Menolak mentah-mentah

" Kakek, apakah kakek serius akan menikahkan Arya dengan pel*cur ini?" Ucap Arya dengan rahang mengeras dan intonasi suara meninggi. Dia benar-benar marah ketika mengetahui identitas wanita yang akan menjadi calon istrinya.

Dimana Aneska juga mendengar dengan jelas apa yang baru saja Arya sampaikan. Pelac*r, kata kejam yang biasa selalu Aneska dengar.

Mata Brasetyo langsung membulat dengan pertanyaan Arya yang beranggapan jika Aneska adalah seorang wanita malam. Dan yang paling mengejutkan Arya meragukan pilihannya dan juga berprasangka buruk terhadap.

" Kakek, apakah kakek tidak menyayangi Arya? Apakah kebahagiaan Arya tidak penting bagi kakek? Dia adalah wanita Psk, bahkan sudah ribuan lelaki sudah tidur dengannya. Apa yang di lihat kakek dari wanita murahan ini ? Apakah dia sudah merayu kakek? Mengapa tidak kakek saja yang menikah dengannya!" Jelas Arya dengan mata berapi-api tanpa menelaah ucapannya yang begitu saja meluncur.

Arya berfikir, apakah Brasetyo masih waras menikahkan dirinya dengan seorang pelacur? bahkan Aneska tidak bisa dibandingkan dengan Viona kekasih Arya yang begitu talenta dan juga baik.

Arya semakin berani menolak keinginan Brasetyo yang membuatnya tidak habis fikir. Bahkan paling tidak dirinya bisa menikah dengan wanita baik-baik seperti Viona daripada menikah dengan Aneska yang dianggapnya sudah tidur dengan ribuan laki-laki.

Ah memang benar, Apakah manusia hanya bisa menilai seseorang dengan sekejap mata? penglihatan juga belum tentu benar, walaupun mulut lebih jahat.

" Arya!!!!!!!!!" Teriak Brasetyo, rahangnya lebih meregang daripada Arya. Beraninya Arya berteriak di depannya.

Brasetyo telah naik pitam dengan ucapan sang cucu yang menurutnya kelewatan. Bagaimana bisa Arya menilai wanita pilihan Brasetyo dengan begitu buruk? Brasetyo tentu sudah menyeleksi pilihan calon istri untuk Arya, bahkan Brasetyo rela pergi ke dalam kerumunan ulat yang bahkan telah merayap ke dirinya malam itu. Ah, demi cucu Brasetyo akan mencarikan wanita terbaik.

Tidak seperti Viona yang saat itu Brasetyo melihat sendiri kekasih Arya berpelukan dengan seorang pria yang sampai saat ini Brasetyo tidak ketahui. Bahkan dirinya sudah beberapa kali melihatnya. Dan feeling tentang Viona di kepala Brasetyo tidak begitu baik. Brasetyo pernah mengatakannya, namun sayang Arya meresponnya bagaikan angin lalu saja.

" Cukup! Kakek tidak akan salah memilihkanmu wanita pendamping hidup!" Jelas Brasetyo.

Sedangkan Aneska semakin memundurkan langkahnya, ia merasa bersalah dengan situasi tersebut.

" Sudah kuduga kedatanganku tidak diinginkan! Aku hanya merusak keharmonisan keluarga ini! Dan tentu pria tampan itu tidak menginginkan wanita sepertiku, ha! aku terlalu percaya diri untuk datang! " Batin Aneska, percaya dirinya langsung menciut seketika.

Entah mengapa kali ini membuat hatinya terasa sakit, saat ribuan kata kejam lainnya biasa ia dengar. Bukan itu yang membuat Aneska sakit, namun Aneska hanya merasa jika kehadirannya dianggap mala petaka oleh Arya.

Dimana kehadirannya hanya di harapkan dan terbuka oleh pria hidung bel*ng yang hanya menginginkan tubuhnya, Dimana kehadirannya di harapkan oleh hasrat untuk menyentuh tubuhnya, dimana kehadirannya hanya di harapkan oleh orang- orang berniat buruk.

Untuk mereka kalangan orang terpandang dan juga orang- orang yang merasa dirinya lebih baik darinya tentu memandang kehadiran Aneska adalah mala petaka baginya, memandang kehadiran Aneska yang dianggap pembawa sial, kehadiran Aneska yang dianggap bagaikan kotoran.

" Tapi kek..." Arya berusaha menolak, namun Brasetyo sudah mencengkram dadanya.

" Ah..." Brasetyo meringis kesakitan. Arya tidak bisa melanjutkan perkataannya untuk menolak hal gila menurutnya ketika melihat Brasetyo mengerang kesakitan.

" Kakek!!!!" Arya langsung menekan tombol sirine untuk panggilan darurat dan menjadi panik.

Wajah Aneska semakin memucat. Sedangkan Arya begitu panik dan cemas. Aneska langsung memajukan langkahnya menghampiri Brasetyo yang seakan sekarat dengan penyakitnya.

Tidak lama kemudian dokter Rey dan beberapa perawat datang dengan tergesa-gesa karena panggilan darurat tersebut. Arya terus memanggil Brasetyo yang sudah tidak sadarkan diri.

" Apakah kamu mengatakan sesuatu yang membuatnya semakin memburuk, Ar?" Tanya dokter Rey sengaja, sambil berpura- pura memeriksa Brasetyo.

" Maafkan aku Rey, aku..." Ucap Arya begitu menyesal. Arya mencengkram kepalanya yang hampir pecah dengan kasar.

" Ah, apa yang sudah aku lakukan. Kakek maafkan Arya! " Batin Arya menyesali semua perkataannya yang keluar begitu saja karena tidak terima jika dijodohkan dengan Aneska yang menurutnya adalah wanita malam.

Di tengah situasi Arya dan Aneska cemas, Brasetyo sebenarnya berpura-pura tidak sadarkan diri. Sebelumnya Brasetyo sudah membuat kesepakatan dengan dokter Rey. Brasetyo mengkelipkan salah satu matanya kepada dokter Rey dan memejamkan semua matanya kembali. Sedangkan Arya begitu khawatir dan sangat cemas.

" Sus pindah pasien ke kamar ICU!!!" Ucap dokter Rey. Karena sering mengatasi pasien darurat Rey begitu lihai menjalankan aktingnya. Brasetyo pun, akhirnya di pindahkan oleh beberapa suster ke ruangan ICU yang di ikuti oleh Arya dan juga Aneska.

" Rey, apa yang terjadi dengan kakekku?" Ucap Arya semakin khawatir dan panik melihat Rey memindahkan Brasetyo ke kamar ICU.

" Jantungnya semakin melemah, jika tidak ditangani segera. Kakek akan mengalami komplikasi!" Jelas dokter Rey bergegas dengan langkah begitu cepat mengikuti roda ranjang pasien bersama seluruh susternya.

" Apa? Astaga mengapa aku tidak bisa mengontrol ucapannku. Kan bisa nanti, sampai kakek membaik. Ah, salah wanita ini juga. Siapa yang terima jika dinikahkan dengan pelac*r? Orang lain pun juga tidak akan mau sama sepertiku. Entahlah, sekarang bukan waktunya memikirkan ini. Aduh bagaimana dengan kakekku?? " Batin Arya merutuki ketidak sabarannya dan sekaligus merutuki Aneska.

" Tunggu disini Ar, aku akan menangani kakek!" Ucap dokter Rey menutup pintu kamar ICU. Arya pun tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu dengan hati khawatir di koridor luar kamar ICU. Aneska pun tak kalah khawatir saat ini.

" Huuuuh..." Dokter Rey menghela nafasnya karena berhasil membuat Arya percaya, dan aktingnya membuat jantungnya berdenyut lebih cepat.

" Terima kasih Rey, saat ini Arya tidak bisa menolaknya! Arya akan segera menyetujui pernikahannya." Jelas Brasetyo tersenyum yakin.

Sedangkan para suster sudah diajak krompomi oleh dokter Rey sebelumnya. Mereka pun memasang alat-alat di bagian tubuh Brasetyo untuk semakin meyakinkan Arya bahwa kondisi Brasetyo benar-benar buruk.

" Apakah kakek sudah yakin dengan calon istri Arya?" Tanya dokter Rey penasaran.

Walaupun Rey telah egois memperjuangkan cinta kekasih sahabatnya, namun Rey masih peduli ketika Rey mendengar jika calon istri Arya adalah wanita malam. Menurut Rey paling tidak Arya bisa menikah dengan wanita baik-baik selain Viona. Bagaimana pun Arya adalah sahabat Rey.

" Kamu akan melihat sendiri Rey, dia akan benar-benar bahagia dengan pilihan kakek!" Jelas Brasetyo tersenyum yakin.

Terpopuler

Comments

Wati Simangunsong

Wati Simangunsong

sdh ku duga.kakek hnya pura pura

2021-01-04

2

Haica

Haica

semangat

2020-12-12

1

Elda Gayo

Elda Gayo

sudah ku duga 🤣🤣🤣🤣🤣

2020-12-07

1

lihat semua
Episodes
1 Diskotik
2 Menolong
3 Kediaman Brasetyo
4 Jangan meremehkan wanita
5 Jangan memandang sebelah mata.
6 Hati yang tidak akan pernah berubah
7 Merasa muda kembali
8 Kekalahan Aneska.
9 Kesepakatan
10 Rumah mewah kediaman Brasetyo
11 Kabar mengejutkan
12 Bimbang
13 Menolak mentah-mentah
14 Pernikahan mendadak
15 Malam pertama
16 Hari pertama menikah.
17 kesalahpahaman sang kekasih, Viona.
18 Memberi penjelasan
19 Wanita Parasit
20 Rencana resepsi pernikahan.
21 Resepsi pernikahan.
22 Kedatangan Viona
23 Kediaman baru
24 Mencoba jadi istri yang baik
25 Wanita tidak berguna.
26 Aneska menjadi sakit.
27 Teman baru, bik Inah
28 Belajar memasak
29 Selama sebulan jadi istri Arya.
30 Kisah Viona and Rey
31 kissmarks
32 Si kucing Mony.
33 Mencari Mony
34 Terpaksa mencarimu
35 Sakit
36 Kedatangan Brasetyo
37 Brasetyo bermalam.
38 Sekamar
39 Cium kening istri.
40 Tidak seperti yang terlihat
41 Kesal
42 Kehadiran Rey
43 Kenikmatan yang tertunda.
44 Akhirnya, kakek bisa pergi.
45 Kedatangan Adam.
46 Tugas Adam.
47 Persiapan ke Paris.
48 Paris.
49 Datang ke pesta.
50 Taruhan
51 Terpukau
52 Kerjasama
53 Syuting iklan.
54 Mendadak jadi artis
55 Terkunci
56 Permintaan mustahil
57 Mencoba rencana Adam
58 Rencana kedua
59 Misi selanjutnya
60 Peduli
61 Peduli 2.
62 Hancur
63 Hancur 2
64 Berusaha mengabaikannya.
65 REY dan VIONA???
66 Malam panas.
67 Menghajarnya tampa ampun.
68 meminta maaf
69 Tidak merasa bersalah
70 Terbakar api cemburu
71 Melamar Aneska
72 Aku mencintaimu, sahabat masa kecilku
73 Melahapnya ( Usia 21+)
74 Mual- mual
75 Hamil (21+)
76 Kunjungan Bertha
77 Tanpa Arya
78 Ingin bekerja
79 Merayu Arya.
80 Menyamar jadi karyawan magang
81 Kagum dengan istri
82 Hadiah dari Arya
83 Cemburu
84 Menyingkirkan wanita penggoda.
85 Niat buruk akan berakhir buruk
86 Mengontrol hasrat
87 Memberi jatah
88 Menyembunyikannya.
89 Khawatir
90 Dia kembali menghancurkan
91 Kecelakaan tunggal
92 Viona
93 Aneska selamat
94 Bertemu dengan Arya dan Viona
95 Penyelamat adalah Jack
96 Hamil
97 Bertemu
98 Kebutuhan batin
99 Menolong
100 Diantar Paula
101 Undagan dari sekolah
102 Aneska?
103 Bertemu Aneska
104 Kedatangan Adam
105 Mencari tau ( 21+)
106 Kembali menyelidik
107 Menyatakan kebenarannya
108 Masa lalu yang kembali
109 Terungkap
110 Kembali
111 Kedatangan Jack dirumah Arya. ( Tamat)
Episodes

Updated 111 Episodes

1
Diskotik
2
Menolong
3
Kediaman Brasetyo
4
Jangan meremehkan wanita
5
Jangan memandang sebelah mata.
6
Hati yang tidak akan pernah berubah
7
Merasa muda kembali
8
Kekalahan Aneska.
9
Kesepakatan
10
Rumah mewah kediaman Brasetyo
11
Kabar mengejutkan
12
Bimbang
13
Menolak mentah-mentah
14
Pernikahan mendadak
15
Malam pertama
16
Hari pertama menikah.
17
kesalahpahaman sang kekasih, Viona.
18
Memberi penjelasan
19
Wanita Parasit
20
Rencana resepsi pernikahan.
21
Resepsi pernikahan.
22
Kedatangan Viona
23
Kediaman baru
24
Mencoba jadi istri yang baik
25
Wanita tidak berguna.
26
Aneska menjadi sakit.
27
Teman baru, bik Inah
28
Belajar memasak
29
Selama sebulan jadi istri Arya.
30
Kisah Viona and Rey
31
kissmarks
32
Si kucing Mony.
33
Mencari Mony
34
Terpaksa mencarimu
35
Sakit
36
Kedatangan Brasetyo
37
Brasetyo bermalam.
38
Sekamar
39
Cium kening istri.
40
Tidak seperti yang terlihat
41
Kesal
42
Kehadiran Rey
43
Kenikmatan yang tertunda.
44
Akhirnya, kakek bisa pergi.
45
Kedatangan Adam.
46
Tugas Adam.
47
Persiapan ke Paris.
48
Paris.
49
Datang ke pesta.
50
Taruhan
51
Terpukau
52
Kerjasama
53
Syuting iklan.
54
Mendadak jadi artis
55
Terkunci
56
Permintaan mustahil
57
Mencoba rencana Adam
58
Rencana kedua
59
Misi selanjutnya
60
Peduli
61
Peduli 2.
62
Hancur
63
Hancur 2
64
Berusaha mengabaikannya.
65
REY dan VIONA???
66
Malam panas.
67
Menghajarnya tampa ampun.
68
meminta maaf
69
Tidak merasa bersalah
70
Terbakar api cemburu
71
Melamar Aneska
72
Aku mencintaimu, sahabat masa kecilku
73
Melahapnya ( Usia 21+)
74
Mual- mual
75
Hamil (21+)
76
Kunjungan Bertha
77
Tanpa Arya
78
Ingin bekerja
79
Merayu Arya.
80
Menyamar jadi karyawan magang
81
Kagum dengan istri
82
Hadiah dari Arya
83
Cemburu
84
Menyingkirkan wanita penggoda.
85
Niat buruk akan berakhir buruk
86
Mengontrol hasrat
87
Memberi jatah
88
Menyembunyikannya.
89
Khawatir
90
Dia kembali menghancurkan
91
Kecelakaan tunggal
92
Viona
93
Aneska selamat
94
Bertemu dengan Arya dan Viona
95
Penyelamat adalah Jack
96
Hamil
97
Bertemu
98
Kebutuhan batin
99
Menolong
100
Diantar Paula
101
Undagan dari sekolah
102
Aneska?
103
Bertemu Aneska
104
Kedatangan Adam
105
Mencari tau ( 21+)
106
Kembali menyelidik
107
Menyatakan kebenarannya
108
Masa lalu yang kembali
109
Terungkap
110
Kembali
111
Kedatangan Jack dirumah Arya. ( Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!