Kelvin Panik

Pagi di Kantor Kelvin

Kelvin duduk di kursinya, wajahnya merah padam. Tangannya mengepal erat di atas meja, dan kertas-kertas laporan berserakan di mana-mana. Ia masih tidak bisa menerima apa yang terjadi semalam. Fifi melihatnya bersama Dara—dalam keadaan yang sangat tidak pantas.

“Ini bencana!” Kelvin menggeram. “Fifi pasti akan menjauhiku! Dia tidak akan membantu rencanaku lagi!”

Ia melempar dokumen yang ada di tangannya ke lantai. Sementara itu, sekretarisnya berdiri di depan pintu, terlihat ragu-ragu untuk bicara.

“Tuan Kelvin” katanya pelan.

“Apa lagi sekarang?” Kelvin mendesis.

“Ehm... Ada tamu untuk Anda. Nona Fifi baru saja tiba”

Kelvin langsung mendongak, wajahnya berubah dari marah menjadi penuh harapan “Fifi datang?!”

Sekretaris itu mengangguk. “Ya, Tuan”

Kelvin dengan cepat merapikan dasinya, berdiri, dan menyuruh sekretarisnya untuk segera mengizinkan Fifi masuk.

Ketika pintu terbuka, Fifi melangkah masuk dengan anggun. Wajahnya tenang, tetapi sorot matanya mengisyaratkan sesuatu yang sulit ditebak. Kelvin tersenyum lebar, mencoba menyambutnya dengan sikap penuh percaya diri.

“Sayang! Akhirnya kamu datang. Aku sudah meneleponmu berkali-kali tadi malam. Kenapa tidak diangkat?” Kelvin langsung berbicara tanpa henti. “Aku takut kamu marah padaku setelah insiden itu. Kamu tahu, aku tidak tahu apa yang terjadi! Aku benar-benar... ah, aku pusing memikirkannya”

Fifi duduk di kursi yang disediakan untuk tamu, melipat tangannya di dada. Ia menatap Kelvin, menunggu hingga pria itu selesai bicara.

“Aku benar-benar khawatir, sayang. Aku takut kamu salah paham. Kau kan tahu, aku sangat menyayangimu” lanjut Kelvin, suaranya dibuat serendah dan selembut mungkin untuk menarik simpati.

Fifi menarik napas panjang, wajahnya berubah seolah-olah sedang tersakiti “Kelvin, kamu tahu bagaimana perasaanku padamu. Aku benar-benar merasa hancur semalam. Kau kan tahu aku menyukaimu. Melihatmu dengan Dara seperti itu...”

Ia menghentikan kalimatnya, seolah tidak sanggup melanjutkan. Kelvin, yang mendengar pengakuan itu, merasa mendapatkan kembali kendali.

"Jadi Fifi masih menyukaiku? Hebat! Aku pikir dia akan menjauhiku, tapi ternyata dia masih punya perasaan. Ini berarti aku masih bisa memanfaatkannya" ucap Kelvin dalam hati.

Kelvin menatap Fifi dengan pandangan penuh kepura-puraan “Sayang, dengarkan aku. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi semalam. Aku masuk ke kamar itu karena aku ingin mencarimu. Tapi tiba-tiba aku merasa pusing, dan... lalu aku tidak sadar”

Fifi mengangkat alis, pura-pura bingung “Kau tidak sadar?”

“Ya!” Kelvin mengangguk cepat. “Aku pikir Dara pasti memanfaatkan situasi. Dia selalu memiliki niat jahat terhadapmu, sayang. Dia iri padamu”

Fifi menundukkan kepalanya, menutupi senyumnya yang nyaris terlihat "Hebat sekali dia mencoba memutar balikkan fakta. Kelvin benar-benar tidak tahu malu"

“Tapi Kelvin” kata Fifi dengan suara penuh luka “kenapa Dara bisa melakukan itu? Bukankah dia adik tiriku? Aku benar-benar merasa dikhianati”

Kelvin mendekatkan dirinya ke meja, mencoba meraih tangan Fifi “Aku juga tidak tahu, sayang. Tapi percayalah, aku tidak ada hubungan apa pun dengan Dara. Yang ada di hatiku hanya kamu”

Fifi menarik tangannya pelan, seolah-olah masih merasa tersakiti. “Tapi aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri, Kelvin. Aku... aku butuh waktu untuk memproses semua ini.”

Kelvin langsung panik “Jangan begini, Sayang. Aku akan memperbaiki semuanya. Aku janji Dara tidak akan mengganggumu lagi. Aku hanya ingin kau tetap di sisiku. Aku butuh kamu.”

"Luar biasa. Bahkan setelah semua yang terjadi, dia masih mencoba memanipulasiku. Kelvin, permainan ini sudah berakhir. Tapi aku akan berpura-pura sedikit lebih lama"

Fifi berdiri perlahan, menghela napas panjang “Aku harus pergi sekarang, Kelvin. Aku tidak tahu harus berkata apa lagi”

Kelvin segera bangkit, berjalan mendekatinya “Sayang, tunggu! Aku akan membuktikan padamu bahwa aku tidak bersalah”

Fifi berhenti di ambang pintu, menoleh sambil tersenyum tipis. “Kita lihat saja nanti, Kelvin”

Ketika Fifi meninggalkan kantor, Kelvin kembali duduk dengan lega. Ia yakin bahwa ia masih memiliki kendali atas Fifi.

Namun di sisi lain, Fifi memasang ekspresi penuh kepuasan begitu ia keluar dari gedung "Kelvin, kamu baru saja menambahkan bukti baru untuk kehancuranmu sendiri"

Terpopuler

Comments

awesome moment

awesome moment

pasti sdh direkam😄😃😀

2025-01-27

0

Sribundanya Gifran

Sribundanya Gifran

lanjut up lagi thor

2024-12-03

0

lihat semua
Episodes
1 Transmigrasi Menjadi Seorang Istri (Revisi Cerita)
2 Masuk Novel Mati Di Bunuh
3 Maaf
4 Membalikkan Keadaan
5 Gagal
6 Malam Yang Membara
7 Sarapan Penuh Kehangatan
8 Bertemu Mama tiri
9 Masakan Mama Terbaik
10 Berpura-pura Mengikuti
11 Aku Juga Mencintaimu
12 Pelelangan
13 Bahagia Diatas Penderitaan Orang Lain
14 Dara Datang ke Mansion
15 Rencana Duo Rubah
16 Kau Membuatku Gila
17 Balas Dengan Elegan
18 Terciduk
19 Jangan Pernah Meninggalkan Aku
20 Kelvin Panik
21 Darius Marah
22 Suasana Yang Menegangkan
23 Meyakinkan Kelvin
24 Bukankah Ia Kekasihmu?
25 Sup Ini...
26 Jangan Biarkan Siapapun Tahu
27 Mama Delia
28 Hukuman
29 Ketakutan Fifi
30 Kehangatan Malam
31 Awal Yang Baru
32 Berpura-pura
33 Tunggulah Pembalasanku
34 Permainan
35 Kerja Bagus, Istriku
36 Donna Kembali
37 Hatiku Potek, Mas Darius
38 Bimbang
39 Rahasiakan
40 Kita Adalah Keluarga
41 Berkencan
42 Kau Membohongiku...
43 Kau Bodoh Darius
44 Duduk di Tepi Pantai
45 Hilang Tanpa Jejak?
46 Malam Itu adalah Fifi
47 Awal Peristiwa Itu
48 Dalam Pencarian
49 Semangat Baru
50 Liburan
51 Bertemu Pujaan Hati
52 Awas 21+
53 Kenyataannya
54 Prioritas
55 Kalau Tidak, Aku Pergi
56 Alergi Saja Tak Tahu
57 Kedengaran Sangat.. Terpaksa
58 Ketulusan Darius
59 Kelicikan Donna
60 Cinta Tanpa Syarat
61 Duel Kecerdikan & Keberanian
62 Dinda Diculik
63 End
64 Terima Kasih
65 Happy New Years 2025!
66 Reinkarnasi Duchess Pemberani
Episodes

Updated 66 Episodes

1
Transmigrasi Menjadi Seorang Istri (Revisi Cerita)
2
Masuk Novel Mati Di Bunuh
3
Maaf
4
Membalikkan Keadaan
5
Gagal
6
Malam Yang Membara
7
Sarapan Penuh Kehangatan
8
Bertemu Mama tiri
9
Masakan Mama Terbaik
10
Berpura-pura Mengikuti
11
Aku Juga Mencintaimu
12
Pelelangan
13
Bahagia Diatas Penderitaan Orang Lain
14
Dara Datang ke Mansion
15
Rencana Duo Rubah
16
Kau Membuatku Gila
17
Balas Dengan Elegan
18
Terciduk
19
Jangan Pernah Meninggalkan Aku
20
Kelvin Panik
21
Darius Marah
22
Suasana Yang Menegangkan
23
Meyakinkan Kelvin
24
Bukankah Ia Kekasihmu?
25
Sup Ini...
26
Jangan Biarkan Siapapun Tahu
27
Mama Delia
28
Hukuman
29
Ketakutan Fifi
30
Kehangatan Malam
31
Awal Yang Baru
32
Berpura-pura
33
Tunggulah Pembalasanku
34
Permainan
35
Kerja Bagus, Istriku
36
Donna Kembali
37
Hatiku Potek, Mas Darius
38
Bimbang
39
Rahasiakan
40
Kita Adalah Keluarga
41
Berkencan
42
Kau Membohongiku...
43
Kau Bodoh Darius
44
Duduk di Tepi Pantai
45
Hilang Tanpa Jejak?
46
Malam Itu adalah Fifi
47
Awal Peristiwa Itu
48
Dalam Pencarian
49
Semangat Baru
50
Liburan
51
Bertemu Pujaan Hati
52
Awas 21+
53
Kenyataannya
54
Prioritas
55
Kalau Tidak, Aku Pergi
56
Alergi Saja Tak Tahu
57
Kedengaran Sangat.. Terpaksa
58
Ketulusan Darius
59
Kelicikan Donna
60
Cinta Tanpa Syarat
61
Duel Kecerdikan & Keberanian
62
Dinda Diculik
63
End
64
Terima Kasih
65
Happy New Years 2025!
66
Reinkarnasi Duchess Pemberani

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!