Gunung Wuli merupakan Gunung luas yang banyak menyimpan makanan dan hewan buruan yang di cari warga desa. Namun, warga desa hanya berani mencari sayuran liar hingga batas yang telah di tandai. Batas tersebut sebenarnya sudah luas, tanaman nya masih asri dan sejuk. Namun setelah batas tersebut, akan melihat pohon pohon yang lebih banyak dan lebih gelap. Warga Desa takut jika mereka masuk hingga dalam ke dalam gunung, akan bertemu dengan hewan buas. Karena pernah suatu hari, salah satu warga mendapatkan luka serius karena bertemu dan bertempur dengan harimau.
Li Mei berjalan menuju Gunung Wuli dengan membawa keranjang di punggungnya dan satu tongkat runcing yang ia letakkan di keranjang. Di kejauhan, Li Mei melihat adik dan teman sebaya nya mencari tanaman liar di kaki gunung.
"Jie Jie" panggil adik Li Mei berbarengan.
Li Mei melambaikan tangan kepada adiknya, setelah dekat ia memeluk Li Zhing dan Ping bergantian "Kalian sedang cari apa?"
"Kami mencari sayur liar jie jie, lihatlah hampir penuh" ucap Li Ping dengan menunjukkan keranjang yang dibawa nya.
Li Mei melihat isi keranjang Li Ping yang hampir penuh dengan tersenyum "Wah, Li Ping dan Li Zhing terbaik. Jangan jauh-jauh dan segera pulang setelah keranjang nya penuh".
"Baik Jie jie" jawab adik Li Mei bersamaan.
Li Mei yang mendengarkan adik nya kompak berbicara hanya bisa tertawa. Li Ping dan Li Zhing yang melihat kakak nya tertawa, syok sesaat lalu Li Ping berkata "Hem, Jie Jie mau kemana? Bolehkan kami ikut bersama jie jie?" di angguki oleh Lo Zhing.
"Jie jie mau ke gunung sana mau cari sayuran liar, kalian tetaplah disini dan segera pulang setelah keranjang penuh. Nanti jie jie akan memberikan sesuatu yang enak pada Ping'er dang Zhing'er"
"Baik Jie jie" kompak menjawab bersamaan, lalu melangkah menuju teman temannya yang juga mencari sayuran liar.
Li Mei yang melihat kedua adik nya bersama temannya, segera melangkah menuju ke atas mencari bahan makanan. Di perjalanan, ia banyak menemukan sayuran dan rempah yang tumbuh subur namun sepertinya tidak pernah di jamah oleh warga. Ada kangkung, jahe, kunyit, lengkuas, beberapa meter kemudian ia menemukan ubi jalar ungu yang melimpah. Li Mei mengambil nya semua sayuran dan rempah secukup nya dan mengambil sedikit untuk di tanam di Ruang Dimensi nya. Selang berjalan kembali, ia menemukan Kentang yang juga tumbuh subur. Li Mei heran, kenapa sayur dan rempah disini sangat banyak apakah warga desa tidak memanen nya? padahal ini masih batas wilayah yang boleh di naikin para warga.
Di perjalanan menuju ke atas, Li Mei juga mengumpulkan beberapa tanaman herbal secukupnya dan menyimpan di Ruang nya, hingga tatapan Li Mei fokus pada tanaman yang mahal di dunia nya, maupun di zaman ini.
"Itu, itu, itu gingseng.. Aaaah aku kaya.. Hahahaha.."ucap Li Mei berteriak senang. Li Mei berjalan dan dengan hati-hati mengeluarkan gingseng tersebut. "Wah ini gingseng 50 tahun, beruntungnya aku. Hahaha, eh itu bukankah biji gingseng?? Astaga, keberuntungan macam apa ini. Mari kita gali gali dan simpan di Ruang"
Setelah menyimpan Gingseng di dalam Ruang Dimensi nya, dan membungkus gingseng 50 tahun pada kain sutra yang ia peroleh di Ruangnya, lalu menyimpannya di Ruang agar tidak rusak.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments
Siti solikah
jangan jauh2 meier
2025-03-14
0
Bzaa
senangnyaa
2025-03-02
0
Erna Masliana
gingseng ada bijinya? kukira cuma akar
2025-02-10
1