Malam pertama

" Kakek sudah merasa baikan, biarkan pelayan yang mengurusnya. Lebih baik kamu temui istrimu!" Perintah Brasetyo.

Brasetyo kini telah sampai di kediamannya sendiri, tepatnya di dalam kamarnya. Dokter Rey telah memperbolehkan Arya membawa Brasetyo pulang ke rumah, dengan alasan jika kondisinya sudah membaik.

Padahal memang keadaan Brasetyo baik- baik saja dan merasa cukup bosan dengan rumah sakit yang bau dengan obat- obatan dan tanpa aktivitas apapun. Jadi Brasetyo meminta kepada Rey agar segera di pulangkan dengan alasan kondisinya telah membaik.

Bukankah itu hanya alasan untuk memperkuat keinginan Brasetyo? Jika tidak, mana mungkin Brasetyo berhasil menikahkan cucunya dengan wanita pilihannya.

Wanita yang diseleksi sendiri, dimana ia mengingat kembali almarhumah istrinya yang begitu mirip dengan sifat Aneska. Yaitu suka menolong, tulus dan baik hati.

" Aku tidak mau terjadi sesuatu lagi dengan kakek, biarkan Arya yang mengurusnya!" Ucap Arya.

Arya sangat bersikukuh tidak ingin pergi dari tempatnya ia berdiri. Melihat beberapa pelayan menyelimuti Brasetyo. Arya sebenarnya sangat enggan menuju kamarnya sendiri. Dimana ada yang sedang menunggunya yaitu Aneska yang kini telah menjadi istri sahnya.

" Ar..bukankah ini malam pertamamu? Bagaimana bisa kamu meninggalkan istrimu! Jangan membuatnya menunggu! Izinkan kakek tidur dengan tenang!" Jelas Brasetyo beralasan untuk membujuk Arya. Agar Arya tau jika istrinya masih tersegel.

" Istriku? Aku benar-benar tidak sudi! Aku akan merasa mual jika sampai melihatnya. Atau mungkin sikapku terhadapnya tidak bisa terkendali. Bisa- bisa aku membunuhnya jika aku sudah tak terkendali. " Batin Arya merutuki Aneska.

" Yang akan menjadi istriku hanya Viona seorang. Bukan waninta lain seperti dia yang menjijikkan. Bagaimana aku akan menyentuh barang bekas? Aku juga tidak tau apakah dia sehat dan tidak terjangkit penyakit kelamin! Kakekku benar-benar sudah tidak waras! Apakah penyakitnya juga mengenai kepalanya? Bagaimana pun dia adalah kakekku! " Lanjut Arya tetap membatin.

" Baiklah!" Ucap Arya dengan hati begitu kesal dan bergegas meninggalkan kamar Brasetyo. Arya memang tidak dapat melawan ucapan Brasetyo. Sehingga dirinya terpaksa menuju kamar pengantinnya.

" Kamu akan benar- benar menyesal telah berani mengusik kehidupanku! " Batin Arya penuh dengan kebencian.

Berencana untuk membuat Aneska benar- benar menyesal telah mengganggu hidupnya. Arya melangkah ke kamarnya dengan hati yang berkobar penuh amarah.

...****************...

Di lain sisi Aneska sudah menunggu Arya di kamar pengantin, lebih tepatnya kamar Arya yang di dekorasi menjadi kamar yang begitu manis dengan taburan kelopak mawar merah, lilin-lilin menyala, semerbak aroma terapi yang menyeruak keseluruh kamar yang sangat mewah dan luas tersebut.

" Wah, cantik sekali..." Ucap Aneska dengan kain kebaya pernikahan yang masih melekat di tubuhnya.

Aneska terlihat menawan dengan kebaya yang melekat di tubuhnya itu. Namun, Arya sedikit pun tidak memandangnya. Hanya ada kebencian di dalam mata Arya terhadap dirinya.

Aneska menghampiri dan memegang kelopak mawar merah yang berada di atas kasur tersebut. Menghirup wanginya lalu mulai berbaring.

Terasa nyaman dan sangat empuk, serta wangi yang membuatnya begitu betah dan menghilangkan rasa frustasinya. Namun kenyaman itu tidak berlangsung lama.

Byurrr...

Aneska langsung terperanjat dari tempatnya ketika ia merasakan dinginnya air mengenai wajahnya.

" Apakah kamu sudah bangun dari mimpimu?" Ucap Arya tersenyum kecut dengan sengaja menyiram wajah Aneska.

Ia baru saja menginjakkan kakinya di kamarnya sendiri. Melihat Aneska menikmati kasur empuknya sambil menutup mata. Lalu dengan segelas air di sampingnya, Arya telah menuangkan air tersebut ke wajah Aneska. Aneska tentu terkejut bukan main, hingga terperanjat dari tidurnya.

" Aku menunggumu, aku masih belum tertidur!" Jawab Aneska sambil mengusap wajahnya yang penuh cipratan air.

" Apa menungguku? Untuk apa? Apakah kamu mau berusaha menggodaku juga? Simpan wajah lugumu itu. Aku tidak seperti kakekku yang mudah termakan dengan wajah polosmu!" Ucap Arya dengan rahang yang mengeras, mata berapi dan juga tatapan yang begitu tajam.

" Apa???" Ucap Aneska tidak menyangka jika perkataan Arya begitu kejam.

" Atau jangan-jangan kamu ingin mengetahui kejelasan statusmu ini?" Lanjut Arya sudah benar- benar hilang kendali dengan Aneska yang masih bermuka lugu di hadapannya.

" Baiklah, akan aku jelaskan. Kamu hanya sebutir debu yang bisa mengotori semuanya. Jadi jangan bermimpi untuk menjadi sebutir mas. Jangan berharap! kamu hanya sebuah besi yang telah berkarat. Yah, memang status kita saat ini suami istri, tapi jangan berharap kamu akan aku anggap sebagi istri! Dan ya, aku punya wanita yang pantas menjadi ibu dari anak-anakku! Wanita cantik, menjaga kehormatannya, bahkan jenius dan berpendidikan tinggi!" Jelas Arya menghardik Aneska sekaligus juga membanggakan sang kekasih yang begitu ia cintai yaitu Viona.

Aneska berusaha untuk kuat mendengar umpatan dari suaminya. Ia mengepalkan tangannya kuat-kuat sambil menunduk.

" Ucapannya tidak sepenuhnya salah, tapi apa semua orang memandangnya dengan sebelah mata? Mata juga bisa salah, telinga, atau pendapat kita sendiri. Bagaimana bisa dia menilaiku seburuk dan serendah itu? Aku juga tidak ingin mengusik kehidupanmu, ini bukan keinginanku. Aku juga berharap menikah dengan pria yang aku cintai. " Batin Aneska.

" Aneska, bukankah ini merupakan hal biasa bagimu? Ada apa denganmu? Kamu harus tegar, bahkan kamu sudah menjinakkan ribuan serigala! Dan di depanmu hanya seorang pria yang dingin, dan sedikit arogan. Kamu pasti bisa melewatinya. " Lanjut batin Aneska.

" Dan jangan sentuh kasurku lagi, bahkan semua barang disini!" Timpal Arya kembali.

" Apa? Lalu aku akan tidur dimana? " Batin Aneska.

" Di kursi!" Jawab Arya seakan tau isi pemikiran Aneska.

" Di kursi???" Ucap Aneska mempertanyakan kembali yang baru saja di tangkap oleh daur telinganya.

" Apakah ucapanku kurang jelas? Bukankah aku sudah berbaik hati memperbolehkanmu tidur di kursi mahalku? Kamu tau kursi itu lebih mahal dari harga tubuhmu!" Ucap Arya. Banyak umpatan yang siap ia luncurkan dari wanita di depannya yang di anggap tidak tau diri itu.

" Cih, tidak tau diri! Dikasih hati malah minta jantung! Aku tidak akan sudi jika dia menyentuh barang- barangku. Semua akan kotor sama seperti tubuh dia, sungguh sangat menjijikkan! " Batin Arya merutuki Aneska.

" E..ba..iklah!" Ucap Aneska memilih mengalah dan langsung tidur di kursi.

" Aku harap, pada diriku sendiri. Semoga aku mampu melewati pecahan kaca kali ini. Tidak sesulit dengan hidupku selama ini. Berbagai ujian telah aku lewati, berbagai serpihan kaca dan juga baja aku juga sudah pernah lewati. Untung saja sofa, bahkan aku juga pernah tidur di jalanan. Terima kasih untuk hari ini, semoga tuhan memberiku besok sebuah kebahagian! " Batin Aneska berbaring di atas sofa panjang sambil menahan air matanya yang hampir jatuh.

Terpopuler

Comments

Ariva Chn Riva

Ariva Chn Riva

entah entah siviona tu yg ga suci lagi
bahkan dya murahan

2021-04-10

3

Alfan Hakim

Alfan Hakim

ada jasa tabok online gk yaa,,,pnger order buat nabok tu mulut.pedes bngt ngmongnya kyak cabe setan😈😈😈

2021-04-05

1

Ita Rosita

Ita Rosita

lawan dong anes jangan cumah mengalah ajah

2021-03-20

2

lihat semua
Episodes
1 Diskotik
2 Menolong
3 Kediaman Brasetyo
4 Jangan meremehkan wanita
5 Jangan memandang sebelah mata.
6 Hati yang tidak akan pernah berubah
7 Merasa muda kembali
8 Kekalahan Aneska.
9 Kesepakatan
10 Rumah mewah kediaman Brasetyo
11 Kabar mengejutkan
12 Bimbang
13 Menolak mentah-mentah
14 Pernikahan mendadak
15 Malam pertama
16 Hari pertama menikah.
17 kesalahpahaman sang kekasih, Viona.
18 Memberi penjelasan
19 Wanita Parasit
20 Rencana resepsi pernikahan.
21 Resepsi pernikahan.
22 Kedatangan Viona
23 Kediaman baru
24 Mencoba jadi istri yang baik
25 Wanita tidak berguna.
26 Aneska menjadi sakit.
27 Teman baru, bik Inah
28 Belajar memasak
29 Selama sebulan jadi istri Arya.
30 Kisah Viona and Rey
31 kissmarks
32 Si kucing Mony.
33 Mencari Mony
34 Terpaksa mencarimu
35 Sakit
36 Kedatangan Brasetyo
37 Brasetyo bermalam.
38 Sekamar
39 Cium kening istri.
40 Tidak seperti yang terlihat
41 Kesal
42 Kehadiran Rey
43 Kenikmatan yang tertunda.
44 Akhirnya, kakek bisa pergi.
45 Kedatangan Adam.
46 Tugas Adam.
47 Persiapan ke Paris.
48 Paris.
49 Datang ke pesta.
50 Taruhan
51 Terpukau
52 Kerjasama
53 Syuting iklan.
54 Mendadak jadi artis
55 Terkunci
56 Permintaan mustahil
57 Mencoba rencana Adam
58 Rencana kedua
59 Misi selanjutnya
60 Peduli
61 Peduli 2.
62 Hancur
63 Hancur 2
64 Berusaha mengabaikannya.
65 REY dan VIONA???
66 Malam panas.
67 Menghajarnya tampa ampun.
68 meminta maaf
69 Tidak merasa bersalah
70 Terbakar api cemburu
71 Melamar Aneska
72 Aku mencintaimu, sahabat masa kecilku
73 Melahapnya ( Usia 21+)
74 Mual- mual
75 Hamil (21+)
76 Kunjungan Bertha
77 Tanpa Arya
78 Ingin bekerja
79 Merayu Arya.
80 Menyamar jadi karyawan magang
81 Kagum dengan istri
82 Hadiah dari Arya
83 Cemburu
84 Menyingkirkan wanita penggoda.
85 Niat buruk akan berakhir buruk
86 Mengontrol hasrat
87 Memberi jatah
88 Menyembunyikannya.
89 Khawatir
90 Dia kembali menghancurkan
91 Kecelakaan tunggal
92 Viona
93 Aneska selamat
94 Bertemu dengan Arya dan Viona
95 Penyelamat adalah Jack
96 Hamil
97 Bertemu
98 Kebutuhan batin
99 Menolong
100 Diantar Paula
101 Undagan dari sekolah
102 Aneska?
103 Bertemu Aneska
104 Kedatangan Adam
105 Mencari tau ( 21+)
106 Kembali menyelidik
107 Menyatakan kebenarannya
108 Masa lalu yang kembali
109 Terungkap
110 Kembali
111 Kedatangan Jack dirumah Arya. ( Tamat)
Episodes

Updated 111 Episodes

1
Diskotik
2
Menolong
3
Kediaman Brasetyo
4
Jangan meremehkan wanita
5
Jangan memandang sebelah mata.
6
Hati yang tidak akan pernah berubah
7
Merasa muda kembali
8
Kekalahan Aneska.
9
Kesepakatan
10
Rumah mewah kediaman Brasetyo
11
Kabar mengejutkan
12
Bimbang
13
Menolak mentah-mentah
14
Pernikahan mendadak
15
Malam pertama
16
Hari pertama menikah.
17
kesalahpahaman sang kekasih, Viona.
18
Memberi penjelasan
19
Wanita Parasit
20
Rencana resepsi pernikahan.
21
Resepsi pernikahan.
22
Kedatangan Viona
23
Kediaman baru
24
Mencoba jadi istri yang baik
25
Wanita tidak berguna.
26
Aneska menjadi sakit.
27
Teman baru, bik Inah
28
Belajar memasak
29
Selama sebulan jadi istri Arya.
30
Kisah Viona and Rey
31
kissmarks
32
Si kucing Mony.
33
Mencari Mony
34
Terpaksa mencarimu
35
Sakit
36
Kedatangan Brasetyo
37
Brasetyo bermalam.
38
Sekamar
39
Cium kening istri.
40
Tidak seperti yang terlihat
41
Kesal
42
Kehadiran Rey
43
Kenikmatan yang tertunda.
44
Akhirnya, kakek bisa pergi.
45
Kedatangan Adam.
46
Tugas Adam.
47
Persiapan ke Paris.
48
Paris.
49
Datang ke pesta.
50
Taruhan
51
Terpukau
52
Kerjasama
53
Syuting iklan.
54
Mendadak jadi artis
55
Terkunci
56
Permintaan mustahil
57
Mencoba rencana Adam
58
Rencana kedua
59
Misi selanjutnya
60
Peduli
61
Peduli 2.
62
Hancur
63
Hancur 2
64
Berusaha mengabaikannya.
65
REY dan VIONA???
66
Malam panas.
67
Menghajarnya tampa ampun.
68
meminta maaf
69
Tidak merasa bersalah
70
Terbakar api cemburu
71
Melamar Aneska
72
Aku mencintaimu, sahabat masa kecilku
73
Melahapnya ( Usia 21+)
74
Mual- mual
75
Hamil (21+)
76
Kunjungan Bertha
77
Tanpa Arya
78
Ingin bekerja
79
Merayu Arya.
80
Menyamar jadi karyawan magang
81
Kagum dengan istri
82
Hadiah dari Arya
83
Cemburu
84
Menyingkirkan wanita penggoda.
85
Niat buruk akan berakhir buruk
86
Mengontrol hasrat
87
Memberi jatah
88
Menyembunyikannya.
89
Khawatir
90
Dia kembali menghancurkan
91
Kecelakaan tunggal
92
Viona
93
Aneska selamat
94
Bertemu dengan Arya dan Viona
95
Penyelamat adalah Jack
96
Hamil
97
Bertemu
98
Kebutuhan batin
99
Menolong
100
Diantar Paula
101
Undagan dari sekolah
102
Aneska?
103
Bertemu Aneska
104
Kedatangan Adam
105
Mencari tau ( 21+)
106
Kembali menyelidik
107
Menyatakan kebenarannya
108
Masa lalu yang kembali
109
Terungkap
110
Kembali
111
Kedatangan Jack dirumah Arya. ( Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!