Saat ini, 2 orang prajurit menaiki sebuah kereta kuda. Mereka berada di depan kereta kuda dan mengendalikan kuda yang ada di kereta tersebut. Saat ini mereka terlihat sangat malas mengendalikan kuda tersebut dan melihat jalan didepan.
"Kenapa harus kita yang membuang anak ini ke labirin Abyss?", kata seorang prajurit yang saat ini memegang tali yang menahan kuda di depan kereta kuda.
"Karena kita adalah penjaga istana yang paling lemah. Kita hanya level 5 dan di istana tidak terlalu berguna. Karena itu kita yang dikirim untuk melakukan pekerjaan ini. Lagipula pekerjaan ini sama sekali tidak sulit dan mudah diselesaikan", kata prajurit lain yang duduk dengan malas berbeda dengan prajurit sebelumya yang sibuk mengendalikan kuda. Prajurit ini tidak perlu sibuk karena ia jauh lebih senior sebagai prajurit istana daripada orang disampingnya. Jadi ia tidak perlu mengendalikan kuda.
"Terlemah ya?", kata prajurit yang mengendalikan kuda tersebut lalu berkata lagi "Tapi apakah tidak masalah bagi kita yang melakukan tugas ini? Bagaimanapun orang yang kita bawa ini adalah bagian dari pahlawan. Bagaimana jika ia memiliki kemampuan yang hebat?".
"Kemampuan hebat?", kata prajurit yang malas tersebut dengan senyum mengejek lalu berkata lagi dengan sombong "Seorang penganalisis bagaimana bisa menjadi hebat? Bahkan mereka tidak memiliki kemampuan bertarung sama sekali, penganalisis sama sekali tidak berguna sekarang! Jika itu 200 tahun yang lalu saat perpustakaan kerajaan kita belum memiliki informasi yang lengkap tentang monster dan benda-benda unik maka penganalisis bisa berguna. Tapi sekarang? Mereka sama sekali tidak berguna lagi. Di kerajaan kita tidak ada lagi hal yang tidak diketahui di dunia ini!".
Prajurit yang mengendalikan kuda tersebut berpikir sebentar dan mengangguk lalu merasa bahwa itu semua benar. Saat ini, semua pengetahuan di dunia ini pasti ada di kerajaan ini. Lagipula kerajaan mereka terkenal dan bernama nama Kerajaan Pengetahuan karena hampir pengetahuan di seluruh dunia ada di kerajaan ini. Jadi, penganalisis memang tidak terlalu berguna untuk kerajaan. Tapi ia masih berbicara dengan kepedulian "Tapi, aku rasa tidak perlu membuangnya ke labirin Abyss. Itu terlalu berlebihan lagipula ia masih seorang manusia juga dan tidak bersalah. Ia hanya tidak memiliki kemampuan yang baik".
Tiba-tiba, kuda di kereta kuda berhenti dan tidak bisa bergerak maju seakan-akan ada yang menahan kuda-kuda ini. Prajurit yang berada di depan kereta kuda segera terlempar jatuh ke tanah karena kuda yang berhenti secara tiba-tiba sehingga mereka sama sekali tidak siap dan terlempar dari kereta kuda.
Prajurit yang sebelumnya hanya bermalasan-malasan segera menjadi marah dan memukul kepala prajurit yang mengendalikan kuda lalu berkata "Kau bodoh! Apakah kau tidak dilatih mengendarai kereta kuda? Kenapa kau bodoh sekali!".
Prajurit yang dipukul tersebut segera berkata dengan aneh sambil menunjuk kearah kuda "Itu bukan salahku! Kuda-kuda itu yang berhenti tiba-tiba".
Prajurit yang memukul tersebut menjadi semakin marah dan berkata "Kau pikir kuda akan berhenti sendiri? Itu karena kau yang terlalu bodoh dan tidak bisa mengendarai kuda!".
Sebelum prajurit yang dipukul itu bisa berkata lagi untuk memberikan pembelaan terhadap dirinya sendiri. Sebuah suara yang sangat besar segera terdengar dari kereta kuda.
"Graaaaa!"
Teriakan singa segera terdengar dari kereta kuda. saat ini, Kepala para prajurit yang mendengar teriakan itu segera merasa bahwa kepala dan pikiran mereka berputar-putar hampir membuat mereka kehilangan kesadaran mereka.
Sebelum mereka sadar, beberapa singa segera melompat dari kereta kuda tersebut dan menatap para prajurit dengan ganas. Singa tersebut memiliki surai berwarna emas dan di kepala mereka terlihat seperti adanya mahkota yang bersinar.
Saat melihat para singa ini, para prajurit segera merasa ketakutan. Prajurit yang lebih senior segera berkata dengan ketakutan sambil menunjuk singa-singa tersebut "Bagaimana mungkin? Kenapa ada 3 raja singa disini? Seharusnya di wilayah ini bukan wilayah monster raja singa!".
"Raja singa!", prajurit yang lain segera menjadi putih saat ini. Ia sudah pernah mendengar bahwa raja singa adalah sebuah monster level 7. Walaupun mereka hanya level 7 tapi raja singa memiliki kemampuan untuk memanggil singa. Apalagi mereka saat ini hanya level 5. Mereka kalah dari level dan jumlah singa juga jauh lebih banyak dari mereka. Tidak ada kemungkinan untuk menang.
Prajurit yang lebih senior segera berteriak dengan panik "Tidak! Aku tidak bisa mati disini!".
Lalu ia melihat prajurit di sampingnya dan segera memegang baju prajurit tersebut. Prajurit itu segera menjadi bingung saat melihat seniornya memegang bajunya secara tiba-tiba. Tanpa ragu-ragu, prajurit senior itu segera mengangkat juniornya dan melemparnya kearah para raja singa tersebut.
"Apa?", kata prajurit junior tersebut dengan terkejut saat ia menyadari bahwa ia sudah dilempar oleh senior prajuritnya yang selama ini selalu menjaganya dan melatihnya dengan baik di istana.
Di tengah mata ketidakpercayaan juniornya, prajurit senior itu segera berbalik dan berlari sambil berteriak "Aku sudah menjagamu di istana selama setahun ini. Ini waktunya bagimu untuk mengorbankan dirimu dan membalas kebaikan ku selama ini!".
Saat ini prajurit junior itu benar-benar merasa kecewa dan marah dengan seniornya. Ia saat ini merasa tidak masalah dibunuh oleh para raja singa ini, tapi paling tidak seniornya harus mengalami hal yang sama.
Tapi, yang tidak disadari para prajurit itu saat ini adalah Myro yang baru turun dari kereta segera menatap prajurit senior itu dengan dingin. Myro sangat tidak senang dengan pengkhianatan karena saat ini Myro juga dikhianati kerajaan yang berencana untuk membuangnya. Oleh karena itu, Myro segera memberitahu raja singa untuk membunuh prajurit senior itu. Jangan sampai ia melarikan diri.
Di bawah perkataan Myro, seekor raja singa segera berteriak lagi. Cahaya segera bersinar dari tanah dan 2 singa muncul perlahan-lahan dari cahaya tersebut.
Prajurit junior itu saat ini benar-benar terkejut. Karena para singa tidak memperdulikan ia sama sekali. Seekor raja singa diikuti oleh singa-singa yang ia panggil segera bergegas menuju prajurit senior yang mencoba melarikan diri tersebut. Raja singa itu segera memakai kemampuan percepatan dan mengejar prajurit senior itu dengan cepat.
"Menjauh! Kenapa kalian mengejar ku?", kata prajurit senior itu dengan ketakutan melihat para singa yang sibuk mengejarnya dan tidak memperdulikan prajurit junior yang sudah jatuh ke tanah.
Prajurit senior itu mengetahui bahwa ia sama sekali tidak bisa melarikan diri karena raja singa menjadi semakin dekat dengan dirinya. Prajurit senior itu segera memegang pedangnya dan berteriak dengan ketakutan sambil bersiap menebas kearah raja singa yang sudah sangat dekat "Aaaaa! Mati kalian monster-monster!".
Singa itu tidak mempedulikan pedang yang mendekatinya sama sekali. Singa tersebut mengangkat cakarnya dan menabrak pedang prajurit tersebut.
"Krak!"
Suara benda pecah segera terdengar. Pedang prajurit senior itu segera hancur menjadi pecahan-pecahan. Tanpa berhenti, cakar singa tersebut segera menebas prajurit senior itu tanpa ragu dan darah segera berterbangan dari tubuh prajurit senior tersebut.
"Aaaaa!", prajurit senior itu segera berteriak kesakitan lalu terjatuh dengan berlutut di tanah dan menahan luka di tubuhnya yang sangat besar dan darah terus jatuh ke tanah.
Raja singa tersebut tidak berhenti sama sekali dan segera memakan kepala prajurit senior itu. Melihat hal berdarah tersebut, wajah Myro sedikit memutih tapi Myro tidak menghentikan raja singa tersebut. Myro sebelumnya mendengar pembicaraan prajurit senior itu dan prajurit itu sama sekali tidak peduli dengan Myro yang dibuang ke Labirin Abyss maka Myro juga sama sekali tidak peduli dengan prajurit ini yang mati di makan oleh singa. Suara Luna kembali terdengar saat ini.
[Raja singa sudah membunuh seorang prajurit level 5. Tuan Myro mendapatkan sebagian dari poin pengalaman pembunuhan tersebut]
[Tuan Myro saat ini naik menjadi level 2]
Setelah suara itu terdengar, Myro merasa tubuhnya menjadi semakin kuat. Pengelihatan yang dimiliki oleh Myro juga semakin tajam dan tubuh Myro juga semakin kuat.
Merasakan hal tersebut, Myro sekarang mengerti peningkatan kekuatan dari naik level yang dikatakan jendral Sein sebelumya. Saat ini Myro merasa semakin bersemangat, lagipula Myro tidak perlu bertarung sendiri dan membiarkan monster yang ia buat untuk bertarung. Myro bisa membuat ratusan monster dan membiarkan mereka bertarung dan Myro hanya perlu duduk tapi levelnya pasti akan meningkat dengan cepat.
Dengan kemampuan ini, Myro memiliki keyakinan untuk menjadi yang terkuat di dunia ini. Myro melihat ke arah istana sebelumya yang saat ini sudah terlihat sangat jauh dan hanya terlihat tembok ibukota. Myro berkata dengan dingin "Aku pasti akan menjadi kuat dan membuat kalian menyesal!".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 405 Episodes
Comments
memucat lebih bagus
2023-06-07
0
кḙℏᾰՊ℘ᾰᾰℵ ∂ḙωᾰ
summoner
2023-04-15
0
Teddy
,,
2022-12-10
1