Tekad!

Seiring dengan ingatan yang berputar di kepalanya, sosok itu memegang kepalanya yang terasa sakit. Helaan napas panjang terlihat dari nya, matanya menatap sosok yang masih berdiri angkuh dengan tatapan tajam padanya.

"Kau dengar tidak? Andre!" Sentak nya.

"Dasar tuli! Pokoknya segera bereskan muntahan itu! Menjijikan!" Ucapnya meksipun tidak mendapatkan respon, dia berlalu dengan mendorong tubuh yang basah kuyup itu.

Setelah kepergian pria itu, tubuhnya berputar hingga melihat sebuah cermin. Matanya menelisik penampilan nya dengan lekat. Menyentuh wajahnya sendiri, sepasang tangan nya dihiasi oleh luka dan kantung mata nya terlihat hitam. Dan jangan lupa, tubuhnya yang kurang nutrisi itu.

"Tubuh apa ini? Lihatlah.... Lebih buruk dari seorang pelayan." Zhang, dia menempati tubuh seorang pria kalangan bawah dengan kehidupan yang buruk. Menjadi tulang punggung dan pembantu di rumahnya sendiri serta tak lupa menjaga dan mengurus ibunya yang sakit-sakitan, tanpa rasa peduli dari ayahnya.

"Buruk sekali....." Andre, itulah namanya.... Nama pada tubuh yang ditempatinya.

"Aku akan membalas perlakuan kejam ini. Karena aku.... Bukan pria lemah itu lagi, dan terlebih.... Aku harus menemukan Xiu ku." Tekad nya menatap tubuhnya yang jauh dari kata layak itu.

*****************

"Biar aku Daddy!" Ucap pria muda itu entah keberapa kalinya. Matanya terus menatap ke arah Daddy nya dengan langkah yang lebar.

"Tidak! Putriku akan berada di gendongan ku. Ayo princess Daddy... Kita pulang." Erlan menggendong tubuh putrinya. Meskipun ada kursi roda untuk itu, tapi Erlan memilih untuk menggendong putrinya sendiri. Rasa rindu dan bahagia membuncah pada nya, dia tidak ingin melewatkan sedikitpun momen bersama putrinya lagi.

Sudah cukup baginya, menunggu dua tahun yang terasa sangat berat untuknya. "Ayolah Daddy...."

"Tidak Nevan!" Shera mengulum senyum melihat perdebatan suami dan putra bungsu nya. Nevan bersikeras untuk menggendong tubuh kakaknya. Sedangkan Leo, dia diam dengan senyum kecil di wajahnya.

"Biar Leo mommy." Ucap Leo pada Shera, tas berisi barang-barang Nessa itu diambil alih oleh Leo.

"Terimakasih sayang mommy."

"Of course mom." Leo, tumbuh menjadi pria tampan nan gagah. Manik keabu-abuan nya sungguh menjadi daya tarik dan menambah ketampanan nya. Dan tentunya, rupa itu mirip dengan Abraham.

***************

Senyum Nessa mulai terlihat, meksipun tubuhnya masih terasa kaku untuk bergerak. Matanya berbinar-binar melihat bangunan yang dirindukannya, dari gendongan Daddy nya, Nessa merasa bahagia sekali.

"Selamat datang kembali princess Daddy." Ucap Erlan, sambil membawa masuk putrinya, diiringi dengan yang lainnya.

Kediaman itu tampak dihias untuk menyambut kedatangan tuan putri mansion mewah itu. Warna cantik dengan kesan lembut itu menambah suasana bahagia. Netra amber itu melihat hiasan itu. Lilac, itulah tema hiasan nya.

"Kau suka princess Daddy?"

"Hmmmm."

"Sudah tidur?"

"Ya, baru saja. Kita akan memulai terapi Nessa besok." Shera mengangguk, dia menyandarkan kepalanya di bahu lebar Erlan yang menjadi sandaran ternyaman nya.

"Nevan terus saja berceloteh sejak tadi." Ucap Erlan.

"Dia merindukan kembaran nya, itu wajar."

"Benar, tapi dia harus bersaing dengan ku."

"Ayolah sayang... Kau mau bertengkar dengan putra mu?" Ucap Shera dengan mata memicing.

"Ya, aku sangat merindukan putri kita. Jantung ku terasa berhenti saat melihat nya terbaring tak berdaya. Dia hanya terpejam, aku sesak melihatnya. Terlebih, aku tidak suka air mata mu Shera. Aku tidak suka tangisan sedih mu, aku tidak suka. Aku merasa gagal dengan keadaan putri kita yang seperti itu. Tapi itu adalah hal pertama dan terakhir kalinya, aku tidak akan membiarkan putri kita seperti itu lagi." Jelas Erlan dengan tegas, meksipun nada bicara nya lembut.

Keesokan harinya......

Nessa mulai menjalani terapi nya. Dia dibantu oleh terapis khusus yang berpengalaman untuk itu. Tentu saja, Erlan tidak mungkin menyewa sosok yang biasa untuk kesembuhan putrinya.

"Ya bagus nona Nessa..." Nessa mencoba mengambil langkah kecil.

"Eghh..." Nessa terhuyung, tapi tubuhnya langsung disambut oleh Daddy nya.

"Tidak apa, Daddy disini. Kau hebat hari ini." Ucap Erlan, dia mengecup pucuk kepala putrinya dengan lembut.

"Aku tidak bisa Daddy." Ucap Nessa dengan mata berkaca-kaca, dia merasa sulit untuk itu.

"Tidak, itu tidak benar. Kau adalah putri Daddy. Kita coba lagi besok." Erlan kembali membawa putrinya menuju kamar nya.

"Kau bisa pergi, terimakasih untuk hari ini." Ucap Shera pada terapis itu.

"Baik nyonya."

**********

"Mom...." Panggil Leo, membuat Shera terbalik menatap wajah putranya.

"Ada apa? Leo butuh sesuatu?"

"Tidak, aku perhatikan... Nessa jadi lebih banyak melamun. Dia tampak memikirkan sesuatu, apa itu berkaitan dengan kejadian itu mom?" Jelas Leo.

Shera terdiam sejenak mendengar nya. Dia membenarkan ucapan putranya. Nessa lebih banyak melamun. Seolah dia mencari sesuatu, awalnya Shera berpikir... Itu adalah hal yang wajar setelah putrinya bangun dari koma.

"Mom, aku hanya tidak ingin... Nessa teringat..."

"Ingat apa?" Erlan langsung menyambung pertanyaan putranya.

"Tidak ada, Leo hanya bilang. Nessa mengingat beberapa barang nya, dia tidak melihat itu di kamar." Jelas Shera.

"Dia tidak akan kuliah."

"Sampai sembuh kan Daddy?" Erlan menggeleng.

"Tidak, Daddy berpikir, kita sebaiknya membawa Nessa ke tempat nenek mu. Disini, kurang baik untuk kesembuhannya." Jelas Erlan.

"Sayang, bawakan kopi ku. Aku akan ke ruang kerja, aku harus menyelesaikan semuanya sebelum keberangkatan putri kita." Lanjut Erlan, dia berlalu meninggalkan keduanya.

"Katakan pada Nevan, urus hal ini. Daddy mu tampaknya tidak bermain-main." Jelas Shera.

"Tapi mereka belum putus mom. Kesembuhan Nessa pasti sudah diketahui nya."

"Lakukan saja, mommy tau kau bisa mengatasinya. Jangan membuat sisi lain Daddy mu keluar." Leo mengangguk dan menatap kepergian mommy nya dengan secangkir kopi di tangannya.

"Jika bukan pria itu, siapa pria yang akan diterima Daddy untuk Nessa?"

Bersambung......

Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiah nya ya terimakasih banyak 🥰🙏🙏

Terpopuler

Comments

Puch🍒❄

Puch🍒❄

anjaiiii semangat Zhang atau bisa di panggil andre sekarang😊

2025-01-07

1

Warni Arni

Warni Arni

Semangat berjuang, cari Xiu mu.

2024-12-25

2

Warni Arni

Warni Arni

Astaga, Kaisar jadi orang miskin

2024-12-25

2

lihat semua
Episodes
1 Sadar dan Kebingungan
2 Tekad!
3 Kebebasan
4 Pergi
5 Liburan Pertama
6 Tertangkap Basah
7 Pertemuan
8 Surat
9 Dunia Kita Berbeda
10 Permohonan
11 Apartemen
12 Diantara Ribuan Cahaya
13 Permata Kecil
14 Berjalan Di Samping ku
15 Jutaan Kupu-kupu
16 Pagi Yang Bersemu
17 Masakan Spesial
18 Permaisuri
19 Pangeran Kerajaan
20 Foto
21 Perasaan apa ini?
22 Aku Bingung
23 Setara dengan Ku
24 Apakah Mungkin?
25 Tidak Goyah
26 Ksatria
27 Kencan?
28 Tujuh Kehidupan
29 Aku Percaya
30 Mommy!
31 Konsekuensi
32 Kembali
33 Ujian Dimulai!
34 Tidak Mungkin!
35 Bagaimana Bisa?
36 Tantangan berikutnya!
37 Gelang Rindu
38 Memantau
39 Buaian Mimpi
40 Kaisar Ku!
41 Halaman Yang mana?
42 Melupakan Sejenak
43 Janji
44 Pengorbanan dan Perjuangan
45 Antrian apa?
46 Pangeran Sayur
47 1001 Cara
48 Penelitian Cinta
49 Apa?
50 Hampir Saja!
51 Kaca yang Pecah
52 Aku suaminya!
53 Tidak Waras
54 Sebuah Janji
55 Pilihlah!
56 Wisuda
57 Wedding Day!
58 Bora-Bora
59 Kau suka?
60 Jeritan yang Dirindukan
61 Diantara Pasir
62 Badai
63 Singa Betina
64 Perjalanan Kita
65 Beres-beres Dengan mu
66 Rusak
67 Ide dan Paket
68 Lalat dan Gajah
69 Apa yang Terjadi?
70 Mawar Merah
71 Menyala
72 Kaisar Lelet
73 Menjawab Keraguan
74 Selamat!
75 Apa aku merepotkan?
76 Periksa
77 Penuh Haru
78 Hadiah Terindah
79 Extra Chapter 1
80 Extra Chapter 2
81 Extra Chapter 3
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Sadar dan Kebingungan
2
Tekad!
3
Kebebasan
4
Pergi
5
Liburan Pertama
6
Tertangkap Basah
7
Pertemuan
8
Surat
9
Dunia Kita Berbeda
10
Permohonan
11
Apartemen
12
Diantara Ribuan Cahaya
13
Permata Kecil
14
Berjalan Di Samping ku
15
Jutaan Kupu-kupu
16
Pagi Yang Bersemu
17
Masakan Spesial
18
Permaisuri
19
Pangeran Kerajaan
20
Foto
21
Perasaan apa ini?
22
Aku Bingung
23
Setara dengan Ku
24
Apakah Mungkin?
25
Tidak Goyah
26
Ksatria
27
Kencan?
28
Tujuh Kehidupan
29
Aku Percaya
30
Mommy!
31
Konsekuensi
32
Kembali
33
Ujian Dimulai!
34
Tidak Mungkin!
35
Bagaimana Bisa?
36
Tantangan berikutnya!
37
Gelang Rindu
38
Memantau
39
Buaian Mimpi
40
Kaisar Ku!
41
Halaman Yang mana?
42
Melupakan Sejenak
43
Janji
44
Pengorbanan dan Perjuangan
45
Antrian apa?
46
Pangeran Sayur
47
1001 Cara
48
Penelitian Cinta
49
Apa?
50
Hampir Saja!
51
Kaca yang Pecah
52
Aku suaminya!
53
Tidak Waras
54
Sebuah Janji
55
Pilihlah!
56
Wisuda
57
Wedding Day!
58
Bora-Bora
59
Kau suka?
60
Jeritan yang Dirindukan
61
Diantara Pasir
62
Badai
63
Singa Betina
64
Perjalanan Kita
65
Beres-beres Dengan mu
66
Rusak
67
Ide dan Paket
68
Lalat dan Gajah
69
Apa yang Terjadi?
70
Mawar Merah
71
Menyala
72
Kaisar Lelet
73
Menjawab Keraguan
74
Selamat!
75
Apa aku merepotkan?
76
Periksa
77
Penuh Haru
78
Hadiah Terindah
79
Extra Chapter 1
80
Extra Chapter 2
81
Extra Chapter 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!