Rencana resepsi pernikahan.

Arya bergegas menuju kamarnya setelah membuat kesepakatan dengan Brasetyo. Kakinya kembali terhenti ketika melihat Aneska berada tidak jauh dari hadapannya. Tepatnya, Aneska sedang menatap ke arah luar kamar yang menuju langsung ke area perkebunan, dimana langit telah gelap dengan ribuan taburan bintang.

Aneska mendengar suara kaki yang mendekat ke arahnya. Ia berpaling dari tempatnya dan melihat Arya menatap dirinya dengan tajam. Arya semakin mendekat seperti predator yang menemukan mangsanya.

Mendadak wajah Aneska menjadi pucat, jantungnya semakin berdetak lebih cepat. Arya semakin mendekat, ia berhenti satu meter tepat di depannya.Terus menatap Aneska dengan begitu tajam, bahkan matanya semakin melebar, manik coklatnya semakin terlihat.

" Sekarang apalagi? Mengapa dia menatapku seperti ini? " Batin Aneska bertanya.

" Coba lihat? jangan memandangku ketakutan seperti ini? Seakan kamu memiliki salah kepadaku! Sayang sekali, kulitmu begitu halus..wajahmu lumayan..." Ucap Arya semakin mendekat, mengelus wajah Aneska sambil tersenyum miring.

Aneska hanya mengikuti arah jari tangan Arya yang mengelus pipi halusnya. Rasanya seperti semua bulu romanya terangkat.

" E..tapi sayang... sudah basi! kamu seperti barang bekas! seperti barang kotor! seperti debu! Atau Pa..ra..sit? seperti gulma!" Lanjut Arya dengan tersenyum kecut merutuki Aneska dengan tajam.

Aneska menelan ludah menatap Arya yang begitu menakutkan saat ini. Entah apa yang sebenarnya ingin di sampaikan oleh Arya. Aneska hanya menunggu kata-kata berikutnya yang berhasil melukai perasaannya.

" Bukankah kamu senang sebentar lagi kamu akan benar-benar menjadi pengantin! Kamu tau kan target kamu ingin cepat kaya, kakek pasti akan membuat pernikahan kita mewah. Bahkan kamu akan segera menjadi nona keluarga Brasetyo, apakah kamu senang dengan gelar barumu?" Jelas Arya melepas sentuhannya dan mengelap tangannya di jaket miliknya seakan ia baru menyentuh kotoran.

" Apa? Resepsi pernikahan? Aku benar-benar belum siap! Bagaimana aku akan menghadapi banyak orang! Jika aku bisa lari, aku akan menghilang sesegera mungkin. Tapi sudah sampai disini, terlalu jauh, aku tidak mungkin lari dari tanggung jawabku! " Batin Aneska.

" Kamu boleh bahagia untuk saat ini, tapi jika sampai tamu undanganku mengenal siapa dirimu, aku pastikan akan membuatmu menyesal! Bukan hanya keluarga Brasetyo yang akan menanggung malu, kamu juga akan malu karena jati dirimu sendiri sebagai wanita malam terbongkar! Jangan sampai membuat nama keluargaku tercemar, kamu akan menerima akibatnya. ucamkan itu, wanita parasit!!!" Ucap Arya sambil tangan yang menuding ke kening Aneska. Aneska menutup matanya, melihat cemooh Arya yang sampai hingga ke dasar hatinya.

Arya membuka jaketnya dan di buang begitu saja ke lantai. " Bahkan jaketku lebih mahal dari harga dirimu permalam. Tapi sudah menjadi bekas, waktunya di buang!" Lanjut Arya, tadi Arya mengelap tangannya di jaket tersebut setelah mengelus kulit Aneska.

Entah apa salahnya jika mereka tau dirinya berasal dari club malam, paling tidak dirinya tidak melakukan pekerjaan kotor tersebut, tidak seperti yang Arya anggap.

"Apakah aku sekotor itu? Apa yang kamu bicarakan! Bagaimana ini? aku tidak menginginkan resepsi pernikahan, bahkan Arya sangat terpaksa menikahiku! Lalu apa gunanya pernikahan ini? Jika publik tau, apa itu menjamin dia sudah pasrah menikah denganku? jika mereka tau apa itu menjamin dia akan benar- benar akan menjadi suamiku dan melupakan kekasihnya? Ah, mana mungkin! Ah rasanya hidupku sudah berbelok terlalu jauh dari tempatnya." Batin Aneska berfikir.

...****************...

Malam telah berganti pagi, begitu cepat. Matahari juga muncul dari ufuk timur, menyinari bumi. Sayup - sayup angin berhembus menyapa dedaunan yang ikut menari, kicauan burung juga ikut meramaikan pagi hari.

Seperti biasanya, keluarga Brasetyo tengah sarapan di ruang makan pagi ini, sebelum melakukan aktivitas.

" Nak, kakek ingin mengadakan resepsi pernikahan untuk kalian, bagaimana menurutmu? " Tanya Brasetyo kepada Aneska, yang telah mengetahui sebelumnya dari Arya.

" Apakah kakek tidak malu memperkenalkan aku di depan orang banyak? " Tanya Aneska bertanya kenapa Brasetyo malah ingin memperkenalkan dirinya ke depan publik sebagai istri Arya.

Masalahnya adalah, Aneska sendiri tidak percaya diri, di tambah ancaman Arya yang membuatnya semakin terancam. Bagaimana jika ada yang sampai mengenalnya, bukankah nama baik Brasetyo akan tercemar karena dirinya. Tentu Aneska tidak ingin terjadi masalah kepada keluarga Brasetyo yang telah menolongnya.

" Cih, masih tanya lagi. Jelas malu! Jika sampai ada tamu yang mengenalnya, jelas dia akan merusak nama baik keluargaku! Dia sangat pandai mengambil hati kakekku. Pantas saja kakek selalu membelanya!" Batin Arya merutuki Aneska.

" Kenapa harus malu nak? Apa yang harus di permalukan? Bagaimana bisa sebuah berlian di sembunyikan. Aku sangat bangga, Arya memiliki istri sepertimu, dengan begitu kamu bisa menjaga Arya dengan baik. Dan aku juga ingin cepat- cepat menggendong anak dari kalian. Dengan begitu aku bisa tenang jika sampai ajal menjemputku! " Ucap Brasetyo panjang lebar.

" Ya ampun kek, berlian dari mananya? Sebenarnya yang cucu kakek Arya apa wanita mal*m ini sih? Tidak akan pernah ada anak dari wanita ini! Sedikit pun aku tidak ingin menyentuhnya. Kakek akan menggendong cicit dari rahim Viona. Aku hanya mencintai Viona! " Batin Arya menggerutu.

" Kakek akan selalu bersamaku sampai kapanpun! Jangan katakan itu lagi! " Ucap Arya merasa tidak suka dengan Brasetyo yang selalu membahas tentang umur.

Arya sangat menyayangi Brasetyo, jadi Arya sampai kapanpun masih ingin bersama Brasetyo dan membahagiakannya.

" Benar kek, kakek harus sehat biar Aneska bisa melihat semangat dan senyum kakek setiap hari. Karena senyum kakek menular, membuat Aneska lebih semangat menjalani hari dan juga bisa melupakan segala kesedihan! " Jelas Aneska berharap Brasetyo juga panjang umur.

" Hahaha, akan aku pastikan kamu selalu bahagia disini nak! Kakek tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu tanpa terkecuali! " Ucap Brasetyo sengaja menyindir Arya, dimana Arya yang mendengarnya langsung tersedak dan tersindir dengan perkataan Brasetyo.

" Astaga, sempat- sempatnya kakek membela orang lain daripada cucu sendiri. Dia siapa? Hanya wanita malam yang sengaja mengusik keluargaku dan hubuganku dengan Viona. Lama- lama disini bisa- bisa aku ikut gak waras. Lebih baik aku pergi saja! " Batin Arya sambil meneguk segelas air putih, untuk meredakan tenggorokannya yang tersedak dan bergegas berdiri dari tempat duduknya berencana pergi.

" Arya sudah selesai kek, Arya naek duluan, ada pekerjaan yang harus Arya urus! " Ucap Arya beralasan dan memilih untuk pergi.

" Baiklah! " Ucap Brasetyo langsung tersenyum miring melihat Arya yang merasa tersindir dengan perkataannya.

" Dasar wanita parasit, bisa- bisanya dia menghasut kakekku dengan tampang polosnya itu. Aku sudah tidak tahan disini. Bisa- bisa kakek membunuh cucunya sendiri kalau begitu! " Batin Arya menggerutu sambil melangkah pergi.

Terpopuler

Comments

Lukman Siregar

Lukman Siregar

yg sabar ya nes,,,,, usah terpancing dengan semua ucapan si Arya paling tidak hargai lah usaha si kakek yg sudah ber prasangka baik samamu ya nes........

2021-04-06

2

Rahmawaty❣️

Rahmawaty❣️

tegas donk aneska

2021-02-18

1

Aliem Alief

Aliem Alief

sabar anes

2021-01-06

1

lihat semua
Episodes
1 Diskotik
2 Menolong
3 Kediaman Brasetyo
4 Jangan meremehkan wanita
5 Jangan memandang sebelah mata.
6 Hati yang tidak akan pernah berubah
7 Merasa muda kembali
8 Kekalahan Aneska.
9 Kesepakatan
10 Rumah mewah kediaman Brasetyo
11 Kabar mengejutkan
12 Bimbang
13 Menolak mentah-mentah
14 Pernikahan mendadak
15 Malam pertama
16 Hari pertama menikah.
17 kesalahpahaman sang kekasih, Viona.
18 Memberi penjelasan
19 Wanita Parasit
20 Rencana resepsi pernikahan.
21 Resepsi pernikahan.
22 Kedatangan Viona
23 Kediaman baru
24 Mencoba jadi istri yang baik
25 Wanita tidak berguna.
26 Aneska menjadi sakit.
27 Teman baru, bik Inah
28 Belajar memasak
29 Selama sebulan jadi istri Arya.
30 Kisah Viona and Rey
31 kissmarks
32 Si kucing Mony.
33 Mencari Mony
34 Terpaksa mencarimu
35 Sakit
36 Kedatangan Brasetyo
37 Brasetyo bermalam.
38 Sekamar
39 Cium kening istri.
40 Tidak seperti yang terlihat
41 Kesal
42 Kehadiran Rey
43 Kenikmatan yang tertunda.
44 Akhirnya, kakek bisa pergi.
45 Kedatangan Adam.
46 Tugas Adam.
47 Persiapan ke Paris.
48 Paris.
49 Datang ke pesta.
50 Taruhan
51 Terpukau
52 Kerjasama
53 Syuting iklan.
54 Mendadak jadi artis
55 Terkunci
56 Permintaan mustahil
57 Mencoba rencana Adam
58 Rencana kedua
59 Misi selanjutnya
60 Peduli
61 Peduli 2.
62 Hancur
63 Hancur 2
64 Berusaha mengabaikannya.
65 REY dan VIONA???
66 Malam panas.
67 Menghajarnya tampa ampun.
68 meminta maaf
69 Tidak merasa bersalah
70 Terbakar api cemburu
71 Melamar Aneska
72 Aku mencintaimu, sahabat masa kecilku
73 Melahapnya ( Usia 21+)
74 Mual- mual
75 Hamil (21+)
76 Kunjungan Bertha
77 Tanpa Arya
78 Ingin bekerja
79 Merayu Arya.
80 Menyamar jadi karyawan magang
81 Kagum dengan istri
82 Hadiah dari Arya
83 Cemburu
84 Menyingkirkan wanita penggoda.
85 Niat buruk akan berakhir buruk
86 Mengontrol hasrat
87 Memberi jatah
88 Menyembunyikannya.
89 Khawatir
90 Dia kembali menghancurkan
91 Kecelakaan tunggal
92 Viona
93 Aneska selamat
94 Bertemu dengan Arya dan Viona
95 Penyelamat adalah Jack
96 Hamil
97 Bertemu
98 Kebutuhan batin
99 Menolong
100 Diantar Paula
101 Undagan dari sekolah
102 Aneska?
103 Bertemu Aneska
104 Kedatangan Adam
105 Mencari tau ( 21+)
106 Kembali menyelidik
107 Menyatakan kebenarannya
108 Masa lalu yang kembali
109 Terungkap
110 Kembali
111 Kedatangan Jack dirumah Arya. ( Tamat)
Episodes

Updated 111 Episodes

1
Diskotik
2
Menolong
3
Kediaman Brasetyo
4
Jangan meremehkan wanita
5
Jangan memandang sebelah mata.
6
Hati yang tidak akan pernah berubah
7
Merasa muda kembali
8
Kekalahan Aneska.
9
Kesepakatan
10
Rumah mewah kediaman Brasetyo
11
Kabar mengejutkan
12
Bimbang
13
Menolak mentah-mentah
14
Pernikahan mendadak
15
Malam pertama
16
Hari pertama menikah.
17
kesalahpahaman sang kekasih, Viona.
18
Memberi penjelasan
19
Wanita Parasit
20
Rencana resepsi pernikahan.
21
Resepsi pernikahan.
22
Kedatangan Viona
23
Kediaman baru
24
Mencoba jadi istri yang baik
25
Wanita tidak berguna.
26
Aneska menjadi sakit.
27
Teman baru, bik Inah
28
Belajar memasak
29
Selama sebulan jadi istri Arya.
30
Kisah Viona and Rey
31
kissmarks
32
Si kucing Mony.
33
Mencari Mony
34
Terpaksa mencarimu
35
Sakit
36
Kedatangan Brasetyo
37
Brasetyo bermalam.
38
Sekamar
39
Cium kening istri.
40
Tidak seperti yang terlihat
41
Kesal
42
Kehadiran Rey
43
Kenikmatan yang tertunda.
44
Akhirnya, kakek bisa pergi.
45
Kedatangan Adam.
46
Tugas Adam.
47
Persiapan ke Paris.
48
Paris.
49
Datang ke pesta.
50
Taruhan
51
Terpukau
52
Kerjasama
53
Syuting iklan.
54
Mendadak jadi artis
55
Terkunci
56
Permintaan mustahil
57
Mencoba rencana Adam
58
Rencana kedua
59
Misi selanjutnya
60
Peduli
61
Peduli 2.
62
Hancur
63
Hancur 2
64
Berusaha mengabaikannya.
65
REY dan VIONA???
66
Malam panas.
67
Menghajarnya tampa ampun.
68
meminta maaf
69
Tidak merasa bersalah
70
Terbakar api cemburu
71
Melamar Aneska
72
Aku mencintaimu, sahabat masa kecilku
73
Melahapnya ( Usia 21+)
74
Mual- mual
75
Hamil (21+)
76
Kunjungan Bertha
77
Tanpa Arya
78
Ingin bekerja
79
Merayu Arya.
80
Menyamar jadi karyawan magang
81
Kagum dengan istri
82
Hadiah dari Arya
83
Cemburu
84
Menyingkirkan wanita penggoda.
85
Niat buruk akan berakhir buruk
86
Mengontrol hasrat
87
Memberi jatah
88
Menyembunyikannya.
89
Khawatir
90
Dia kembali menghancurkan
91
Kecelakaan tunggal
92
Viona
93
Aneska selamat
94
Bertemu dengan Arya dan Viona
95
Penyelamat adalah Jack
96
Hamil
97
Bertemu
98
Kebutuhan batin
99
Menolong
100
Diantar Paula
101
Undagan dari sekolah
102
Aneska?
103
Bertemu Aneska
104
Kedatangan Adam
105
Mencari tau ( 21+)
106
Kembali menyelidik
107
Menyatakan kebenarannya
108
Masa lalu yang kembali
109
Terungkap
110
Kembali
111
Kedatangan Jack dirumah Arya. ( Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!