Setelah selesai makan Keanu dan Dena pun langsung pergi dari kediaman Richard, dalam perjalanan menuju rumah Dena gadis itu tidak berhenti mengoceh.
Bahkan dengan usilnya Keanu menutup mulut Dena dengan tangan nya, hal itu membuat Dena kesenangan dan tertawa.
Sesibuk apapun Keanu lelaki itu selalu menyempatkan diri untuk memperhatikan Dena, Dena tidak menyangka mengikhlaskan satu lelaki ia akan mendapatkan pengganti yang seperti ini.
"Anak singa." Ucap Keanu, mencoba membuat Dena diam.
Namun bukannya diam Dena terus saja bernyanyi membuat tawa Keanu pecah, lelaki itu sudah tidak bisa lagi menahan tawanya.
"Bee, aku lagi nyetir loh. kamu bikin aku gak fokus." Kekeh Keanu.
"Sengaja, fokus nya kakak kan cuma aku." Ucap Dena tersenyum devil, Keanu yang melihat tingkah Dena merasa gemas bukan main. andai saja mereka sudah menikah mungkin Keanu sudah menerkam Dena sejak tadi.
"Kamu itu, menyebalkan." Ujar Keanu.
"Jelas-jelas aku menyenangkan." Goda Dena, Keanu menganga melihat Dena yang menggoda nya. karena biasanya ia lah yang selalu menggoda Dena.
"CK, rese." Ucap Keanu.
"Aku mau tanya." Ujar Dena.
"Ya, silahkan." Jawab Keanu.
"Kakak kenapa ganteng banget?" Goda Dena, Keanu melirik Dena dengan sinis.
"Karena aku kolaborasi nya mom and dad." Jawab Keanu ngasal, Dena pun tertawa mendengar ucapan Keanu.
Keanu menepikan mobilnya di pinggir jalan, lelaki itu memiringkan tubuhnya menghadap Dena.
"Kamu kenapa cantik banget?" Tanya Keanu, membuat Dena yang sedang tertawa langsung diam.
"Kolaborasi nya ayah bunda." Kekeh Dena menirukan jawaban Keanu.
"Bukan lah, karena kamu seorang singa queen." Ucap Keanu mengelus kepala Dena.
"Kenapa jadi pinter gombal gini." Cebik Dena.
"Siapa si yang gombal? aku tuh gak gombal ya." Ujar Keanu.
"Mana ada gak gombal, orang kata-katanya aja manis-manis begitu." Ucap Dena.
"Manis lah, kan biar sama manis nya kaya anak singa nya aku." Kekeh Keanu, lelaki itu kembali melajukan mobilnya.
Sementara Dena membuang wajah nya menatap jalanan, ia sudah tidak tahan dengan kelakuan lembut Keanu kepadanya.
Ayaaaah, bunda rasanya Dena ingin memiliki lelaki ini secepatnya. Dena tidak ingin melepaskan nya, karena Dena takut Keanu di gondol kucing belang.
....
Kini Dena dan Keanu pun tiba di kediaman Artadinata, Keanu membukakan pintu mobil untuk Dena.
"Makasih mas ganteng." Ucap Dena mengedipkan sebelah matanya.
Keanu yang merasa gemas mencubit hidung Dena hingga memerah, Dena pun menggaduh kesakitan atas tindakan Keanu.
"Aaakkkhhh, kakak sakit." Desis nya, Keanu tertawa melihat wajah Dena.
"Apa ini, apa hah. ini namanya kekerasan dalam menuju rumah tangga." Celoteh Dena, ayah Rio dan Sisil yang melihat Dena dan Keanu pun tertawa.
Kadang kedua orang tua Dena pun di buat baper oleh putrinya sendiri, ayah Rio dan bunda Sisil mengingat masa muda nya yang tidak seindah masa muda Dena.
Bahkan di antara kakak-kakaknya Dena lah yang memiliki perjalanan cinta yang indah, Dena bersama lelaki yang memang dicintai nya.
"Aduh-aduh, anak bunda ini omongan nya sudah menuju rumah tangga saja." Ucap bunda Sisil, mengagetkan Dena dan Keanu.
"Yaampun bunda, bikin Dena jantungan tau gak." Ucap Dena mengelus dada nya.
"Anak ayah seneng banget kaya nya." Ucap Rio.
"Bukan kaya nya lagi inimah, emang udah dibikin bahagia Mulu." Kekeh Dena.
"Yasudah ayo masuk, masa Kean diluar si gak di suruh masuk." Ucap bunda Sisil, Keanu pun cepat-cepat menolak. Karena ia harus segera kembali ke rumah nya.
"Eh, gak usah bunda. Kean mau langsung pulang saja." Jawab nya, membuat bunda Sisil dan ayah Rio bertatapan.
"Gak mau ngobrol dulu sama Dena emang." Goda bunda Sisil.
"Kan udah tadi, lagian kasian Dena nya biar istirahat." Ucap Keanu, membuat ayah Rio dan bunda Sisil mengangguk.
Kedua orang tua Dena tidak bisa memaksa Keanu untuk masuk ke rumah nya, Keanu pun berpamitan kepada calon mertua nya itu.
Tidak lupa Keanu mengelus lembut kepala Dena dan berkata, jika Dena harus beristirahat.
"Langsung istirahat ya, aku pulang dulu." Ucap Keanu, kali ini lelaki itu mengelus pipi Dena lembut.
"Hmmmmm, hati-hati." Balas Dena, Keanu pun mengangguk dan terseyum manis.
(Senyumnya, aaaaahhhhh ingin pingsan aku. benar-benar harus pergi ke dokter inimah, pacaran udah lama padahal kenapa masih ajep-ajep aja ini jantung.) Batin Dena.
Setelah mobil Keanu sudah semakin menjauh dan tidak terlihat, Dena membalikkan badannya dan menatap kedua orangtuanya yang sedang tersenyum.
Dena berlari memeluk ayah dan bunda nya, ia berterima kasih karena ayah dan bundanya membebaskan Dena dalam memilih pasangan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: Jangan bapeurree😂
N: mana sempet Mumun, dari kemarin gue udah dibikin bapereu Mulu 😒😂
A: bisa tidur kaga tuh 😂
N: Lo tau, hallu gue semakin meningkat 🤣
A: hallu nya lancar ya moms 🤣
N: bukan lagi moms🤣🤣
A: 🤣🤣🤣*
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 403 Episodes
Comments
Ita Rista
aku mampir lagi loh kakak,gk bosen baca nya🤭🤭🤭
2022-11-24
1
Julius Labobar
lanjut baca episode 36
2021-08-17
0
Kiki Sulandari
Seneeeng...Dena dan Keanu makin mesra🥰🥰🥰
2021-07-19
1