Jiwa Dokter Di Gadis 10 Tahun
...
Efeana yang tiba tiba merasakan sakit di kepala nya,membuat ia menjadi sempoyongan.
Dera (pelayan)
Nona,,, Nona,,,,
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
*Menyeringai kesakitan*
Dera (pelayan)
Cepat panggil Dok-
Belum sempat Dera mengakhiri kalimat nya, Efeana menarik pergelangan tangan nya.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Aku tidak apa apa,hanya pusing saja.
Tak hanya Dera yang panik,tentu saja pelayan yang berada di sekitar mereka dan penjaga yang tak jauh dari mereka pun ikut panik seketika.
Dera (pelayan)
Apa Nona yakin?
Dera (pelayan)
Saya akan memanggil kan dokter oscar.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Sudah Aku sudah tidak apa apa.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
*senyum*
Karena permintaan dari efeana Dera terpaksa menuruti nya,mereka sadang Berkeliling di halaman istana.
Taman bunga mawar menghiasi setiap jalur jalan.
Di tambah dengan udara segar angin sejuk menerpa menambah kesan keindahan dari alam.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
//Siapa wanita itu? kenapa tiba tiba ingatan ku muncul wanita tua itu? siapa dia? //
Senandung Biola terdengar merdu di telinga Efeana,yang membuat ia tersadar dari lamunan nya.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Siapa yang maminkan Biola indah ini.
Efeana berjalan menyusuri jalan dari mana suara itu berasal,hingga mereka menuju sebuah gazebo putih di belakang taman.
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
//anak kecil? //
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
*Menginjak ranting*
Willian(pangeran ke-4)
Siapa di sana?
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Upss,,,,
Willian(pangeran ke-4)
efe
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
//seperti nya dia salah satu kaka ku. //
Willian(pangeran ke-4)
Sedang apa kau di sini?
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Ehmm,,, aku sedang jalan jalan
Willian(pangeran ke-4)
*melihat sesama*
Willian(pangeran ke-4)
Benar kah?
Efeana Cristializ. (putri ke-6)
Kenapa aku harus berbohong.
Comments