Malam ini Keanu memutuskan untuk pergi ke rumah Dena, ia sengaja tidak memberi tahu Dena jika Kean akan kerumah nya.
Setelah tiba di kediaman Artadinata Keanu di sambut oleh kepala pelayan, ya Keanu memang tidak memberi tahu Dena. tapi ia memberi tahu sang bunda jika dirinya akan bertamu.
"Assalamualaikum." Ucap Keanu.
"Walaikumsalam. masuk yan, ayah lagi ada di ruang keluarga tuh." Ucap bunda Sisil.
"Iya Bun, Dena nya dimana." Balas Keanu.
"Dena ada di kamar nya, bentar bunda panggil dulu ya." Ucap bunda Sisil, Keanu pun berbincang dengan ayah Rio.
Sementara bunda Sisil menyusul putrinya ke kamar, saat membuka pintu bunda Sisil melihat Dena yang memandangi ponselnya.
Dena menunggu kabar dari Keanu, namun lelaki itu tidak memberi nya kabar. hingga membuat Dena takut jika Keanu benar dekat dengan Vina.
"Sayang, ikut bunda yuk." Ucap bunda Sisil.
"Males ah Bun." Balas Dena.
"Bunda mau minta tolong ih." Ucap bunda Sisil.
"Minta tolong apaan?" Tanya Dena.
"Bunda dan ayah mau pergi sebentar, dan kamu tolong temenin tamu nya bunda sama ayah di bawah ya." Ucap sang bunda, membuat Dena menggerutu malas.
"Ih, kenapa gak di suruh pulang aja si tamu nya." Cetus Dena.
"Hihhh, ngaco masa tamu di suruh pulang." Kekeh bunda Sisil.
"Ya abisan ayah sama bunda juga gak ada ahlak, masa ada tamu malah mau pergi-pergi." Grutu nya, bunda Sisil bisa melihat jika Dena kesal karena Keanu tidak memberi kabar.
"Sudah ayo." Ucap bunda Sisil menarik tangan Dena, mau tidak mau Dena pun mengikuti keinginan bundanya.
Dena dan bunda Sisil berjalan menuju ayah Rio dan Keanu, saat Dena berdiri di dekat Keanu ia merasa terkejut karena itu bertepatan dengan Keanu yang menoleh ke arah nya.
"Kakak." Lirih Dena.
"Hai." Sapa Keanu tersenyum.
"Yasudah, ayah sama bunda pergi dulu ya." Ucap ayah Rio, karena memang ayah Rio dan bunda Sisil harus menghadiri pesta rekan bisnis nya.
"Iya ayah." Jawab Keanu.
Setelah kepergian ayah dan bundanya Dena duduk di samping Keanu, Dena mengerucutkan bibirnya yang mungil.
"Ih manyun, jelek ah." Ledek Keanu.
"Biarin aja." Sengit Dena.
"Kok galak, kenapa hmmmm." Ucap Keanu memiringkan tubuhnya, kini Keanu dan Dena saling berhadapan.
"Nyebelin." Ucap Dena memukul dada bidang Keanu.
"Kok nyebelin, apa yang bikin kamu kesel coba." Ujar Keanu.
"Kenapa gak bilang kalo mau kesini, dan kenapa gak ngasi kabar ke aku coba." Cerocos nya.
"Kan sengaja, mau bikin kejutan buat anak singa aku." Jawab Keanu.
"Tapi akunya kesel, tadi di kampus banyak banget yang bilang kalo kakak deket sama senior baru itu." Rajuk nya, yaampun lagi ngambek aja cantik.
"Kenyataan nya aku cuma dekat sama kamu." Ucap Keanu mengelus pipi Dena lembut.
"Tetep aja aku kesel." Rengek nya manja.
"Aku gak akan tergoda, aku cuma ada hati sama kamu. dan itu untuk selamanya gak akan pernah berubah." Ucap Keanu, membuat wajah Dena merona seketika.
"Muka nya merah bee." Kekeh Keanu, Dena pun menubruk dada bidang kekasih nya itu. bukan memeluk Dena mencoba menyembunyikan wajahnya yang merah.
"Heh, seruduk-seruduk sii." Ucap Keanu, mencoba menjauhkan wajah Dena dari dada nya.
"Jangan bikin malu, ihhh kata-kata nya jangan manis-manis nanti aku diabetes." Pekik nya, tawa Keanu pun lepas. Keanu mengelus kepala Dena dengan lembut.
Keanu menangkup wajah Dena dan menatap nya penuh cinta, setelah itu Keanu tersenyum manis membuat jantung Dena kembali aktif ya bund.
"Kamu gak perlu takut, aku tidak akan mengecewakan dan menyakiti kamu. disini aku hanya aka berusaha untuk membuat kamu bahagia, kamu segalanya buat aku." Ucap Keanu.
Dag dig dug.... Kenceng banget itu jantung Dena, kaya orang abis lari maraton.
"Tapi, dia kan mepet-mepet kakak Mulu." Lirih nya.
"Biarin aja dia mepet aku, yang penting kan akunya mepet kamu." Kekeh Keanu, Dena pun tersenyum manis membuat Keanu senang.
Mood wanita nya itu sudah kembali membaik, Keanu mengelus kepala Dena dan menangkup wajah Dena. Keanu mendekat kan wajah Dena dengan wajah nya, hingga kedua hidupnya beradu. Dena pun tertawa karena Keanu memainkan hidung nya.
"Haha, geli." Kekeh Dena.
"Jnagan ngambek lagi oke." Ucap Keanu.
"Baiklah." Jawab Dena senang, Dena menatap Keanu kagum. Keanu begitu banyak mengerti dirinya dan keinginan nya, terkadang Dena berfikir apakah dirinya sudah menjadi kekasih yang baik untuk Keanu.
Namun melihat Keanu yang selalu tertawa saat bersama nya Dena yakin, bahwa ia bisa menjadi yang terbaik untuk kekasih nya itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: jangan bapereuu un jangan 😂
N: gue kira mau kiss, eh taunya cuma ngadu hidung toh 🤣
A: heh, ngarang 😂
N: udah siap-siap padahal udah jedar-jeder ini jantung 😂
A: nungguin ya 🤣
N: iya kena prank author 😂
A: 🤣🤣🤣*
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 403 Episodes
Comments
Tutun Imam
sempurna banget nih
2021-08-17
0
Kiki Sulandari
Dena cemburu juga ternyata...
2021-07-30
0
Liya Leky
yah elah koq aku yg malah baper yahh😁
2021-07-26
0