Wanita berambut coklat itu segera menjelaskan kepada Myro sambil tersenyum "Karena anda saat ini adalah petualang rank H maka anda hanya bisa mengambil tugas rank H atau G. Anda bisa mengambil tugas di papan guild. Anda juga bisa bergabung dengan kelompok lain sehingga anda bisa mengambil tugas yang lebih tinggi tapi saya sarankan jika anda masih baru mengerjakan tugas guild maka lebih baik mengambil tugas dengan rank rendah untuk menambah pengalaman anda".
"Setelah itu, sebagai petualang dibawah tingkat C maka anda harus mengambil tugas paling sedikit 5 kali dengan waktu setahun. Jika anda mengambil tugas kurang dari 5 kali maka rank anda akan diturunkan setingkat serta jika anda adalah rank H maka kartu guild anda akan diambil kembali dan pembuatan kartu berikutnya membutuhkan uang untuk dibayar. Jika anda kehilangan kartu guild maka anda juga perlu membayar untuk membuat yang baru. Guild juga memiliki beberapa peraturan sepeti tidak boleh membunuh petualang lain kecuali petualang tersebut menyerang anda atau aturan lainnya yang bisa anda lihat sendiri".
"Kami guild petualang juga tidak terlalu mengikat para petualang. Kalian bisa pergi kapanpun dari guild dan berhenti menjadi petualang kecuali petualang diatas kelas S karena mereka sangat penting untuk guild".
Myro mengangguk dan berkata "Terima kasih atas penjelasannya".
"Tidak masalah, sudah menjadi tugasku untuk membantu para petualang", kata wanita berambut coklat tersebut dengan senyum ramah.
Myro dan Frize segera pergi menuju kearah papan guild dan melihat tugas disana. Myro bisa melihat banyak sekali tugas yang ada di papan guild tersebut tapi kebanyakan tugas itu adalah membutuhkan barang dari para monster seperti taring ular beracun, kulit kambing gila dan monster-monster yang lain.
Frize di samping Myro segera mengambil sebuah kertas dipapan guild tersebut dan segera berkata "Tuan, bagaimana kalau kita mengambil tugas ini? Ini sangat cocok untuk orang yang baru bergabung ke guild seperti anda dan yang yang kita dapatkan juga cukup banyak".
Myro mengambil kertas yang diberikan oleh Frize dan melihatnya. Di kertas tersebut, tugas yang diberikan adalah mengambil kulit kelinci salju yang dihargai dengan 20 koin perunggu untuk setiap kelinci kulit salju. Apalagi kelinci salju hanyalah monster rank H level 5 sehingga tidak masalah bagi Myro untuk membiarkan raja singa mengalahkannya.
Tapi, Myro saat ini segera bertanya kepada Frize "Kelinci salju hanya level 5, kenapa harga kulitnya sangat mahal? Kenapa orang lain tidak mengambil tugas ini walaupun harganya yang mahal?".
Mendengar itu, Frize tersenyum dan berkata "Walaupun harga kulit kelinci salju cukup mahal tapi itu hanya untuk rank H dan G. Untuk rank diatas rank G, mereka memiliki penghasilan yang lebih banyak dari ini. Apalagi, kelinci salju ini sangat merepotkan. Jika anda menyerang seekor kelinci salju maka puluhan kelinci salju akan segera mengepung kita. Tapi tuan memiliki 3 raja singa yang masing-masing memanggil 2 singa jadi akan sangat mudah bagi kita untuk mengalahkan kelinci salju ini bahkan jika mereka berjumlah 20 atau 30 ekor sekalipun. Harganya yang mahal terjadi karena kulit kelinci salju sangat lembut dan bangsawan sangat tertarik untuk membuat mantel ataupun baju memakai kulit kelinci salju ini".
Myro mengangguk mendengar hal tersebut. Walaupun kelinci salju hanyalah monster level 5 tapi jika ada puluhan dari mereka maka itu akan sangat sulit. Apalagi petualang rank H sangat sedikit yang memiliki kelompok dengan orang yang banyak. Karena itu, sangat sedikit orang yang mengambil tugas ini.
Myro dan Frize segera membawa kertas tersebut ke meja depan guild dan wanita berambut coklat itu segera menerimanya dengan senyuman dan berkata bahwa mereka sudah bisa melakukan tugas tersebut.
Myro dan Frize segera berjalan pergi dari guild menuju kearah menara labirin. Myro masih menaiki raja singa yang ia miliki yang cukup menarik perhatian di jalan. Tapi, tidak hanya Myro yang menaiki monster yang dijinakkan. Di jalan kota labirin ini terdapat beberapa orang lain yang menaiki berbagai macam monster seperti kuda api bahkan elang angin di langit
Setiap kali Myro melihat monster-monster dijalan, suara Luna segera terdengar dipikiran Myro.
[Saat ini tuan Myro sedang menganalisis kuda api level 10, kemajuan saat ini adalah 5%]
[Saat ini tuan Myro sedang menganalisis elang angin level 17, kemajuan saat ini adalah 3%]
Myro segera terkejut mendengar suara berturut-turut dari Luna yang menandakan bahwa Myro sudah mengalami kemajuan menganalisis sebuah monster padahal Myro hanya melihat. Oleh karena itu, kemajuan analisis sangat kecil karena Myro hanya melihat bentuk monster itu dan tidak mengetahui lebih jelas mengenai monster-monster ini.
Setelah berpikir sebentar, Myro segera bertanya kearah Frize "Frize, apakah disini ada perpustakaan?".
Frize segera mengangguk mendengar pertanyaan Myro dan berkata "Memang ada perpustakaan yang cukup besar di kota ini tapi anda perlu membayar setiap jam anda di perpustakaan sebanyak sebuah 10 koin perak setiap jam karena itu para petualang hampir tidak pernah datang ke perpustakaan".
Myro mengangguk dan tahu bahwa saat ini tidak mungkin bagi Myro untuk pergi ke perpustakaan karena terlalu mahal. Jika itu 10 jam di perpustakaan maka Myro perlu membayar sebuah koin emas yang sudah cukup bagi Myro untuk membuat raja singa yang lain.
Myro dan Frize segera berjalan dan semakin dekat dekat dengan menara labirin. Saat mereka sudah sampai di pintu depan, ada beberapa prajurit yang melindungi pintu depan labirin ini. Frize segera membayar 10 koin perunggu dan berjalan kearah labirin. Setelah cukup jauh dari para prajurit tersebut, Frize segera berkata kepada Myro "Kita harus membayar para penjaga untuk datang ke menara labirin ini. Setiap orang hanya membutuhkan 5 koin perunggu untuk sekali datang".
Setelah itu, Frize mengambil belati yang ia miliki di samping pedangnya dan berkata kepada Myro "Tuan, anda harus mengambil belati ini untuk berjaga-jaga. Walaupun anda memiliki raja singa dan singa yang melindungi anda, anda masih membutuhkan senjata jika keadaan memburuk".
Myro mengangguk lalu mereka segera berjalan kearah labirin tersebut. Cahaya terang segera menutupi Myro dan Frize lalu mereka segera menghilang dan sampai di lantai 1 menara labirin ini.
Segera, Myro dan Frize merasa sangat dingin. Myro membuka matanya perlahan-lahan dan melihat bahwa mereka sampai di sebuah tempat yang dipenuhi salju dan tempat ini lebih sama seperti hutan yang ditutupi oleh salju.
Myro yang merasa kedinginan segera berkata ke Frize di sampingnya dengan marah "Kenapa kau tidak memberitahuku sebelumnya? Jika kau memberitahuku maka kita seharusnya menyiapkan pakaian yang lebih tebal".
Mendengar perkataan Myro, Frize segera tersenyum dengan pahit dan berkata "Saya juga baru datang ke menara labirin ini tuan. Saya selama ini berada di kerajaan pengetahuan dan tidak pernah pergi ke tempat lain karena itu aku tidak tahu bahwa lantai 1 dari menara labirin adalah hutan salju. Sekarang aku mengerti kenapa di lantai 1 terdapat monster kelinci salju".
Myro dan Frize hanya bisa tersenyum pahit dan terus berjalan dibawah dinginnya salju untuk mencari beberapa kelinci salju lalu kembali secepat mungkin. Myro juga cukup terkejut saat melihat daratan yang dipenuhi salju ini karena Myro di bumi sebelumnya belum pernah melihat salju karena Myro tinggal di negara yang tidak memiliki musim salju.
Setelah berjalan sebentar, mereka melihat beberapa monster seperti beruang salju tapi Myro dan Frize sama sekali tidak peduli karena tujuan mereka kali ini adalah memburu kelinci salju.
Setelah memastikan bahwa tidak ada seseorang disekitar, Myro segera mengambil para raja singa dan singa dari ruang penyimpanannya dan segera dikelilingi oleh singa-singa tersebut.
Setelah berjalan beberapa saat, seekor raja singa segera berlari dengan cepat dan melompat kearah sebuah semak-semak yang ditutupi oleh salju. Saat Myro dan Frize melihat raja singa itu dengan bingung karena tindakannya yang tiba-tiba, raja singa tersebut segera muncul kembali dari balik semak-semak dengan seekor kelinci dengan bulu putih salju di seluruh tubuhnya berada di mulut raja singa tersebut.
Raja singa tersebut segera berlari ke depan Myro dan menjatuhkan mayat kelinci salju tersebut. Myro yang senang karena melihat raja singa yang segera menangkap kelinci salju tersebut segera berkata "Kerja yang baik".
Tapi, Frize di samping Myro segera mengubah wajahnya saat melihat mayat kelinci salju tersebut dan segera berkata "Bersiap untuk bertarung! Jika kita menyerang seekor kelinci salju maka kelinci salju yang lain akan segera mengepung kita!".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 405 Episodes
Comments
system
dari bab 1 sampe sekarang udah bab 12 gda coment yg d ranggepin sama author 🤭🤭🤭🤭 apa coment nya gk bermutu kali ya ato si author gk butuh si pembaca 🤔🤔🤔
2023-10-03
3
Amelia Andriani
job summoner berkedok anilisis
2022-10-17
0
Semau Gue
..oooO..............
...(....).....Oooo...
....\..(.......(...)....
.....\_).......)../.....
...............(_/......
jejak
2022-10-10
1