Tertangkap Basah

Nessa langsung keluar dari mobil, membuat supir nya langsung bergegas menyusul nona nya. Terlihat dibalik bodi mobil, seorang pria dengan posisi tertelungkup terkena sorot lampu mobil.

"Cepat bawa dia ke rumah sakit!" Ucap Nessa, dia tidak tau bagaimana keadaan pria itu. Tapi yang jelas, dia harus segera membawanya.

"Baik Nona!"

*************

Nessa memijat kepalanya yang terasa pusing, rasa kantuknya langsung hilang karena kejadian ini. Dia yang ingin beristirahat, justru mendapatkan kejutan di hari pertama liburannya.

"Silakan bayar administrasi nya dulu Nona." Ucap seorang suster yang langsung mengeluarkan kartu nya.

"Bayar cepat. Dan tutup mulut mu, aku tidak ingin Daddy sampai tau, mengerti?" Ucap Nessa pada pengawal nya.

"Baik nona." Nessa tidak ingin liburannya berantakan dan harus kembali ke negaranya.

"Nona, sebaiknya Nona kembali ke hotel. Biar saya yang melihat kondisi pria itu." Jelas pengawal nya yang baru saja menyelesaikan administrasi.

"Ya, tidak tau berapa lama dokternya keluar. Ingat ucapan ku! Kalau sampai Daddy tau...." Peringat Nessa sekali lagi.

"Saya mengerti Nona. Lagipula ini salah saya, saya tidak berhati-hati mengendarai mobil." Ucap nya tertunduk. Nessa menghela napasnya, dia tidak meragukan orang-orang yang ditunjuk oleh Daddy nya.

"Aku tau kau tidak bersalah, dia menerobos lampu merah. Entah apa yang dilakukan nya sampai tidak paham lalu lintas." Ucap Nessa.

"Aku akan kembali ke hotel. Besok aku kesini."

"Baik nona." Pria itu menelpon temannya untuk mengantarkan Nona muda nya beristirahat.

Nessa menatap pintu gawat darurat itu. Meskipun pintu itu tertutup, tapi dia cukup lama menatap nya. "Apa yang aku pikirkan, pria itu tidak akan tiada."

"Mari Nona." Nessa mengangguk dan melangkah meninggalkan rumah sakit.

Nessa yang baru saja berganti pakaian dan mendaratkan tubuhnya di ranjang langsung mengangkat panggilan dari Daddy nya. "Halo Daddy."

"Kenapa baru diangkat? Sejak tadi Daddy menghubungi mu. Bukankah seharusnya kau sudah kembali ke hotel princess." Ucap Erlan dengan wajah khawatir nya. Nessa terkekeh melihat raut wajah Daddy nya.

"Hmm, jawab Daddy. Dan dimana pengawal mu? Dia juga tidak mengangkat panggilan Daddy. Kau tidak melakukan sesuatu kan princess?" Selidik Erlan.

"Tidak, aku habis dari menara jin mao. Pemandangan nya sangat indah di malam hari. Jadi aku, cukup lama menghabiskan waktu disana." Ucap Nessa, sungguh pandai sekali dia berbohong, tidak... Dia sepenuhnya tidak berbohong.

"Aku baru saja menghapus make up ku. Aku mau tidur, tapi karena mendengar panggilan Daddy, aku langsung mengangkat nya. Aku mengaktifkan mode silent tadi. Maaf...." Ucap Nessa dengan senyum manisnya. Sungguh, Erlan tidak tahan dengan senyuman manis putrinya itu.

"Sungguh?"

"Iya, aku tidak berbohong. Apa Daddy baru pulang dari kantor?"

"Ya, baru saja." Ucap Erlan.

"Daddy pasti lelah, sebaiknya Daddy istirahat."

"Putriku yang manis... Seandainya mommy mu..."

"Apa! Seperti apa! Kau ingin bilang aku seperti pare! Iya!" Nessa mendengar suara mommy nya dan terlihat sosok cantik itu dibelakang Daddy nya.

"Tidak sayang, maksudnya tidak begitu. Lihat! Putri kita baru kembali dari hotel, dia membuat ku sangat khawatir." Ucap Erlan mengalihkan pembicaraan. Shera tampak mengamuk padanya, karena di kantor, dia melihat suaminya ditatap penuh minat oleh para kumpulan ulat bulu. Mungkin karena datang bulan membuat mood Shera jadi berubah dan mudah marah, membuat Erlan memberikan ekstra penjelasan untuk itu.

"Bagaimana di sana sayang? Apa kau bertemu dengan pria tampan? Apa ada yang menarik perhatian putri mommy?" Erlan mengerjapkan matanya beberapa kali melihat perubahan istrinya. Bahkan, ponselnya sekarang diambil alih oleh istrinya.

"Ya mommy, disini banyak pria tampan. Setiap sudut kota, aku melihat nya." Ucap Nessa.

"Tapi tidak ada yang setampan Daddy!" Sela Erlan.

"Siapa yang suruh kau bicara, sana! Aku ingin bicara dengan putriku!"

"Sayang....."

"Belikan aku buah rasberi. Aku ingin sekali." Ucap Shera pada nya, Erlan tidak melewatkan kesempatan itu dan langsung bergegas.

"Baiklah, tunggu ya. Aku segera kembali." Ucap Erlan yang mengecup kening istrinya dan bergegas.

"Daddy pergi dulu, Ok princess!"

"Ya Daddy." Ucap Nessa dibalik panggilan video itu.

"Kau sudah mandi sayang?" Tanya Shera pada putrinya.

"Ya mommy, sudah. Aku ingin tidur." Ucap Nessa.

"Apa hotel tempat mu kehabisan air? Darah siapa di lengan mu. Apa yang terjadi sayang?" Nessa menelan ludah nya, sungguh mommy nya itu sangat jeli.

"Mommy ini...." Ucap Nessa mencari alasan.

"Jangan bohong, Daddy mu tidak ada. Apa yang terjadi? Katakan pada mommy, atau liburan mu berakhir Nessa."

Bersambung......

Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiah nya ya terimakasih banyak 🥰🥰🙏

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

ini ratu vs permaisuri..ha..ha..ha...

2024-11-19

0

Ajusani Dei Yanti

Ajusani Dei Yanti

lanjut thorrrr kuh semangat

2024-10-23

1

Ayu Padi

Ayu Padi

thor.. apa Nessa setelah bngun dari koma tidak ingat dgn suami dan anak² ny di jaman kuno???

2024-10-22

2

lihat semua
Episodes
1 Sadar dan Kebingungan
2 Tekad!
3 Kebebasan
4 Pergi
5 Liburan Pertama
6 Tertangkap Basah
7 Pertemuan
8 Surat
9 Dunia Kita Berbeda
10 Permohonan
11 Apartemen
12 Diantara Ribuan Cahaya
13 Permata Kecil
14 Berjalan Di Samping ku
15 Jutaan Kupu-kupu
16 Pagi Yang Bersemu
17 Masakan Spesial
18 Permaisuri
19 Pangeran Kerajaan
20 Foto
21 Perasaan apa ini?
22 Aku Bingung
23 Setara dengan Ku
24 Apakah Mungkin?
25 Tidak Goyah
26 Ksatria
27 Kencan?
28 Tujuh Kehidupan
29 Aku Percaya
30 Mommy!
31 Konsekuensi
32 Kembali
33 Ujian Dimulai!
34 Tidak Mungkin!
35 Bagaimana Bisa?
36 Tantangan berikutnya!
37 Gelang Rindu
38 Memantau
39 Buaian Mimpi
40 Kaisar Ku!
41 Halaman Yang mana?
42 Melupakan Sejenak
43 Janji
44 Pengorbanan dan Perjuangan
45 Antrian apa?
46 Pangeran Sayur
47 1001 Cara
48 Penelitian Cinta
49 Apa?
50 Hampir Saja!
51 Kaca yang Pecah
52 Aku suaminya!
53 Tidak Waras
54 Sebuah Janji
55 Pilihlah!
56 Wisuda
57 Wedding Day!
58 Bora-Bora
59 Kau suka?
60 Jeritan yang Dirindukan
61 Diantara Pasir
62 Badai
63 Singa Betina
64 Perjalanan Kita
65 Beres-beres Dengan mu
66 Rusak
67 Ide dan Paket
68 Lalat dan Gajah
69 Apa yang Terjadi?
70 Mawar Merah
71 Menyala
72 Kaisar Lelet
73 Menjawab Keraguan
74 Selamat!
75 Apa aku merepotkan?
76 Periksa
77 Penuh Haru
78 Hadiah Terindah
79 Extra Chapter 1
80 Extra Chapter 2
81 Extra Chapter 3
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Sadar dan Kebingungan
2
Tekad!
3
Kebebasan
4
Pergi
5
Liburan Pertama
6
Tertangkap Basah
7
Pertemuan
8
Surat
9
Dunia Kita Berbeda
10
Permohonan
11
Apartemen
12
Diantara Ribuan Cahaya
13
Permata Kecil
14
Berjalan Di Samping ku
15
Jutaan Kupu-kupu
16
Pagi Yang Bersemu
17
Masakan Spesial
18
Permaisuri
19
Pangeran Kerajaan
20
Foto
21
Perasaan apa ini?
22
Aku Bingung
23
Setara dengan Ku
24
Apakah Mungkin?
25
Tidak Goyah
26
Ksatria
27
Kencan?
28
Tujuh Kehidupan
29
Aku Percaya
30
Mommy!
31
Konsekuensi
32
Kembali
33
Ujian Dimulai!
34
Tidak Mungkin!
35
Bagaimana Bisa?
36
Tantangan berikutnya!
37
Gelang Rindu
38
Memantau
39
Buaian Mimpi
40
Kaisar Ku!
41
Halaman Yang mana?
42
Melupakan Sejenak
43
Janji
44
Pengorbanan dan Perjuangan
45
Antrian apa?
46
Pangeran Sayur
47
1001 Cara
48
Penelitian Cinta
49
Apa?
50
Hampir Saja!
51
Kaca yang Pecah
52
Aku suaminya!
53
Tidak Waras
54
Sebuah Janji
55
Pilihlah!
56
Wisuda
57
Wedding Day!
58
Bora-Bora
59
Kau suka?
60
Jeritan yang Dirindukan
61
Diantara Pasir
62
Badai
63
Singa Betina
64
Perjalanan Kita
65
Beres-beres Dengan mu
66
Rusak
67
Ide dan Paket
68
Lalat dan Gajah
69
Apa yang Terjadi?
70
Mawar Merah
71
Menyala
72
Kaisar Lelet
73
Menjawab Keraguan
74
Selamat!
75
Apa aku merepotkan?
76
Periksa
77
Penuh Haru
78
Hadiah Terindah
79
Extra Chapter 1
80
Extra Chapter 2
81
Extra Chapter 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!