendengar majikannya berteriak kencang.
"Bagus, jangan lupa bilang kepada Koki dapur untuk memasak makanan yang enak yaa.'' ucapnya
Pelayanan pun mengangguk. '' baik Nyonya. ''
"Jam brapa mereka datang apakah masih lama?'' tanya Sandra kepada dirinya sendiri sambil melihat jam di pergelangan tangannya.
Namun tak lama Sandra merasakan ada seseorang memeluknya dari belakang. "Sedang apa sayang hummz.'' Tanya Anggara memeluk Sandra dari belakang.
"Aku sedang menunggu Ayah pulang. '' Jawab Sandra sambil membalas pelukan sang Suami tercinta.
Anggara terkekeh dan mengecup pucuk kepala sang istri. " Mereka masih lama sayang, mungkin sekitar satu jam lagi dari sekarang.''
Sandra membalikkan badannya hingga mereka berhadapan dan saling menatap. "Kau tau, Ayah jarang sekali mau pulang ke sini apa lagi untuk tinggal di sini! tapi aku begitu terkejut ketika Ayah bilang akan menetap bersama kita disini.'' Senyum di bibir Sandra semakin melebar, Ia sangat menyayangi ayah mertuanya.
''Kau tau Ayah punya tanggung jawab di perusahanan nya yang begitu besar, jadi dia tidak sembarangan untuk pergi kemana pun dan meninggalkan pekerjaannya. Jangan bersedih ayo kita menunggu sambil melihat tv apakah Sebastian dan Keyla sudah di beri tahu kalau Kakek mereka akan pulang? '' Tanya sang suami.
Sandra hanya mengguk. " Mereka sudah aku beritahu, Bastian menuju kemari sedangkan Keyla sedang membeli kue. '' Ujar sandra.
•°•
•°•
APARTEMEN•
"Woy Bas elu mau kemana?'' tanya sang sahabat yang bernama Doni dan Mike yang langsung duduk di kursi ruang tengah di Apartemen Bastian.
For information..
Doni adalah sahabat sedari kecil sampai sekarang, Doni adalah C.E.O. muda yang bergelut di bidang Entertaiment, bahkan Doni pemilik beberapa stasiun Tv.
Sedangkan Mike dia pun sama, sahabat Bastian dari kecil namun Mike adalah pengusaha Restoran, dan ia mempunyai cabang restoran yang terkenal mewah di setiap kota.
Sedangkan untuk Bastian sendiri, ia adalah C.E.O. muda yang bergelut di bidang properti di dalam negri maupun luar negri.
•°•
"Gue mau pulang ke rumah, Kakek gue mau pulang. '' jawab Bastian.
"Ouhhh. '' ucap mereka bersamaan sambil mengangguk.
Mike yang teringat sesuatu, ia langsung tersenyum dan melihat Bastian. "Bas, nanti malam Indri ngadain pesta di pulaunya, Elu mau dateng gak?'' tanya Mike antusiasi
Bastian nampak berfikir. "Gue usahain dateng setelah bertemu Kakek gue, kan sayang kalau Gue lewatin wanita-wanita cantik yang hanya memakai bikini sexsy.'' ucap Bastian membayangkan keindahan ciptaan Tuhan..
Sedangkan Doni, ia hanya menggelengkan kepalanya. "Bas Bas. Jangan sering-sering main wanita mending Elu kawin! dari pada jajan sembarangan. '' tutur Doni tak percaya bahwa Bastian tidak pernah berubah dengan kelakuannya.
"Hahaha__ Elu kan tau, Jika pesona dan ketampanan Gue gak bakalan luntur. Wanita mana sih yang nggak tergoda sama Gue? Bahkan mereka rela menawarkan diri mereka sendiri ke Gue..'' sombong Bastian.
Doni hanya mendelik kesal dengan kedua sahabatnya itu, namun ia juga membenarkan omongan sahabatnya yang memang para wanita begitu tergila-gila dengan pesona Bastian Still Wiratmaja..
"Ya udah Elo pada mau ikut ke rumah Nyokap gue gak? kalian gak ngantor gitu? tanya Bastian.
''Ya elah Bas ini weekend, siapa yang mau ngantor di hari libur. '' sentak Doni yang berdiri mengambil minuman di dalam kulkas.
Bastian menggaruk kepalanya yang tak gatal. ''Gua lupa, heheh ya udah Elu pada ikut Gue dah mau gak?'' tawar Bastian untuk kedua kalinya.
Mereka pun mengganguk serempak lalu pergi dari Apartemen menuju mansion kedua orang tuanya..
•°•
•°•
•°•
Ketika Bastian berheti di lampu merah, ia melihat wanita sexsy di samping mobilnya ia pun langsung menebarkan pesona lalu memangil wanita itu. "Hai cantik..'' panggil Bastian dengan mata nakalnya.
Wanita yang merasa di panggil pun langsung menoleh, dan tersenyum senang takkala ada pria tampan yang memanggil nya. "Hai juga..'' ucap wanita itu dengan salah tingkah.
"Boleh aku berkenalan Baby?'' Bastian mengulurkan tangan lewat jendela mobilnya.
Wanita itu tersenyum dan menjabat tangan Bastian. "Of course i am Anggel.''
"Aku Sebastian. ''
Bastian mengedipkan salah satu matanya dengan genit dan memberikan nomer ponselnya kepada Anggel, tentu saja Anggel menerima nomer ponsel yang di berikan Bastian Dengan malu-malu kucing.
"Telponlah aku jika kau merasa kesepian Sayang . '' kata Bastian langsung pergi karna lampu sudah berganti menjadi hijau, sedangkan kedua sahabatnya hanya menggelengkan kepala karna kelakuan Bastian yang tidak berubah sedari dulu..
•°•
•°•
•°•
Sedangkan Alea dan Kakek Wira sudah mendarat di bandara dengan selamat, mereka berdua turun dari pesawat dan langsung masuk kedalam mobil yang sudah menunggu mereka berdua.. "Silahkan Tuan besar, Nona. '' ucap sang supir membuka pintu.
Alea dan Kakek Wira pun masuk mobil dan brangkat menuju Mansion sang anak. Sedangkan Bastian dan kawan-kawan nya sudah sampai halaman Mansion kedua orang tuanya, ia memarkirkan mobil kesayanganya dengan sangat hati-hati yang baru saja ia beli tiga hari yang lalu.
Mereka bertiga keluar dari mobil lalu masuk kedalam Mansion. ''Dimana Ibu dan Ayah. '' Tanya Bastian kepada maid yang berada di depannya.
"Ada di ruang tengah Tuan muda. '' jawab sang maid sambil menunduk..
Bastian pun lansung masuk dan bertemu kedua orangtuanya lalu berbincang-bincang apa yang harus di bicarakan.
Ketika mereka sedang berbincang, pelayan Mira memberi tahu jika mobil Tuan besar sudah berada di pekarangan mansion. Sandra yang mendengarnya sangat gembira, lalu mereka semua keluar untuk menyambut tetua di kediaman mereka..
•°•
Alea dan Kakek Wira sudah sampai di halaman Mansion Anaknya. "Ayo Alea kita sudah sampai." Ucap Kakek Wira yang membangunkan Alea dari tidurnya.
Dengan perlahan Alea membuka mata dan mengangguk. ''Baik.''
Wira keluar dari mobil dan di sambut anak dan menantunya beserta cucu-cucu nya dengan rasa bahagia yang tidak bisa di katakan atau di utarakan.
"Ayah .'' teriak Sandra berlari dan memeluk mertuanya.
Wira pun membalas pelukan sang menantu, lalu memeluk Anggara dan Bastian, Keyla, Doni dan Mike pun bergantian untuk berpelukan.. Di saat semua orang silih berganti berpelukan, keluarlah gadis cantik dengan tinggi badan 180cm. Dengan tubuh ramping kulit putih nan halus seperti giok, namun wajahnya datar tanpa ekpresi.
Alea keluar dari mobil lalu melangkah menghampiri Kakek Wira menemui keluarga nya..
"Kenalkan dia Aleanie Alexsandria '' Ucap sang Kakek memperkenalkan Alea.
Alea hanya mengangguk dan membungkuk, Sandra yang melihat Alea begitu cantik langsung memeluknya dengan erat. '' Sudah lama tidak bertemu, kau tumbuh menjadi wanita cantik. '' puji Sandra.
Alea hanya mengangguk dan berjabat tangan dengan semua orang, namun ada sepasang mata sedari tadi memperhatikan Alea tanpa berkedip.
...Siapa itu.?...
•
...•°•°•°•°•°•°•...
...Jangan lupa tinggalkan jejak...
...Like Like Like LIKE.KOMEN.VOTE...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 146 Episodes
Comments
Sandisalbiah
siapa lagi kalau bukan si casanova.. pantang lihat yg bening.. langsung ngences
2024-08-19
0
Qaisaa Nazarudin
Pasti si Cassanova Bastian tuh..Alea ingat kamu kgn mudah luluh apalagi dgn buaya darat itu,Aku gak rela..
2023-04-26
0
Qaisaa Nazarudin
Sebentar lg kamu akan bertemu dgn wanita yg gak akan terpesona dgn ketampanan mu,,tunggu saja,,🤣🤣🤣
2023-04-26
0