Jiwa Dokter Di Gadis 10 Tahun
Rencana Efe
"Hey bung,apa dia Tuan putri? " tanya penjaga di sisi lain gerbang.
"Iya dia adalah putri efeana Cristializ. " balas penjaga B
"Hey hey siapa tahu dia adalah pencuri yang menyamar. " balas penjaga A
"Itu tidak mungkin,aku pernah bertemu dengan putri efeana secara tatap muka. "
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
//Ha?kapan?aku tidak mengingat nya. //
"Benar kah?,hey anak kecil di sini bukan tempat bermain sana sana pulang, sudah malam. "
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Maaf tapi saya ada perlu dengan Baron.
"Ha? yang benar saja,anak sekecil mu ada perlu apa dengan Baron?,atau jangan jangan meminta sumbangan? "
"Hey sudah sudah jangan kasar begitu. " Lerai Penjaga B
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
// hey nak tolong hormati aku yang sudah berusia 30 an ini. //
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
//Tapi saat ini aku hanya lah anak kecil berusia 10 tahun. //
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
*murung*
Dera (pelayan)
Maaf anda menunggu lama Putri.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
oohh.... Dera sudah kembali.
Dera (pelayan)
Jadi ada apa di sini? kenapa gerbang nya belum di buka?
"maaf kan teman saya ini,maaf saya minta maaf atas kejadian ini. " ucap penjaga B
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
*Senyum*
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Lain kali jangan di ulangi
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Jadi sekarang bisa bukakan gerbang nya?
"Tentu, tentu putri. " ucap penjaga B
sementara itu penjaga satu lagi masi meringkuk ketakutan karena Dera.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
*melirik ke arah Dera*
Dera (pelayan)
*mengacungkan jempol*
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
//Tidak ku sangka penjaga istana sepintar itu,bisa mengetahui aku, untung lah ada Dera. //
Baron Darvin
Seperti nya aku kedatangan Tamu yang sangat penting.
Baron Darvin
*menatap keluar jendela tepat menuju ke arah gerbang*
Setelah di bukakan,efeana dan Dera pun di anatar kan sampai ke depan pintu mansion besar dan sederhana itu.
Kedatangan mereka di sambut oleh pelayan yang entah dari mana muncul.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
*Melirik ke sana ke sini*
"Silahkan menunggu di sini Nona. " Ucap pelayan .
Baron Darvin
Layani Nona muda itu,karena ia tamu terhormat di negeri ini.
Seorang pria paru baya berkepala empat turun dari lantai atas dengan langkah tegap gagah nya.
Baron Darvin
*memberi hormat*
Baron Darvin
Salam sejahtera Putri Efeana
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Iya.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
// Ini dia jalan pertama ku. //
Baron Darvin
Jika saya boleh tau gerangan apa putri datang ke kediaman saya selarut ini.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
*menghela nafas* Ada beberapa hal yang ingin aku diskusikan dengan mu Baron Darvin.
Baron Darvin
seperti nya sangat penting.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
yahh.... sangat penting yang akan melibat kan nyawa seseorang.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
*senyum*
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Sebelum itu silahkan duduk dulu.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Aku tahu Count Boris adalah murid mu Tuan Baron.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Mengajarkan kedokteran keluarga mu yang bersifat turun temurun,dan kemudian kau melakukan kesalahan yang membuat diri mu sendiri menjadi korban.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Kehilangan kepercayaan dari orang orang di sekitar mu kecuali Raja.
Baron Darvin
*Menatap lebih tajam*
Dera (pelayan)
*melirik ke arah efeana*
Dera (pelayan)
//apa yang di lakukan putri efeana? //
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Huu,,,, *menghela nafas*
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
// Kesalahan mu adalah terlalu percaya dengan orang lain yang bukan teman,saudara mu Baron. //
Baron Darvin
Apa Putri ke sini hanya ingin mengubar ubar masa lalu?
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Tidak, bukan itu tujuan utama ku.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Yah, aku berfikir tidak ada salah nya jika membangun hal lain kan.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Aliansi kedokteran.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Aku hanya ingin membantu mengurangi masalah yang terjadi di luar sana.
Baron Darvin
*Tertawa kecil*
Baron Darvin
Jangan terlalu Naif putri, seorang putri hanya perlu hidup tenang dan diam saja di dalam kamar istana nya.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
yaahh,,, menjadi putri itu membosankan .
Setelah berbincang bincang hingga malam sudah sangat larut. Efeana dan Dera kembali pulang Ke istana melewati jalan rahasia yang mereka temukan saat perjalanan pulang.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Aku harap semua nya berjalan lancar besok.
Comments