” Pendekar muda?terima kasih atas pertolongan pendekar,mungkin kalau Pendekar tidak menolong kami,entah apa yang terjadi pada kami pendekar.”
” sudahlah tuan,saya hanya kebetulan lewat,dan saya paling tidak suka melihat orang orang angkuh seperti mereka.”
” tuan cing,bagaimana keadaanmu?apakah tuan cing baik baik saja?"
” seperti yang Pendekar Bun lihat, keadaan saya sedang tidak baik.”
” tuan cing, sebaiknya kita kembali,luka tuan cing harus segera di tangani.”
” saya tidak kuat berkuda Pendekar bun,luka saya sangat parah.”
pendekar Bun bingung,dia sendiri juga mengalami hal yang tidak jauh dari keadaan walikota itu,untuk meminta bantuan dari pemuda itu Pendekar Bun sangat segan.
” Hem... adakah yang bisa saya bantu? sepertinya tuan tuan sedang butuh bantuan.”
tuan cing dan Bun FE memandang Cia Tze Zu yang telah menolong mereka,walau masih muda pemuda ini memiliki kemapuan Pendekar suci,sungguh beruntung andai pemuda ini dapat di bujuk untuk tinggal di kota lamsing.
” Pendekar muda,apakah Pendekar mau membantu kami?”
” katakanlah tuan tuan,kalian pantas untuk di bantu karena kalian sepertinya orang baik.”
” Pendekar kami hanya ingin Pendekar datang ke gerbang kota,dan katakan kami butuh bantuan karena kami tidak kuat untuk ke kembali dengan kondisi seperti ini.”
” Hem....hanya itu?”
tuan cing dan Bun FE hanya mengangguk,mereka sangat malu untuk meminta tolong lebih dari orang yang telah menyelamatkan mereka dari tangan kelompok naga terbang.
” baiklah,pejamkan mata kalian.”
tuan cing dan Bun FE kaget dengan permintaan dari Cia Tze Zu,tetapi mereka harus melakukannya karena mereka merasa tubuh mereka seperti melayang ke udara dan meluncur sangat deras hingga wajah mereka terasa sangat sakit akibat terkena angin.
Cia Tze Zu membawa tuan cing dan Pendekar Bun terbang ke angkasa,walau Bun FE sudah berada di tingkat raja,dan dapat berlari lebih cepat dari kuda terbaik di negri tang,tetapi untuk terbang seperti Cia Tze Zu dia belum berada di tingkat itu,apa lagi saat ini pemuda itu membawa dua beban,dan dapat melesat dengan secepat kilat.
hanya sekejab mereka sudah berada di depan gerbang kota lamsing, meninggalkan para anggota kelompok naga terbang yang masih kesakitan dan tak sadarkan diri akibat di hajar oleh Cia Tze Zu.
” bukalah mata kalian,saat ini kalian sudah sampai.”
tuan cing dan Bun FE membuka mata mereka,hanya hitungan detik saja mereka sudah berada di depan gerbang kota lamsing,seakan membuat mereka hampir tidak percaya.
” apakah benar apa yang saya lihat sekarang?”
tuan cing sampai berteriak kaget dengan apa yang dia rasakan saat ini.”
” benar tuan cing kita telah sampai.”
walau Bun FE biasa melihat Pendekar suci dapat melakukan apa yang di lakukan Cia Tze Zu,tetapi dia merasa kagum juga,pemuda yang usianya sangat jauh dari usianya memiliki kemampuan jauh berada di atasnya.
” komandan sung,buka gerbang saya dan Pendekar Bun sudah kembali.”
walaupun komandan sung tau kalau saat ini di luar gerbang kota tuan cing Kao dan Pendekar Bun berada di luar,komandan sung,tidak akan membuka sebelum tuan cing Kao yang memintanya.
saat tuan cing Kao berteriak,komandan sung memerintahkan anak buahnya untuk segera membuka gerbang dan melihat tua cing DNA Pendekar Bun sedang terluka parah.
komandan sung mengerutkan keningnya saat di sisi mereka, berdiri seorang pemuda yang pakaiannya seperti pengemis,membuat komandan sung curiga bahwa pemuda itu adlah salah satu kelompok naga terbang.
” kepung pemuda itu,tangkap jangan biarkan pemuda itu lolos.”
para prajurit kota lamsing langsung siaga dan mengepung Cia Tze Zu dengan senjata tombak yang di hunuskan ke Cia Tze Zu.
tuan cing dan Pendekar Bun terkejut,saat komandan sung memerintahkan prajurit mengepung orang yang telah menyelamatkan mereka.
” tahan...dia bukan orang jahat,dia yang telah menyelamatkan kami dari kelompok naga terbang.”
komandan sung, segera memerintahkan prajurit untuk mundur dan membantu tuan cing Kao dan Pendekar Bun untuk segera di bawa ke tabib.
setelah kepergian mereka, Cia Tze Zu berjalan ke kota lamsing,para prajurit tidak memperhatikan cia Tze Zu,karena sibuk mencari muka menolong orang nomor satu di kota lamsing.
suhu yang dingin membuat Cia Tze Zu ingin sekali menghangatkan tubuhnya dengan secangkir teh hangat,dan di temani sup hangat.
Cia Tze Zu berjalan sambil memperhatikan kota lamsing dan mencari restoran.
tetapi satupun restoran di kota lamsing tidak buka,akibat kabar akan kelompok naga terbang yang sedang menuju kota lamsing.
satu hari lagi kita menuju kemenangan,selamat menunaikan ibadah puasa,semoga hari ini kita masih di beri kesehatan dan tetap fit.
bagi yang mudik,utamakan protokol kesehatan..hati hati di jalan semoga sampai selamat di tempat tujuan,berkumpul dengan orang orang yang kita cintai.
minal Aidin wal fa izin.
mohon maaf lahir dan batin.🙏🙏🙏🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Yan Sofian
kayak kota mati aja
2024-10-20
0
Ruslan Derahman
tiada warung yg buka
2024-01-25
1
Sutarwi Ahmad
makasih Thor kau sangat ngrmerti sama readermu.
2024-01-20
2