"Tuan Kedua?" Wulan tersenyum mengejek dan menatapnya dingin. "Apakah kau berani memakai nama Tuan Kedua untuk menindas aku?"
"Ini..." Pengawal berbaju gelap itu berkeringat dingin. Ia buru-buru berlutut, menundukkan kepala serendah-rendahnya dan berkata, "Hamba tidak berani! Mohon maafkan hamba, Nyonya!"
Siapa di Puri Ardani yang tidak tahu bahwa ketika putri tunggal cabang utama ini kehilangan kesabarannya, bahkan sang adipati pun akan ikut-ikutan menuruti gadis mungil ini?
Wulan terlalu malas menghabiskan waktu dengan omong kosong. Ia menjentikkan cambuk sembilan ruas di tangannya, dan bunyi retakan keras langsung pecah di udara. "Sudah lama aku tidak melakukan ini. Terakhir kali, kucambuk putra Perdana Menteri Gandarwa sampai tiga hari tidak bisa bangun dari tempat tidurnya. Kalau kalian masih juga menghalangi, jangan salahkan aku bila tangan ini tak lagi kenal lembut."
"Hamba minta maaf!" Melihat gadis itu bersikeras melangkah masuk, para pengawal tidak punya pilihan lain selain mencabut pedang mereka dan maju serentak menyambutnya.
Di antara mereka, tidak sedikit yang saling bertukar pandang dengan sudut matanya. Kisah tentang putri tunggal cabang utama yang mencambuk putra Perdana Menteri Gandarwa dulu sering mereka anggap gosip dapur yang dibesar-besarkan; kini, mendengar retakan cambuk itu pecah tepat di depan telinga, gosip tadi barulah tampak seperti kenyataan yang paling ringan.
Rara dan Sari menjaga sisi kiri dan kanannya. Wulan membalikkan pergelangan tangannya, dan cambuk sembilan ruas di tangannya bagaikan memiliki sepasang mata sendiri; ujungnya langsung menukik ke arah lawan yang paling depan.
Tidak lama kemudian, halaman itu dipenuhi pengawal yang memegangi kaki atau lengan mereka sambil merintih. Seni bela diri Wulan diajarkan langsung oleh Adipati Pramana; ketika masih kecil, ia juga pernah dibimbing oleh sahabat almarhum kakeknya, Nenek Lanying, pemimpin tertinggi Paguyuban Niskala. Karena itu, siapa pun yang meremehkan pengawal rumah Ardani ak…
PUTRI MALAM UNTUK PANGLIMA SENJA
67 - CAMBUK SEMBILAN RUAS
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 256 Episodes
Comments