Jiwa Dokter Di Gadis 10 Tahun
...
Kini efeana sudah siap dengan gaun formal yang di siap kan Dera.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Dera
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Apa selama ini dokter tidak pernah memeriksa keadaan ku?
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Hemm maksud ku,,apa dokter tidak pernah menemukan bahwa aku menderita sakit?
Dera (pelayan)
Apa nona baik baik saja?
nona demam? perlu saya panggil kan dokter oscar?
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Aduhh,,, bukan itu maksud ku.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
sudah lah
Suara ketikan pintu terdengar.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
???
Eva (Pelayan)
Dalam hormat putri
Eva (Pelayan)
(Memberi hormat)
Eva (Pelayan)
putri Yang mulia Ratu dan Raja sudah menunggu anda.
Efeana pun keluar dari kamar nya di iringi dengan dua maid yaitu Dera dan Eva.
Tidak lama kemudian Mereka sudah berada di ruangan mewah dengan meja makan panjang yang sudah terdapat beberapa orang di sana.
Ada beberapa wajah yang sudah di kenal oleh Efeana,yaitu Raja-ayah nya, Ratu-ibu nya dan satu kaka nya.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Salam sejahtera ayahanda dan ibunda Serta para pangeran.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
(Memberi salam dengan hormat posisi kedua tangan nya mengangkat sisi kiri dan kanan Gaun nya,sehingga mencerminkan seorang putri dewi.)
Daria aliza erphin (Ratu)
(Senyum)
Johnes erphin(Raja)
(kaget)
Earlen ( pangeran ke-3)
....
Cellian (pangeran ke-5)
....
Willian(pangeran ke-4)
...
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Aku tidak menghafal nama kaka kaka ku,tapi aku tahu cara bersikap hormat ke pada orang yang lebih tua (Gumam nya dalam hati)
Johnes erphin(Raja)
Oh ho,,,, mari duduk sayang,kami sudah menunggu mu.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Terimakasi ayahanda
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
(Duduk)
Efeana duduk di dekat ibu nya dan ayah nya yang duduk di kursi kepala meja.
Johnes erphin(Raja)
Apa kau sudah baik baik saja?
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Iya ayah, dokter bilang hanya benturan kecil.
lewis (pangeran ke-2)
kalau benturan kenapa kau tidak sadar kan diri selama empat hari?
lewis (pangeran ke-2)
bagai mana dokter itu memeriksa mu?
lewis (pangeran ke-2)
Sungguh tidak kompeten
Seorang pemuda yang merupakan salah satu kaka efeana menjawab dengan nada kesal nya.
lewis (pangeran ke-2)
Apa dokter yang ayahanda Percayai itu cukup hebat?
lewis (pangeran ke-2)
kenapa dia bisa bisa nya bilang itu hanya benturan kecil?
Johnes erphin(Raja)
Lewis,tahan emosi mu ayah tahu kamu sangat mengkhawatirkan adik mu,tapi jangan salah kan dulu Dokter oscar.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Lagi pula saya sudah tak apa apa.
lewis (pangeran ke-2)
(Mengatur nafas nya)
Setelah selesai makan bersama efeana kembali ke kamar nya,sebelum itu ia menyuruh seorang pelayan untuk menyiapkan bahan bahan untuk nya.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Dera
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Bisa antarkan aku ke dapur?
Dera (pelayan)
Bisa nona, Ta-Tapi untuk apa nona ke sana?
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Aku sesuatu yang ingin aku buat
Dera pun memimpin jalan menuju dapur yang berada tak jauh dari tempat makan sebelum nya.
Dera (pelayan)
Untuk apa Nona ke sana? Apa dia akan memasak? (Gumam nya dalam hati)
Comments