Zhao pergi dengan meninggalkan dendam membara pada Zhang,sungguh ini sangat memalukan,bagaimana tidak,murid yang paling tolol dan dungu kini berada di atas kemampuannya.
” ini tidak boleh terjadi,aku harus mencari guru sakti dan membalaskan dendam ku pada Zhang lalu merebut kitab pembelah gunung dari tangan zhang.”
Zhao bertekad akan membalaskan dendam nya pada Zhang yang telah mempermalukan dirinya.
dengan menahan rasa sakit,Zhao akan pergi kemanapun mencari guru untuk memperdalam ilmunya dan dapat membalaskan dendam pada Zhang.
**
hari itu Cia Tze Zu harus berpuasa,karena dirinya belum menemukan binatang sekalipun untuk di makan,sungguh hutan ini membuatnya kelaparan.
Zu memperhatikan sekelilingnya,daun daun di selimuti salju dan membuat satu ekor pun binatang tidak muncul.
salju turun ke negeri tang, membuat suasana menjadi sangat dingin,hewan hewan pun enggan keluar dari sarangnya.
Zu mencoba mencari buah buahan,tetapi salju menutupi semua pepohonan,Zu memutuskan untuk pergi ke desa yang terdekat di dalam Hutan,tetapi sudah Berjam jam Zu tidak menemukan desa dan hanya berada di dalam hutan.
Zu merasakan perutnya sangat lapar,Zu pernah merasakan keadaan seperti ini saat dirinya harus terlempar ke gurun pasir,dan hampir saja tewas karena haus dan lapar beberapa hari.
kini Zu juga mengalami keadaan yang sama,dahulu saat masih berusia sepuluh tahun,Zu di tengah gurun pasir yang sangat panas,tetapi saat ini Zu berada di musim salju yang sangat dingin membuat dirinya hampir saja membeku akibat hawa dingin yang membekukan seluruh persendian tulang-tulang nya.
” Zu saya mencium bau manusia , sebaiknya kamu harus cepat,saya tidak ingin dirimu akan mati karena membeku.”
” Feng..jangan khawatir,aku baik baik saja, udara seperti ini sudah sering ku rasakan saat masih bersama kakek.”
” ha ha ha...Zu saya merasakan kelemahan mu Zu,seorang pendekar harus siap dalam keadaan apapun,dan dengan hawa murni yang kamu miliki itu lah sumber dari hidupmu zu.”
” makasih Feng,kami sudah memperingatkan ku,kamu benar sebaiknya kita harus mencari sebuah desa untuk beristirahat,tidak mungkin kita akan beristirahat di hutan yang penuh dengan salju ini.”
” bagus Zu, jangan santai Zu,kami harus cepat,semakin kamu berbaur dengan manusia semakin cepat juga kami akan mendapatkan kebaikan.”
” kamu comel Feng,tapi baiklah saya berjanji akan membantumu untuk segera kembali ke alammu.”
Zu pun memutuskan untuk membantu Yuan Feng untuk dapat kembali ke alamnya,dan mendapat ampunan dari raja agung yang di maksud oleh Feng.
**
Cia Tze Zu sampai di sebuah desa yang hampir seluruh desa di penuhi salju putih,tidak ada satupun para warga desa terlihat keluar dari rumah,mereka memilih berdiam diri bersama keluarga menghangatkan tubuh dari pada harus keluyuran di luar,menghindari musim salju yang sangat dingin.
Zu melihat sebuah kedai sangat sepi,dia dan Yuan Feng memutuskan untuk ke kedai itu yang sangat sepi karena tidak satupun pembeli mampir di kedai itu.
” silahkan masuk tuan.”
pemilik kedai yang wajahnya tiba tiba berseri karena melihat Zu.
” terima kasih,”
” mau pesan apa tuan.”
” saya pesan sup hangat,dan segelas teh.”
” baiklah tuan,tunggu sebentar saya akan membuatnya.”
Zu tersenyum,dia melihat pemilik kedai begitu semangat dengan kedatangannya.
tidak berapa lama pemilik kedai kembali dan membawakan pesan Zu dengan wajah tersenyum.
” silahkan menikmati hidangan ini tuan,.”
pemilik kedai segera pergi,tetapi Zu menghentikannya.
” maaf tuan,bolehkan tuan menemani saya di sini?"
pemilik kedai mengerutkan dahinya, biasanya para pelanggan enggan di temani saat menyantap hidangannya,tetapi pemuda satu ini malah ingin di temani.
” baiklah tuan.”
Zu pun menyantap sup hangat yang di buat langsung oleh pemilik kedai,dia memandang pemilik kedai yang sedang memperhatikan dirinya yang sedang menikmati sup hangat itu.
” maaf tuan, sepertinya kedai tuan ini sangat sepi?”
.
” begitulah tuan, seperti yang tuan lihat,di musim salju begini kedai saya selalu sepi,karena orang orang lebih memilih berdiam diri di rumah dari pada harus keluyuran di luar.”
” mengapa tuan masih membuka kedai?bukankah lebih baik tuan berkumpul bersama keluarga tuan?”
” keinginan saya sih seperti itu tuan,tetapi andai saya tidak membuka kedai,istri saya bisa mengamuk,karena mata pencarian saya hanya dari kedai ini tuan,kalau saya tidak membuka kedai,anak dan istri saya bisa kelaparan.”
” Hem...begitu ya?maaf kalau ucapan saya menyinggung perasaan tuan.”
” tidak mengapa tuan,saya punya minuman ginseng?apakah tuan ingin mencicipinya?”
Zu mengangguk,sudah sangat lama dia tidak mencicipi menuman gingseng,sejak dirinya terlempar dari istana dan harus hidup di tengah hutan bersama Hong Xiang.
pemilik kedai pun kembali dan membawa secangkir gingseng hangat,dan sangat wangi.
Zu pun perlahan meminum gingseng itu,dan sungguh membuat tubuhnya menjadi lebih hangat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Yan Sofian
hangat
2024-10-19
0
Ruslan Derahman
minum ginsing
2024-01-25
1
Sutarwi Ahmad
lanjut thor..........smangat Za..!
2024-01-20
0