Surat

Tatapan mata itu belum lepas dari sosok cantik itu. Bibirnya bergumam kecil menyebutkan nama yang tidak pernah hilang dari hatinya. Nama dari sosok yang menjadi belahan jiwa nya, nama dari sosok yang menemani hari-hari nya, mengarungi suka duka bersama.

'Apa jantung nya sakit? Dan kenapa dengan jantung ku juga?' Tutur Nessa menatap sosok pria itu.

"Bagaimana keadaan nya dokter?" Tanya Nessa kembali, setelah dokter memeriksa keadaan pria yang tertabrak mobil nya.

"Begini nona, dia mendapatkan luka di bagian bahu nya. Saya sudah memberikan jahitan di sana, dan selebihnya hanya goresan saja. Tidak ada luka yang serius lagi di tubuhnya." Jelas dokter yang membuat Nessa merasa lega.

"Kapan dia bisa pulang dokter?"

"Sebenarnya sudah bisa Nona, tapi untuk memastikan keadaan nya, sepertinya dirawat beberapa hari lagi. Atau jika nona sudah merasa pasien membaik, sudah bisa dibawa pulang." Nessa tampak memikirkan nya, dia tidak ingin mengambil resiko nantinya.

"Ya sudah dokter, sebaiknya tambahkan dua hari lagi." Ucap Nessa yang diangguki oleh dokter.

"Kalau begitu saya permisi nona."

Setelah kepergian dokter, Nessa mendekati ranjang rumah sakit, dimana pria itu disana. "Kau tinggal dimana? Atau ada nomor keluarga mu?" Tanya Nessa, pria itu masih tampak diam. Dan tidak mengalihkan pandangannya dari Nessa.

'Apa dia bisu?'

"Halo! Kau dengar aku!" Ucap Nessa sambil menjentikkan jarinya di depan wajah pria itu.

"Iya, aku dengar."

"Katakan, berapa nomor telepon keluarga mu? Biar aku hubungi."

"Aku tidak punya keluarga." Nessa terdiam dengan pikirannya yang berkelana.

'Astaga.... Ini semakin merepotkan.'

"Kau tinggal dimana?" Tanya Nessa kembali.

"Tidak tau." Nessa membuka rahang nya, wajah itu jadi terkejut dengan ucapan pria itu.

"Tidak tau? Apa kau...." Nessa memindai sosok yang bicara dengan nya saat ini. Jika dilihat, pria ini bukan gelandangan. Terlihat terurus, maniknya yang bewarna hijau begitu menenangkan. Dan jangan lupa postur tubuh yang cukup berotot itu.

Nessa menggelengkan kepalanya, dia mulai berpikir macam-macam sekarang. "Jadi kau tinggal dimana?"

"Aku melarikan diri dari rumah. Tidak, bukan rumah. Mereka ingin menjual ku." Nessa kembali memperhatikan wajah pria itu, terlihat bukan orang China asli. Terutama manik nya.

'Apa dia perdagangan manusia?'

"Nama mu?" Tanya Nessa.

'Apa aku sebut Zhang? Dia tampak tidak mengenal ku....'

"Zhang." Ucapnya.

"Zhang?" Respon Nessa membuat nya tampak berharap lebih, jika istrinya ingat.

"Iya, apa...."

"Baiklah, aku Nessa. Kau akan dirawat beberapa hari lagi disini, dan setelah itu tugas ku selesai, aku tidak lagi bertanggung jawab padamu. OK?" Nessa berlalu meninggalkan Andre, tatapan Andre tak lepas darinya.

"Dia tidak mengingat ku. Persis seperti untaian kata-kata itu." Pikiran Zhang melalang buana, kembali ke zaman kerajaan. Selepas kepergian istrinya, Zhang langsung mengebiri dirinya sendiri. Hal itu menjadi pencipta pemberontakan karena mereka merasa Kaisar melakukan hal yang salah. Terbentuk beberapa kelompok dari tindakan Zhang.

"Kaisar, apa yang anda lakukan?"

"Kaisar, ini hal yang salah."

"Aku tau apa yang aku lakukan! Kalian tidak berhak mencampuri tindakan ku!"

"Yang mulia.... Kami hanya khawatir, tindakan yang Yang mulia lakukan berdampak besar. Jika terjadi sesuatu dengan kedua pangeran, bagaimana dengan penerus tahta....."

"Kau bicara seolah kedua putra ku dalam bahaya! Atau memang ada konspirasi untuk itu?"

"Tidak Yang mulia..." Ucapnya dengan takut.

"Kalau begitu tidak ada lagi pembahasan tentang ini! Jika ada yang memberontak, pedang ku siap menebasnya!" Perperangan tetap terjadi, duka yang masih mendalam dirasakan Zhang, membuat dia tidak pandang bulu di Medan pertempuran. Kekejaman nya langsung menjadi buah bibir dan ketakutan bagi orang-orang.

"Apa ini Zhao?" Tanya Zhang pada putra sulungnya.

"Aku temukan di meja rias ibu. Aku tidak bisa buka, karena itu ku berikan pada ayah." Ucapnya, Zhang menatap peti yang terkunci itu. Dia belum pernah melihatnya, dan lambat saja dia membukanya.

Terlihat sebuah buku dari lembaran-lembaran serat murbei dan kayu itu. Zhang membukanya, terlihat tulisan-tulisan yang ditulis istrinya.

Bersambung......

Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiah nya ya terimakasih banyak 🥰 🥰 🥰

Terpopuler

Comments

Oi Min

Oi Min

beruntung kmu Nessa...... cinta Zhang begitu besar padamu

2025-01-06

1

Cata Leya

Cata Leya

lh ap gunany ktmu..satu lupa ingatn hmnn

2025-01-29

1

Shai'er

Shai'er

🥺🥺🥺🥺

2024-12-18

3

lihat semua
Episodes
1 Sadar dan Kebingungan
2 Tekad!
3 Kebebasan
4 Pergi
5 Liburan Pertama
6 Tertangkap Basah
7 Pertemuan
8 Surat
9 Dunia Kita Berbeda
10 Permohonan
11 Apartemen
12 Diantara Ribuan Cahaya
13 Permata Kecil
14 Berjalan Di Samping ku
15 Jutaan Kupu-kupu
16 Pagi Yang Bersemu
17 Masakan Spesial
18 Permaisuri
19 Pangeran Kerajaan
20 Foto
21 Perasaan apa ini?
22 Aku Bingung
23 Setara dengan Ku
24 Apakah Mungkin?
25 Tidak Goyah
26 Ksatria
27 Kencan?
28 Tujuh Kehidupan
29 Aku Percaya
30 Mommy!
31 Konsekuensi
32 Kembali
33 Ujian Dimulai!
34 Tidak Mungkin!
35 Bagaimana Bisa?
36 Tantangan berikutnya!
37 Gelang Rindu
38 Memantau
39 Buaian Mimpi
40 Kaisar Ku!
41 Halaman Yang mana?
42 Melupakan Sejenak
43 Janji
44 Pengorbanan dan Perjuangan
45 Antrian apa?
46 Pangeran Sayur
47 1001 Cara
48 Penelitian Cinta
49 Apa?
50 Hampir Saja!
51 Kaca yang Pecah
52 Aku suaminya!
53 Tidak Waras
54 Sebuah Janji
55 Pilihlah!
56 Wisuda
57 Wedding Day!
58 Bora-Bora
59 Kau suka?
60 Jeritan yang Dirindukan
61 Diantara Pasir
62 Badai
63 Singa Betina
64 Perjalanan Kita
65 Beres-beres Dengan mu
66 Rusak
67 Ide dan Paket
68 Lalat dan Gajah
69 Apa yang Terjadi?
70 Mawar Merah
71 Menyala
72 Kaisar Lelet
73 Menjawab Keraguan
74 Selamat!
75 Apa aku merepotkan?
76 Periksa
77 Penuh Haru
78 Hadiah Terindah
79 Extra Chapter 1
80 Extra Chapter 2
81 Extra Chapter 3
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Sadar dan Kebingungan
2
Tekad!
3
Kebebasan
4
Pergi
5
Liburan Pertama
6
Tertangkap Basah
7
Pertemuan
8
Surat
9
Dunia Kita Berbeda
10
Permohonan
11
Apartemen
12
Diantara Ribuan Cahaya
13
Permata Kecil
14
Berjalan Di Samping ku
15
Jutaan Kupu-kupu
16
Pagi Yang Bersemu
17
Masakan Spesial
18
Permaisuri
19
Pangeran Kerajaan
20
Foto
21
Perasaan apa ini?
22
Aku Bingung
23
Setara dengan Ku
24
Apakah Mungkin?
25
Tidak Goyah
26
Ksatria
27
Kencan?
28
Tujuh Kehidupan
29
Aku Percaya
30
Mommy!
31
Konsekuensi
32
Kembali
33
Ujian Dimulai!
34
Tidak Mungkin!
35
Bagaimana Bisa?
36
Tantangan berikutnya!
37
Gelang Rindu
38
Memantau
39
Buaian Mimpi
40
Kaisar Ku!
41
Halaman Yang mana?
42
Melupakan Sejenak
43
Janji
44
Pengorbanan dan Perjuangan
45
Antrian apa?
46
Pangeran Sayur
47
1001 Cara
48
Penelitian Cinta
49
Apa?
50
Hampir Saja!
51
Kaca yang Pecah
52
Aku suaminya!
53
Tidak Waras
54
Sebuah Janji
55
Pilihlah!
56
Wisuda
57
Wedding Day!
58
Bora-Bora
59
Kau suka?
60
Jeritan yang Dirindukan
61
Diantara Pasir
62
Badai
63
Singa Betina
64
Perjalanan Kita
65
Beres-beres Dengan mu
66
Rusak
67
Ide dan Paket
68
Lalat dan Gajah
69
Apa yang Terjadi?
70
Mawar Merah
71
Menyala
72
Kaisar Lelet
73
Menjawab Keraguan
74
Selamat!
75
Apa aku merepotkan?
76
Periksa
77
Penuh Haru
78
Hadiah Terindah
79
Extra Chapter 1
80
Extra Chapter 2
81
Extra Chapter 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!