Apartemen

Dan akhirnya, disinilah Nessa berada. Setelah keluar dari mobilnya, Nessa berdiri di sebuah bangunan yang merupakan sebuah apartemen. Tak lupa dengan Andre yang berada dibelakangnya. Andre, dia cukup tau posisinya sekarang, melihat beberapa pria yang menjaga Nessa, dan terlebih dari surat yang dibacanya, istrinya di masa depan ini berasal dari keluarga yang kaya raya.

"Kau tinggal disini." Ucap Nessa....

"Maksudnya, kita."

"Nona, apa nona tau yang nona lakukan?" Salah satu bodyguard nya mendekat dan menyampaikan apa yang sudah ditahan nya sejak tadi.

"Aku tau." Ucap Nessa.

"Nona, nona tidak bisa mengambil keputusan mengenai perekrutan penjaga ataupun sebatas pelayan nona. Itu adalah keputusan tuan Erlan, jika tuan tau...."

"Kau tidak perlu mengatakan apapun, aku yang bertanggung jawab akan ini. Lagipula, Daddy tidak akan tau kalau kau menutup mulut mu." Jelas Nessa.

"Tapi Nona, tuan besar akan tetap tau, meksipun tanpa laporan dari saya. Dan bukan itu masalah yang sebenarnya nona. Pria ini..... Kita tidak tau dia baik atau tidak, itu bisa membahayakan nona. Bagaimana jika dia mengambil keuntungan dari itu?" Nessa menatap sosok Andre yang tampak sibuk mengamati bangunan yang ada di hadapannya.

"Kau tidak perlu meragukan keputusan ku. Aku tidak salah dalam menilai seseorang. Lagipula, ini hanya sampai liburan berakhir...."

"Tapi Nona, keputusan yang nona ambil sebelumnya.. itu....." Nessa menatap bodyguard nya yang tampak menghentikan kata-katanya.

"Itu apa? Apa yang ingin kau katakan? Keputusan mana yang kau maksud?" Tanya Nessa yang penasaran dan tampak tidak suka. Kepalanya langsung berpikir keras mengingat, keputusan apa yang pernah ia ambil dan menjadi kesalahan yang besar.

"Tidak Nona, maksudnya.. saya hanya takut." Lanjut bodyguard itu.

"Kau membuat ku kesal! Seminggu ini kau jangan dekat-dekat dengan ku! Kau diliburkan!" Ucapan Nessa tentu membuat pria itu kaget.

"Nona, maksud nona?"

"Kau dibebaskan dari menjaga ku! Kau mengatakan hal yang sembarangan."

"Nona, tidak bisa begitu... Saya minta maaf.." Nessa mengangkat tangannya di hadapan wajah bodyguard nya.

"Jangan membuat ku semakin kesal. Lagipula, aku bisa menjaga diri ku sendiri! Kalau kau bicara lagi atau menentang keputusan ku... Aku bisa memecat mu!"

"Jangan khawatir, aku yang akan mengatakan pada Daddy ku, jika dia menghubungi mu. Kau bisa liburan atau melakukan apapun, kau akan tetap pulang dengan ku."

"Baik Nona." Ucapnya pasrah.

"Tinggalkan mobil yang ini. Aku akan berpergian dengan mobil. Tidak perlu dijemput, kecuali aku yang minta!"

"Baik Nona." Bodyguard itu perlahan pergi, tapi dia menatap lekat Andre, yang membuat pria itu jadi bingung.

'Kenapa dengan nya?' ucap Andre melihat tatapan seperti tatapan permusuhan itu.

"Kau!"

"Hei kau!" Andre langsung tersentak ketika dia yang dipanggil oleh Nessa.

"Ya Nona?"

"Aku tidak suka seperti tadi. Gunakan telinga mu dengan baik."

"Iya Nona."

"Sekarang kau yang menjadi pengawal, pelayan dan supir ku. Seperti yang kau katakan.... Jika kau berbuat kesalahan atau terbukti dengan niat tertentu..... "

Andre mengangkat kepalanya, tapi tatapannya tak lepas dari manik amber itu. Sebuah benda berupa jarum berada dileher nya dengan sang pelaku yang cantik. "Aku akan menghabisi mu. Dan kepolisan pun tidak akan bisa menyelamatkan mu. Kau mengerti?" Andre mengangguk dan Nessa kembali menarik jarum kecil itu dari leher nya.

"Aku butuh bukti dengan tindakan, bukan dengan kata-kata ataupun sekedar anggukkan kepala. Mengerti!"

"Mengerti Nona."

"Siapa namamu tadi?"

"Zain Nona." Nessa berbalik dengan raut berpikir menatap Andre.

"Zain? Rasanya bukan itu saat aku menanyakan nya." Ucap Nessa.

"Itu namaku nona. Mungkin cara pengucapan ku yang salah sebelumnya." Ucapnya dengan tegas. Dia berpikir, untuk sementara... Lebih baik dia tidak menggunakan nama zaman ini ataupun nama Zhang. Sehingga, dia langsung terpikir dengan nama Zain, ya... Itu akan menjadi identitas nya disini, hingga istrinya jatuh cinta kembali padanya.

"Baiklah, terserah! Sekarang ikut aku!" Zain mengikuti langkah Nessa. Apartemen berukuran besar itu, tentu saja membuat Zain beberapa kali memperhatikannya dengan lekat. Dia sudah beberapa bulan disini, tapi tetap saja dia ada yang tidak mengerti dengan beberapa benda ataupun bentuknya.

"Ini kamar dan mandi mu! Kamar dan kamar mandi ku di sana. Aku sengaja meletakkan mu di antara dapur dan pintu depan untuk memudahkan mu." Jelas Nessa, Zain mengangguk paham.

"Sekarang aku akan mandi dan kau juga begitu. Aku ingin pergi malam ini, liburan ku terhenti beberapa hari. Kau mengerti?"

"Iya Nona." Nessa menuju dapur untuk mengambil air. Tenggorokannya terasa kering setelah berbicara cukup banyak. Tapi baru saja dia minum, Zain terdengar berteriak.

"Ada apa! Kenapa?" Tanya Nessa, dia sudah berpikir kalau pria itu terluka.

"Air nya, panas! Panas! Aku terkejut." Ucap Zain ya membuat Nessa tertawa kecil.

"Astaga.... Hahaha. Tentu saja panas, kau menekan tombolnya."

"Kau tidak tau?" Zain menggeleng, Nessa menekan tombol air dingin dan menyiram tangan Zain.

"Dingin kan?" Tanya Nessa, tanpa sadar jarak mereka menjadi dekat, Zain dapat melihat wajah cantik itu.

"Merasa lebih baik?" tanya Nessa yang fokus pada tangan Zain.

"Aku tanya....." Nessa terdiam ketika mata mereka bertemu dengan aliran air yang mengalir, seiring dengan rasa yang mengalir juga pada mereka.

Bersambung.......

Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiah nya ya terimakasih banyak 🥰 🥰 🙏

Terpopuler

Comments

panty sari

panty sari

bakal lama ini nesha ingetnya

2024-11-02

1

mecca

mecca

semoga cepat ingat nesha. ..

2024-12-27

3

Shai'er

Shai'er

paksu 💪💪💪💪💪

2024-12-18

2

lihat semua
Episodes
1 Sadar dan Kebingungan
2 Tekad!
3 Kebebasan
4 Pergi
5 Liburan Pertama
6 Tertangkap Basah
7 Pertemuan
8 Surat
9 Dunia Kita Berbeda
10 Permohonan
11 Apartemen
12 Diantara Ribuan Cahaya
13 Permata Kecil
14 Berjalan Di Samping ku
15 Jutaan Kupu-kupu
16 Pagi Yang Bersemu
17 Masakan Spesial
18 Permaisuri
19 Pangeran Kerajaan
20 Foto
21 Perasaan apa ini?
22 Aku Bingung
23 Setara dengan Ku
24 Apakah Mungkin?
25 Tidak Goyah
26 Ksatria
27 Kencan?
28 Tujuh Kehidupan
29 Aku Percaya
30 Mommy!
31 Konsekuensi
32 Kembali
33 Ujian Dimulai!
34 Tidak Mungkin!
35 Bagaimana Bisa?
36 Tantangan berikutnya!
37 Gelang Rindu
38 Memantau
39 Buaian Mimpi
40 Kaisar Ku!
41 Halaman Yang mana?
42 Melupakan Sejenak
43 Janji
44 Pengorbanan dan Perjuangan
45 Antrian apa?
46 Pangeran Sayur
47 1001 Cara
48 Penelitian Cinta
49 Apa?
50 Hampir Saja!
51 Kaca yang Pecah
52 Aku suaminya!
53 Tidak Waras
54 Sebuah Janji
55 Pilihlah!
56 Wisuda
57 Wedding Day!
58 Bora-Bora
59 Kau suka?
60 Jeritan yang Dirindukan
61 Diantara Pasir
62 Badai
63 Singa Betina
64 Perjalanan Kita
65 Beres-beres Dengan mu
66 Rusak
67 Ide dan Paket
68 Lalat dan Gajah
69 Apa yang Terjadi?
70 Mawar Merah
71 Menyala
72 Kaisar Lelet
73 Menjawab Keraguan
74 Selamat!
75 Apa aku merepotkan?
76 Periksa
77 Penuh Haru
78 Hadiah Terindah
79 Extra Chapter 1
80 Extra Chapter 2
81 Extra Chapter 3
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Sadar dan Kebingungan
2
Tekad!
3
Kebebasan
4
Pergi
5
Liburan Pertama
6
Tertangkap Basah
7
Pertemuan
8
Surat
9
Dunia Kita Berbeda
10
Permohonan
11
Apartemen
12
Diantara Ribuan Cahaya
13
Permata Kecil
14
Berjalan Di Samping ku
15
Jutaan Kupu-kupu
16
Pagi Yang Bersemu
17
Masakan Spesial
18
Permaisuri
19
Pangeran Kerajaan
20
Foto
21
Perasaan apa ini?
22
Aku Bingung
23
Setara dengan Ku
24
Apakah Mungkin?
25
Tidak Goyah
26
Ksatria
27
Kencan?
28
Tujuh Kehidupan
29
Aku Percaya
30
Mommy!
31
Konsekuensi
32
Kembali
33
Ujian Dimulai!
34
Tidak Mungkin!
35
Bagaimana Bisa?
36
Tantangan berikutnya!
37
Gelang Rindu
38
Memantau
39
Buaian Mimpi
40
Kaisar Ku!
41
Halaman Yang mana?
42
Melupakan Sejenak
43
Janji
44
Pengorbanan dan Perjuangan
45
Antrian apa?
46
Pangeran Sayur
47
1001 Cara
48
Penelitian Cinta
49
Apa?
50
Hampir Saja!
51
Kaca yang Pecah
52
Aku suaminya!
53
Tidak Waras
54
Sebuah Janji
55
Pilihlah!
56
Wisuda
57
Wedding Day!
58
Bora-Bora
59
Kau suka?
60
Jeritan yang Dirindukan
61
Diantara Pasir
62
Badai
63
Singa Betina
64
Perjalanan Kita
65
Beres-beres Dengan mu
66
Rusak
67
Ide dan Paket
68
Lalat dan Gajah
69
Apa yang Terjadi?
70
Mawar Merah
71
Menyala
72
Kaisar Lelet
73
Menjawab Keraguan
74
Selamat!
75
Apa aku merepotkan?
76
Periksa
77
Penuh Haru
78
Hadiah Terindah
79
Extra Chapter 1
80
Extra Chapter 2
81
Extra Chapter 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!