Myro dan Frize segera kembali ke pintu depan menara labirin lagi. Walaupun saat ini tangan Myro dan Frize penuh karena harus memegang kelinci salju tapi itu sama sekali tidak menarik perhatian para petualang lain. Bagaimanapun kelinci salju hanyalah monster level 5 yang dapat dikalahkan petualang rank G dengan mudah.
Myro dan Frize segera pergi menjauh dari menara labirin dan menuju kearah guild petualang. Mereka segera sampai ke guild petualang karena letak guild tidak jauh dari menara labirin.
Myro dan Frize segera membuka pintu dan datang ke guild. Saat ini guild masih ramai seperti sebelumnya tapi di ruang makan guild memiliki lebih sedikit orang. Lagipula makan dan minum di guild perlu membayar juga sehingga pada siang hari seperti ini maka para petualang ini harus pergi untuk mencari uang dan tidak bisa minum-minum sama sekali.
Myro dan Frize segera pergi ke meja depan guild lagi dan meletakkan 10 mayat kelinci salju diatas meja. Wanita berambut coklat itu pada awalnya terkejut saat melihat Myro dan Frize yang kembali dengan cepat, tapi ia segera kembali dengan senyum ramah dan berkata "Kalian benar-benar sangat cepat. Bahkan hari belum mencapai siang hari tapi kalian sudah mengalahkan puluhan kelinci salju dengan mudah".
Myro segera menjadi bingung dan berkata "Sangat cepat? Aku tidak tahu memangnya berapa lama orang lain saat pergi ke labirin".
"Mereka bisa pergi dari pagi hari dan kembali saat malam hari. Bahkan beberapa petualang rank H lainnya kembali setelah beberapa hari tapi hasil buruan mereka tidak jauh lebih baik daripada kalian", kata wanita tersebut menjelaskan.
Lalu wanita tersebut mulai mengumpulkan mayat kelinci salju tersebut dan menilainya lalu berkat setelah selesai "Walaupun beberapa kulitnya sedikit rusak tapi masih bisa dipakai. Lalu kalian membawa mayatnya secara penuh sehingga memiliki harga tambahan karena daging dan gigi kelinci juga memiliki harga. Bagaimana kalau seekor mayat kelinci dibeli guild dengan harga 45 koin perunggu?".
Myro mengangguk dan sama sekali tidak keberatan karena harga sebuah kulit kelinci adalah 20 koin perunggu. Dengan membawa mayatnya maka harga meningkat sebanyak 15 koin perunggu yang sudah cukup baik karena hanya kulit kelinci salju yang mahal dibandingkan bagian yang lain.
Melihat Myro mengangguk, Franz juga tersenyum dan berkata "Baiklah, 45 koin perunggu untuk setiap kelinci".
Wanita berambut coklat itu segera berkata "Kalau begitu tunggu sebentar, kami akan menyiapkan uangnya".
Setelah itu, wanita itu berjalan kebelakang guild dengan membawa mayat kelinci salju tersebut. Lalu setelah beberapa menit, wanita itu kembali dengan 4 koin perak dan 50 koin perunggu dan segera berkata "Ini uang kalian. Gunakan dengan hati-hati karena aku melihat kalian tidak memiliki baju zirah yang baik dan senjata yang cukup jadi lebih baik segera membelinya. Hidup adalah yang terpenting, baju zirah bisa membeli beberapa perlindungan untuk kalian"
Mendengar itu, Myro dan Frize saling memandang dan segera sadar bahwa mereka terlalu sembarangan sebelumnya. Frize memang memakai baju zirah tapi baju zirah itu hanya baju zirah kulit yang mudah hancur. Myro bahkan sama sekali tidak memakai zirah dan bahkan tidak membawa senjata. Jika Frize tidak memberi belati miliknya sebelumnya maka Myro pasti tidak memiliki senjata saat melawan kelinci salju.
Myro dan Frize segera mengangguk lalu Myro berkata "Terima kasih atas sarannya. Kami akan segera membeli zirah, lagipula hidup adalah yang terpenting".
Wanita berambut coklat itu segera tersenyum dan berkata "Ya, kalian harus hati-hati karena kalian memiliki potensi untuk menjadi petualang hebat. Jika kalian sudah menjadi petualang diatas tingkat C maka kalian akan memiliki gaji bulanan dari guild selain tugas. Jadi kalian harus berjuang keras untuk menaiki rank kalian. Oh iya, aku lupa memperkenalkan diriku. Namaku Iris dan aku bekerja sebagai resepsionis di guild ini jadi jika kalian akan mengambil tugas atau membutuhkan beberapa bantuan mengamati guild maka kalian bisa bertanya padaku".
Myro mengangguk lalu berkata "Halo Iris, nama saya Myro, Myro Aras".
"Frize", kata Frize dengan cepat.
Iris segera mengangguk lalu berkata "Frize, Myro..... Aras? Myro, kau memiliki nama keluarga?"
Myro mengangguk dan segera berkata "Apakah itu aneh?".
"Sangat aneh!", kata Iris dan segera berkata lagi "Hanya bangsawan yang bisa memiliki nama keluarga! Tunggu, apakah kau berasal dari keluarga bangsawan? Tapi, aku tidak pernah mendengar keluarga bangsawan Aras?".
Sebelum Myro bisa menjawab, Iris segera mengangguk seakan-akan ia bisa mengerti dan berkata "Karena kau menjadi petualang tapi bisa memperkenalkan nama keluarga dengan berani maka tidak mungkin kau melarikan diri dari rumah. Jadi, apakah kau berasal dari keluarga bangsawan yang sudah jatuh?".
Myro bingung bagaimana menjawab pertanyaan tersebut, tapi Iris sepertinya segera salah mengerti saat melihat Myro yang tidak menjawabnya dan segera berkata "Maaf, aku tidak sopan karena tiba-tiba bertanya masalah hal tersebut".
Myro saat ini benar-benar tidak bisa berkata apapun. Myro kebingungan bagaimana menjelaskan nama keluarganya pada Iris tapi Iris ini dengan mudah memberikan Myro alasan. Bahkan Myro sama sekali tidak perlu menjawab.
Myro hanya tersenyum dan langsung berkata "Tidak apa-apa, aku sama sekali tidak masalah dengan hal tersebut".
Mendengar kata-kata Myro, Frize yang mengetahui alasan mengapa Myro memiliki nama keluarga tidak bisa untuk tidak berkata di pikirannya sendiri "Bagaimana mungkin menjadi masalah karena kau memang tidak berasal dari keluarga bangsawan. Bahkan tidak berasal dari keluarga di dunia ini jadi kenapa harus marah?".
Setelah itu, Myro dan Frize segera pergi dari guild petualang. Mereka memutuskan untuk membeli rumah hari ini karena mereka sudah bisa pergi dari menara labirin saat hari masih siang jadi masih banyak waktu untuk membeli rumah.
Rumah berukuran cukup kecil di Kota Labirin hanya berharga sebuah koin emas sehingga Myro bisa membelinya tanpa masalah. Walaupun uang Myro bisa digunakan untuk membuat monster tapi Myro masih membutuhkan rumah karena tidak mungkin bagi Myro untuk terus-terusan tinggal di penginapan. Lebih tepatnya terlalu banyak uang yang dibutuhkan untuk membayar penginapan setiap hari.
Myro dan Frize berencana untuk membeli makan siang terlebih dulu sebelum mencari rumah karena mereka belum makan siang sama sekali karena sibuk dari labirin dan menukar mayat kelinci salju dengan uang.
Saat mereka berjalan di jalan, Myro segera merasa aneh saat melihat sebuah toko yang terlihat cukup mewah. Tapi bukan karena kemewahan toko tersebut yang membuat Myro aneh tapi apa yang dijual oleh toko tersebut.
Myro bisa melihat bahwa di toko tersebut menjual manusia! Bukan hanya manusia yang dijual, Myro juga melihat bahwa ada makhluk-makhluk dari ras lain yang cukup mirip dengan manusia. Bahkan ada beberapa elf yang diikat dengan rantai dan dijual yang membuat Myro bertanya-tanya. Bagaimana mungkin para elf bisa bekerja sama dengan kerajaan manusia untuk melawan iblis jika manusia masih menjual para elf seperti barang?
Melihat kebingungan Myro, Frize berkata dengan mudah seperti hal tersebut memang tidak aneh "Ini adalah toko budak. Saya sudah mendengar anda berasal dari dunia dimana dipenuhi kedamaian dan tidak ada penjualan manusia jadi kau pasti terkejut oleh hal ini. Lebih baik tidak terlalu anda pikirkan masalah ini karena ada banyak toko seperti ini di seluruh dunia. Bahkan beberapa pedagang budak kaya dulu jauh lebih gila dan membuat beberapa kerajaan saling bertarung sehingga mereka dapat mendapatkan budak yang sangat banyak. Oleh karena itu banyak kerajaan dan orang-orang yang marah dan menghancurkan pedagang budak yang melakukannya".
Myro menggelengkan kepalanya dan tersenyum pahit lalu berkata "Dunia ini benar-benar gila, tapi aku tidak terlalu memikirkan hal seperti ini karena di dunia tempat aku tinggal sebelumnya juga bukanlah dunia yang dipenuhi kebaikan".
Lalu Myro berhenti melihat toko ini dan akan pergi dengan Frize untuk makan siang. Tapi sebuah suara ramah milik Luna segera terdengar dipikiran Myro.
[Tuan Myro, ditemukan bakat yang bisa menghasilkan uang untuk anda di toko yang anda lihat sebelumnya. Disarankan untuk segera membelinya]
Mendengar pengingat Luna, Myro segera diam dan melihat toko itu lagi. Kenapa Luna memberitahunya hal ini?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 405 Episodes
Comments
Faatikhuddin_LD
/Facepalm/
2024-05-02
0
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......
jejak
2022-10-10
2
Mujahidin
singa nya ngak dikasih makan kah?
2022-05-22
0